News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KPAI Sebut Selain Satu Korban Tewas, Ada Lagi Siswa SMP Korban Penganiayaan Polisi di Padang

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyebut ada siswa lain yang diduga menjadi korban penganiayaan oknum polisi di Padang selain AM yang meninggal dunia.
Selasa, 25 Juni 2024 - 11:59 WIB
Anggota KPAI, Dian Sasmita.
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengungkapkan ada siswa SMP lain yang diduga juga mengalami penganiayaan oleh polisi di Padang.

Sebelumnya, seorang siswa SMP bernama Afif Maulana atau AM (13 tahun) ditemukan tewas di daerah Kuranji, Padang setelah sebelumnya sempat kejar-kejaran oleh polisi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dikabarkan, AM dan sekelompok temannya akan melakukan aksi tawuran namun dicegah oleh pihak kepolisian setempat.

Berdasarkan keterangan polisi, AM meninggal karena saat dikejar sempat terjatuh dari sepeda motor yang dikendarainya lalu kabur ke arah sungai.

Meski demikian, hingga saat ini pihak kepolisian masih berupaya mencari bukti dan keterangan soal kematian AM.

Kini, KPAI mengatakan bahwa penganiayaan oleh aparat bukan hanya dilakukan kepada AM.

"Tidak hanya ada yang meninggal ya, tapi juga ada yang mengalami penganiayaan atau penyiksaan," kata Anggota KPAI Dian Sasmita, dikutip Selasa (25/6/2024).

Ia mengatakan, perlu dipastikan keadaan para siswa SMP yang diduga menjadi korban penganiayaan oknum polisi.

"Ini perlu dipastikan bahwa anak-anak tersebut, yang masih ada, saksi dan korban itu juga perlu dipastikan mendapatkan keadilan," kata Dian menambahkan.

Ia menegaskan, para siswa SMP tersebut harus mendapatkan pendampingan hukum dan perlindungan dari berbagai bentuk ancaman.

"Kami juga berharap kasus ini tidak sebatas mengungkap kebenaran tapi para korban ini juga mendapatkan kepastian atas rehabilitasi fisik, psikis, sosial, kemudian restitusi," katanya.

Sebelumnya, Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol Suharyono mengatakan yang terjadi kepada AM bukanlah penganiayaan oleh polisi.

Menurut Suharyono, salah satu saksi berinisial A mengatakan dirinya bersama AM dan sejumlah siswa SMP lainnya akan pergi tawuran.

Namun, di tengah perjalanan aksi mereka diketahui polisi lalu dilakukan pengejaran.

"Yang dia ingat bahwa AM ini mengajak A terjun ke sungai sebelum terjadi penangkapan oleh aparat kepolisian," kata Suharyono.

Saat terjadi pengejaran, AM lalu terjatuh dari motornya. Setelah itu, A mengaku tak lagi mengetahui yang terjadi terhadap AM. (iwh)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews


 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jaga Kecukupan Energi di Wilayah Timur Indonesia, Pertamina Dukung Ekonomi Masyarakat Lewat AFT Babullah

Jaga Kecukupan Energi di Wilayah Timur Indonesia, Pertamina Dukung Ekonomi Masyarakat Lewat AFT Babullah

Selain avtur, keberlanjutan pasokan BBM untuk masyarakat Ternate, Maluku Utara, juga menjadi bagian penting dari sistem ketahanan energi di wilayah kepulauan.
Pastikan Kepentingan Perusahaan Tetap Terjaga, TelkomGroup Optimalkan Aset Properti

Pastikan Kepentingan Perusahaan Tetap Terjaga, TelkomGroup Optimalkan Aset Properti

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) memberikan respons positif terhadap rencana pemanfaatan Gedung Media Pratama (GMP) oleh Badan Gizi Nasional (BGN). 
Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Sorotan Sri Sultan HB X, Singgung Pembelajaran dari Erupsi Gunung Kelud dan Merapi

Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Sorotan Sri Sultan HB X, Singgung Pembelajaran dari Erupsi Gunung Kelud dan Merapi

Sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau meluas ke sejumlah wilayah di Pulau Sumatera dan Jawa Barat. Gubernur DIY, Sri Sultan HB X ingatkan warga Yogyakarta
Sebabkan ISPA hingga Sekolah Terganggu, Ketua DPR Desak Pemerintah Segera Tuntaskan Masalah Karhutla

Sebabkan ISPA hingga Sekolah Terganggu, Ketua DPR Desak Pemerintah Segera Tuntaskan Masalah Karhutla

Ketua DPR RI, Puan Maharani mendesak pemerintah segera menyelesaikan masalah kebakaran hutan dan laham (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah, khususnya Pulau Kalimantan.
KRL Jakarta-Bogor Dipangkas 17 Perjalanan, 7 Rangkaian Produksi INKA Jalani Pemeriksaan

KRL Jakarta-Bogor Dipangkas 17 Perjalanan, 7 Rangkaian Produksi INKA Jalani Pemeriksaan

KCI memangkas 17 perjalanan KRL Jakarta-Bogor selama tujuh rangkaian KRL produksi INKA menjalani general check up hingga 30 September 2026.
Megawati Hangestri Ungkap Pengalaman Pakai Hijab Selama Berkarier di Korea, Ternyata Ini Kendalanya

Megawati Hangestri Ungkap Pengalaman Pakai Hijab Selama Berkarier di Korea, Ternyata Ini Kendalanya

Megawati Hangestri kembali berbagi pengalaman mengenakan hijab selama berkarier di Liga Voli Korea. Megatron mengaku sudah terbiasa, tetapi ada satu kendala.

Trending

Kronologi Lengkap Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Medsos Bernama Fajar Sahrudin

Kronologi Lengkap Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Medsos Bernama Fajar Sahrudin

Viral satu kasus bunuh diri di media sosial (Medsos) yang masih didalami oleh Kepolisian. Korban FS ditemukan tak bernyawa di kawasan GBK, Jakarta.
Bukan Hoaks, Kapolsek Metro Tanah Abang Konfirmasi soal Dugaan Bunuh Diri Fajar Sahrudin di GBK

Bukan Hoaks, Kapolsek Metro Tanah Abang Konfirmasi soal Dugaan Bunuh Diri Fajar Sahrudin di GBK

Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo mengonfirmasi pihaknya memang telah mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP terhadap kematian Fajar Sahrudin.
Barang Bukti Ini yang Ditemukan Polisi saat Menemukan Fajar Sahrudin Meninggal Dunia di GBK

Barang Bukti Ini yang Ditemukan Polisi saat Menemukan Fajar Sahrudin Meninggal Dunia di GBK

Berdasarkan hasil oleh TKP Polsek Tanah Abang bersama Polres Jakarta Pusat kalau penemuan jasad dari Fajar Sahrudin ditemukan di GBK. Kini cuitannya jadi viral
Isi Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Sang Kakak sebelum Jasadnya Ditemukan di GBK: Jangan Utak-atik Rekeningku

Isi Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Sang Kakak sebelum Jasadnya Ditemukan di GBK: Jangan Utak-atik Rekeningku

Fajar Sahrudin mendokumentasikan aktivitasnya membuat kado perpisahan. Ia juga menulis tangan beberapa surat, dimana salah satunya ditujukkan untuk sang kakak.
Anak Eks Komandan Banser Jakarta Diduga Dikeroyok di Kalibata, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Anak Eks Komandan Banser Jakarta Diduga Dikeroyok di Kalibata, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Seorang mahasiswa berinisial AHP (20) yang merupakan anak dari mantan Komandan Banser DKI Jakarta periode 2016–2020, diduga menjadi korban pengeroyokan di kawasan Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Rabu (26/8/2026) dini hari.
Deretan Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Media Sosial, Nomor 3 Masih Jadi Misteri

Deretan Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Media Sosial, Nomor 3 Masih Jadi Misteri

Kasus bunuh diri di Kawasan GBK lagi menjadi sorotan publik di media sosial. Sebab ada satu kasus viral mencuat dan mengingatkan satu nama yang dulu terjadi.
Alasan Para Pemain Timnas Indonesia Geruduk Kreator Konten Australia: Welber Jardim hingga Justin Hubner Susul Mathew Baker

Alasan Para Pemain Timnas Indonesia Geruduk Kreator Konten Australia: Welber Jardim hingga Justin Hubner Susul Mathew Baker

Para pemain Timnas Indonesia terpantau meramaikan kolom komentar salah satu podcaster Australia, Daniel Olaniran. Hal itu viral lantaran dirinya menyebut jika skuad Garuda tak mengerti sepak bola. 
Selengkapnya

Viral