GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tampang Tiga Pemuda yang Nekat Bacok Polisi di Jakbar, Ternyata Ini Motifnya

Tiga pria, ZF, AAP, dan RF yang membacok polisi Tim Patroli Presisi Polda Metro Jaya di Jalan Meruya Selatan, Kembangan, Jakarta Barat telah jadi tersangka.
Senin, 3 Juni 2024 - 20:25 WIB
Tiga pria berinisial ZF, AAP, dan RF yang melukai seorang polisi dari Tim Patroli Presisi Polda Metro Jaya.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Tiga pria berinisial ZF, AAP, dan RF yang melukai seorang polisi dari Tim Patroli Presisi Polda Metro Jaya di Jalan Meruya Selatan, Meruya Utara, Kembangan, Jakarta Barat pada Minggu (2/6) dini hari, ditetapkan sebagai tersangka, Senin (3/6).

Kapolsek Kembangan, Kompol Billy Gustiano Barman mengatakan, ancaman hukuman penjara ketiga pelaku masing-masing berbeda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pelaku inisial ZF yang melakukan pembacokan terhadap atau penganiayaan terhadap korban (polisi) inisial MN, kita terapkan pasal 351 KUHP dengan ancaman hukuman lima tahun penjara, pasal 212 KUHP karena melawan petugas resmi yang dilengkapi dengan surat tugas yang sah," kata Kompol Billy Gustiano Barman dlansir dari Antara.

Sementara itu pelaku berinisial AAP dan RF, polisi menerapkan UU Darurat Nomor 12 tahun 1951 pasal 2 ayat 1 dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun.

Adapun terhadap lima pelaku lainnya yang turut ditangkap, polisi melakukan pembinaan lantaran lima pelaku itu tidak memenuhi unsur pidana dalam peristiwa tersebut.

"Kemudian lima pemuda lainnya, itu kita lakukan pembinaan dalam artian kita panggil orang tuanya, kemudian kita panggil pihak sekolah," ucap Billy.

tvonenews

Pelaku melakukan tindak kriminal tersebut secara sadar atau tanpa pengaruh narkoba maupun minuman keras.

"Untuk narkoba negatif dan berdasarkan pengakuannya pelaku ini juga belum meminum alkohol," ucap Billy.

Adapun korban yang berinisial MN yang saat itu bersama polisi lain yang hendak membubarkan tawuran, mendapat tiga jahitan di bagian lengannya.

Billy menjelaskan, saat itu korban dan timnya memang tengah melakukan patroli rutin dan ketika melintas di lokasi melihat ada gerombolan remaja mencurigakan.

"Pada saat didekati, salah satu dari pemuda tersebut langsung mengayunkan celurit ke arah korban atas nama MN dan mengenai lengan bagian atas sebelah kiri korban," kata Billy.

Polisi pun langsung mengangkut seluruh pemuda yang ada di lokasi kejadian. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Total ada delapan pemuda yang ditangkap, termasuk, pelaku berinisial ZF yang membacok sang anggota polisi.

Kepada polisi, ZF mengaku membacok korban karena kesal rencana mereka untuk tawuran keduluan dibubarkan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tensi Panas Bundesliga! Gol Telat Borussia Dortmund Pangkas Jarak ke Bayern

Tensi Panas Bundesliga! Gol Telat Borussia Dortmund Pangkas Jarak ke Bayern

Borussia Dortmund gagal meraih kemenangan saat bertandang ke markas RB Leipzig setelah harus puas bermain imbang 2-2 dalam lanjutan Bundesliga, Minggu (22/2)
Usai Jejak Mertua Dwi Sasetyaningtyas Dikorek Warganet, Laporan Harta Syukur Iwantoro Ikut Terseret Polemik

Usai Jejak Mertua Dwi Sasetyaningtyas Dikorek Warganet, Laporan Harta Syukur Iwantoro Ikut Terseret Polemik

Nama Syukur Iwantoro, mertua Dwi Sasetyaningtyas, ikut disorot. Warganet membongkar laporan kekayaan Rp3,09 miliar yang tercatat di LHKPN KPK.
Natalius Pigai Balas Sentilan Ketua BEM UGM Terkait MBG: Seirama dengan HAM!

Natalius Pigai Balas Sentilan Ketua BEM UGM Terkait MBG: Seirama dengan HAM!

Menteri HAM Natalius Pigai balas sentilan Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto terkait pengiriman surat kepada UNICEF soal tuntutan kuat penghentian program MBG.
Kejutan Besar! Real Madrid Tumbang di Kandang Osasuna, Gol Injury Time Bikin Los Blancos Terancam di Puncak Klasemen

Kejutan Besar! Real Madrid Tumbang di Kandang Osasuna, Gol Injury Time Bikin Los Blancos Terancam di Puncak Klasemen

Osasuna membuat kejutan besar setelah menaklukkan Real Madrid dengan skor 2-1 pada lanjutan LaLiga, Minggu (22/2/2026).
Sempat Hancur karena Hukuman FIFA, Bagaimana Nasib Karier 7 Pemain Naturalisasi Timnas Malaysia?

Sempat Hancur karena Hukuman FIFA, Bagaimana Nasib Karier 7 Pemain Naturalisasi Timnas Malaysia?

Karier tujuh pemain naturalisasi timnas Malaysia yang sebelumnya dijatuhi sanksi berat akhirnya kembali hidup setelah hukuman dari FIFA ditangguhkan.
Deal Dagang RI–AS Diteken, Tarif Turun Tapi Risiko Menggunung: Dari Banjir Impor hingga Tekanan UMKM

Deal Dagang RI–AS Diteken, Tarif Turun Tapi Risiko Menggunung: Dari Banjir Impor hingga Tekanan UMKM

MoU dagang RI–AS resmi diteken. Tarif turun, tapi risiko banjir impor, tekanan UMKM, dan ketimpangan perdagangan mulai jadi sorotan.

Trending

Natalius Pigai Balas Sentilan Ketua BEM UGM Terkait MBG: Seirama dengan HAM!

Natalius Pigai Balas Sentilan Ketua BEM UGM Terkait MBG: Seirama dengan HAM!

Menteri HAM Natalius Pigai balas sentilan Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto terkait pengiriman surat kepada UNICEF soal tuntutan kuat penghentian program MBG.
Hasil Liga Inggris: Chelsea Puas Berbagi Poin untuk Geser Manchester United di Klasemen

Hasil Liga Inggris: Chelsea Puas Berbagi Poin untuk Geser Manchester United di Klasemen

Chelsea harus puas berbagi poin setelah ditahan imbang 1-1 oleh Burnley pada lanjutan Liga Inggris, Sabtu (21/2/2026).
Polisi Ungkap Kronologi hingga Alat Anggota Brimob untuk Habisi Nyawa Siswa di Tual

Polisi Ungkap Kronologi hingga Alat Anggota Brimob untuk Habisi Nyawa Siswa di Tual

Warga Kota Tual masih menyoroti kasus tewasnya siswa MTS Negeri Maluku Tenggara, karena diduga dianiaya oleh anggota Brimob, Bripda MS. Bahkan, para warga ingin
Kontroversi Panas! Allesandro Bastoni Masih Dikecam Suporter Lecce Usai Insiden Lawan Juventus

Kontroversi Panas! Allesandro Bastoni Masih Dikecam Suporter Lecce Usai Insiden Lawan Juventus

Bek Inter Milan, Alessandro Bastoni, masih belum lepas dari sorotan kontroversi perilaku tidak sportif yang terjadi pekan lalu.
Pengamat Kritik Pedas Tingkah Anggota Brimob Aniaya Siswa hingga Tewas di Tual: Pidanakan!

Pengamat Kritik Pedas Tingkah Anggota Brimob Aniaya Siswa hingga Tewas di Tual: Pidanakan!

Pengamat Kepolisian ISESS Bambang Rukminto lontarkan kritikan pedas terhadap kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan anggota Brimob ke seorang Siswa di Tual,
Kontroversi Unggahan Dwi Sasetyaningtyas Melebar, Pengakuan Soal Mobil, Sopir, hingga Ajudan Diduga Gunakan Fasilitas Negara

Kontroversi Unggahan Dwi Sasetyaningtyas Melebar, Pengakuan Soal Mobil, Sopir, hingga Ajudan Diduga Gunakan Fasilitas Negara

Kontroversi Dwi Sasetyaningtyas melebar setelah pengakuan dirinya soal mobil, sopir, hotel, dan ajudan saat riset memicu dugaan penggunaan fasilitas negara.
Ibu Ketua BEM UGM Diteror Usai Kritik Kasus Anak di NTT, Pigai: Teror Tidak Mungkin dari Pemerintah

Ibu Ketua BEM UGM Diteror Usai Kritik Kasus Anak di NTT, Pigai: Teror Tidak Mungkin dari Pemerintah

Beberapa hari lalu, mencuat terkait kabar Ibu Ketua BEM UGM diteror. Hal ini terjadi, usai Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto melontarkan kritik terkait kasus anak
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT