GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lebih 5 Jam Listrik Padam, Ramai-ramai Warga Medan Mengeluh: Bukti Kegagalan Subholding

Ramai-ramai warga Kota Medan dan Kabupaten Deliserdang mengeluh soal padamnya listrik lebih dari 5 jam. 
Selasa, 4 Juni 2024 - 23:20 WIB
Lebih 5 Jam Listrik Padam, Warga Medan Mengeluh: Bukti Kegagalan Subholding
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Ramai-ramai warga Kota Medan dan Kabupaten Deliserdang mengeluh soal padamnya listrik lebih dari 5 jam. 

Terutama sebagian warga Kecamatan Medan Marelan, Kecamatan Medan Perjuangan, hingga beberapa wilayah di Kecamatan Percut Sei Tuan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Gawat kali bah, dari jam 13.00 WIB uda padam listrik, saya mau beraktivitas pun payah," keluh Dedi warga sungai rotan, Kecamatan Percut Sei Tuan kepada tvOnenews.com, Selasa (4/6/2024). 

"Sebentar mati, sebentar hidup, pening kali dibuatnya bah," bebernya. 

Kemudian, ia pun berharap semoga Pak Erick Thohir bisa mengaudit PLN di Sumatera Utara ini, agar tidak terjadi lagi seperti hal yang begini.

"Karena, kita kan bayar ke PLN, seharusnya jangan seperti ini la," bebernya. 

Di samping itu, Zein, masyarakat Medan Johor yang mengaku resah atas pemadaman listrik yang tak kunjung menyala hingga pukul 20.30 WIB.

"Anak-anak jadi terhambat belajarnya. Padahal mereka sedang melaksanakan ujian semester," kata Zein.

Di sisi lain, Sekjen Forum Masyarakat Pemantau Negara (Formapera) Bambang Syahputra turut berkomentar. Secara tegas dia mengatakan bahwa pemadaman listrik akibat gangguan sistem kelistrikan Sumatera ini semakin membuktikan bahwa Keberadaan Subholding PLN tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap keandalan kelistrikan di Sumatera.

"Ini terbukiti dengan terjadinya pemadaman di beberapa daerah khususnya Sumatera Utara. Dan ironisnya, sampai hari ini tidak ada penjelasan terkait apa yang sedang terjadi," kecamnya saat dikonfirmasi tvOnenews.com, Selasa (4/6/2024) malam.

Diungkapkannya juga, bahwa apa yang terjadi ini tidak sepadan dengan pernyataan Direksi PLN yang pernah menyampaikan kalau holdingisasi akan membuat PLN lebih lincah dan expert dalam melaksanakan :
- penyebab pemadaman.
- progress pekerjaan.
- berapa lama estimasi waktu penyelesaian.

"Padahal sebelum terjadinya pengalihan pengelolaan pembangkit kepada anak perusahaan, PLN secara kolaboratif melakukan sosialisasi dan informasi. Atau dengan kata lain, jika terjadi pemadaman seperti saat ini, keresahan terjadi di masyarakat dimana kegelisahan dan minimnya informasi tidak mampu memberikan ketenangan dengan apa yang terjadi dengan kondisi padam," cetusnya 

Untuk itu, pria yang akrab disapa Bembenk ini meminta Direksi PLN yang mengurusi Subholding, bertanggungjawab atas keresahan pelanggan. 

"Jangan PLN hanya mampu melakukan tindakan tegas jika terjadi keterlambatan pembayaran tagihan, tapi giliran masyarakat meminta hak nya akan listrik yang andal, PLN tak peduli. Untuk itu kami menyerukan kepada pelanggan untuk meminta kompensasi dan mendesak Direksi PLN membubarkan perusahaan Subholding yang tidak ada manfaatnya. Kembalikan saja seluruh urusan pembangkit kepada PLN," pungkasnya.

- Tanggapan PLN UP3 Medan

Terkait pemadaman listrik ini, PLN UP3 Medan memberikan keterangan bahwa wilayah Medan terkena imbas akibat adanya gangguan Transmisi Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT).

"Sehubungan dengan adanya gangguan Transmisi SUTT sehingga berdampak pada sistem kelistrikan di wilayah kerja PLN UP3 Medan," tulis akun resmi PLN UP3 Medan.

Pihak PLN menyebut saat ini petugas PLN sedang melakukan upaya pemulihan listrik di wilayah kerja PLN UP3 Medan.

"Saat ini petugas sedang mengupayakan penormalan kembali," ucapnya.

Selain itu, Manajer Komunikasi & TJSL PT PLN UID Sumsel, Jambi dan Bengkulu (S2JB) Iwan Arissetyadhi mengatakan gangguan transmisi terjadi pada sistem transmisi SUTT 275 kV Linggau-Lahat. 

Sistem transmisi itu merupakan jaringan inter koneksi yang terhubung dengan sejumlah wilayah di Sumatera.

Ia menjelaskan, transmisi SUTT 275 kV Linggau-Lahat merupakan jaringan bleed system yang saling terhubung dan mencakup beberapa wilayah di Sumatera. 

Maka, ketika sistem transmisi terjadi gangguan, dampaknya ke banyak daerah di Sumatera.

Dampak gangguan listrik terjadi di Sumsel, Lampung, Bangka Belitung, Jambi, dan Bengkulu. Untuk wilayah provinsi lain di Sumatera, seperti Sumatera Barat dan Riau, pihaknya mengaku belum mendapat informasi terganggu.

"Maka, apabila sistem ini terganggu, yang lain akan kena imbasnya. Akan tetapi, imbas itu tidak bersifat permanen. Ketika sistemnya bisa distabilkan, maka bertahap yang lain bisa dinormalkan. Jadi, daerah yang tidak terimbas langsung diutamakan untuk dinormalkan," ucapnya.

Lanjutnya mengatakan, saat ini pihaknya tengah mengupayakan penormalan di gardu induk setiap wilayah. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagian daerah sudah kembali normal dan diharapkan dalam waktu dekat seluruhnya listrik sudah bisa menyala.

"Sebagian sudah menyala, kita mengupayakan penormalan sesegera mungkin karena personel di unit gardu induk sudah diturunkan. Insyaallah dalam waktu dekat semua bisa normal," kata Iwan. (aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Utang Whoosh Bakal Dibayar Pakai Dana APBN? Purbaya: Nanti Kita Diskusikan

Utang Whoosh Bakal Dibayar Pakai Dana APBN? Purbaya: Nanti Kita Diskusikan

Menurut Purbaya, hingga saat ini Kementerian Keuangan belum dilibatkan secara langsung dalam pembahasan teknis terkait pelunasan kewajiban utang
Pelatih Ungkap Alasan LavAni Lakukan Rotasi Pemain saat Kalahkan Surabaya Samator di Proliga 2026

Pelatih Ungkap Alasan LavAni Lakukan Rotasi Pemain saat Kalahkan Surabaya Samator di Proliga 2026

Tim putra LavAni kembali menegaskan status mereka sebagai kandidat kuat juara usai memastikan gelar putaran kedua Proliga 2026 usai mengalahkan Surabaya Samator
Menkes Sebut Pemilik Kartu Kredit Limit Rp20 Juta hingga Listrik 2.200 Watt Tidak Layak Dapat Kepesertaan BPJS Kesehatan PBI, Minta Data Penerima Divalidasi Lagi

Menkes Sebut Pemilik Kartu Kredit Limit Rp20 Juta hingga Listrik 2.200 Watt Tidak Layak Dapat Kepesertaan BPJS Kesehatan PBI, Minta Data Penerima Divalidasi Lagi

Menkes Budi Gunadi Sadikin, pemilik kartu kredit dengan limit Rp20 juta hingga pengguna listrik 2.200 watt tidak layak mendapatkan kepesertaan BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI). 
Chamnan Dokmai Beberkan Rahasia Jakarta Electric PLN Kunci Tiket Final Four Proliga 2026

Chamnan Dokmai Beberkan Rahasia Jakarta Electric PLN Kunci Tiket Final Four Proliga 2026

