News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dugaan Praktik Perdukunan di Rumah Pembunuh Bocah 9 Tahun di Bekasi

Aksi pembunuhan sadis dilakukan oleh lansia berinisal DS (61) terhadap GH (9) anak dari tetangganya.
Senin, 3 Juni 2024 - 15:30 WIB
Rumah Pembunuh Bocah 9 Tahun di Bekasi
Sumber :
  • Tim tvOne/Supyan

Bekasi, tvOnenews.com - Aksi pembunuhan sadis dilakukan oleh lansia berinisal DS (61) terhadap GH (9) anak dari tetangganya.

Bocah perempuan itu dihabisi oleh pelaku dengan cara dibekap dengan bantal kemudian dicekik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah dipastikan tewas, korban dimasukkan ke dalam karung, jasadnya kemudian dimasukkan ke dalam lubang pompa air sedalam 2 meter.

. Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) ditemukan sejumlah benda-benda yang terindikasi berkaitan dengan perdukunan.
"Praktik perdukunan, tapi tidak terkait dengan kasus pembunuhan terhadap korban," kata Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota AKBP M Firdaus saat dihubungi wartawan, Senin (3/6/2024).

Akan tetapi, Firdaus menyampaikan, D bukan dukun, melainkan temannya yang berinisial M lah yang melakukan praktik perdukunan tersebut. M sendiri akan diperiksa sore ini.

Pantauan tvOnenews di tempat kejadian perkara (TKP), lokasi lubang tempat korban dibuang masih digaris polisi.

Lubang tersebut persis berada di belakang rumah pelaku. Jika dilihat dari kejauhan, lubang tersebut tertutup oleh batu kali yang menumpuk di belakang rumahnya.

Namun jika dilihat dari dekat, lubang tersebut terhalang oleh pohon cabai dan pohon kecubung yang mengelilingi lubang tersebut.

Selain pohon, di sekitar lubang sedalam 2,5 meter itu juga terdapat beberapa kaca mobil bekas dan kendi berwarna jingga setinggi 50 cm.

Sejumlah warga juga terlihat masih berdatangan ke TKP. Mereka memperbincangkan kejadian yang baru pertama kali terjadi di lingkungannya.

Endong (45), tetangga pelaku menuturkan, pelaku sudah beberpa tahun terakhir tinggal seorang diri. Istri dan anak-anaknya, kata Endong, telah meninggalkan pelaku sejak 2 tahun terakhir.

“Iya dia tinggal sendiri, dulu sama istrinya. Istrinya udah 2 tahun lebih niggalin rumah. Cerai juga enggak tau,” kata Endong kepada tvOnenews, Senin (3/6/2024).

Endong menuturkan, pelaku sudah belasan tahun tinggal di rumahnya tersebut. Selama itu, pelaku dikenal jarang bersosialisasi dengan warga.

Sejak GH (9) dikabarkan hilang, orang tua korban, kata Endong, sudah curiga kepada pelaku.

Pasalnya, sebulan terakhir pelaku sering memberi uang kapada anak-anak yang bermain di sekitar rumahnya.

“Kalau ngajak (masuk ke rumah) enggak, tapi suka manggil-manggil anak-anak, kalo yang mau mungkin dikasih uang,” ucap Endong.

Informasi yang diterima Endong, pelaku sudah memberikan uang kepada korban sebanyak 4 kali. “Nominalnya gak tau berapa, tapi yang jelas korban udah di kasih 4 kali,” ujarnya.

Orang tua bahkan sempat melarang korban untuk tidak menerima uang dari pelaku. Hal itu juga yang membuat orangtua korban dan warga mencurigai pelaku.

“Curiganya di situ, dia korban sering di kasih duit sama pelaku, orang tuanya juga sempet marahin anaknya, ‘kalo dikasih duit sama orang lain jangan diambil’.,” kata Endong meniru perkataan orang tua korban.

Karena kecurigaan itu, Endong bersama Ketua RT, Karang Taruna dan seorang rekannya sempat mendatangi pelaku untuk menanyakan korban pada Sabtu (1/6/2024) siang.

Pelaku justru menantang orang-orang yang datang ke rumahnya agar menggeledah seluruh isi rumah.

“Pak Didik (pelaku) ini sudah dicurigain sama orang tua yang anaknya hilang. Saya masuk ke rumahnya, berempat, saya pak RT, ketua karang taruna, sama temen saya satu,” ujar Endong.

“Jawaban dia setelah itu silahkan aja geledah, nah saya pertanyakan yang ada lubang itu. Gak puas sama jawabannya dia karena saya liat kejanggalan, ada lubang di dalam rumah,” lanjutnya.

Setelah melihat seluruh isi rumah pelaku, Endong merasa ada yang janggal dengan dua lubang yang ada di rumah pelaku. 

Menurut pengakuan pelaku kepada Endong, lubang pertama untuk septic tank, sedangkan lubang kedua yang berada di belakang rumah untuk pompa air.

Endong serta Ketua RT melaporkan temuannya itu ke pihak kepolisian. Mereka kemudian bersama-sama menggerebek rumah pelaku pada Minggu (2/6/2024) dinihari.

Saat pengerbekan, warga menemukan jasad korban berada di lubang belakang rumah yang digunakan untuk pompa air. Jasad korban ditemukan dalam keadaan terbungkus karung di kedalaman 2,5 meter.

Kasat Reskirm Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Muhammad Firdaus mengungkapkan, korban GH tewas akibat dibekap dan dicekik oleh pelaku.

“Korban dibekap dengan menggunakan bantal dan menggunakan tangan kanannya pelaku mencekik korban, sehingga korban meninggal dunia,” kata Firdaus, Minggu (2/6/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Firdaus belum dapat memastikan, apakah ada tindak kekerasan seksual sebelum pelaku membunuh korban. Namun Firdaus memastikan, saat ditemukan korban berpakaian lengkap.

“Korban pakai baju dan celana. Ini masih dalam pemeriksaan autopsi jadi mohon waktu,” ujarnya. (msl/ebs)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Tokoh yang Sebut MBG Tidak akan Berhasil, Prabowo: 58 Juta Orang Sudah Makan Gratis Tiap Hari

Ada Tokoh yang Sebut MBG Tidak akan Berhasil, Prabowo: 58 Juta Orang Sudah Makan Gratis Tiap Hari

Presiden Prabowo Subianto memasang target ambisius untuk program unggulannya, Makan Bergizi Gratis (MBG). Hingga penghujung 2026 mendatang, Prabowo menargetkan 82,9 juta jiwa dapat merasakan manfaat dari program tersebut.
Terungkap di Pengadilan, Ini Detail Penyimpangan dalam Kasus Jual Beli Gas Rp246 M

Terungkap di Pengadilan, Ini Detail Penyimpangan dalam Kasus Jual Beli Gas Rp246 M

Kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi jual beli gas antara PT Perusahaan Gas Negara (PGN) (Persero) Tbk. dengan PT Inti Alasindo Energy pada kurun waktu 2017–2021 yakni sebesar 15 juta dolar Amerika Serikat atau setara dengan Rp246 miliar (kurs Rp16.400 per dolar AS).
Rating Emil Audero Paling Bagus Sendiri usai Cremonese Kena Bantai 0-5 dari Juventus di Liga Italia

Rating Emil Audero Paling Bagus Sendiri usai Cremonese Kena Bantai 0-5 dari Juventus di Liga Italia

Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, memiliki rating yang cukup baik meski Cremonese menderita kekalahan telak. Mereka dihancurkan dengan skor 0-5 oleh Juventus dalam lanjutan Liga Italia.
Main Padel Ternyata Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Ini Tipsnya

Main Padel Ternyata Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Ini Tipsnya

Main padel tak hanya seru, tapi juga bisa membantu menurunkan berat badan. Simak tips agar bakar kalori lebih efektif tanpa terasa berat.
Hasil Liga Italia: Emil Audero Lebih Sial daripada Jay Idzes, Juventus Ngamuk hingga Bantai Cremonese 5-0

Hasil Liga Italia: Emil Audero Lebih Sial daripada Jay Idzes, Juventus Ngamuk hingga Bantai Cremonese 5-0

Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, menjadi lebih sial ketimbang rekan senegaranya, Jay Idzes. Sebab, Juventus berhasil melanjutkan tren positifnya dengan menang 5-0 atas Cremonese.
Dalam 10 Menit, Angin Puting Beliung Hajar 3 Desa di Tulungagung Jatim dan Rusak Puluhan Rumah

Dalam 10 Menit, Angin Puting Beliung Hajar 3 Desa di Tulungagung Jatim dan Rusak Puluhan Rumah

Cuaca ekstrem melanda wilayah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, pada Senin (12/1) sore. Sebanyak 41 rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan setelah diterjang angin puting beliung yang muncul tiba-tiba.

Trending

Xabi Alonso Masuk Bursa Pelatih Manchester United usai Didepak Real Madrid? Media Inggris Beberkan Peluangnya

Xabi Alonso Masuk Bursa Pelatih Manchester United usai Didepak Real Madrid? Media Inggris Beberkan Peluangnya

Media Inggris membahas kemungkinan Manchester United mengejar Xabi Alonso sebagai pelatih baru. Sang juru taktik asal Spanyol baru saja berpisah dengan Real Madrid.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
Resmi! Real Madrid Pecat Xabi Alonso usai Ditaklukkan Barcelona, Alvaro Arbeloa Jadi Interim

Resmi! Real Madrid Pecat Xabi Alonso usai Ditaklukkan Barcelona, Alvaro Arbeloa Jadi Interim

Real Madrid resmi mengumumkan pemecatan Xabi Alonso pada Selasa (13/1/2026) dini hari WIB. Keputusan ini diambil setelah kekalahan dari Barcelona di final Piala Super Spanyol.
Hasil Liga Italia: Emil Audero Lebih Sial daripada Jay Idzes, Juventus Ngamuk hingga Bantai Cremonese 5-0

Hasil Liga Italia: Emil Audero Lebih Sial daripada Jay Idzes, Juventus Ngamuk hingga Bantai Cremonese 5-0

Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, menjadi lebih sial ketimbang rekan senegaranya, Jay Idzes. Sebab, Juventus berhasil melanjutkan tren positifnya dengan menang 5-0 atas Cremonese.
Pecat Xabi Alonso, Real Madrid Dikabarkan Alami Dinamika di Ruang Ganti Sebelum Dikalahkan Barcelona

Pecat Xabi Alonso, Real Madrid Dikabarkan Alami Dinamika di Ruang Ganti Sebelum Dikalahkan Barcelona

Real Madrid dikabarkan mengalami dinamika di ruang ganti sebelum laga kontra Barcelona. Kekalahan di laga itu kemudian berujung kepada pemecatan Xabi Alonso.
Lebih dari 2.000 Warga Jakarta Terpaksa Mengungsi akibat Banjir

Lebih dari 2.000 Warga Jakarta Terpaksa Mengungsi akibat Banjir

Lebih dari 2.000 jiwa di Jakarta terpaksa meninggalkan tempat tinggal mereka dan mencari perlindungan di lokasi pengungsian setelah banjir besar merendam pemukiman mereka, Senin (12/1).
Usai Duel Persib vs Persija, Seorang Bobotoh Tewas di Area Stadion GBLA

Usai Duel Persib vs Persija, Seorang Bobotoh Tewas di Area Stadion GBLA

Euforia pertandingan besar antara Persib Bandung melawan Persija Jakarta menyisakan kisah pilu. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT