GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Soal Pilgub Sumut, PDIP: Kita Bukan Cari Bos yang Minta Dilayani Mentang-mentang Menantu Orang Besar

Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat menyebut partainya masih melakukan penjaringan untuk dicalonkan di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumatera Utara (Sumut) 2024.
Selasa, 28 Mei 2024 - 16:08 WIB
Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat di Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Selasa (28/5/2024).
Sumber :
  • Syifa Aulia/tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat menyebut partainya masih melakukan penjaringan untuk dicalonkan di Pilgub Sumut 2024.

Dia mengatakan PDIP mencari sosok pemimpin yang memiliki pengalaman dan nyali yang besar untuk membangun Sumut

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Pemerataan pembagunan di Sumut itu harus ditangani oleh orang-orang yang mumpuni. Yang mempunyai pengalaman, yang mempunyai keberanian. Karena untuk membangun di Sumut itu butuh nyali juga,” kata Djarot di Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Selasa (28/5/2024).

Selain itu, pihaknya juga mencari sosok pemimpin yang tidak berlaga seperti bos untuk membangun Sumut. 

Djarot lantas menyinggung sosok menantu orang besar.

“Kita itu mencari sosok pemimpin bukan bos. Ini penting karena yang kita butuhkan itu seorang pemimpin yang betul-betul melayani, dekat dengan rakyat, mendengarkan rakyat, bisa jadi teladan,” kata dia.

“Bukan bos yang minta dilayani, minta disanjung-sanjung, minta disubyo-subyo mentang-mentang misalkan dia menantunya orang besar,” lanjut Djarot.

Sebelumnya, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap sudah memberikan tugas untuk kadernya, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok

Namun, dia tidak menjelaskan tugas yang diberikan ke Ahok apakah menyangkut Pilkada 2024 atau bukan.

“Sekarang beliau bersama kita. Sudah keluar dari pemerintahan, lalu bilang kepada saya, ‘Ibu minta tugas’. Oke sudah ada tugasnya,” kata Megawati pada penutupan Rakernas V PDIP di Beach City International Stadium Ancol, Jakarta Utara, Minggu (26/5/2024).

Di sisi lain, Ketua DPD PDIP Sumut Rapidin Simbolon mengungkap pihaknya sudah berkomunikasi dengan Ahok terkait kontestasi di Pilgub Sumut 2024. 

Pihaknya menanyakan kepada Ahok soal kesiapannya ikut kontestasi.

“Dengan Pak Ahok saya sudah dua kali berkomunikasi. ‘Pak, kalau Anda (Ahok) diterjunkan di Sumut siap enggak bang, siap enggak Pak Ahok?’,” kata Rapidin di Beach City International Stadium Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (25/5/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rapidin mengatakan Ahok sudah menyatakan siap berkompetisi di Pilgub Sumut 2024 jika mendapat instruksi partai.

“Kalau sudah partai yang instruksikan, jangankan Sumut, ke Papua juga saya (Ahok) siap. Itu jawaban kader sejati. Ini semua kader PDIP kemana pun kalau diperintah partai kita harus siap,” tandasnya. (saa/muu)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lebih Besar Pahala Kurban Sapi Bersama 7 Orang atau Kambing Milik Sendiri? Begini Kata Buya Yahya

Lebih Besar Pahala Kurban Sapi Bersama 7 Orang atau Kambing Milik Sendiri? Begini Kata Buya Yahya

Dalam pemilihan hewan kurban, umat muslim memiliki opsi berkurban seekor kambing secara individu atau patungan satu ekor sapi diperuntukkan bagi tujuh orang.
Minim Laporan Korban, Komnas Perempuan Menduga Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren Fenomena Gunung Es

Minim Laporan Korban, Komnas Perempuan Menduga Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren Fenomena Gunung Es

Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) menengarai bahwa kasus kekerasan seksual yang terjadi di pondok pesantren merupakan fenomena gunung es. 
Sempat Menolak Timnas Indonesia, Pemain Keturunan Ini Kini Bangga Kenakan Jersey Garuda hingga Tuai Sorotan Warganet

Sempat Menolak Timnas Indonesia, Pemain Keturunan Ini Kini Bangga Kenakan Jersey Garuda hingga Tuai Sorotan Warganet

Sempat menolak tawaran membela Timnas Indonesia, Tijjani Reijnders kini justru mencuri perhatian setelah terlihat bangga mengenakan jersey Garuda, momen viral.
Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin ternyata sempat menghubungi Megawati Hangestri terlebih dahulu sebelum akhirnya Mega berlabuh ke Hyundai Hillstate musim depan.
Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea mendapat sorotan besar dari media Korea. Mereka menyebut perekrutan Megatron sebagai sebuah jackpot bagi klub.
Iran Sebut Tak Minta Konsesi Apa Pun dari AS

Iran Sebut Tak Minta Konsesi Apa Pun dari AS

Iran menyebut tak meminta konsesi apa pun dari AS, melainkan hanya menyerukan penghentian perang dan pembajakan kapal kapalnya.

Trending

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
News Terpopuler: Modus Pesan Tengah Malam Kiai Cabul Ponpes Pati, hingga Doktrin Ashari Pada Santriwati

News Terpopuler: Modus Pesan Tengah Malam Kiai Cabul Ponpes Pati, hingga Doktrin Ashari Pada Santriwati

Modus pesan oknum Kiai, Ashari pengasuh ponpes di Pati saat tengah malam. Doktrin diberikan tersangka kasus dugaan pencabulan untuk melancarkan aksi bejatnya
Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah adanya kasus dugaan pencabulan dilakukan pengasuh sekaligus pemilik Pondok Pesantren, Ashari di Pati, Jawa Tengah. Kini terjadi pula di Mesuji, Lampung.
Saksi Ceritakan Awal Mula Didirikan Ponpes Ndholo Kusumo oleh Kiai Ashari: Belum Ada Kejanggalan tapi Gerak-geriknya Mencurigakan

Saksi Ceritakan Awal Mula Didirikan Ponpes Ndholo Kusumo oleh Kiai Ashari: Belum Ada Kejanggalan tapi Gerak-geriknya Mencurigakan

Pak Di, saksi yang lebih dari 10 tahun bekerja dengan Kiai Ashari menceritakan awal mula didirikannya Ponpes Ndholo Kusumo Pati sebelum ramai kasus pencabulan.
Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp dibongkar kuasa hukum korban, Ali Yusron, begini isi chat Kiai Ashari ketika minta ditemani tidur oleh santriwati di malam hari.
Sikap KDM Imbas Bentrokan Suporter di Jawa Barat, Minta Bobotoh Tak Selebrasi Berlebihan Usai Persib Kalahkan Persija

Sikap KDM Imbas Bentrokan Suporter di Jawa Barat, Minta Bobotoh Tak Selebrasi Berlebihan Usai Persib Kalahkan Persija

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) minta suporter Persib Bandung, Bobotoh tidak jemawa atas kemenangan Maung Bandung dari Persija Jakarta, Minggu (10/5/2026).
Sherly Tjoanda Hela Nafas Dalam-dalam Setelah Temui Anak yang Tak Bisa Perhitungan Dasar: Mamanya yang Mana Ini?

Sherly Tjoanda Hela Nafas Dalam-dalam Setelah Temui Anak yang Tak Bisa Perhitungan Dasar: Mamanya yang Mana Ini?

Gubernur Malut Sherly Tjoanda tarik nafas panjang setelah melihat anak-anak usia sekolah yang tak pandai berhitung matematika di Desa Gulapapo, Halmahera Timur.
Selengkapnya

Viral