News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polda Tindaklanjuti Dugaan Kekerasan Seksual di Gorontalo Utara

Polda Gorontalo menindaklanjuti dugaan kasus kekerasan seksual yang terjadi di salah satu kecamatan di Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo.
Sabtu, 1 Juni 2024 - 22:39 WIB
Polda Tindaklanjuti Dugaan Kekerasan Seksual di Gorontalo Utara
Sumber :
  • istimewa - Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Polda Gorontalo menindaklanjuti dugaan kasus kekerasan seksual yang terjadi di salah satu kecamatan di Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Gorontalo Kombes Pol Desmont Harjendro di Gorontalo, Sabtu mengatakan saat ini kasus tersebut tengah ditangani oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditkrimum) dan telah berproses.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Iya benar, kasus ini sedang berproses dan segera akan dilakukan tahap satu," kata Kombes Pol Desmont Harjendro.

Sekretaris Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) perempuan, dari Woman Institute For Research And Empowerment Of Gorontalo (Wire-G) Fatra Hala mengatakan pada Jumat kemarin pihaknya telah mendampingi keluarga korban untuk menyampaikan keterangan di Mapolda Gorontalo.

Sebelumnya Wire-G bersama sejumlah lembaga yang tergabung dalam Jejaring Aktivis Perempuan dan Anak (Jejak Puan) telah mengirimkan pengaduan masyarakat ke Polda Gorontalo terkait salah satu kasus kekerasan seksual yang terjadi di Gorontalo Utara.

Pengaduan urat tersebut telah ditindaklanjuti dan sudah digelar perkara di ruang Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polda Gorontalo, dengan menghadirkan Kasat Reskrim Polres Gorontalo Utara, Kanit hingga penyidik yang sebelumnya menangani kasus itu.

Ia menjelaskan bahwa poin dari surat pengaduan itu dilatarbelakangi oleh Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP), yang menyatakan bahwa kasus tersebut akan diproses di Kabupaten Buol Sulawesi Tengah sebagai tempat kejadian perkara.

Jejak Puan meminta agar kasus tersebut ditangani di Provinsi Gorontalo, atas pertimbangan kondisi traumatik korban, akses ke luar daerah yang jauh, hingga kondisi ekonomi keluarga korban.

"Saat ini kondisi korban belum juga stabil, dan sering menunjukkan perilaku yang mengarah pada traumatik, seperti sering merunduk ketika berbicara, kurang menanggapi, hingga mengepalkan tangan ketika diajak berbicara," kata Fatra Hala.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu ibu korban mengatakan ia dan keluarga berharap pihak kepolisian segera mengungkap dan menahan terduga pelaku.

Peristiwa yang terjadi pada bulan Januari 2023 itu telah merenggut kebahagiaan dan masa depan dua orang putrinya, yang menjadi korban kekerasan seksual, namun sampai saat ini penanganan kasusnya belum juga menemui titik terang.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Jadwal Coppa Italia Antara Inter Milan Vs Torino di ANTV: Nerazzurri Sulit Fokus Gara-Gara Jay Idzes Cs

Jadwal Coppa Italia Antara Inter Milan Vs Torino di ANTV: Nerazzurri Sulit Fokus Gara-Gara Jay Idzes Cs

Coppa Italia akan kembali disiarkan di ANTV, dengan kali ini adalah Inter Milan akan menghadapi Torino. Namun, Nerazzurri harus membagi fokus karena harus menghadapi Jay Idzes dan kolega.
Sadis! Pria di Selorejo Blitar Tega Aniaya Istri hingga Tewas, Selang Tiga Meter Jadi Bukti

Sadis! Pria di Selorejo Blitar Tega Aniaya Istri hingga Tewas, Selang Tiga Meter Jadi Bukti

Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Satreskrim Polres Blitar resmi mengamankan Rasipan (44), warga Desa Boro, Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar.
Langgar Perlintasan Kereta, Mobil Terlibat Insiden di Cilacap

Langgar Perlintasan Kereta, Mobil Terlibat Insiden di Cilacap

Insiden kecelakaan mobil di perlintasan sebidang JPL 04 Kesugihan-Karangkandri, Kabupaten Cilacap, Rabu pagi, terjadi akibat pelanggaran pengguna jalan yang menerobos palang tertutup saat kereta api melintas.
Ini yang Harus Dilakukan Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok Hingga Letter C Tahun 1967-1997 yang Tak Berlaku Lagi Sejak 2 Februari 2026

Ini yang Harus Dilakukan Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok Hingga Letter C Tahun 1967-1997 yang Tak Berlaku Lagi Sejak 2 Februari 2026

Kabar terbaru untuk pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997. Kini semua itu sudah mulai tidak berlaku lagi pada 2 Februari 2026.
Raih Rising Star MCN Award, HDA Kelola Lebih Dari 7000 Kreator

Raih Rising Star MCN Award, HDA Kelola Lebih Dari 7000 Kreator

Torehan Haluan Digital Agency (HDA) sebagai peraih Rising Star MCN Award dalam ajang Indonesia Summit 2026 yang digelar oleh Tokopedia dan TikTok Shop, menjadi bukti nyata keberhasilan pendekatan berbasis sistem dan kolaborasi tim.

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman membuka peluang hadirnya tambahan pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. Di era kepemimpinannya, sejumlah ... -
Heboh Pengakuan Artis Denada Akui Ressa sebagai Anak, Ingatkan Ceramah Buya Yahya Ada Orang Tua Zalim

Heboh Pengakuan Artis Denada Akui Ressa sebagai Anak, Ingatkan Ceramah Buya Yahya Ada Orang Tua Zalim

Kasus dugaan penelantaran anak yang menyeret nama artis Denada menjadi sorotan publik. Kini sudah mengakui Ressa sebagai anak.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT