GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Keras! Penasihat Kapolri Tolak Tim Pencari Fakta Kasus Pembunuhan Vina dan Eky Cirebon: Tidak akan Memecahkan Masalah

Penasihat Kapolri Irjen Pol (Purn) Aryanto Sutadi menolak keras pembentukan tim pencari fakta kasus pembunuhan Vina dan Eky di Cirebon. Begini alasannya...
Jumat, 12 Juli 2024 - 16:10 WIB
Penasihat Kapolri Irjen Pol (Purn) Aryanto Sutadi, almarhumah Vina, dan Pegi Setiawan.
Sumber :
  • Kolase Tim tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Penasihat Kapolri Irjen Pol (Purn) Aryanto Sutadi menolak pembentukan tim pencari fakta kasus pembunuhan Vina dan Eky Cirebon.

Menurut Aryanto, adanya tim pencari fakta tidak bakal memecahkan masalah kasus pembunuhan Vina.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi, kalau saya tidak setujunya itu, karena itu tadi karena itu tidak akan memecahkan masalah," kata Aryanto saat diwawancarai tvOne dikutip, Jumat (12/7).

Aryanto pun mempertanyakan tujuan utama pemebentukan tim pencari fakta tersebut, apakah ingin mencari siapa pembunuh Vina dan Eky?.

Sebab, kasus Vina dan Eky yang sudah sejak 2016 dilidik dan sidik oleh kepolisian yang profesional saja hasilnya masih belum tuntas.

Apalagi, lanjut Aryanto, dilanjutkan oleh tim pencari fakta yang enggak tahu apa-apa.

tvonenews

"Kalau tim pencari fakta ini yang tidak tahu apa-apa mengenai kejadian di lapangan terus mencari fakta, apa yang diharapkan dari mereka itu, bisa Oh faktanya begini kan tidak, enggak bisa mengatakan dia oh ini bukan ini yang bunuh, pasti enggak akan mungkin tercapai itu," ujar Aryanto.

Namun, jika tim pencari fakta dibentuk untuk membuat tentram rakyat agar tidak ada yang menuduh dan lainnya, Aryanto pun tidak menolak.

"Tetapi bagi saya ya tim pencari fakta itu bukan suatu kunci untuk mencari apa klarifikasi daripada kejadian ini," ujar Aryanto.

Aryanto menambahkan, meskipun tim pencari fakta itu terdiri dari para ahli yang turun ke lapangan, tetap saja menurut Aryanto mereka tidak punya pengalaman dalam mengungkap suatu kasus.

"Pasti enggak punya alat, enggak punya dan kemudian nanti keabsahan daripada kewenangan dia untuk menggunakan alat-alat itu kan enggak punya kalau hukumnya mengambil barang bukti salah saja sudah enggak sah," ujar Aryanto.

Sebelumnya, kasus Vina dan Eky telah memasuki babak baru usai Majelis Hakim Pengadilan Negeri Bandung memutuskan penetapan tersangka kasus pembunuhan Vina, Pegi Setiawan tidak sah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal itu disampaikan Hakim tunggal Eman Sulaeman dalam sidang putusan praperadilan yang dilaksanakan Senin (8/7).

"Mengabulkan permohonan praperadilan pemohon untuk seluruhnya," kata Eman.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

BNPB Kerahkan Satu Unit Helikopter Pasca Gempa M 7,7 di NTT

BNPB Kerahkan Satu Unit Helikopter Pasca Gempa M 7,7 di NTT

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengerahkan satu unit helikopter pasca gempa magnitudo 7,7 guncang Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Kepala Pusat
Beda Nasib Zhong Hui dan Megawati Hangestri di Red Sparks, Megatron Butuh Dua Musim Untuk Bisa Dapatkan Ini

Beda Nasib Zhong Hui dan Megawati Hangestri di Red Sparks, Megatron Butuh Dua Musim Untuk Bisa Dapatkan Ini

Pemain kuota Asia Red Sparks di Liga Voli Korea musim ini, Zhong Hui, bernasib lebih baik dibanding Megawati Hangestri pada awal kariernya di negeri ginseng.
Gus Hans Ingatkan Marwah Rais Aam PBNU: Jangan Direduksi Jadi “Paket Istana”

Gus Hans Ingatkan Marwah Rais Aam PBNU: Jangan Direduksi Jadi “Paket Istana”

Menjelang Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU), perbincangan mengenai arah kepemimpinan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) semakin menghangat.
Cara Apple Tekan Harga demi iPhone 18 Pro Tak Terlalu Mahal

Cara Apple Tekan Harga demi iPhone 18 Pro Tak Terlalu Mahal

Isu mengenai lonjakan harga selangit jelang peluncuran iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max mulai menemui titik terang. Apple dilaporkan sukses melancarkan ... -
Polri Hadir untuk Rakyat, Kapolda NTT Serahkan 100 Paket Bantuan untuk Korban Gempa Sikka

Polri Hadir untuk Rakyat, Kapolda NTT Serahkan 100 Paket Bantuan untuk Korban Gempa Sikka

Kepedulian terhadap masyarakat terdampak gempa bumi di Kabupaten Sikka ditunjukkan Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) Irjen Rudi Darmoko dengan menyalurkan 100
Musim Tanam Tiba, Nagan Raya Manfaatkan TKD untuk Rehabilitasi Sawah Terdampak

Musim Tanam Tiba, Nagan Raya Manfaatkan TKD untuk Rehabilitasi Sawah Terdampak

Percepatan pemanfaatan TKD dinilai semakin mendesak karena Nagan Raya telah memasuki musim tanam dan sejumlah lahan sawah rusak masih dalam fase pemulihan.

Trending

NTT Diguncang Gempa Magnitudo 7, Gempa Terasa Hingga ke Lombok

NTT Diguncang Gempa Magnitudo 7, Gempa Terasa Hingga ke Lombok

Gempa berkekuatan magnitude 7 mengguncang wilayah Nusa tenggara Timur (NTT). Gempa pun terasa hingga Pulau Lombok yang berada di Nusa Tenggara Barat (NTB).
Selain Video, Viral Foto-foto Kondisi Mengkhawatirkan Setelah Gempa di NTT

Selain Video, Viral Foto-foto Kondisi Mengkhawatirkan Setelah Gempa di NTT

Media sosial dihebohkan dengan berbagai foto dan video, memperlihatkan kondisi setelah gempa di NTT.
Polda NTT Turun Tangan Pascagempa M7,7, Lakukan Pendataan dan Pengamanan di Manggarai Timur

Polda NTT Turun Tangan Pascagempa M7,7, Lakukan Pendataan dan Pengamanan di Manggarai Timur

Pascagempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah NTT, khususnya Kabupaten Manggarai Timur, Sabtu (15/8) dini hari, menuai reaksi maksyarakat
Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko: Keselamatan Masyarakat Prioritas Utama

Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko: Keselamatan Masyarakat Prioritas Utama

Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko tegaskan keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam penanganan darurat pascagempa bumi magnitudo 7,7 mengguncang Flores
Fakta Baru Tabrak Lari Anggota Polrestabes Bandung Terungkap dalam Rekontruksi, Ternyata Pelaku...

Fakta Baru Tabrak Lari Anggota Polrestabes Bandung Terungkap dalam Rekontruksi, Ternyata Pelaku...

Tersangka yang merupakan pengemudi mobil inisial A dan dua orang saksi dari TNI, yakni Prada A dan Prada V hadir. Sebanyak 38 adegan diperagakan.
Presiden Prabowo Beri Angin Segar Buat John Herdman, Timnas Indonesia Bisa Makin Bertabur Diaspora

Presiden Prabowo Beri Angin Segar Buat John Herdman, Timnas Indonesia Bisa Makin Bertabur Diaspora

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto membuka peluang terjadinya perombakan besar dalam kebijakan kewarganegaraan nasional. Skuad Timnas Indonesia jadi -
Berkah Buat Timnas Indonesia? Menerka Dampak Wacana Presiden Prabowo soal Kewarganegaraan Ganda

Berkah Buat Timnas Indonesia? Menerka Dampak Wacana Presiden Prabowo soal Kewarganegaraan Ganda

Wacana kewarganegaraan ganda terbatas di Indonesia berpotensi bawa perubahan bagi sepak bola nasional. Jika diterapkan, Timnas Indonesia bisa mendapat berkah.
Selengkapnya

Viral