News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lika-liku Pegi Setiawan dalam Kasus Kematian Vina Cirebon, Buron 8 Tahun, Jadi Tersangka, hingga Akhirnya Dinyatakan Bebas oleh Hakim

Berikut rekap lika-liku yang harus dilalui Pegi Setiawan, mulai dari buron 8 tahun, jadi tersangka, hingga diputuskan bebas oleh hakim tunggal Eman Sulaeman.
Senin, 8 Juli 2024 - 18:13 WIB
Pegi Setiawan alias Perong
Sumber :
  • Sumber: Tim tvOne/Ilham Ariyansyah

tvOnenews.com - Status tersangka Pegi Setiawan digugurkan dengan putusan hakim tunggal Pengadilan Negeri Bandung, Eman Sulaeman, di sidang praperadilan yang digelar pada Senin (8/7/2024).

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Putusan sidang tersebut menjadi buah manis dari sederet lika-liku yang harus dilalui Pegi Setiawan, sejak ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus Vina Cirebon oleh Polda Jawa Barat.

 

Berikut rekap lika-liku yang harus dilalui Pegi Setiawan, mulai dari buron 8 tahun, jadi tersangka, hingga diputuskan bebas oleh hakim.

 

tvonenews

 

 

1. Penetapan tersangka Pegi Setiawan oleh Polda Jawa Barat

Kasus kematian Vina kembali naik ke permukaan, usai kisahnya diangkat dalam sebuah film bertajuk Vina: Sebelum 7 Hari. Publik pun geram karena hingga kini tidak ada orang yang ditetapkan sebagai tersangka dan mendapat hukuman sebagai bentuk pertanggung jawaban.

 

Disebutkan, jika ada tiga orang yang menjadi pembunuh Vina dan Eky yang masih buron. Di sisi lain pihak kepolisian sudah sempat menjatuhkan hukuman pada tahun 2016 kepada tujuh orang yang diputuskan bersalah atas kasus Vina Cirebon.

 

Pihak Polda Jawa Barat menjelaskan, jika penetapan status tersangka Pegi Setiawan tak lagi mengandalkan keterangan dari pemuda yang disebut punya identitas lain bernama Robi itu. Kepolisian pun pede dengan saksi-saksi kunci yang sudah mereka mintai keterangannya.

 

"Kami tidak mengejar, apakah yang bersangkutan (Pegi Setiawan) itu pelaku atau tidak yang jelas saksi-saksi sudah kita dapatkan semua terkait keterlibatan PS sebagai otak dari peristiwa ini. Jadi, kita memperhatikan lagi keterangan PS yang penting kita sudah mendapatkan saksi-saksi kunci yang keterangannya juga sudah kita minta," jelas Kombes Pol Surawan dalam konferensi pers penetapan tersangka Pegi Setiawan, Minggu (26/5/2024).

 

 

2. Pegi Setiawan: Saya bukan otak pembunuhan. Saya rela mati!

Dalam konferesi pers yang digelar pada Minggu (26/5/2024) lalu, Pegi Setiawan sempat meminta izin untuk berbicara. Namun, pihak kepolisian tak memberinya waktu untuk menyampaikan pernyataan apa pun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Saat diperbolehkan untuk berbicara, di hadapan awak media Pegi Setiawan mengatakan jika dirinya tak bersalah. Ia bahkan menyatakan rela mati demi membuktikan jika dirinya bukanlah otak pembunuhan dari kematian Vina dan Eky yang terjadi pada tahun 2016 lalu.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Selengkapnya

Viral