News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hari Ini Sejumlah Saksi Kasus Pembunuhan Vina Cirebon akan Diperiksa Kembali di Mapolda Jabar

Kuasa hukum terpidana kasus pembunuhan Vina dan Eky Cirebon mengatakan ada sejumlah saksi yang akan menjalani pemeriksaan di ruang penyidik Polda Jabar.
Rabu, 26 Juni 2024 - 11:33 WIB
Polda Jabar
Sumber :
  • Ilham Ariyansyah-tvOne

Bandung, tvOnenews.com - Hari ini, Rabu (26/6/2024), kuasa hukum terpidana kasus pembunuhan Vina dan Eky Cirebon mengatakan ada sejumlah saksi yang akan menjalani pemeriksaan di ruang penyidik Direktorat Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Jawa Barat (Jabar). 

"Ada pemeriksaan tiga atau empat kalau enggak salah. Pramudya, Teguh dan keluarga Pramudya termasuk ibunya Teguh," kata Polmer Sirait pada Selasa (25/6/2024) malam di Mapolda Jabar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Polmer menyampaikan sejumlah saksi yang saat ini akan diperiksa itu diduga ada hubungannya dengan Pasal 221 KUHAP atau upaya perintangan.

"Mereka jadi saksi. Mungkin terkait 221 juga. Perintangan penyidikan," ujarnya. 

Diketahui di hari sebelumnya pada Selasa (25/6/2024) empat terpidana kasus kematian Vina dan Eky telah diperiksa Polda Jabar. 

Mereka adalah Hadi, Suprianto, Eka dan Rivaldi. Mereka dipinjamkan (dibon) dari Lapas Kebon Waru Bandung ke Polda Jabar.

tvonenews

Mereka diperiksa sejak pukul 11.00-21.00 WIB dengan masing-masing per terpidana dites psikolog selama 2 sampai 3 jam di ruang penyidik.

Polmer menyampaikan empat terpidana tersebut dites psikologi secara bergantian dan dikabarkan ditanya soal jarak rumah Pak RT dan Warung Bu Nining.

"Yang sudah bareng-bareng menunggu proses uji psikologi ya. Psikologi yang empat ini tapi materinya kita enggak tahu. Tapi tadi saya tanya ke Suprianto sih menanyakan jarak rumah dari Warung Bu Nining ke rumah Pak RT jaraknya berapa, siapa saja," kata Polmer. 

Dia menyebut mereka tidak diberikan ruang untuk bertanya apa saja yang ditanyakan oleh penyidik psikologi terhadap para kliennya tersebut.

"Kalau dari pihak mereka (penyidik) ditutup sama sekali makanya kita bingung ini pendamping kita dari pagi sampai malam tidak bisa komunikasi dengan penyidik. Dengan psikolog juga tidak dikasih ngomong," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Oleh karena itu, hasil dari pemeriksaan empat terpidana pun belum bisa dibeberkan. Namun, dari informasi kliennya bernama Suprianto disebutkan psikolog memberikan puluhan pertanyaan.

"Hasilnya tidak dikasih tahu, tetapi kalau saya tanya tadi ke Suprianto ada pertanyaan berapa dia bilang lebih dari 20. Yang ditanyakan tanya jawab dari yang menguji," pungkasnya. (iah/nsi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal Asian Para Games 2026, Senin 19 Oktober: Kontingen Indonesia Langsung Incar Medali Emas Pertama

Jadwal Asian Para Games 2026, Senin 19 Oktober: Kontingen Indonesia Langsung Incar Medali Emas Pertama

Jadwal Asian Para Games 2026 hari ini, Senin (19/10/2026). Sejumlah atlet Indonesia akan unjuk gigi, dan bahkan beberapa di antaranya akan langsung membidik medali emas.
Klasemen Liga Italia 2026-2027: Lazio Kembali Tempel Inter Milan usai Libas Juventus, AC Milan Masuk 4 Besar

Klasemen Liga Italia 2026-2027: Lazio Kembali Tempel Inter Milan usai Libas Juventus, AC Milan Masuk 4 Besar

Lazio berhasil menempel Inter Milan di puncak klasemen sementara Liga Italia 2026-2027 berkat kemenangan telak atas Juventus. Sedangkan AC Milan sukses masuk ke empat besar.
5 Lokasi SIM Keliling di Jakarta Hari Ini, Senin 19 Oktober 2026

5 Lokasi SIM Keliling di Jakarta Hari Ini, Senin 19 Oktober 2026

Berikut 5 titik lokasi SIM keliling di Jakarta hari ini, Senin 19 Oktober 2026. Cek jam buka hingga persyaratan yang harus dibawa.
10 Ucapan Hari Santri Nasional 2026 Bahasa Inggris, Referensi Caption Media Sosial

10 Ucapan Hari Santri Nasional 2026 Bahasa Inggris, Referensi Caption Media Sosial

Berikut 10 contoh ucapan Hari Santri Nasional 2026 bahasa Inggris, jadikan referensi caption media sosial.
Hasil Survei PPI soal Simulasi Elektabilitas Cawapres: Dedi Mulyadi Teratas, Lebih Unggul dari Gibran dan AHY

Hasil Survei PPI soal Simulasi Elektabilitas Cawapres: Dedi Mulyadi Teratas, Lebih Unggul dari Gibran dan AHY

PPI merilis studi terbaru yang menempatkan Dedi Mulyadi (KDM) ungguli Gibran Rakabuming Raka dan AHY dalam simulasi elektabilitas Cawapres untuk Pilpres 2029.
Jadwal Liga Voli Korea 2026-2027 usai KOVO Cup: Pembuktian Megawati Hangestri Cs Usai Terseok di Pramusim

Jadwal Liga Voli Korea 2026-2027 usai KOVO Cup: Pembuktian Megawati Hangestri Cs Usai Terseok di Pramusim

Jadwal voli usai KOVO Cup 2026, di mana Megawati Hangestri dan para rivalnya akan kembali unjuk gigi di Liga Voli Korea 2026-2027. Liga utama akan berlangsung mulai akhir Oktober mendatang.

Trending

Rival Megawati Hangestri Sabet MVP, GS Caltex Akhiri Penantian 3 Tahun di KOVO Cup 2026

Rival Megawati Hangestri Sabet MVP, GS Caltex Akhiri Penantian 3 Tahun di KOVO Cup 2026

GS Caltex berhasil merebut gelar juara KOVO Cup 2026 setelah mengalahkan Korea Expressway Hi-Pass dalam pertarungan lima set. Rival Megawati Hangestri raih MVP.
Keluarga Korban Minta Kapolri Turun Tangan Usut Tuntas Kasus Penembakan Bharatu Valdo oleh Juniornya

Keluarga Korban Minta Kapolri Turun Tangan Usut Tuntas Kasus Penembakan Bharatu Valdo oleh Juniornya

Kematian tragis anggota Ditpoludara, Bharatu Valdo, di Mako Polairud Tangerang Selatan oleh diduga juniornya, menyisakan tanda tanya besar bagi pihak keluarga. 
Sebelum Meninggal, Bocah Difabel di Surabaya Ditemukan dengan Bekas Tamparan dan Pasir di Tubuh

Sebelum Meninggal, Bocah Difabel di Surabaya Ditemukan dengan Bekas Tamparan dan Pasir di Tubuh

Kematian Zulkarnain Abdil Aziz (10), bocah difabel di Surabaya, menyisakan sejumlah kejanggalan. Sang ayah, Selaras Abdul Wahid, mengungkap putranya pernah.
Timnas Indonesia Dapat Kabar Baik dari Kubu Jepang jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia Dapat Kabar Baik dari Kubu Jepang jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia mendapat kabar menggembirakan jelang Piala Asia 2027. Ayase Ueda, ujung tombak Jepang yang berada satu grup dengan Skuad Garuda, harus absen.
Serahkan Diri ke Polsek, Pemuda di Brebes Mengaku Bunuh dan Mutilasi Ayah Kandung

Serahkan Diri ke Polsek, Pemuda di Brebes Mengaku Bunuh dan Mutilasi Ayah Kandung

Pemuda berinisial HS menyerahkan diri ke kantor polisi. Ia mengaku telah membunuh hingga mutilasi ayah kandung sendiri akibat kesal korban tidak pernah bekerja.
Apa Motif Di Balik Penembakan Bharatu Valdo oleh Sesama Polisi? Tubuh Korban Penuh Luka Sangkur

Apa Motif Di Balik Penembakan Bharatu Valdo oleh Sesama Polisi? Tubuh Korban Penuh Luka Sangkur

Kematian tragis anggota Ditpoludara, Bharatu Valdo di Mako Polairud Tangerang Selatan (Tangsel), menyisakan duka mendalam sekaligus tanya besar bagi keluarga. 
Darurat Karhutla: Pemerintah Ungkap Ribuan Penerbangan Terdampak

Darurat Karhutla: Pemerintah Ungkap Ribuan Penerbangan Terdampak

Kondisi penerbangan nasional saat ini tengah berada dalam tekanan berat menyusul meluasnya kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla). 
Selengkapnya

Viral