News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polda Jabar Ingatkan Orang Tua Pegi Setiawan Jika Keberatan Lakukan Tes Psikologi soal Kasus Vina, Begini Peringatannya

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan pihak keluarga Pegi Setiawan dan satu saksi akan segera menjalani pemeriksaan psikologi forensik.
Senin, 10 Juni 2024 - 23:00 WIB
Polda Jabar Ingatkan Orang Tua Pegi Setiawan Jika Keberatan Lakukan Tes Psikologi soal Kasus Vina, Begini Peringatannya
Sumber :
  • Tim tvOne/Ilham Ariyansyah

Bandung, tvOnenews.com - Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan pihak keluarga Pegi Setiawan dan satu saksi akan segera diperiksa tes psikologi forensik oleh penyidik Direktorat Kriminal Umum (Ditkrimum) Polda Jabar.

Sebelumnya, tersangka Pegi Setiawan telah mengikuti rangkaian tes psikologis dengan metode menulis, menggambar dan intelegensi hingga Afeksi pada Sabtu dan Minggu kemarin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi, saya jelaskan terkait dengan pemeriksaan psikologi forensik khususnya yang sudah dilakukan oleh tim psikologi sejauh ini penyidik Dirkrimum Polds Jabar masih terus melakukan upaya-upaya dengan melakukan pemeriksaan psikologi forensik terhadap saksi pihak keluarga tersangka Pegi ataupun pihak lain," kata Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Jules Abraham Abast di Mapolda Jabar, Senin (10/6/2024).

Namun, Jules Abraham belum bisa memastikan secara pasti kapan akan dilakukan pemanggilan tes psikologi terhadap kedua orang tua Pegi dan 1 saksi lain.

Ia mengatakan waktu perkembangan kasus pembunuhan ini masih tetap bergulir dilakukan penyidikan oleh Polda Jabar. 

"Tentunya juga terhadap pihak keluarga tersangka PS ataupun pihak lain tentu ini masih bergulir masih perlu waktu masih proses dan pemeriksaan ini tentu tergantung dari kebutuhan proses penyidikan yang sedang ditangani oleh teman-teman penyidik," kata dia.

Ia juga mengatakan Jika pihak keluarga merasa keberatan dengan dilakukannya tes psikologi forensik tersebut nanti akan menjadi penilaian pihak ahli psikolog.

"Dalam prosesnya kami butuh waktu dan apabila ada pihak yang keberatan tentu akan menjadi penilaian tersendiri dari tim Psikologi dan tidak bisa kami yang menentukan apakah boleh atau tidak, karena ini tergantung dari ahli psikologi yang sedang melakukan pemeriksaan," ujarnya.

Polda Jawa Barat mengungkap perkembangan kasus pembunuhan Vina dan Eky di Cirebon 2016 silam, seusai pemeriksaan psikologi forensik tersangka Pegi Setiawan.

Pemeriksaan saksi kasus Vina

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Jules Abraham menuturkan pihaknya telah memeriksa sebanyak lebih kurang 68 saksi terkait kasus tersebut.

"Kami menerima tim Kompolnas dan Komnas HAM sebagai pengawas eksternal di luar Polri yang turut mengawasi kasus Vina. Penyidik telah meemriksa terhadap lebih kurang 68 saksi dan meminta bantuan beberapa ahli," ujar Kombes Jules di Polda Jabar, Senin (10/6/2024) malam.

Kombes Jules menjelaskan pihaknya telah membuka layanan informasi tambahan terkait pengungkapan kasus pembunuhan Vina dan Eky.

Selain itu, dia meminta masyarakat agar tidak terpengaruh terkait informasi liar yang beredar di media sosial.

Dia mengingatkan agar menghormati keluarga korban yang masih mengalami trauma akibat kasus tersebut.

"Polda Jabar telah membuka nomor Hotline 0822 1112 4007 untuk menerima informasi terkait penangan kasus pembunuhan Eky dan Vina. Kami sangat berterima kasih dan menerima apabila ada tambahan informasi, terkait kasus ini," jelasnya.

Kombes Jules menuturkan pemeriksaan psikologi forensik terhadap tersangka Pegi Setiawan belum bisa diungkap ke publik.

Dia menekankan bahwa hasil tersebut bakal diungkap oleh ahli psikologi forensik.

"Saya jelaskan pemeriksaan psikologi forensik sejauh ini kami dari khususnya penyidik masih terus melakukan upaya-upaya dengan melakukan pemeriksaan psikologi terhadap saksi, dan keluarga tersanga PS, dan pihak lain. Kami masih bergulir, butuh proses," jelasnya.

Dia menerangkan bahwa penyidik Ditreskrimum Polda Jabar juga akan melakukan pemeriksaan psikologi terhadap saksi terkait kasus tersebut.

Menurutnya, hal itu mengikuti perkembangan penyidikan dan dibutuhkan untuk melengkapi alat bukti.

"Pemeriksaan akan berkembang tergantung dari kebutuhan, ke depan juga kurang lebih masih ada tiga saksi yang akan kita lakukan pemeriksaan psikologi," imbuhnya.

Sebelumnya, Pegi Setiawan akhirnya menjalani pemeriksaan psikologi yang dilakukan penyidik Polda Jabar.

Salah satu kuasa hukum Pegi Setiawan, Toni RM mengaku pihaknya tidak membatasi penyidik dalam melakukan tes apa pun kepada kliennya.

Namun, dia mengingatkan jika Pegi Setiawan berkata apa adanya selama proses penyidikam, yang mana tidak melakukan tindak pidana.

Menurut dia, jika tidak terbukti seusai menjalani beragam tes tersebut, Pegi Setiawan mesti dibebaskan demi hukum.

"Ingat. Kalau memang sudah mendapatkan keyakinan bahwa Pegi setiawan tidak bersalah dan bukan pelaku, harus legawa juga Polri atau Polda Jawa Barat," kata Toni di Polda Jabar, Minggu (9/6/2024).

Toni menjelaskan bahwa alasan penyidik Polda Jabar melakukan tes psikologi kepada Pegi Setiawan, lantaran kliennya tersenut tetap konsisten terhadap berita acara pemeriksaan (BAP).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam BAP tersebut, Pegi Setiawan tetap berkeyakinan tidak melakukan tindakan pembunuhan dan perkosaan terhadap Vina.

"Pegi Setiawan ini kan bukan pelaku tidak melakukan ya. Jadi, Pegi Setiawan ini konsisten dalam BAP-nya itu menjawab memang tidak melakukan," jelasnya.(iah/lgn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Top Skor Pertandingan Grand Final Proliga 2026, Putri: Duo Megawati Hangestri dan Irina Voronkova Tak Terbendung!

Top Skor Pertandingan Grand Final Proliga 2026, Putri: Duo Megawati Hangestri dan Irina Voronkova Tak Terbendung!

Top Skor Pertandingan Grand Final Proliga 2026 laga kedua dari sektor putri yang kembali mempertemukan Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska Plus Indonesia
KPK Soroti Lemahnya Penegakan Hukum atas Pelanggaran Pemilu, Potensi Suap Jadi Alarm Keras

KPK Soroti Lemahnya Penegakan Hukum atas Pelanggaran Pemilu, Potensi Suap Jadi Alarm Keras

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa penegakan hukum atas pelanggaran yang terjadi dalam penyelenggaraan Pemilu masih lemah dan belum optimal.
Kadis LH Ditetapkan Tersangka Kasus Longsor Sampah TPST Bantar Gebang, DPRD: Tidak Boleh Berhenti di Proses Hukum

Kadis LH Ditetapkan Tersangka Kasus Longsor Sampah TPST Bantar Gebang, DPRD: Tidak Boleh Berhenti di Proses Hukum

Anggota DPRD DKI Jakarta, Josephine Simanjuntak merespons kelanjutan longsor sampah di TPST Bantar Gebang, yang saat ini sudah ke tahap penetapan tersangka.
Eks Pelatih Timnas Putri Indonesia Bawa Al Nassr Juara Liga Arab Saudi

Eks Pelatih Timnas Putri Indonesia Bawa Al Nassr Juara Liga Arab Saudi

Rudy Eka Priyambada, eks pelatih Timnas Putri Indonesia, bawa Al Nassr Putri juara Saudi Women's Premier League 2025-2026 untuk keempat kalinya secara beruntun.
Bung Ropan Mulai Curiga, Jangan-jangan John Herdman akan Panggil Striker Ini Debut di Timnas Indonesia saat AFF 2026

Bung Ropan Mulai Curiga, Jangan-jangan John Herdman akan Panggil Striker Ini Debut di Timnas Indonesia saat AFF 2026

Bung Ropan mulai mencurigai John Herdman akan memanggil striker ini ke Timnas Indonesia. Jika benar, maka akan menjadi debut bagi striker tersebut di Timnas.
Tak Cuma Dean Zandbergen, VVV-Venlo Punya 1 Lagi Pemain Keturunan yang Siap Bela Timnas Indonesia: Garuda OWT Dapat Professor Baru

Tak Cuma Dean Zandbergen, VVV-Venlo Punya 1 Lagi Pemain Keturunan yang Siap Bela Timnas Indonesia: Garuda OWT Dapat Professor Baru

VVV-Venlo ternyata tidak hanya memiliki Dean Zandbergen sebagai pemain keturunan. Klub Belanda itu juga punya satu nama lain buat jadi pilar Timnas Indonesia.

Trending

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi tak mau kalah dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait kegiatan pembersihan ikan sapu-sapu.
Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Harta kekayaan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi suka berbagi kepada warga. Permintaan Kang Dedi Mulyadi (KDM) sebelum Gedung Sate jadi lokasi perayaan Persib
Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Penggemar voli Indonesia ramai-ramai ajak alihkan dukungan ke Hillstate setelah Red Sparks tidak memilih Megawati Hangestri untuk isi kuota pemain Asia V-League
FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA siapkan aturan baru izinkan liga main satu laga di luar negeri per musim. Indonesia berpotensi hadirkan laga Liga Inggris hingga Serie A di Tanah Air.
John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

Kabar melegakan datang dari Slovakia untuk pecinta sepak bola tanah air. Gelandang andalan Timnas Indonesia Marselino Ferdinan akhirnya kembali mencicipi atmosf
Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Tersimpan kisah menarik mengenai keberanian I Neroverdi dalam berinvestasi di bursa transfer, terutama untuk mendatangkan bek andalan Timnas Indonesia Jay Idzes
Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Peluang Megawati Hangestri untuk reuni dengan Yeum Hye-seon di Red Sparks pada V League musim depan sudah tertutup.
Selengkapnya

Viral