GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menyerah Sebelum Tempur, Pernyataan Polda Jabar soal Saksi Kasus Vina Cirebon Bikin Susno Duadji Malu: Jangan-jangan yang Ngajari Seniornya?

Kasus Vina Cirebon kini sudah memasuki sidang praperadilan tersangka Pegi Setiawan.
Rabu, 3 Juli 2024 - 10:58 WIB
Susno Duadji
Sumber :
  • IST

Jakarta, tvOnenews.com - Kasus Vina Cirebon kini sudah memasuki sidang praperadilan tersangka Pegi Setiawan.

Akhirnya Polda Jabar dan kuasa hukum Pegi Setiawan mulai beradu bukti untuk menentukan status bersalah Pegi yang disebut menjadi pelaku dalam pembunuhan Vina Cirebon dan Eky.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal yang mengagetkan hakim juga pengacara Pegi Setiawan yaitu Polda Jabar mengatakan bahwa tidak akan membawa saksi namun hanya ahli.

Hal tersebut tidak hanya membuat hakim heran, namun juga eks Kabareskrim Polri Susno Duadji.

Susno Duadji menyatakan bahwa hanya mendatangkan ahli dalam sidang praperadilan itu sama saja seperti kalah sebelum bertempur.

Pasalnya, ahli tidak dapat menyatakan secara gamblang bahwa Pegi adalah pelakunya.

Susno Duadji juga mengaku malu jika salah tangkap dan tanpa alat bukti.

"Kalau ini ternyata salah, tidak bisa melengkapi alat buktinya, saya yang pensiun ini malu juga. Jangan-jangan ini yang ngajari seniornya. Apalagi saya pernah jadi Kapolda Jawa Barat," ungkapnya.

Sebagai mantan Kapolda Jabar, dirinya mewanti-wanti kepada penyidik agar menguatkan alat bukti hingga berharap kasus ini transparan dan tidak seperti kasus Ferdy Sambo.

Sementara itu, kuasa hukum Pegi Setiawan keyakinkan bahwa memang Polda Jabar tidak memiliki saksi dalam perkara ini.

Tim hukum Polda Jabar menegaskan bahwa penetapan Pegi Setiawan sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan Vina dan Eky di Cirebon telah dilakukan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.

Kabid Hukum Polda Jabar Kombes Pol Nurhadi Handayani menyampaikan penetapan Pegi sebagai tersangka telah melewati serangkaian gelar perkara yang dihadiri oleh sejumlah pihak di internal kepolisian.

"Sudah melalui prosedur, gelar perkara yang dihadiri Irwasda (Inspektur Pengawasan Daerah), Bidkum (bidang hukum), kemudian Propam semuanya sudah," tutur Nurhadi di Bandung, Selasa.

Nurhadi mengatakan penetapan status tersangka terhadap Pegi Setiawan didasarkan pada bukti-bukti yang cukup dan hasil penyelidikan yang komprehensif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menyebut pihaknya telah menyiapkan tiga alat bukti yang cukup kuat untuk menjadikan Pegi sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

"Untuk alat bukti nanti mulai dari keterangan saksi, surat, ahli, kemudian nanti petunjuk yang nanti ranah-nya oleh hakim, kita siapkan minimal tiga alat bukti yang cukup kuat dalam jawaban kami nanti," ujar Nurhadi.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KPAI Desak Transparansi Kasus Brimob Aniaya Pelajar di Maluku, Soroti Hak Anak dan Penyebab Kematian Korban

KPAI Desak Transparansi Kasus Brimob Aniaya Pelajar di Maluku, Soroti Hak Anak dan Penyebab Kematian Korban

KPAI mendesak transparansi kasus Brimob aniaya pelajar di Maluku hingga tewas, meminta kejelasan penyebab kematian dan perlindungan penuh bagi korban.
Alasan Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes Dapat Jaminan Menit Bermain di Ajax Amsterdam hingga Akhir Musim Ini

Alasan Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes Dapat Jaminan Menit Bermain di Ajax Amsterdam hingga Akhir Musim Ini

Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, diperkirakan mendapatkan jaminan menit bermain di Ajax Amsterdam hingga akhir musim ini. Hal ini seiring dengan cederanya Vitezslav Jaros.
Hasil Tinju Dunia: Hantam Mario Barrios Sampai Cedera Tangan, Ryan Garcia Rebut Sabuk Gelar Juara Kelas Welter WBC

Hasil Tinju Dunia: Hantam Mario Barrios Sampai Cedera Tangan, Ryan Garcia Rebut Sabuk Gelar Juara Kelas Welter WBC

