Misteri Temuan Sperma pada Kasus Vina Cirebon, Reza Indragiri: Ada 13 Lelaki, Lantas Sperma Siapa? Mau Asumsi Saja...
- Kolase Tim tvOnenews
Jakarta, tvOnenews.com - Misteri temuan sperma pada tubuh jasad korban kasus pembunuhan, Vina asal Cirebon tengah jadi sorotan publik.
Temuan sperma itu menimbulkan dugaan bahwa Vina tidak hanya dibunuh, tetapi juga jadi korban pemerkosaan.
Hingga kini belum terungkap siapa yang memerkosa Vina.
Adapun polisi pun tidak mengenakan pasal pemerkosaan kepada para pelaku yang sudah ditangkap.
Alasannya, pada saat dilakukan autopsi jenazah Vina, tidak dilakukan uji DNA, karena sperma sudah rusak.
Selain itu, seluruh pelaku juga tidak ada yang mengaku telah memerkosa Vina.
Soal hal tersebut, Pakar Psikologi Forensik Reza Indragiri Amriel mengatakan bahwa sperma itu bisa datang akibat ada aktivitas seksual yang dipaksakan dan dapat ada, karena aktivitas seksual konsensual atau mau sama mau.
"Jadi, ada sperma yang katakanlah sperma itu menjadi ada akibat sebuah paksaan aktivitas seksual yang paksaan, tapi juga ada sperma yang datang akibat aktivitas seksual yang mau sama mau. Sekarang pertanyaan saya, sperma yang disebut ada di tubuh korban itu sperma akibat aktivitas seksual yang mana?" kata Reza dalam wawancara dengan akun RJL 5 di Youtube, dikutip Senin (27/5).
![]()
Pakar Psikologi Forensik, Reza Indragiri Amriel. (Foto: Istimewa)
Reza lalu menjelaskan bahwa anggap saja sperma pada tubuh Vina ada, karena aktivitas seksual paksaan atau pemerkosaan. Lantas, siapa pemilik sperma tersebut?
Dalam kasus pembunuhan terhadap Vina, terdapat 13 laki-laki, termasuk kekasih Vina, Eky yang juga jadi korban pembunuhan.
"Ada 13 loh ini, itu yang kecuali korban ya, iya anggaplah korban tidak memerkosa, jadi ada 12, yang memerkosa mana? Oh mau asumsi aja gitu, wah pasti 12 orang yang memerkosa, enak betul kalau menghukum orang kayak gitu cuma main penghakiman-penghakiman sepihak tanpa ada uji scientific," ujar Reza.
Menurut Reza, seharusnya dugaan pemerkosaan itu dibuktikan sebtul-betul pada awal penanganan kasus tersebut.
Reza lalu menyinggung film Vina: Sebelum 7 Hari yang memvisualisasikan Vina jadi korban pemerkosaan.
Menurut Reza, seharusnya seluruh pihak termasuk pembuat film tersebut bisa menjelaskan soal dugaan adanya pemerkosaan dalam kasus Vina.
Load more