News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kasus Vina Cirebon Dinilai Belum Temukan Titik Terang, Pengamat Bilang 7 Tersangka Tak Seharusnya Dihukum Seumur Hidup, Ternyata…

Pakar menilai kasus Vina Cirebon belum menemukan titik terang. Penetapan 7 tersangka juga seharusnya tidak dihukum mati. Seperti apa penjelasannya? Simak.
Sabtu, 8 Juni 2024 - 17:40 WIB
Kasus Vina Cirebon
Sumber :
  • YouTube

tvOnenews.com - Kasus pembunuhan Vina Cirebon hingga saat ini dinilai belum memuaskan dan belum ada titik terang yang jelas.

Salah satu pengamat kepolisian, Bambang Rukminto bahkan menilai ada beberapa kejanggalan dari langkah yang diambil oleh pihak kepolisian saat menetapkan tersangka kasus Vina.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam wawancara pada program acara Apa Kabar Indonesia Pagi, tvOne, Bambang melihat kejanggalan sejak pencabutan BAP dan dihapusnya 3 DPO.

“Saya melihat dengan kemarin ada yang mencabut BAP terus kemudian tiga DPO tidak dikejar dengan alasan ada pencabutan itu artinya kepolisian memang mengandalkan kesaksian,” kata Bambang Rukminto.

Menurut Bambang, seharusnya pihak kepolisian tidak hanya mengandalkan keterangan para saksi untuk menentukan tersangka.

“Seharusnya penyelidikan itu harus berdasarkan saintifik yang bisa dipertanggungjawabkan,” ungkapnya.

“Kalau tidak ada ya jangan dipaksakan. Harusnya forensik, olah TKP di awal terus kemudian otopsi itu sangat penting sekali,” sambungnya.

Kasus pembunuhan Vina dan Eky ini dinilai bias lantaran penetapan tersangka hanya berdasarkan kesaksian.

Akan semakin diperparah jika hasil penyelidikan sudah diterima oleh Hakim dan Jaksa tanpa peradilan.

“Menjadi lebih parah lagi ketika hasil penyelidikan itu sudah diserahkan Kejaksaan sama Hakimnya juga nerima-nerima saja,” ujar Bambang.

Perihal adanya DPO yang dihilangkan, Hakim seharusnya bisa memutuskan bahwa perkara tidak bisa dilanjutkan.

“Saya melihatnya seperti itu, jadi sebenarnya kalau misal komprehensif artinya tidak akan sebias ini. Pada saat itu benar sudah selesai,” terangnya.

Selain itu, penetapan tersangka juga bisa dilihat sejak 8 tahun lalu melalui sperma yang ditemukan di jenazah Vina. Hal ini bisa ditelusuri sebagai jejak kekerasan seksual atau bukan.

Perihal penetapan tersangka, harus dibuktikan lebih lanjut melalui BAP hingga olah TKP.

“Bukti-bukti lain misalnya ketika ada penusukan, siapa yang menusuk? Memang menusuk bareng-bareng? Apakah 8 orang itu memperkosa bareng-bareng?” kata Bambang.

“Makanya ketika ada vonis 7 orang itu seumur hidup, ini jelas tidak sesuai dengan teori keadilan ya asas retributif,” pungkasnya.

Oleh sebab itu, Propam dibutuhkan untuk mengatasi kasus ini agar mengawasi Polda Jabar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Propam nantinya akan menilai mana yang bisa dilakukan, apa yang seharusnya tidak dilakukan oleh anggota penyidik setempat.

(adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Detik-Detik Penganiayaan ABK di Kapal Cumi Terbongkar, Pengurus Kapal Sempat Hubungi Ibu Korban hingga Disiksa Jika Tak Capai Target

Detik-Detik Penganiayaan ABK di Kapal Cumi Terbongkar, Pengurus Kapal Sempat Hubungi Ibu Korban hingga Disiksa Jika Tak Capai Target

Polres Pelabuhan Tanjung Priok mengungkap detik-detik terbongkarnya aksi kekerasan yang diduga dialami sejumlah ABK di kapal cumi yang viral beberapa waktu lalu.
Tolak Lawan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, India Ketiban Sial dan Dipermalukan Brasil di Kandang Sendiri

Tolak Lawan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, India Ketiban Sial dan Dipermalukan Brasil di Kandang Sendiri

India menelan pil pahit setelah memilih laga melawan Brasil ketimbang tampil di FIFA ASEAN Cup 2026. Di laga tersebut, skuad The Blue Tigers alami kalah telak.
Curhat ke Suami, Megawati Hangestri Terenyuh dengan Kebaikan Sopir Taksi di Korea Selatan

Curhat ke Suami, Megawati Hangestri Terenyuh dengan Kebaikan Sopir Taksi di Korea Selatan

Ditunggu hingga dapat tumpangan gratis dari sopir taksi di Korea Selatan, Megawati Hangestri ceritakan kebaikan itu kepada suaminya Dio Novandra lewat telepon.
Fakta-Fakta Siswa Kelas 2 SD di Pemalang Meninggal Dunia Diduga Jadi Korban Bullying Kakak Kelas: Sempat Tunjukkan Pelaku Lewat Foto