Hasil tinju dunia, di mana Ryan Garcia berhasil mengalahkan Mario Barrios dan merebut gelar juara kelas welter WBC.
Persib Bandung Resmi Tutup Satu Tribun untuk Laga Kontra Persita Tangerang Imbas dari Kerusuhan Lawan Ratchaburi

Persib Bandung Resmi Tutup Satu Tribun untuk Laga Kontra Persita Tangerang Imbas dari Kerusuhan Lawan Ratchaburi

Persib Bandung resmi mengumumkan penutupan tribun selatan jelang pertandingan melawan Persita Tangerang. Hal ini merupakan imbas dari kerusuhan lawan Ratchaburi FC.
Ole Romeny Gigit Jari, Timnas Indonesia Berpeluang Datangkan Striker Belgia Rp 43 Miliar Berdarah Jogja

Ole Romeny Gigit Jari, Timnas Indonesia Berpeluang Datangkan Striker Belgia Rp 43 Miliar Berdarah Jogja

Persaingan lini depan Timnas Indonesia berpotensi memanas. Di saat Ole Romeny kesulitan di Inggris, striker muda berdarah Jogja ini justru menggila di Belgia.
Prabowo Diminta Batalkan Impor 105 Ribu Mobil India untuk Kopdes, Kadin Soroti Industri Otomotif RI Terancam

Prabowo Diminta Batalkan Impor 105 Ribu Mobil India untuk Kopdes, Kadin Soroti Industri Otomotif RI Terancam

Presiden Prabowo diminta batalkan rencana impor mobil dari India karena perusahaan otomotif nasional telah telah siap untuk memenuhi kebutuhan kendaraan KDKMP.

Trending

Upaya Hentikan Program MBG Lewat Surat UNICEF, Natalius Pigai: Ketua BEM UGM Lawan Prinsip HAM

Upaya Hentikan Program MBG Lewat Surat UNICEF, Natalius Pigai: Ketua BEM UGM Lawan Prinsip HAM

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (BEM UGM) meminta program prioritas Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk segera dihentikan.
Usai Jejak Mertua Dwi Sasetyaningtyas Dikorek Warganet, Laporan Harta Syukur Iwantoro Ikut Terseret Polemik

Usai Jejak Mertua Dwi Sasetyaningtyas Dikorek Warganet, Laporan Harta Syukur Iwantoro Ikut Terseret Polemik

Nama Syukur Iwantoro, mertua Dwi Sasetyaningtyas, ikut disorot. Warganet membongkar laporan kekayaan Rp3,09 miliar yang tercatat di LHKPN KPK.
Kontroversi Unggahan Dwi Sasetyaningtyas Melebar, Pengakuan Soal Mobil, Sopir, hingga Ajudan Diduga Gunakan Fasilitas Negara

Kontroversi Unggahan Dwi Sasetyaningtyas Melebar, Pengakuan Soal Mobil, Sopir, hingga Ajudan Diduga Gunakan Fasilitas Negara

Kontroversi Dwi Sasetyaningtyas melebar setelah pengakuan dirinya soal mobil, sopir, hotel, dan ajudan saat riset memicu dugaan penggunaan fasilitas negara.
Tak Pandang Bulu, Kapolri Bakal Tindak Tegas Pihak Terlibat TPPU Tambang Emas Ilegal

Tak Pandang Bulu, Kapolri Bakal Tindak Tegas Pihak Terlibat TPPU Tambang Emas Ilegal

Ihwal kasus pihak yang terlibat TPPU tambang emas ilegal, Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo tak pandang bulu untuk sikat dan tindak tegas. Seperti
Cara Nonton Live Streaming Tinju Dunia Mario Barrios vs Ryan Garcia Siang Ini

Cara Nonton Live Streaming Tinju Dunia Mario Barrios vs Ryan Garcia Siang Ini

Berikut cara nonton live streaming pertarungan tinju dunia antara Mario Barrios vs Ryan Garcia yang akan berlangsung pada siang ini.
Natalius Pigai Balas Sentilan Ketua BEM UGM Terkait MBG: Seirama dengan HAM!

Natalius Pigai Balas Sentilan Ketua BEM UGM Terkait MBG: Seirama dengan HAM!

Menteri HAM Natalius Pigai balas sentilan Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto terkait pengiriman surat kepada UNICEF soal tuntutan kuat penghentian program MBG.
Polisi Ungkap Kronologi hingga Alat Anggota Brimob untuk Habisi Nyawa Siswa di Tual

Polisi Ungkap Kronologi hingga Alat Anggota Brimob untuk Habisi Nyawa Siswa di Tual

Warga Kota Tual masih menyoroti kasus tewasnya siswa MTS Negeri Maluku Tenggara, karena diduga dianiaya oleh anggota Brimob, Bripda MS. Bahkan, para warga ingin
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT