News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Soal Kasus Pembunuhan Vina, Pengamat: Sebenarnya Sederhana, Tapi Ada Upaya Menutupi Sejumlah Fakta oleh Kepolisian

Pengamat kepolisian Bambang Rukminto menilai sebenarnya pengusutan kasus pembunuhan Vina dan Eky yang sedang viral ini adalah hal yang sederhana, namun....
Senin, 17 Juni 2024 - 09:46 WIB
Soal Kasus Pembunuhan Vina, Pengamat: Sebenarnya Sederhana, Tapi Ada Upaya Menutupi Sejumlah Fakta oleh Kepolisian
Sumber :
  • tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Pengamat dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) Bambang Rukminto menilai sebenarnya pengusutan kasus pembunuhan Vina dan Eky adalah hal yang sederhana.

Namun, ia berpendapat saat ini muncul banyak dugaan dari masyarakat terkati polisi yang menutupi beberapa fakta soal kasus kematian Vina dan Eky.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Apalagi kini muncul banyak saksi yang mengaku diminta memberikan kesaksian palsu soal kasus Vina dan Eky tahun 2016 lalu.

Semua keterangan yang baru muncul ini membuat kasus pembunuhan Vina dan Eky makin membingungkan publik.

Bambang menilai, saat ini sudah terlalu banyak asumsi yang muncul di masyarakat terkait kasus pembunuhan dua remaja ini.

Meski demikian, hal yang dilakukan polisi tida juga menjawab kegelisahan dan kebingungan yang ada di masyarakat.

"Kasus ini sebenarnya sederhana. Mengapa berkembang sedemikian rupa dan sampai sekrang belum selesai? Ini tentu tidak lepas dari upaya kepolisian, setidaknya dugaan masyarakat, untuk menutupi (kasus ini)," kata Bambang, diwawancarai salah satu televisi swasta.

Menurutnya, dalam kasus ini sebenarnya profesionalitas dan subjektivitas polisi sedang diuji.

Bambang mengatakan, jika sejak awal polisi menjaga profesionalitasnya maka kebingungan publik tidak akan terjadi.

Ia menegaskan agar polisi segera membeberkan secara transparan soal kasus pembunuhan Vina dan Eky ini agar opini tidak semakin liar.

"Kemampuan masyarakat hanya opini, penyidikan dan penyelidikan hanya pada kepolisian. Maka kepolisian harus segera membeberkan," kata dia lagi.

Di dalam kasus pembunuhan Vina dan Eky ini, disebutkan ada 9 tersangka, 8 di antara sudah menjalani masa hukuman sebagai terpidana, sementara 1 orang baru ditangkap yakni Pegi Setiawan.

Pegi Setiawan ditangkap sebagai tersangka DPO yang disebut polisi sebagai Pegi alias Perong.

Meski demikian, kini muncul banyak kesaksian bahwa Pegi Setiawan bukan Pegi alias Perong yang diduga menjadi otak pelaku pembunuhan Vina dan Eky tahun 2016 silam. (iwh)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Hoki 9 Agustus 2026: Leo Finansial Membaik, Taurus Dapat Peluang dari Arah Tak Terduga

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Hoki 9 Agustus 2026: Leo Finansial Membaik, Taurus Dapat Peluang dari Arah Tak Terduga

Selamat berbahagia, 5 zodiak ini diprediksi paling hoki pada 9 Agustus 2026: Ada Leo hingga Taurus, finansial dan kesempatan karier lebih baik.
Soal Potensi Tersangka Baru Kasus Eks Jampidsus, Ini Kata Kejagung

Soal Potensi Tersangka Baru Kasus Eks Jampidsus, Ini Kata Kejagung

Kejaksaan Agung (Kejagung) mengatakan penanganan kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang menyeret eks Jampidsus, Febrie Adriansyah masih berfokus pada tiga tersangka.
Ini Respons Kepala BGN Usai Kasus Keracunan MBG Kembali Terjadi

Ini Respons Kepala BGN Usai Kasus Keracunan MBG Kembali Terjadi

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kembali terjadinya kasus keracunan massal akibat program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Febrie Adriansyah Dicecar 20 Pertanyaan oleh Penyidik Terkait TPPU

Febrie Adriansyah Dicecar 20 Pertanyaan oleh Penyidik Terkait TPPU

Mantan Jaksa Agung Muda bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah rampung diperiksa Kejaksaan Agung (Kejagung), Jumat (7/8/2026) malam.
Update Mutilasi Depok: Polisi Ungkap Alasan Mengapa Potongan Tubuh Korban Belum Juga Ditemukan

Update Mutilasi Depok: Polisi Ungkap Alasan Mengapa Potongan Tubuh Korban Belum Juga Ditemukan

Polisi masih mencari kaki milik K (51) yang menjadi korban pembunuhan disertai mutilasi oleh Saepullah (26) di kawasan Tanah Merah, Jalan Kapling Depkes, Pancoran Mas, Kota Depok, pada Selasa (4/8).
80 Ribu Air Bersih Disalurkan AHY di Madura

80 Ribu Air Bersih Disalurkan AHY di Madura

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) salurkan 80.000 liter air bersih untuk masyarakat dan pondok pesantren di Madura.

Trending

Ini Respons Kepala BGN Usai Kasus Keracunan MBG Kembali Terjadi

Ini Respons Kepala BGN Usai Kasus Keracunan MBG Kembali Terjadi

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kembali terjadinya kasus keracunan massal akibat program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Krisis Air dan Sampah Makin Mendesak, 23 Negara Berkumpul di Jakarta Bawa Solusi

Krisis Air dan Sampah Makin Mendesak, 23 Negara Berkumpul di Jakarta Bawa Solusi

Upaya memperkuat ketahanan air, sanitasi, pengelolaan sampah, energi bersih, hingga transformasi kota cerdas menjadi salah satu fokus utama yang mengemuka.
Update Mutilasi Depok: Polisi Ungkap Alasan Mengapa Potongan Tubuh Korban Belum Juga Ditemukan

Update Mutilasi Depok: Polisi Ungkap Alasan Mengapa Potongan Tubuh Korban Belum Juga Ditemukan

Polisi masih mencari kaki milik K (51) yang menjadi korban pembunuhan disertai mutilasi oleh Saepullah (26) di kawasan Tanah Merah, Jalan Kapling Depkes, Pancoran Mas, Kota Depok, pada Selasa (4/8).
80 Ribu Air Bersih Disalurkan AHY di Madura

80 Ribu Air Bersih Disalurkan AHY di Madura

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) salurkan 80.000 liter air bersih untuk masyarakat dan pondok pesantren di Madura.
Genjot Kualitas SDM, Puluhan Mahasiswa Ikut Program di Switzerland

Genjot Kualitas SDM, Puluhan Mahasiswa Ikut Program di Switzerland

Perguruan tinggi terus berperan dalam menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dengan berbagai program yang direalisasikannya.
Febrie Adriansyah Dicecar 20 Pertanyaan oleh Penyidik Terkait TPPU

Febrie Adriansyah Dicecar 20 Pertanyaan oleh Penyidik Terkait TPPU

Mantan Jaksa Agung Muda bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah rampung diperiksa Kejaksaan Agung (Kejagung), Jumat (7/8/2026) malam.
Kepala Bakom Ungak Kiprah Bahlil Lahadalia Gambaran 'Indonesia Dream'

Kepala Bakom Ungak Kiprah Bahlil Lahadalia Gambaran 'Indonesia Dream'

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI) Muhammad Qodari menilai perjalanan hidup dan kiprah Bahlil Lahadalia merupakan gambaran nyata tentang 'Indonesian Dream' yakni terbukanya kesempatan bagi setiap anak Indonesia untuk menggapai prestasi, meraih cita-cita, dan menjadi tokoh di tingkat nasional.
Selengkapnya

Viral