Fakta-Fakta Siswa Kelas 2 SD di Pemalang Meninggal Dunia Diduga Jadi Korban Bullying Kakak Kelas: Sempat Tunjukkan Pelaku Lewat Foto

Inilah fakta-fakta siswa kelas 2 SD di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, meninggal dunia diduga menjadi korban bullying kakak kelasnya.
Timnas Vietnam Ketiban Sial Jelang Hadapi Malaysia di Perebutan Tempat Ketiga FIFA ASEAN Cup 2026, 3 Pemain Terancam Absen

Timnas Vietnam Ketiban Sial Jelang Hadapi Malaysia di Perebutan Tempat Ketiga FIFA ASEAN Cup 2026, 3 Pemain Terancam Absen

Timnas Vietnam ketiban sial menjelang duel kontra Malaysia dalam perebutan tempat ketiga di FIFA ASEAN Cup 2026. Sebanyak tiga pemain terancam absen.
PSMS Medan Hajar Persikad Depok 4-0, Puncaki Klasemen Grup A

PSMS Medan Hajar Persikad Depok 4-0, Puncaki Klasemen Grup A

Tambahan tiga poin membuat PSMS Medan mengoleksi 10 poin dari tiga kemenangan dan sekali imbang. Hasil tersebut sekaligus membawa PSMS memuncaki klasemen sementara Grup A Pegadaian Championship 2026/2027.

Trending

Hillstate Gelar Uji Tanding Lawan Pink Spiders, Duet Megawati Hangestri dan Jordan Wilson Langsung Turun

Hillstate Gelar Uji Tanding Lawan Pink Spiders, Duet Megawati Hangestri dan Jordan Wilson Langsung Turun

Dalam laga uji coba tertutup antara Hyundai Hillstate vs Pink Spider akhir pekan ini, duet Megawati Hangestri dan Jordan Wilson langsung diturunkan bersamaan.
Digerebek Polisi saat Pesta Narkoba, Pria Ini Mengaku Mantan Pemain Sepak Bola Liga Indonesia

Digerebek Polisi saat Pesta Narkoba, Pria Ini Mengaku Mantan Pemain Sepak Bola Liga Indonesia

Satu dari tiga orang tersangka pesta narkoba di Petojo, Jakarta Pusat mengaku kepada polisi kalau dirinya mantan pesepakbola liga Indonesia yakni Persija..
Bung Towel Minta FIFA Tak Tugaskan Wasit Korea Selatan untuk Pimpin Final FIFA ASEAN Cup 2026 Antara Timnas Indonesia Vs Thailand

Bung Towel Minta FIFA Tak Tugaskan Wasit Korea Selatan untuk Pimpin Final FIFA ASEAN Cup 2026 Antara Timnas Indonesia Vs Thailand

Timnas Indonesia akan menjamu Thailand di babak final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (5/10/2026). 
Prakiraan Cuaca 4 Oktober 2026, BMKG Sebut Jakarta Berpotensi Hujan Ringan dan Wilayah Sekitarnya

Prakiraan Cuaca 4 Oktober 2026, BMKG Sebut Jakarta Berpotensi Hujan Ringan dan Wilayah Sekitarnya

Badan Meteorologi, Klimatologi, danGeofisika (BMKG) memprakirakan cuaca hari ini beragam, karena transisi dan pengaruh El Nino. Berikut prakiraan cuaca hari ini
Komentar Media Italia soal Kemenangan 9-2 Timnas Indonesia, Bawa-bawa Tragedi Kanjuruhan

Komentar Media Italia soal Kemenangan 9-2 Timnas Indonesia, Bawa-bawa Tragedi Kanjuruhan

Keberhasilan fantastis Timnas Indonesia menembus partai final FIFA ASEAN Cup 2026 usai membantai Bangladesh 9-2 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) meny-
Media Belanda Soroti Mitchell Baker usai Cetak Pancagol untuk Timnas Indonesia di Laga Kontra Bangladesh

Media Belanda Soroti Mitchell Baker usai Cetak Pancagol untuk Timnas Indonesia di Laga Kontra Bangladesh

Media Belanda menyoroti performa Mitchell Baker untuk Timnas Indonesia di laga kontra Bangladesh. Sang striker berusia 19 tahun mencetak pancagol alias lima gol di laga itu.
Elkan Baggott hingga Mitchell Baker Bikin Pelatih Thailand Ketar-ketir, Anthony Hudson Akui Was-was Lihat Skuad Timnas Indonesia Jelang Final

Elkan Baggott hingga Mitchell Baker Bikin Pelatih Thailand Ketar-ketir, Anthony Hudson Akui Was-was Lihat Skuad Timnas Indonesia Jelang Final

Pelatih Timnas Thailand Anthony Hudson mulai memetakan kekuatan Timnas Indonesia jelang final FIFA ASEAN Cup 2026 yang berlangsung Senin (5/10/2026) di GBK.
Selengkapnya

Viral