Pengakuan Mama Ghufron Bikin Gaduh Bisa Bahasa Semut hingga Malaikat, Kiai Sumarno: Jangan Dibilang Sesat Dulu, Ini...
- istimewa
Jakarta, tvOnenews.com - Sosok Mama Ghufron terus menjadi perbincangan hangat netizen Indonesia, seusai membuat pengakuan mengejutkan ketika ceramah.
Terbaru, Mama Ghufron mengaku bisa mengerti bahasa semut hingga berbincang dengan malaikat.
Kondisi itu pun menuai pro dan kontra masyarakat terkait ajaran yang disebarkan Mama Ghufron.
Pendakwah sekaligus pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Darus Sa'adah. KH Sumarno Syafei pun turut menyoroti ulah Mama Ghufron.
Dalam acara Catatan Demokrasi di tvOne, Kiai Sumarno mengungkap terdapat tujuh indikasi ajarn menyimpang dari Mama Ghufron.
"Saya enggak berani mengatakan sesat dulu, ini penyelewengan," kata Kiai Sumarno dilansir Kamis (18/7/2024).
Kiai Sumarno menuturkan dirinya memang tidak mengenal Mama Ghufron, tetapi melihat sekilas video viral di media sosial.
Dari tayangan-tayangan tersebut, Kiai Sumarno bisa menyampaikan tujuh indikasi penyimpangan dari Mama Ghufron.
"Ada 7 poin setelah saya lihat dari tayangan-tayangan dalam YouTube yang viral akhir-akhir ini. Ada 7 yang saya lihat bahkan barangkali saya lebih sedikit, Majelis Ulama (MUI) lebih banyak. Saya bikin singkat saja ada 7," jelasnya.
Dia menjelaskan penyimpangan pertama yang diduga dilakukan Mama Ghufron ialah saat mengaku mengarang 500 kitab menggunakan bahasa Suryani.
"Yang pertama yaitu mengaku mengarang 500 kitab dengan bahasa Suryani yang kita tidak tahu siapa pentahsisnya," tuturnya.
Penyelewengan yang kedua, menurutnya, ketika Mama Ghufron mengaku bisa tadi berkomunikasi dengan para malaikat.
Sebab, menurutnya, malaikat hanya bisa diperintah dan melakukan sesuatu hanya atas perintah Allah SWT.
"Dalam Al Quran dijelaskan malaikat adalah merupakan hamba-hamba Allah yang suci, yang tidak pernah melakukan maksiat macam-macam, dan dia hanya tunduk dengan perintah Allah. Kenapa malaikat Diajak komunikasi? Kenapa malaikat bisa disuruh-suruh? ini kekeliruan logika akal nalar, apa barangkali sudah kelebihan pinternya," tambahnya.
Kiai Sumarno menyebutkan penyelewengan ketiga ialah saat Mama Ghufron mengaku memiliki tugas menjaga gawang neraka.
"(Penjaga gawang neraka,red) luar biasa, bayangkan, kita bisa pikir berapa panasnya neraka. Hal-hal yang semacam ini fenomena akhir zaman, enggak usah kaget," lanjutnya.
Load more