GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Perlawanan Terpidana Kasus Vina Cirebon Semakin Terbuka, Nasib Iptu Rudiana Berada di Ujung Tanduk

Kontroversi kasus pemerkosaan disertai pembunuhan sejoli Vina dan Eky di Cirebon, Jawa Barat pada 2016 silam terus disorot publik dalam langkah perkembangannya.
Rabu, 17 Juli 2024 - 18:46 WIB
Kolase Ayah Eky yakni Iptu Rudiana dalam pusaran kasus pembunuhan sejoli muda Vina dan Eky di Cirebon
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Kontroversi kasus pemerkosaan disertai pembunuhan sejoli Vina dan Eky di Cirebon, Jawa Barat semakin tersaji dalam perkembangannya.

Teranyar, ayah Eky yakni Iptu Rudiana dilaporkan oleh Hadi Saputra selaku terpidana kasus Vina Cirebon diputus oleh ke Bareskrim Polri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kuasa hukum Hadi Saputra, Jutek Bongso mengatakan laporan yang dilayangkan pihaknya terkait dugaan tindak pidana oleh Iptu Rudiana terhadap terpidana kasus Vina Cirebon.

Jutek mengaku laporan tersebut telah terdaftar di Bareskrim Polri dengan nomor LP/B/235/VII/2024/SPKT/BARESKRIM Polri.

“Dugaannya memberikan keterangan tdk benar, palsu dan juga penganiayaan kemudian memberikan surat palsu dan lainnya jadi kira-kita itulah,” kata Jutek kepada awak media di Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu (17/7/2024).

Jutek mengatakan laporan tersebut baru dilayangkan oleh satu terpidana yakni Hadi Saputra. 

Kendati demikian, ia mengaku tak menutup kemungkinan terpidana lain turut melaporkan terkait dugaan aksi penganiayaan yang dialaminya.

"Dari enam terpidana yang lain, hari ini hanya terpidana Hadi yang melaporkan, kepada Rudiana atas perbuatan yang kami Laporkan. Peristiwanya nanti mungkin penyidik yang akan sampaikan," ungkapnya.

Adapun laporan terhadap Iptu Rudiana ini berupa Pasal 422, 351, 33, 335 dan 242 KUHP.

“Gini, karena peristiwa nya kan tentu berbeda, nah yg dituduhkan dilaporkan kan berbeda, kalau digabung pasti ga akan mungkin. Karena yang kita laporkan ini pasalnya pun berbeda tindakan nya pun berbeda,” kata Jutek.

“Kenapa kami laporkan kami berharap para penyidik kami percaya seperti yang diharapkan tadi Pak Kapolri kepolisian Kabareskrim dan teman polisi disini. Ini kesempatan buat kota untuk merekonstruksi ulang menjadi pembanding,” sambungnya.

Kasus Pembunuhan Vina dan Eky Terungkap

Kasus pembunuhan terhadap Vina dan Eky terjadi pada Agustus 2016 dengan pelaku geng motor di Cirebon, Jawa Barat.

Polresta Cirebon menetapkan 11 anggota geng motor sebagai tersangka kasus pembunuhan disertai pemerkosaan tersebut.

Sebelumnya kasus kematian Vina dan Eky ditengarai akibat kecelakaan lalu lintas yang terjadi.

Namun, sejoli muda itu ternyata menjadi korban pembunuhan sadis oleh geng motor tersebut.

Hingga saat ini terdapat tiga orang tersangka pembunuhan dan pemerkosaan yang masih buron usai 8 tahun kasus tersebut.

Polisi mengungkap ketiga pelaku yang buron itu beridentitas Andi (23), Dani (20), dan Pegi alias Perong (22).

Sementara 8 pelaku lain yang telah menjalani masa hukumannya yakni Jaya, Supriyanto, Eka Sandi, Hadi Saputra, Eko Ramadhani, Sudirman, Rivaldi Aditya Wardana, dan Saka Tatal

Adapun Polda Jawa Barat secara mengejutkan menghapus dua nama DPO lainnya usai menangkap terduga otak pelaku pembunuhan yakni Pegi Setiawan alias Perong. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui, kasus pembunuhan Vina dan Eky di Cirebon diusut kepolisian usai adanya Laporan Polisi yang dibuat oleh Iptu Rudiana. 

Teranyar, Pegi Setiawan pun tak lagi menjadi tersangka kasus Vina dan Eky di Cirebon usai menang sidang praperadilan.(raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kejagung Ajukan Banding atas Vonis Korupsi Tata Kelola Minyak, Hakim Tegaskan Kerugian Negara Rp9,4 Triliun

Kejagung Ajukan Banding atas Vonis Korupsi Tata Kelola Minyak, Hakim Tegaskan Kerugian Negara Rp9,4 Triliun

Kejagung ajukan banding atas vonis korupsi tata kelola minyak. Hakim tegaskan kerugian negara Rp9,4 triliun, vonis penjara dijatuhkan.
KPK Turun Tangan! Pantau Mobil Dinas Rp8,5 Miliar Gubernur Kaltim, Ingatkan Celah Korupsi

KPK Turun Tangan! Pantau Mobil Dinas Rp8,5 Miliar Gubernur Kaltim, Ingatkan Celah Korupsi

Menurutnya, sektor pengadaan barang dan jasa merupakan salah satu titik rawan praktik korupsi sehingga perlu pengawasan ekstra.
Sudah Rencanakan Pembacokan Sejak November 2025, Mahasiswa UIN Suska Riau Akui Asah Kapak dan Parang Sebelum ke Kampus

Sudah Rencanakan Pembacokan Sejak November 2025, Mahasiswa UIN Suska Riau Akui Asah Kapak dan Parang Sebelum ke Kampus

Mahasiswa UIN Suska Riau mengasah kapak dan parang sebelum beraksi. Dia telah merencanakan pembacokan terhadap korban sejak bulan November 2025 lalu. 
Tak Hanya Fisik, Tiwi/Fadia Sudah Siapkan Taktik untuk Hadapi Ganda China di Semifinal German Open 2026

Tak Hanya Fisik, Tiwi/Fadia Sudah Siapkan Taktik untuk Hadapi Ganda China di Semifinal German Open 2026

Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti memastikan diri tak hanya siap secara fisik, tetapi juga secara taktik jelang semifinal German Open 2026. 
BMKG: Hari Ini Hujan Ringan Akan Guyur Mayoritas Wilayah RI

BMKG: Hari Ini Hujan Ringan Akan Guyur Mayoritas Wilayah RI

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan bahwa hujan ringan bakal mendominasi cuaca Indonesia pada Sabtu. 
Dominasi Sesi Latihan Bebas, Marco Bezzecchi Tetap Marc Marquez di MotoGP Thailand 2026

Dominasi Sesi Latihan Bebas, Marco Bezzecchi Tetap Marc Marquez di MotoGP Thailand 2026

Marc Marquez diprediksi masih jadi yang terkuat di MotoGP Thailand 2026

Trending

Eliano Reijnders Soroti Aksi Bobotoh Pasca Persib Menang Lawan Madura United

Eliano Reijnders Soroti Aksi Bobotoh Pasca Persib Menang Lawan Madura United

Pemain Timnas Indonesia Eliano Reijnders ikut menyoroti euforia Bobotoh usai kemenangan telak Persib Bandung atas Madura United. Pada pekan ke-23 Super League -
John Herdman Gigit Jari, 3 Bintang Eropa Tolak Mentah-mentah Bela Timnas Indonesia

John Herdman Gigit Jari, 3 Bintang Eropa Tolak Mentah-mentah Bela Timnas Indonesia

Timnas Indonesia terus bergerak agresif memburu tambahan amunisi dari Eropa jelang agenda Internasional di 2026. 3 bintang Eropa ini justru tolak mentah-mentah.
FIFA Tak Beri Restu! Pemain Grade A yang Lagi Gacor-gacornya di Liga Inggris Ini Tak Bisa Dinaturalisasi Timnas Indonesia, John Herdman Gigit Jari

FIFA Tak Beri Restu! Pemain Grade A yang Lagi Gacor-gacornya di Liga Inggris Ini Tak Bisa Dinaturalisasi Timnas Indonesia, John Herdman Gigit Jari

FIFA menutup peluang naturalisasi pemain keturunan yang sedang gacor di Liga Inggris usai tampil untuk timnas senior. Harapan fans Timnas Indonesia pun sirna.
Foto Kedekatan Pelaku dan Korban Mahasiswa UIN Suska Riau Viral di Media Sosial, Seketika Mendapat Ribuan Likes

Foto Kedekatan Pelaku dan Korban Mahasiswa UIN Suska Riau Viral di Media Sosial, Seketika Mendapat Ribuan Likes

Kasus pembacokan dilakukan mahasiswa berinisial R (22) kepada mahasiswi berinisial F (23) di area Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska Riau)
Media Inggris Mulai Curiga dengan Elkan Baggott, Jangan-jangan Karier Bek Timnas Indonesia di Liga Inggris Sebentar Lagi akan Berakhir Seperti Ini

Media Inggris Mulai Curiga dengan Elkan Baggott, Jangan-jangan Karier Bek Timnas Indonesia di Liga Inggris Sebentar Lagi akan Berakhir Seperti Ini

Media Inggris curiga dengan Elkan Baggott dan sebut tak punya masa depan di Ipswich Town. Bek Timnas Indonesia disarankan segera pindah agar dapat bermain.
Terpopuler News: Menantu Perkosa Mertua Jelang Sahur, hingga Tanggapan Kemenkum Terhadap Anak Dwi Sasetyaningtyas

Terpopuler News: Menantu Perkosa Mertua Jelang Sahur, hingga Tanggapan Kemenkum Terhadap Anak Dwi Sasetyaningtyas

Kabar mengenai seorang menantu yang berani perkosa terhadap ibu mertuanya. Hingga tanggapan Kemenkum mengenai status kewarganegaraan anak Dwi Sasetyaningtyas
Pascal Struijk Tak Habis Pikir dengan Fans Garuda, Sudah Tolak Bela Timnas Indonesia Namanya Tetap Diserbu

Pascal Struijk Tak Habis Pikir dengan Fans Garuda, Sudah Tolak Bela Timnas Indonesia Namanya Tetap Diserbu

Pascal Struijk angkat bicara soal derasnya permintaan suporter Garuda agar ia dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia. Tegaskan masih mimpi bela De Oranje.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT