News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Curahan Hati Ibunda Pegi alias Perong soal Pembunuhan Vina Cirebon: Anak Saya Baik dan Jujur, Walaupun Anak Saya Jelek

Ibunda Pegi alias Perong, Kartini tak kuasa menahan kesedihan seusai anaknya diringkus Polda Jawa Barat (Jabar), kareda diduga sebagai pelaku pembunuhan Vina dan Eky di Cirebon, tahun 2016 silam.
Jumat, 24 Mei 2024 - 18:18 WIB
Keaslian Pegi Dipertanyakan, Hotman Paris Singgung Keluarga DPO Kasus Vina
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Ibunda Pegi alias Perong, Kartini tak kuasa menahan kesedihan seusai anaknya diringkus Polda Jawa Barat (Jabar), kareda diduga sebagai pelaku pembunuhan Vina dan Eky di Cirebon, tahun 2016 silam.

Dalam wawancara khusus dengan tvOne, Kartini meyakini bahwa Pegi tidak melakukan kejahatan kejahatan kejam dengan membunuh dan memperkosa Vina.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Anak saya bersumpah tidak pernah melakukan kejahatan seperti itu, karena anak saya baik dan jujur, walaupun anak saya jelek," kata Kartini dilansir, Jumat (24/5/2024).

Kartini memberi pesan kepada semua pihak yang menangani kasus pembunuhan Vina agar teliti sebelum melakukan penangkapan terhadap anaknya.

Sebab, dia meyakini bahwa anaknya bukan pelaku pembunuhan Vina dan Eky delapan tahun silam.

"Dia sehat, saya tanya, apa kamu permah melakukukan perbuatan sekeji itu? Apa kamu kenal Eky dan Vina? Anak saya jawab demi Allah, demi Rasulullah, saya nggak kenal Eky dan Vina, saya tidak melakukan hal sekeji itu'," tambahnya.

Kartini membongkar pesan khusus anaknya Pegi saat menjalani pemeriksaan di Polda Jawa Barat (Jabar).

Dia menyampaikan bahwa Pegi siap menanggung fitnah dari pelaku utama kasus tersebut.

Mendengar pesan tersebut, Kartini mengaku tambah sedih dan menangis sambil memeluk putra pertamanya itu.

"Saya sakit melihat anak saya difitnah sebegitu kejam. Padahal dia adalah tulang punggung keluarga dari kecil. Adik-adiknya yang kecil sampai nangis nggak mau makan, apa salah Aa? Aa orang baik, kenapa Aa difitnah begitu kejam? Tapi, polisi tetap tidak percaya," tambahnya.

Oleh karena itu, Kartini merasa bahwa Pegi tidak melakukan perbuatan kejam drngan membunuh Vina dan Eky.

Menurut dia, anaknya ialah sosok yang baik dan jujur, bahkan bertanggung jawab.

Meski demikian, Kartini berharap kasus yang meninpa anaknya itu segera selesai.

Sebab, dia berkeyakinan bahwa Pegi bukan pelaku utama yang disebutkan pihak kepolisian.

"Kalau saya boleh ngomong, tunjukkanlah jalan kebenaran bagi anak saya. Sedangkan anak saya tidak pernah melakukan kejahatan itu. Teliti dulu sebelum menangkap, jangan asal tangkap," ujarnya.

Menurut Kartini, Pegi ialah anak yang bertanggung jawab ketika melakukan kesalahan.

"Kalau anak saya iya melakukan kesalahan, dia pasti akan bertanggung jawab. Saya doanya semoga anak saya terbebas dari fitnah ini, dan bisa kumpul bersama keluarganya kembali," tukasnya.

Sebelumnya, Direktorat Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Jawa Barat berhasil menangkap salah satu pelaku buron dalam kasus pembunuhan dan pemerkosaan Vina, warga Cirebon, Jawa Barat. 

Direskrimum Polda Jabar Kombes Pol Surawan membenarkan adanya penangkapan 1 tersangka tersebut. 

"Sudah (tertangkap)," kata Direskrimum Polda Jabar Kombes Pol Surawan pada Rabu (22/5/2024). 

Surawan mengungkapkan bahwa pelaku yang tertangkap ini diketahui bernama Pegi. 

"(Pelaku) Pegi Setiawan,"singkatnya.

Pegi ditangkap di salah satu tempat di Bandung, namun Surawan tak menjelaskan detail lokasi penangkapan tersebut. 

"Tadi malam di Bandung," ujar Surawan. 

Adapun, Pegi ternyata bekerja di wilayah Bandung. "Kerja tukang bangunan," ucapnya. 

Seperti diketahui,kasus pembunuhan Vina Dewi (16) dan Muhammad Rizky atau Eky (16) di Cirebon telah memasuki babak baru. 

Polisi memastikan kasus yang terjadi delapan tahun silam terus bergulir dan mengupayakan pencarian tiga pelaku yang masih buron. 

Persitiwa pembunuhan dan pemerkosaan itu terjadi pada 27 Agustus 2016 lalu di Jalan Raya Talun, Kecamatan Talun, Kabupaten cirebon, Jawa Barat. Vina dan kekasihnya dibunuh secara sadis oleh sejumlah geng motor. 

Setelah membunuh korban, geng motor ini juga merekayasa kematian korban seolah vina dan kekasihnya tewas karena kecelakaan. Dari total 11 pelaku, polisi baru menangkap 8 orang, sementara tiga lainnya berstatus buron sampai saat ini. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari hasil temuan polisi, ketiga DPO ini bernama Dani, Andi, dan Pegi alias Perong, akan tetapi pihak kepolisian belum bisa memastikan nama-nama tersebut asli atau palsu. 

Polda Jabar menelusuri sekolah, orang tua, hingga kerabat ketiganya, akan tetapi identitas keberadaan ketiga DPO ini belum diketahui.(lgn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Contoh India, Prabowo Buka Peluang Bandara dan Aset Strategis BUMN Dikelola Swasta: Tapi Kepemilikan Tetap Negara

Contoh India, Prabowo Buka Peluang Bandara dan Aset Strategis BUMN Dikelola Swasta: Tapi Kepemilikan Tetap Negara

Prabowo buka pintu untuk swasta dapat mengelola aset BUMN yang belum optimal, termasuk bandara. Pemerintah mencontoh India untuk optimalisasi aset tanpa melepas kepemilikan negara.
Merasa Kurang Mampu tapi Tak Pernah Dapat Bansos? 'Biang Keroknya' Mungkin Ada di Angka Desil Ini

Merasa Kurang Mampu tapi Tak Pernah Dapat Bansos? 'Biang Keroknya' Mungkin Ada di Angka Desil Ini

Kementrian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia biasanya memanfaatkan data berbasis desil untuk menyalurkan bantuan sosial atau bansos, agar tepat sasaran.
Gerindra Sebut Prabowo "Pamerkan" Kinerja Positif Pemerintah dalam Pidato Tahunan MPR

Gerindra Sebut Prabowo "Pamerkan" Kinerja Positif Pemerintah dalam Pidato Tahunan MPR

Ia mengatakan paparan Presiden Prabowo secara keseluruhan menggambarkan enam garis besar kinerja pemerintah yang dinilai menjadi fondasi pembangunan nasional.
IWL 2026-2027 Dinilai Bisa Bangun Ekosistem Sepak Bola Putri yang Berkelanjutan

IWL 2026-2027 Dinilai Bisa Bangun Ekosistem Sepak Bola Putri yang Berkelanjutan

IWL 2026/2027 dinilai menjadi langkah penting untuk membangun sepak bola putri Indonesia. Persita berharap liga ini menciptakan ekosistem profesional dan berkelanjutan.
Ali Masykur Musa: Meneguhkan Komitmen Wathaniyah NU

Ali Masykur Musa: Meneguhkan Komitmen Wathaniyah NU

Jelang memperingati HUT RI ke-81 dan jelang Muktamar NU ke 35, Ali Masykur Musa mengajak keluarga besar NU untuk memperkokoh pondasi bangsa yaitu meneguhkan Amanatul Wathaniyah.
Detik-detik Menegangkan Bareskrim Polri Gerebek Gudang Selundupkan Timah Ilegal 28 Ton di Belitung Timur

Detik-detik Menegangkan Bareskrim Polri Gerebek Gudang Selundupkan Timah Ilegal 28 Ton di Belitung Timur

Beredar kabar terkait detik-detik menegangkan Tim Direktorat Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri menggerebek sebuah gudang penyimpanan timah ilegal Belitung

Trending

Beda Nasib dengan Maarten Paes, Petinggi Timnas Indonesia Ini Malah Dikecam Fans Belanda Usai Ajax Main Buruk di UEFA Conference League

Beda Nasib dengan Maarten Paes, Petinggi Timnas Indonesia Ini Malah Dikecam Fans Belanda Usai Ajax Main Buruk di UEFA Conference League

Nasib berbeda dialami dua sosok penting Timnas Indonesia, Maarten Paes dan Jordi Cruyff, usai Ajax Amsterdam menghadapi Shelbourne FC di UEFA Conference League.
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 15 Agustus 2026: Rezeki dan Peluang Baik Mulai Berdatangan

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 15 Agustus 2026: Rezeki dan Peluang Baik Mulai Berdatangan

Selamat berbahagia untuk 5 zodiak ini yang diprediksi paling hoki pada 15 Agustus 2026: Ada rezeki dan peluang baik mulai berdatangan.
Sebut BUMN Suka Kerja Seenaknya, Prabowo Usul Bentuk Pengadilan Ad Hoc Khusus Periksa Pejabat Bermasalah

Sebut BUMN Suka Kerja Seenaknya, Prabowo Usul Bentuk Pengadilan Ad Hoc Khusus Periksa Pejabat Bermasalah

Dia menyebut ada beberapa BUMN yang tidak menganggap ada pemerintah. Prabowo mengaku tidak mengerti atas BUMN yang bermasalah tersebut.
Prabowo Pidato Kenegaraan Pagi Ini di Senayan, Hindari Kemacetan di Kawasan DPR RI

Prabowo Pidato Kenegaraan Pagi Ini di Senayan, Hindari Kemacetan di Kawasan DPR RI

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya memprediksi sejumlah ruas jalan di sekitar kompleks senayan akan mengalami kepadatan arus lalu lintas. 
Hasil Laga Timnas Indonesia Abroad: Maarten Paes Tampil Penuh Bawa Ajax ke Play Off Liga Konferensi Eropa

Hasil Laga Timnas Indonesia Abroad: Maarten Paes Tampil Penuh Bawa Ajax ke Play Off Liga Konferensi Eropa

Tampil pada leg kedua babak kualifikasi ketiga Liga Konferensi Eropa, skor akhir 2-2 ini membawa Ajax tetap melaju ke putaran akhir sebelum kompetisi setelah menang agregat 3-5 dari Shelborne FC. 
Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ungkap logam mulia 1,3 kilogram dan uang tunai Rp100 juta didapatkan dari penggeledahan di salah satu rumah pegawai pajak yang berada di Malang.
Meski Lolos, Fans Ajax Murka Lihat Penampilan Maarten Paes Cs di UEFA Conference League: Memalukan!

Meski Lolos, Fans Ajax Murka Lihat Penampilan Maarten Paes Cs di UEFA Conference League: Memalukan!

Ajax Amsterdam memastikan tiket ke play-off Conference League 2026/2027. Namun, penampilan Maarten Paes dan kolega justru menuai kritik dari sejumlah suporter.
Selengkapnya

Viral