Kepastian tiket final four Proliga 2026 akhirnya diraih tim putri Jakarta Electric PLN Mobile usai berhasil menundukkan Medan Falcons 3-0 (25-21, 25-16, 25-22)
Buat Menabung Jadi Lebih Bermakna, Bersama BRI Debit FC Barcelona

Buat Menabung Jadi Lebih Bermakna, Bersama BRI Debit FC Barcelona

BRI menghadirkan kolaborasi istimewa melalui BRI Debit FC Barcelona—kartu debit edisi khusus yang dirancang bagi nasabah yang ingin menabung.
Gabriel Mutombo, Bek Ratchaburi FC yang Kena Serangan Rasis di Instagram, Ternyata Sempat PDKT dengan Persib Bandung

Gabriel Mutombo, Bek Ratchaburi FC yang Kena Serangan Rasis di Instagram, Ternyata Sempat PDKT dengan Persib Bandung

Sebagian Bobotoh di media sosial sempat berharap Gabriel Mutombo datang ke Persib Bandung pada awal musim ini. Kini, sang pemain jadi mimpi buruk Bojan Hodak.

Trending

Kepincut Kualitas Jay Idzes, Bek Como Berdarah Jakarta Ini Siap Buka Pintu Bela Timnas Indonesia

Kepincut Kualitas Jay Idzes, Bek Como Berdarah Jakarta Ini Siap Buka Pintu Bela Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan satu nama potensial dari Eropa, yakni Lyfe Oldenstam, bek Como Primavera (U-19) yang punya garis keturunan Indonesia.
Sehebat Apa Saint Kitts and Nevis, Calon Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Sehebat Apa Saint Kitts and Nevis, Calon Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Saint Kitts and Nevis dikabarkan menjadi lawan Timnas Indonesia pada ajang FIFA Series 2026 yang digelar di Jakarta pada 23–31 Maret 2026. Indonesia menjadi ...
Tak Lama Disorot Amanda Manopo, Indra Frimawan Langsung Digeruduk Netizen Akibat 'Meludahi' Fajar Sadboy

Tak Lama Disorot Amanda Manopo, Indra Frimawan Langsung Digeruduk Netizen Akibat 'Meludahi' Fajar Sadboy

Komika Indra Frimawan diserang netizen setelah reaksi Amanda Manopo viral. Itu terjadi akibat dugaan meludahi Fajar Sadboy di podcast YouTube Deddy Corbuzier.
Barcelona Digilas Atletico, Wasit dan VAR Jadi Sasaran Amarah Cules Usai Keok 0-4 di Semifinal Copa del Rey

Barcelona Digilas Atletico, Wasit dan VAR Jadi Sasaran Amarah Cules Usai Keok 0-4 di Semifinal Copa del Rey

Barcelona hancur lebur di markas Atlético Madrid dengan skor 0-4 pada semifinal Copa del Rey. Keputusan VAR yang menuai kontroversi memicu gelombang kemarahan.
Ajang Penghargaan JHL Awards 2026 Kembali Digelar

Ajang Penghargaan JHL Awards 2026 Kembali Digelar

Ajang tahunan JHL Awards 2026 kembali digelar dalam rangka memberikan apresiasi atas kinerja internal puluhan bisnis unit di bawah naungan JHL Group.
Tak Lagi Jadi Menteri ESDM? Bahlil Lahadalia Berencana Ikut Kontestasi Pileg 2029

Tak Lagi Jadi Menteri ESDM? Bahlil Lahadalia Berencana Ikut Kontestasi Pileg 2029

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar Muhammad Sarmuji mengungkapkan Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia akan mencalonkan diri di Pileg 2029.
Terima Kasih Juventus! Inter Milan Diprediksi Cuan Fantastis dalam Derby d’Italia, Siap-Siap Belanja Besar di Bursa Transfer

Terima Kasih Juventus! Inter Milan Diprediksi Cuan Fantastis dalam Derby d’Italia, Siap-Siap Belanja Besar di Bursa Transfer

Akhir pekan ini sorotan publik sepak bola Italia akan tertuju ke Kota Milan. Duel klasik antara Inter Milan melawan Juventus bakal memanaskan panggung Serie A.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT