GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Makin Terang Benderang! Liga Akbar Bongkar Percakapan Pertamanya dengan Ayah Eky di Rumah Sakit saat Malam Kasus Vina

Kasus pembunuhan Vina dan Eky yang terjadi pada tahun 2016 silam di Cirebon masih terus berlanjut dengan munculnya saksi-saksi mata disaat malam kejadian.
Senin, 17 Juni 2024 - 05:00 WIB
Kolase Liga Akbar dan Ayah Eky, Iptu Rudiana
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Kasus pembunuhan Vina dan Eky pada 2016 silam di Cirebon masih terus berlanjut dengan munculnya saksi mata di malam kejadian.

Salah satu saksi yang dimintai keterangannya di kasus kematian Vina dan Eky adalah Liga Akbar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Liga Akbar diketahui merupakan teman dekat dari Eky. Ia bahkan kini membongkar tentang fakta ayah Eky yaitu Iptu Rudiana.

Liga Akbar mengaku saat kasus Vina dan Eky terjadi, ia sempat ke rumah sakit setelah mengetahui temannya tewas.

Saat di rumah sakit, Liga Akbar mengatakan bertemu dengan Iptu Rudiana dan ditanyakan sesuatu.

"Saat bertemu Pak Rudiana di rumah sakit, dia bertanya apakah saya bersama Eki, saya menjawab 'Tidak Pak," ucap Liga Akbar kepada wartawan dikutip pada Senin (17/6/2024).

Liga Akbar mengatakan saat malam kejadian ia memang tidak bersama dengan Eky dan Vina.

"Saya di sana bersama teman saya, inisial R," lanjutnya.

Ia juga mengungkapkan posisinya saat di malam kejadian yang menewaskan Eky dan Vina.

Liga Akbar mengaku saat itu sedang berada di depan warung dekat SMAN 4.

Ia kemuduan mendapat kabar dari temannya T yang mengatakan bahwa Eky dan Vina kecelakaan dan meninggal.

"T mendapat info dari ketua XTC 4 Sumber, kelompok motor Eky melalui telepon. Ketua XTC itu mengabarkan bahwa Ekt meninggal dunia karena kecelakaan," bebernya.

Diberitakan sebelumnya, sosok ayah Eky, Iptu Rudiana semakin menjadi bahasan hangat setelah muncul dalam sebuah video yang menanggapi kasus Vina dan Eky belakangan ini.

Setelah muncul dalam video dan meminta netizen tidak mempersulit keadaan, Iptu Rudiana seolah ditelan bumi. Keberadaannya itu pun dicari-cari banyak pihak.

Bahkan ada yang mencurigai bahwa ayah Eky itu memiliki hal yang penting tentang kasus kematian Vina dan Eky 2016 lalu di Cirebon.

Baru-baru ini salah satu saksi yaitu Liga Akbar membongkar fakta tentang keterlibatan Iptu Rudiana dalam kesaksiannya di kasus pembunuhan Vina dan Eky 2016.

Liga Akbar mengaku dipaksa oleh ayah Eky untuk menjadi saksi di persidangan kasus tersebut. Hal itu ia ungkap dalam acara Rakyat Bersuara iNewsTV.

"Saya diminta jadi saksi oleh Pak Rudiana karena kedekatan saya dengan almarhum Eky. Saya saat itu tidak mau, tapi bingung mau bilang ke siapa karena gak ada yang percaya,” ujar Liga Akbar.

Karena paksaan Iptu Rudiana, Liga Akbar yang mengaku tak ada di lokasi kejadian pun akhirnya mau bersaksi.

Diketahui, Liga Akbar mengaku tidak ada di jembatan tempat pembunuhan Vina dan Eky. Ia mengatakan saat itu berada di warung sekitar SMA 4 yang jauh dari lokasi kejadian.

“Saya tiba-tiba dijemput di rumah. Saya sudah menolak beberapa kali tapi oleh pemeriksaan saat BAP dirangkaikan kesaksiannya,” ungkapnya.

Saat pemeriksaan, Liga Akbar mengatakan akhirnya memberikan kesaksian sesuai dengan BAP. Apalagi saat itu persidangan secara tertutup.

“Saya bingung banget di situ. Liga menyesali ini semua, menyesali betul kalau seandainya bisa berbalik, Liga akan mengatakan sesungguhnya apa pun yang terjadi,” tuturnya.

Diketahui, dalam tayangan Catatan Demokrasi tvOne pada Kamis (13/6/2024), pengacara Pegi yaitu Toni RM memgungkap motif sebenarnya kematian Vina dan Eky.

Sempat beredar bahwa motif kasus Vina dan Eky ini terjadi karena masalah asmara. Namun hal itu seolah disangkal oleh Toni RM.

"Disebutkan bahwa pada Sabtu 27 Agustus 2016 sekitar pukul 19.30 WIB mereka bersebelas ini berkumpul di warung Ibu Nining. Kemudian mereka minum-minuman keras ya sejenus ciu, kemudian pindah ke Jalan SMPN 11 Perjuangan," kata Toni RM.

"Disitu sambil minum-minum Ansi yang DPO itu mengatakan bahwa ada masalah dengan geng XTC dan meminta bantuan kepada geng motor moonraker untuk mencari kelompok geng motor XTC," sambungnya.

Toni RM menyebut, atas permintaan Andi itulah kesepuluh temannya kemudian mencari geng motor moonraker.

Saat di perjalanan, secara tiba-tiba mereka melihat Eky, Vina dan Liga Akbar melintas di hadapan mereka.

"Tiba-tiba lewatlah Muhammad Rizky atau Eky berboncengan dengan Vina dan Liga Akbar sendirian. Kemudian setelah dilempari, Liga Akbar ini menyelamatkan diri ya dalam dakwaan."

"Kemudian Muhammad Rizky berbocengan dengan Vina terus dikejar sampai terjadilah korban nyawa. Jadi ya motif ini kalau dilihat motifnya ya antar geng motor dari yang dipancing, yang dipicu oleh Andi," jelasnya.

Toni juga mengatakan bahwa alam putusan Andi juga disebutkan ikut menganiaya bahkan memperkosa Vina.

"Andi ikut menganiaya dan juga ikut menyetubuhi Vina lalu kemudian dihapus dari DPO Andi ini," lanjutnya.

Ditanya lebih jelas motif pembunuhan Vina dan Eky yang dihasut Andi, Toni RM menyebutkan hal itu tak tertuang jelas dalam surat dakwaan.

"Hanya dijelaskan bahwa Andi ini dirinta sedang ada masalah dengan geng motor XTC," ungkapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun Toni RM mengaku heran dengan adanya saksi-saksi baru yang memberikan keterangan, justru menjadi jalan cerita berubah.

Bahkan ia juga menyinggung pernyataan Liga Akbar yang mengaku tak mengebali wajah Rivaldi.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lebaran Tinggal Hitungan Hari, 2 iPhone Ini Dibanderol Tak Sampai Rp10 Juta

Lebaran Tinggal Hitungan Hari, 2 iPhone Ini Dibanderol Tak Sampai Rp10 Juta

Jelang Hari Raya Lebaran yang tinggal sebentar lagi, beberapa series iPhone keluaran lama ini bisa didapatkan calon pengguna dengan harga di bawah Rp10 juta.
Soal Pengisian Jabatan Kepala Desa, Sekretaris Komisi B DPRK Intan Jaya: Wajib Patuhi UU Desa

Soal Pengisian Jabatan Kepala Desa, Sekretaris Komisi B DPRK Intan Jaya: Wajib Patuhi UU Desa

Sekretaris Komisi B DPRK Intan Jaya, Aljono Bagau buka suara soal dinamika sosial-politik terkait pengisian jabatan kepala desa di wilayah Kabupaten Intan Jaya.
Kecam Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus, Ketua Serumpun Syarikat Islam: Tindakan Keji dan Tidak Berperikemanusiaan

Kecam Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus, Ketua Serumpun Syarikat Islam: Tindakan Keji dan Tidak Berperikemanusiaan

Ketua bidang Organisasi Serumpun Syarikat Islam, Muhammad Nur Ohoitenan mengecam aksi penyiraman air keras yang menimpa aktivis hak asasi manusia Andrie Yunus.
Menang Dramatis atas Wakil Thailand, Putri KW Siap Hadapi Nozomi Okuhara di Semifinal Swiss Open 2026

Menang Dramatis atas Wakil Thailand, Putri KW Siap Hadapi Nozomi Okuhara di Semifinal Swiss Open 2026

Putri KW menang straight game atas Pitchamon Opatniputh 21-18 dan 21-19 di babak perempat final Swiss Open 2026.
Jadwal Semifinal Swiss Open 2026 Malam Ini: Alwi Farhan Tantang Unggulan Pertama

Jadwal Semifinal Swiss Open 2026 Malam Ini: Alwi Farhan Tantang Unggulan Pertama

Alwi Farhan akan menghadapi Li Shi Feng di Semifinal Swiss Open 2026.
Heboh Bukber Mewah Ala Bollywood Dikritik Masyarakat, Sekda Sidoarjo Tegaskan Anggaran Bukan dari APBD

Heboh Bukber Mewah Ala Bollywood Dikritik Masyarakat, Sekda Sidoarjo Tegaskan Anggaran Bukan dari APBD

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sidoarjo Fenny Apridawati buka suara soal acara buka bersama (bukber) mewah Pemkab Sidoarjo dengan tema India Bollywood.

Trending

Alasan di Balik John Herdman Panggil Sebanyak 41 Pemain jelang FIFA Series 2026, Ini Penjelasan PSSI

Alasan di Balik John Herdman Panggil Sebanyak 41 Pemain jelang FIFA Series 2026, Ini Penjelasan PSSI

Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Arya Sinulingga menjelaskan alasan pelatih Timnas Indonesia John Herdman memanggil hingga 41 pemain untuk persiapan meng...
Soal Jersey Baru Timnas, John Herdman: Saya Tidak akan Memakainya

Soal Jersey Baru Timnas, John Herdman: Saya Tidak akan Memakainya

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman memberikan komentarnya terkait peluncuran jersey terbaru yang akan dikenakan skuad Garuda dalam waktu dekat. Pelatih asal
Terpopuler Timnas Indonesia: PSSI Siapkan Naturalisasi Baru, 18 Pemain Dipastikan Dicoret John Herdman untuk FIFA Series 2026, Ole Romeny Buka Suara

Terpopuler Timnas Indonesia: PSSI Siapkan Naturalisasi Baru, 18 Pemain Dipastikan Dicoret John Herdman untuk FIFA Series 2026, Ole Romeny Buka Suara

3 berita Timnas Indonesia populer: PSSI siapkan pemain naturalisasi baru, John Herdman bakal coret 18 pemain, hingga Ole Romeny klarifikasi rumor patah kaki.
Siasat Licik Ustaz SAM Lakukan Pelecehan Seksual kepada Santri Sesama Jenis, Tawarkan Beasiswa ke Luar Negeri

Siasat Licik Ustaz SAM Lakukan Pelecehan Seksual kepada Santri Sesama Jenis, Tawarkan Beasiswa ke Luar Negeri

Tim kuasa hukum para korban ungkap siasat licik Ustaz SAM, pendakwah ternama di stasiun televisi saat melakukan pelecehan seksual kepada santri sesama jenis.
Media Italia Tak Habis Pikir dengan Emil Audero, Marselino Ferdinan Tetap Dicoret, dan Arsenal Siap Tumbalkan Pemain

Media Italia Tak Habis Pikir dengan Emil Audero, Marselino Ferdinan Tetap Dicoret, dan Arsenal Siap Tumbalkan Pemain

Top 3 bola terpopuler: Emil Audero tembus 200 laga Serie A, Marselino Ferdinan belum dipanggil John Herdman, hingga Arsenal disebut memburu bek Rp1,3 triliun.
Akhlak Maarten Paes Dikritik Keras Legenda Belanda, Usai Ajax Kalah Jadi Perbincangan

Akhlak Maarten Paes Dikritik Keras Legenda Belanda, Usai Ajax Kalah Jadi Perbincangan

Komentar tajam legenda sepak bola Belanda Rafael van der Vaart terhadap kiper Ajax Maarten Paes menjadi sorotan luas di berbagai media internasional. Kritik itu
Siapa Andrie Yunus? Aktivis KontraS Jadi Korban Penyiraman Air Keras Ternyata Pernah Lantang Kritik RUU TNI

Siapa Andrie Yunus? Aktivis KontraS Jadi Korban Penyiraman Air Keras Ternyata Pernah Lantang Kritik RUU TNI

Berikut profil lengkap Andrie Yunus, Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) yang jadi korban penyiraman air keras.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT