GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kesaksian Iptu Rudiana & Suroto soal Kasus Vina Berbeda, Pakar Psikolog Forensik: Saya Khawatir

Laporan kesaksian Iptu Rudiana dan Suroto soal lokasi tewasnya Eki dan Vina berbeda. Sontak, hal ini menuai sorotan dan komentar dari Pakar Psikologi Forensik
Sabtu, 8 Juni 2024 - 18:04 WIB
Kesaksian Iptu Rudiana & Suroto soal Lokasi Tewasnya Vina Berbeda, Pakar Psikolog Forensik: Saya Khawatir
Sumber :
  • tim tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Laporan kesaksian Iptu Rudiana dan Suroto soal lokasi tewasnya Eki dan Vina pada 27 Agustus 2016 berbeda.

Sontak, hal ini menuai sorotan dan komentar dari beberapa kalangan publik. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satunya, Pakar Psikologi Forensik, Reza Indragiri Amriel, yang menyebutkan, dirinya sudah mencatat adanya tiga kelemahan dalam kasus itu, dan dapat diuji dengan scientific.

Pertama, kata dia, soal validita keterangan tersangka. Kemudian, soal saksi, apakah pengakuannya palsu?

"Ada kemungkinan seperti itu," ujar Reza Indragiri seperti yang dikutip dari youtube Official iNews, Sabtu (8/6/2024).

Lanjutnya mengatakan, apakah ada orang yang memberikan keterangan palsu, karena ada tekanan pihak eksternal.

Kemudian, dia pun ungkapkan, dua pertanyaan mengenai laporan Iptu Rudiana terkait kasus Vina Cirebon. 

"Dalam laproan itu sebelum autopsi, Rudiana sudah melaporkan penusukan dengan samurai dilakukan kepada kedua korban," ujar Reza.

Lalu pertanyaan kedua, kata Reza, Rudiana melaporkan kedua meninggal di TKP Jembatan Talun.

Hal ini kata dia begitu berbeda dari keterangan Suroto (50) orang pertama yang menolong Eki dan Vina.

Sementara, kata dia, Mandor Desa Kecomberan, Kabupaten Cirebon itu menuturkan Eki telah meninggal di lokasi kejadian.

Sedangkan Vina meninggal di Rumah Sakit Daerah Gunung Jati Cirebon.

Nah, menurutnya, laporan Rudiana hanya bisa dikeluarkan otoritas terkait setelah dilakukan autopsi kedua korban.

"Saya khawatir betul laporan Rudiana ke pihak kepolisian berangkat dari keterangan orang yang mengaku-ngaku sebagai saksi," ujar Reza.

Selain itu, ia juga mengkritisi kesaksian Aep yang mengaku melihat Pegi Setiawan melakukan pelemparan kepada Eki dan Vina.

"Saya berdiri di tempat sama sungguh-sungguh musykil orang dari jarak sekian ratus meter dalam kegelapan malam bisa menyaksikan secara jernih apa yang dilakukan oleh siapa pada saat itu," ungkap Reza.

Lanjutnya, Aep merasa takut ingin segera menjauhkan diri dari lokasi tersebut.

Reza lalu mengingatkan efek senjata. Di mana saat seseorang menyaksikan peristiwa mencekam, ada kekerasan dan penganiayaan, maka konsentrasi otak hanya satu hal, yakni menyelematkan diri.

"Lantas pertanyaan bagaimana, seluar biasa apakah dia dalam kondisi takut luar biasa dia melihat secara jernih siapa yang melakukan apa. Kongkritnya Pegi melakukan pelemparan," ungkap Reza.

Bahkan dia mengkhawtirkan kesaksian Aep itu malah dipakai Iptu Rudiana untuk membuat laporan di kepolisian.

"Saya was-wasa betul saksi yang saya pertanyakan kredibilitasnya justru dipakai Rudiana buat laporan di kepolisian," pungkasnya.

"Semakin kuat posisi saya jangan terlalu memforsir diri untuk membongkar keterangan tersangka dan dari saksi," lanjutnya. 

Di sisi lain, ia juga mempertanyakan apakah benar terjadi pembunuhan pemerkosaan dalam kasus itu.

"Bukan fokus siapa yang melakukan pembunuhan dan pemerkosaan tidak tapi justru benarkan terjadi pembunuhan dan pemerkosaan," ujarnya.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, Aep mengaku sempat bertemu dengan ayah dari Eky. Di situ Ayah dari Eky bertanya informasi kepadanya.

"Dia menanyakan apakah kamu tau semalem ada kejadian ribut-ribut di sini? Saya spontan bilang ya saya tahu pak. Terus kamu tau pelaku-pelakunya? Ya saya tau pak. Biasa nongkrong di mana? Itu pak di depan. Sudah begitu dia kasih nomor GP ke saya langsung dia bilang kabari saya ya kalau anak-anaknya pada nongkrong," cerita Aep. 

Dia pun langsung memberi kabar kepada ayah Eky ketika melihat sekelompok remaja itu nongkrong sekitar pukul 17.00 WIB.

Tak lama beri kabar, kepolisian langsung datang dan dia melihat langsung proses penangkapannya.

"Tau, (lokasi penangkapan) ya di depan bengkel saya di tempat tongkrongan itu," kata Aep.

- Pengakuan Suroto soal Kasus Vina Cirebon

Sementara, menurut cerita saksi lainnya, Suroto mengatakan, saat dirinya menjadi orang yang pertama menolong Eki dan Vina.

Bahkan dia akui, dirinya gemetar saat mendengar rintihan minta tolong Vina Dewi Arsita yang tergeletak di Fly Over Talun pada Sabtu 27 Agustus 2016.

"Saya sampai enggak tega sampai gemetar sampai kayak gini kecelakaan," ungkap Suroto.

Tak hanya itu, ia akui dirinya sudah dua kali menjadi saksi dalam persidangan kasus pembunuhan Vina Cirebon di Pengadilan Negeri Cirebon.

Ia lalu menceritakan saat Vina meminta tolong dengan menggerakkan tangan kanannya ke atas.

Awalnya, Suroto menolong Eki terlebih dahulu. Ia menduga kekasih Vina itu telah meninggal saat ditemukan.

"Vina minta tolong, Aku bilang sabar lagi manggil mobil," cerita Suroto.

Tak hanya itu saja, ia juga memperagakan cara dia menolong Vina. Saat itu, Vina terlentang di jalanan.

Kemudian, Suroto mengangkat kepala Vina dan dipapanya. Kondisi Vina terluka parah.

"Kaki luka, apa kena sobekan besi, luka parah tangan kiri kalau enggak salah. Wajah memar semua. Tangan kayak kena bacokan, banyak mengeluarkan darah. Karena hujan lebat darah mengalir," cerita Suroto.

Bahkan ironisnya, kata dia, celana dalam Vina melorot saat itu. Ia lalu menggunakan jaket putih biru berlambang XTC untuk menutupi kemaluan korban.

"Saya betulin celana dalam si Vina. Celana dalam melorot tidak semestinya kayak kita pada umumnya. Asal saya naikin, saya tutupin pakai jaket," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Suroto menuturkan kondisi lalu linta saat itu ramai orang pulang kerja. Namun mereka tidak berani menolongnya.

"Saya sendiri yang pertama menyentuh enggak lama kemudian polisi. Saya tahunya kecelakaan lalu lintas," kata Suroto. (aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Petenis Indonesia Janice Tjen Tersingkir di Babak Pertama French Open 2026

Petenis Indonesia Janice Tjen Tersingkir di Babak Pertama French Open 2026

Petenis Indonesia, Janice Tjen dipaksa gigit jari karena langsung tersingkir di babak pertama French Open 2026.
Berlangsung Khusyuk, Haul ke-12 KH Abdurrochim Syadzily Jadi Momen Perkuat Persatuan dan Perdamaian Umat

Berlangsung Khusyuk, Haul ke-12 KH Abdurrochim Syadzily Jadi Momen Perkuat Persatuan dan Perdamaian Umat

Selain menjadi wadah zikir dan pertemuan rohani, haul KH Abdurrochim Syadzily dijadikan momentum penting bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.
DPR Tepis Isu Perpanjangan Usia Pensiun Polisi Demi Kepentingan Kapolri

DPR Tepis Isu Perpanjangan Usia Pensiun Polisi Demi Kepentingan Kapolri

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad membantah wacana perpanjangan batas usia pensiun anggota Polri dibuat untuk memperpanjang masa jabatan Kapolri.
Kerja Nyata Berbuah Manis, Gubernur Sherly Tjoanda Sabet Dua Gelar Terbaik Sekaligus dari Kemendagri

Kerja Nyata Berbuah Manis, Gubernur Sherly Tjoanda Sabet Dua Gelar Terbaik Sekaligus dari Kemendagri

Gubernur Sherly Tjoanda, kembali mencuri perhatian setelah meraih prestasi membanggakan di tingkat nasional. Ia membawa Maluku Utara raih dua gelar sekaligus.
Media Thailand Bocorkan Piala Presiden Bakal Makin Gila, Persib Bandung Diadu dengan 3 Raja Liga ASEAN?

Media Thailand Bocorkan Piala Presiden Bakal Makin Gila, Persib Bandung Diadu dengan 3 Raja Liga ASEAN?

Media Thailand membocorkan Port FC bersiap mempertahankan gelar Piala Presiden. Persib, JDT, dan Lion City disebut masuk radar turnamen pramusim elite ASEAN.
Marc Marquez Siap Tampil di MotoGP Italia 2026 Usai Absen Pasca Cedera

Marc Marquez Siap Tampil di MotoGP Italia 2026 Usai Absen Pasca Cedera

Pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez dikabarkan siap kembali unjuk gigi di MotoGP Italia 2026.

Trending

Jadwal Lengkap AVC Womens's Cup 2026: Tanpa Megawati Hangestri, Timnas Voli Putri Indonesia Siap Unjuk Gigi

Jadwal Lengkap AVC Womens's Cup 2026: Tanpa Megawati Hangestri, Timnas Voli Putri Indonesia Siap Unjuk Gigi

Jadwal lengkap AVC Womens's Cup 2026, di mana Timnas Voli Putri Indonesia siap unjuk gigi meski tak diperkuat oleh Megawati Hangestri.
Megawati Hangestri Berpotensi Reuni dengan Lee So-young, Sahabat Megatron Resmi Jadi Pemain Bebas di Liga Voli Korea

Megawati Hangestri Berpotensi Reuni dengan Lee So-young, Sahabat Megatron Resmi Jadi Pemain Bebas di Liga Voli Korea

Lee So-young bisa saja kembali reuni dengan Megawati Hangestri, karena outside hitter berusia 31 tahun itu kini resmi menjadi pemain bebas di Liga Voli Korea.
Viral, Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul, Sultan HB X Lontarkan Komentar Menohok

Viral, Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul, Sultan HB X Lontarkan Komentar Menohok

Viral di medsos soal narasi adanya pembubaran ibadah di salah satu gereja di Sewon Bantul oleh sekelompok orang. Sontak, hal itu membuat Sultan HB X berkomentar
Jordan Wilson Cadangan, Pelatih Hyundai Hillstate Ungkap Ingin Pasangkan Megawati Hangestri dengan Pevoli Asing Lain

Jordan Wilson Cadangan, Pelatih Hyundai Hillstate Ungkap Ingin Pasangkan Megawati Hangestri dengan Pevoli Asing Lain

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung mengatakan bahwa Jordan Wilson sebenarnya bukan target utama untuk dipasangkan dengan Megawati Hangestri selain Vanja Bukilic.
Hotman Paris Kritik Keras Pernyataan Pigai soal Begal Tak Boleh Ditembak: Mikir, Apa Cocok Jadi Menteri HAM?

Hotman Paris Kritik Keras Pernyataan Pigai soal Begal Tak Boleh Ditembak: Mikir, Apa Cocok Jadi Menteri HAM?

Pernyataan Menteri HAM Natalius Pigai terkait begal tidak boleh ditembak mati di tempat. Ternyata mencuri perhatian dan menuai kritik dari Hotman Paris di media
Viral! Pria WNA Diduga Tewas Usai Dipukul Botol oleh Selebgram di Blok M, Ini Kata Polisi

Viral! Pria WNA Diduga Tewas Usai Dipukul Botol oleh Selebgram di Blok M, Ini Kata Polisi

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan pria yang merupakan WNA diduga tewas usai dipukul botol oleh seorang selebgram di kawasan Blok M.
Ratu Volinya Indonesia, Megawati Hangestri Dapat Pujian Setinggi Langit dari Media Korea

Ratu Volinya Indonesia, Megawati Hangestri Dapat Pujian Setinggi Langit dari Media Korea

Media Korea memberi pujian besar kepada Megawati Hangestri usai resmi comeback ke V-League bersama Hyundai E&C. Mega bahkan dapat julukan ini.
Selengkapnya

Viral