News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sangat Menyedihkan Kalau Perkara Kasus Vina dan Eky Bisa Direkayasa, Susno Duadji: Nasib 7 Orang Menunggu Mati di Penjara

Eks Kabareskrim Polri Komjen (Purn) Susno Duadji menyoroti langkah Liga Akbar alias Gaga yang mencabut BAP kasus pembunuhan Vina dan Eky di Cirebon 2016.
Kamis, 6 Juni 2024 - 05:37 WIB
Sangat Menyedihkan Kalau Perkara Kasus Vina dan Eky Bisa Direkayasa, Susno Duadji: Nasib 7 Orang Menunggu Mati di Penjara
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Eks Kabareskrim Polri Komjen (Purn) Susno Duadji menyoroti langkah Liga Akbar alias Gaga yang mencabut BAP kasus pembunuhan Vina dan Eky di Cirebon 2016.

Dia menilai, ada efek besar yang akan terjadi ketika Liga Akbar yang disebut sebagai saksi kunci mencabut sebagian keterangannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, tersangka Pegi Setiawan alias Perong sangat diuntungkan terkait langkah saksi Liga Akbar.

"Pertama untuk yang sedang disidik sekarang yaitu tersangka Pegi ini sangat menguntungkan bagi dia. Artinya peristiwa yang terjadi 2016 itu sangat kecil akan menyangkut nama Pegi yang sekarang ditahan," ujar Susno Duadji kepada tvOne dilansir, Kamis (6/6/2024).

Selanjutnya, Susno Duadji menyoroti alasan Liga Akbar yang mencabut BAP tersebut lantaran adanya paksaan dari penyidik kepolisian.

Menurutnya, terdapat celah hukum yang sangat terbuka akibat keterangan saksi di persidangan tidak sesuai fakta sebemarnya.

"Kedua, kalau benar bisa dibuktikan apa yang dikatakan oleh Liga Akbar bahwa dulu penyidikan ini mengarah kepada keterangan seperti yang disampaikan oleh saksi yang jelas berbohong, maka pada persidangan itu jelas skenario kasus itu bukan berdasarkan kejadian sebenarnya," kata dia.

"Catatan ya. Catatannya kalau benar yang disampaikan ini, sidang pengadilan tingkat pertama dan sidang pengadilan tingkat banding dan sidang pengadilan kasasi itu menyidangkan skenario rekayasa," tegasnya.

Oleh karena itu, Susno menilai kondisi tersebut bisa dimanfaatkan para pengacara tujuh terpidana, satu mantan narapidana, dan tersangka Pegi Setiawan untuk kembali mendapatkan haknya.

Dia menyoroti dunia peradilan di Indonesia tidak berjalan dengan baik jika keterangan saksi Liga Akbar bisa dibuktikan kebenarannya. Lalu, penetapan tersangka Pegi Setiawan jika tidak berdasarkan alat bukti.

"Ini penting untuk dunia peradilan di Indonesia seandainya apa yang dikatakan Liga Akbar itu benar seandainya. Sekali lagi saya katakan seandainya ini agar orang-orang yang mencintai hukum di Indonesia ini catatan bahwa hukum di negara kita ini praktisnya tidak sedang baik-baik saja," ucapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, Susno merasa khawatir terhadap tujuh terpidana yang saat ini menjalani masa hukuman seumur hidup ternyata bukan pelaku sebenarnya.

"Sangat menyedihkan kalau perkara bisa direkayasa seperti itu lihat nasib tujuh orang masih mendekam dalam penjara menunggu mati di dalam penjara karena sumur hidup," tukasnya.(lgn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mauricio Souza Minta Para Pemain Jaga Emosi Demi Tak Rugikan Persija Jakarta saat Hadapi Persebaya Surabaya

Mauricio Souza Minta Para Pemain Jaga Emosi Demi Tak Rugikan Persija Jakarta saat Hadapi Persebaya Surabaya

Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, memberikan khusus kepada para pemain Macan Kemayoran.
Hasil Kejuaraan Asia 2026: Fajar/Fikri Melesat ke Semifinal Usai Sikat Ganda Taiwan

Hasil Kejuaraan Asia 2026: Fajar/Fikri Melesat ke Semifinal Usai Sikat Ganda Taiwan

Pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri melesat ke semifinal Kejuaraan Asia 2026
Kunjungi Provinsi Sulut, Mendagri Bersama Menteri PKP dan Kepala BPS Tinjau Program Perumahan Rakyat di Minahasa

Kunjungi Provinsi Sulut, Mendagri Bersama Menteri PKP dan Kepala BPS Tinjau Program Perumahan Rakyat di Minahasa

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait serta Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia Adininggar Widyasanti meninjau progres realisasi sejumlah program perumahan rakyat di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).
Dinilai Lakukan Penghasutan, Saiful Mujani Dilaporkan ke Polda Metro Jaya

Dinilai Lakukan Penghasutan, Saiful Mujani Dilaporkan ke Polda Metro Jaya

Seruan menjatuhkan Presiden RI, Prabowo Subianto dari jabatannya yang disampaikan pengamat politik, Saiful Mujani berbuntut laporan polisi.
Polda Metro Tegaskan Tak Terapkan WFH Setiap Jumat: Pelayanan Tetap Berjalan

Polda Metro Tegaskan Tak Terapkan WFH Setiap Jumat: Pelayanan Tetap Berjalan

Polda Metro Jaya buka suara soal adanya kebijakan dari pemerintah untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) mengenai penerapan kerja dari rumah atau WFH setiap Jumat.
Diguyur Rp10 Juta oleh Dedi Mulyadi Imbas Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung, Nina Saleha akan Gunakan untuk Akikah

Diguyur Rp10 Juta oleh Dedi Mulyadi Imbas Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung, Nina Saleha akan Gunakan untuk Akikah

Nina Saleha, ibu bayi nyaris tertukar di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung akan menggunakan uang bantuan Rp10 juta dari Dedi Mulyadi (KDM) untuk akikah.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April yang akan menyajikan dua laga dari sektor putri dan putra pada hari kedua seri Solo.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Selengkapnya

Viral