News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jangan Terkejut, Susno Duadji Ungkap Hasil Sidang Praperadilan Pegi Setiawan, Ungkap Sosok 'Sebenarnya' Pelaku Pembunuhan Vina Cirebon

Kasus pemerkosaan dan pembunuhan sejoli muda Vina dan Eky di Cirebon terus mengundang kontroversi usai digelarnya sidang praperadilan tersangka Pegi Setiawan.
Senin, 8 Juli 2024 - 07:00 WIB
Kolase Mantan Kabareskrim Polri, Komjen (Purn) Susno Duadji dan kasus pembunuhan Vina dan Eky di Cirebon
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Kasus pemerkosaan dan pembunuhan sejoli muda Vina dan Eky di Cirebon, Jawa Barat (Jabar) terus mengundang kontroversi usai digelarnya sidang praperadilan tersangka Pegi Setiawan.

Belakangan, publik pun tak luput menyorot jalannya sidang praperadilan antar kubu Pegi Setiawan dengan Polda Jabar tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Bandung akan memutuskan hasil sidang praperadilan tersebut pada Senin (8/7/2024).

Menjelang detik-detik putusan praperaadilan mantan Kabareskrim Polri, Komjen (Purn) Susno Duadji pun angkat bicara.

"Jadi ada dua nanti, satu yang digugat itu bahwa yang ditangkap ini eror and personal bukan Pegi yang Sebagai aman yang disebutkan dalam putusan pengadilan," kata Susno dikutip dari YouTube Inews, Jakarta, Minggu (7/7/2024).

"Yang kedua syarat daripada penangkapanya tidak memenuhi dua alat bukti. Karena syarat penangkapan tidak memenuhi dua alat bukti, tentunya syarat penahanan tidak benar, maka syarat untuk menentukan tersangka tidak benar juga," sambungnya.

Mantan Kabareskrim Polri Menaruh Curiga Terhadap Saksi Aep Sebagai Tersangka

Susno mengungkap syarat menetapkan Pegi Setiawan oleh penyidik Ditreskrimum Polda Jabar tak memenuhi syarat yang diatur.

Sehingga kubu Pegi Setiawan pun dapat berkeyakinan menang pada sidang praperadilan yang telah berlangsung pada sepekan terakhir.

"Waktu Kadiv Humas mengatakan bahwa saksinya sudah diperiksa 78 kalau enggak salah. Tarulah kita anggap 17 atau 18 memberatkan, tapi sisanya 60 bertentangan, 17 lawan ini. Jangankan 17, satu saja enggak sama maka lemah tanpa didukung alat bukti lain," katanya.

Secara terang-terangan, Susno Duadji menaruh rasa curiga terhadap saksi Aep sebagai pelaku kasus pembunuhan Vina dan Eky di Cirebon.

Rasa curiga yang disampaikan Susno Duadji didasari keterangan Aep yang mengetahui secara gamblang insiden pemerkosaan dan pemenuhan tersebut.

Hal itulah yang mendasari ayah Eky yakni Iptu Rudiana memburu ke-11 pelaku kasus pembunuhan pada 2016 silam.

"Karena ada di BAP Rudiana. Aep tahu darimana tuh 11 (tersangka-red) ini, kasih tahu Rudiana. Saya tidak menuduh ya," kata Susno Duadji.

"Jangan-jangan ini pelakunya, jangan-jangan si Aep pelakukanya, kok dia bisa tahu persis. Saya curiga besar mudah-mudahan enggak lari, bisa jadi Aep pelakunya," ungkapnya.

Tak hanya sampai di situ, Susno Duadji turut meminta kepolisian memeriksa saksi lain yakni Dede dan Melmel.

Pasalnya, kedua orang itu juga turut mengetahui secara pasti peristiwa pemerkosaan dan pembunuhan Vina dan Eky di Cirebon hingga berujung penetapan 11 pelakunya.

"Ini yang harus diperiksa," katanya.

Kasus Pembunuhan Vina dan Eky Terungkap

Kasus pembunuhan terhadap Vina dan Eky terjadi pada Agustus 2016 dengan pelaku geng motor di Cirebon, Jawa Barat.

Polresta Cirebon menetapkan 11 anggota geng motor sebagai tersangka kasus pembunuhan disertai pemerkosaan tersebut.

Sebelumnya kasus kematian Vina dan Eky ditengarai akibat kecelakaan lalu lintas yang terjadi.

Namun, sejoli muda itu ternyata menjadi korban pembunuhan sadis oleh geng motor tersebut.

Hingga saat ini terdapat tiga orang tersangka pembunuhan dan pemerkosaan yang masih buron usai 8 tahun kasus tersebut.

Polisi mengungkap ketiga pelaku yang buron itu beridentitas Andi (23), Dani (20), dan Pegi alias Perong (22).

Sementara 8 pelaku lain yang telah menjalani masa hukumannya yakni Jaya, Supriyanto, Eka Sandi, Hadi Saputra, Eko Ramadhani, Sudirman, Rivaldi Aditya Wardana, dan Saka Tatal. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun Polda Jawa Barat menangkap sosok Pegi Setiawan dan menetapkannya sebagai tersangka utama.

Usai penangkapan Pegi Setiawan, Polda Jabar secara mengejutkan menghapus dua DPO lainnya yang dinilai sosok fiktif. (raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dasco Bongkar Ada yang Sengaja Giring Isu Ekonomi Indonesia Tak Stabil, Digoreng Seolah Negara Mau Runtuh

Dasco Bongkar Ada yang Sengaja Giring Isu Ekonomi Indonesia Tak Stabil, Digoreng Seolah Negara Mau Runtuh

Sufmi Dasco Ahmad menyebut ada pihak yang memanfaatkan momentum gejolak geopolitik global untuk menggiring opini publik bahwa ekonomi Indonesia di ambang keruntuhan.
Indonesia Target Mandiri Sulfur 5,3 Juta Ton, MIND ID Olah Limbah Tembaga Emas untuk Industri Nikel dan Baterai

Indonesia Target Mandiri Sulfur 5,3 Juta Ton, MIND ID Olah Limbah Tembaga Emas untuk Industri Nikel dan Baterai

Indonesia memiliki peluang strategis untuk mengembangkan produksi sulfur domestik seiring meningkatnya kebutuhan industri pengolahan nikel dan ekosistem baterai
Polres Metro Bekasi Kota Bongkar Sindikat Sabu Jaringan Sumatera-Jawa-Bali, 5 Orang Ditangkap

Polres Metro Bekasi Kota Bongkar Sindikat Sabu Jaringan Sumatera-Jawa-Bali, 5 Orang Ditangkap

Baru-baru ini, Polres Metro Bekasi Kota mengungkap kasus jaringan narkoba jaringan Sumatera-Jawa-Bali. Bahkan, sebanyak 5 orang ditangkap beserta 2,1 kilogram
Menkes Usul ke BGN Penderita TBC Jadi Penerima MBG

Menkes Usul ke BGN Penderita TBC Jadi Penerima MBG

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengusulkan agar penderita penyakit tuberkulosis alias TBC dimasukkan ke daftar penerima program MBG. Budi ucap
Libur Sekolah 2026, Penumpang Bandara Kualanamu Diprediksi Capai 376.954 Orang

Libur Sekolah 2026, Penumpang Bandara Kualanamu Diprediksi Capai 376.954 Orang

PT Angkasa Pura Aviasi memperkirakan jumlah pergerakan penumpang selama periode libur sekolah mencapai 376.954 orang. Angka tersebut diprediksi meningkat sekitar 5 persen dibandingkan kondisi normal pada hari-hari biasa.
Kapolda Jabar sebut Taufik Hidayat Penyekap Pacar 3 Tahun Ditahan di Sel Khusus

Kapolda Jabar sebut Taufik Hidayat Penyekap Pacar 3 Tahun Ditahan di Sel Khusus

Pelarian Taufik Hidayat pelaku penyekapan pacar 3 tahun berakhir di tangan Polda Jabar. Pasalnya, ia dibekuk Polda Jabar di kawasan Majalaya, Kabupaten Bandung

Trending

Bukan Ragnar Oratmangoen, Bukan Pula Thom Haye, Gelandang Timnas Indonesia Ini Dapat Kabar Super Bahagia dari Eropa

Bukan Ragnar Oratmangoen, Bukan Pula Thom Haye, Gelandang Timnas Indonesia Ini Dapat Kabar Super Bahagia dari Eropa

Masa depan gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, kini mulai menemukan titik terang. Bintang Lommel SK itu dapat kabar super bahagia dari Eropa.
Cerita Detik-detik Taufik Hidayat Penyekap Pacar 3 Tahun Dibekuk Polda Jabar di Majalaya

Cerita Detik-detik Taufik Hidayat Penyekap Pacar 3 Tahun Dibekuk Polda Jabar di Majalaya

Pelarian pelaku penyekap pacar berinisial YTR selama 3 tahun bernama Taufik Hidayat berakhir, usai viralnya cerita detik-detik Tim Resmob Priangan PPolda Jabar
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Inggris Vs Ghana

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Inggris Vs Ghana

Pertandingan ini menjadi momentum penting bagi Inggris maupun Ghana untuk menjaga start positif sekaligus membuka peluang lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Nadiem Makarim Bocorkan Bukti Pembelaan: Transkrip WhatsApp dan Hemat Rp3,6 T, Sebut Penzoliman Melampaui Batas

Nadiem Makarim Bocorkan Bukti Pembelaan: Transkrip WhatsApp dan Hemat Rp3,6 T, Sebut Penzoliman Melampaui Batas

Sidang lanjutan perkara pengadaan Chromebook dengan agenda pembacaan Duplik oleh Nadiem Makarim dan Tim Penasihat Hukumnya telah berlangsung di PN Jakpus pada
Polda Jabar Bakal Periksa Kesehatan Taufik Hidayat Penyekap Pacar 3 Tahun di Bandung

Polda Jabar Bakal Periksa Kesehatan Taufik Hidayat Penyekap Pacar 3 Tahun di Bandung

Taufik Hidayat (30), tersangka kasus penganiayaan dan penyekapan terhadap pacarnya berinisial YTR (29) di Bandung, Jawa Barat dibekuk Polda Jabar pada Selasa
Haris Rusly Moti sebut Kaum Serakahnomic Dibalik Narasi 1998 Redux

Haris Rusly Moti sebut Kaum Serakahnomic Dibalik Narasi 1998 Redux

Pemrakarsa 98 Resolution Network dan mantan Komandan Relawan TKN Prabowo-Gibran Haris Rusly Moti menyebutkan, mereka kaum oligarki serakahnomic itu terobsesi
Jejaknya di Media Sosial Jadi Petunjuk, Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat Pelaku Kasus Penyiksaan Perempuan di Bandung

Jejaknya di Media Sosial Jadi Petunjuk, Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat Pelaku Kasus Penyiksaan Perempuan di Bandung

Polda Jawa Barat menangkap Taufik Hidayat, tersangka penyekapan dan penganiayaan terhadap seorang wanita di Bandung. Polisi bahkan menggandeng Meta Platforms untuk menelusuri jejak
Selengkapnya

Viral