News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Juru Bahasa Isyarat Diduga Palsu saat Konpers Pegi Alias Perong di Kasus Vina Cirebon Berlangsung, Viral di X

Juru bahasa isyarat diduga palsu saat konferensi pers (konpers) Pegi alias Perong di kasus Vina Cirebon berlangsung di Polda Jabar.
Kamis, 30 Mei 2024 - 09:34 WIB
Juru bahasa isyarat diduga palsu saat konpers Pegi alias Perong di kasus Vina Cirebon berlangsung di Polda Jabar
Sumber :
  • Raisan Al Farisi-Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Juru bahasa isyarat diduga palsu saat konferensi pers (konpers) Pegi alias Perong di kasus Vina Cirebon berlangsung di Polda Jawa Barat (Jabar) pada Minggu (26/5/2024) lalu. 

Juru bahasa isyarat diduga palsu ini ramai diperbincangkan di media sosial X. Dugaan ini dibagikan akun X @pikiping Juru Bahasa Isyarat bernama Azis pada Rabu (29/5/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Azis mengatakan ada juru bahasa isyarat palsu tampil saat polisi Polda Jabar menyampaikan laporan.

"Selain keraguan masyarakat atas tertangkapnya Pegi atau Perong juga ada keraguan di kemampuan Juru Bahasa Isyarat (JBI) yang sedang menjurubahasakan di laporan kepolisian, Polda Jawa Barat. Oknum juru bahasa isyarat palsu tampil di sana," cuit @pikiping.

Juru bahasa isyarat diduga palsu saat konpers Pegi alias Perong di kasus Vina Cirebon berlangsung di Polda Jabar. Dok: Tangkapan layar

Aziz mengatakan dugaan juru bahasa isyarat palsu ini disampaikan langsung oleh komunitas tuli hingga disampaikan di akun Instagram Asosiasi Juru Bahasa Isyarat Indonesia (AJBII).

Dikatakan ini karena gerakan yang disampaikan dianggap aneh saat menginterpretasikan kalimat yang disampaikan pihak kepolisian.

"Keluhan dari Komunitas Tuli dan Juru Bahasa Isyarat yang melihat JBI tersebut tampil di laporan Polda Jawa Barat dirasa aneh menginterpretasikan sebuah kalimat yang disampaikan," kata dia.

“Seorang oknum JBI yang tampil menjurubahasakan di press release kasus Vina menuai kontroversi Komunitas Tuli dan Juru Bahasa Isyarat. Dikarenakan JBI yang ditampilkan tidak sesuai menginterpretasikan sebuah kalimat yang dikatakan oleh kepolisian. Isyarat yang tertinggal, penyampaian isyarat yang tidak begitu jelas,” demikian keterangan AJBII.

Juru bahasa isyarat diduga palsu saat konpers Pegi alias Perong di kasus Vina Cirebon berlangsung di Polda Jabar. Dok: Tangkapan layar

AJBII berharap semakin banyaknya awareness terhadap keberadaan juru bahasa isyarat palsu karena keberadaan mereka bisa menghambat akses informasi bagi komunitas tuli.

"Kita harus bersama-sama menyebarkan kesadaran dan kritik terhadap hal ini. Mari bantu mereka menemukan sumber informasi yang sah dengan menghubungi agensi resmi atau individu yang terpercaya," terang AJBII.

Dalam cuitannya, Azis mengatakan peristiwa serupa pernah terjadi di Amerika Serikat 6 tahun lalu.

Tak main-main, dia mengatakan pelaku di Amerika Serikat itu sampai mendekam di penjara. 

Dia berharap pihak kepolisian di Indonesia lebih aware dan berhati-hati saat memilih juru bahasa isyarat agar tidak terjadi misinformasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Mari bantu pihak kepolisian agar aware terhadap isu ini. Jangan asal pilih juru bahasa isyarat karena JBI adalah akses penting untuk kita semua. Jangan sampai JBI jadi membuat misinformasi," terangnya. (nsi)

tvonenews

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

Psikolog forensik, Reza Indragiri berbagi 5 dimensi jika risk assessment diterapkan dalam kasus penyekapan dan penganiayaan dilakukan Taufik Hidayat pada YTR.
Detik-detik Lansia Terseret Ombak di Pantai Anyer, Evakuasi Berlangsung Dramatis!

Detik-detik Lansia Terseret Ombak di Pantai Anyer, Evakuasi Berlangsung Dramatis!

Seorang wisatawan lanjut usia (lansia) asal Kota Serang nyaris menjadi korban kecelakaan laut setelah terseret ombak saat berenang di Pantai Elpukara, kawasan wisata Anyer.
Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Sinergi antara penyelenggara negara dan warga negara menjadi sorotan utama dalam arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto. 
PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

Partai Amanat Nasional (PAN) menanggapi soal upaya Presiden ke-7 RI Jokowi yang kembali melakukan safari politik ke sejumlah daerah.
Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Inter Milan terus bergerak membenahi skuad jelang musim 2026/2027. Fokus utama Nerazzurri pada bursa transfer musim panas kali ini adalah memperkuat pertahanan.
Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri perfilman Indonesia mulai memasuki fase baru seiring munculnya teknologi blockchain dan kecerdasan buatan (AI) dalam ekosistem hiburan digital.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral