News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengerikan, Dede Mengaku Kerap Dihantui Hal Ini Usai Beri Kesaksian Palsu Kasus Pembunuhan Vina dan Eky di Cirebon

Pengungkapan kasus pemerkosaan disertai pembunuhan terhadap Vina dan Eky di Cirebon, Jawa Barat pada 2016 masih menyimpan misteri hingga menjadi sorotan publik.
Senin, 22 Juli 2024 - 06:01 WIB
Kolase Dede dan Terpidana kasus Vina dan Eky di Cirebon
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Pengungkapan kasus pemerkosaan disertai pembunuhan terhadap Vina dan Eky di Cirebon, Jawa Barat pada 2016 masih menyimpan misteri tersendiri.

Publik pun semakin menyimak usai kontroversi yang terjadi pada perkembangan kasus Vina Cirebon.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kontroversi semakin menyeruak berawal dari adanya salah tangkap Polda Jawa Barat terhadap Pegi Setiawan.

Pegi Setiawan yang dianggap Polda Jawa Barat sebagai DPO kasus Vina dengan nama Pegi Perong terbukti tak bersalah melalui putusan Pengadilan Negeri (PN) Bandung.

Menyusul kemenangan Pegi Setiawan, kini mantan terpidana kasus pembunuhan Vina yakni Saka Tatal bersiap menghadapi siang peninjauan kembali (PK) pada Rabu (24/7/2024).

Pasalnya, PN Cirebon menyetujui permohonan kubu Saka Tatal untuk melakukan PK dalam kasus pemerkosaan dan pembunuhan itu.

Perkembangan lainnya yakni upaya 6 terpidana kasus kematian Vina dan Eky di Cirebon yang juga berencana mengajukan PK ke Mahkamah Agung (MA).

Tak hanya sampai di situ, keluarga 6 terpidana bersama kuasa hukum turut melaporkan Ayah Eky yakni Iptu Rudiana sekaligus dua saksi kasus tersebut Aep, dan Dede ke Bareskrim Polri.

Di tengah perkembangan dan kontroversi yang terus bermunculan, Dede selalu saksi kunci kasus Vina mulai bersuara terkait peristiwa yang terjadi.

Dede mengaku jika dirinya memberikan kesaksian palsu pada peristiwa kasus pemerkosaan disertai pembunuhan pada 8 tahun silam.

"Aep sama Rudiana kasih tahu ke saya. Itu diarahin sama Aep dan Rudiana, 100 persen saya benar," kata Dede dilansir dari YouTube @kangdedimulyadichannel, Jakarta, Senin (22/7/2024).

Dede Mengaku Dihantui

Dede pun secara terang-terangan membongkar skenario kesaksian palsunyanyang dirancang oleh Iptu Rudiana.

Dede mengaku terjebak untuk memberi kesaksian palsu tersebut usai dibujuk Aep kala itu.

"Awalnya malam saya lupa sekitar jam berapa, Aep nelpon 'De anterin saya ke Polres, ittu saya posisi di rumah di Cirebon Kabupaten. Mau ngapain Ep? Sudah anterin saja kata Aep," ujar Dede.

"Yauda saya anterin, di luar sebelum masuk BAP ada saya Aep, sama Rudiana. Saya bilang ke Aep, Ep kan kita enggak tahu apa-apa kenap jadi saksi, sudah ntar ikutin saja katanya," sambungnya.

Selang beberapa hari memberi kesaksian Dede pun baru mengetahui adanya kasus pemerkosaan disertai pembunuhan yang menimpa Vina dan Eky.

Dede mengaku tak mengetahui satupun tersangka dalam peristiwa pemerkosaan disertai pembunuhan itu.

Hingga kasus Vina dan Eky di Cirebon kembali mencuat di publik usai 8 tahun berlalu, Dede mengaku baru mengetahui adanya sejumlah orang yang menderita akibat kesaksian palsunya tersebut.

Kendati baru mengetahui sejumlah terpidana tersebut, Dede mengaku kerap dihantui rasa takut usai memberikan kesaksian palsu tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sebenarnya kemarin juga viral ingin saya keluar di media berkata jujur, cuman saya pikir panjang, saya keluar dengan sendirian saya bisa apa enggak ada pendamping," kata Dede.

"Sebenarnya hati kecil saya merasa dosa. Kalau ada di posisi keluarga saya, ya mungkin keluarga saya juga terasa tersiksa," sambungnya. (raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Namanya Terseret dalam Kasus Dugaan Penipuan Emas, Kirana Larasati: Saya Hanya Brand Ambassador

Namanya Terseret dalam Kasus Dugaan Penipuan Emas, Kirana Larasati: Saya Hanya Brand Ambassador

Artis indonesia, Kirana Larasati menjadi sorotan di tengah kasus dugaan penipuan emas. Hal tersebut menuai perhatian publik, berikut klarifikasinya.
Menengok Hunian Baru Warga Terdampak Rempang Eco-City di Tanjung Banon

Menengok Hunian Baru Warga Terdampak Rempang Eco-City di Tanjung Banon

Kementerian Transmigrasi bersama BP Batam dan instansi terkait mempercepat penataan permukiman di Tanjung Banon, Pulau Rempang. Pada tahap ini, pemerintah fokus membangun 350 unit rumah permanen bagi warga terdampak.
Legenda Manchester United Ryan Giggs Kritik Kebiasaan Pesepak Bola Modern: Bagi Saya Itu Aneh

Legenda Manchester United Ryan Giggs Kritik Kebiasaan Pesepak Bola Modern: Bagi Saya Itu Aneh

Ryan Giigs menilai gestur berpelukan tersebut sangat berbeda dengan budaya persaingan yang dirasakannya ketika masih aktif bermain.
Gempa Besar Guncang Panana, Kekuatan Magnitudo 7,7 dan Kedalaman 12,6 Kilometer

Gempa Besar Guncang Panana, Kekuatan Magnitudo 7,7 dan Kedalaman 12,6 Kilometer

Gempa Magnitudo 7,7 mengguncang Panama bagian selatan, Jumat (9/10/2026) waktu setempat. Titik gempa yang mengguncang Panama berada di sekitar 12 kilometer barat laut Pitaloza Arriba dengan kedalaman 12,6 kilometer.
Nasi Goreng Jadi Hiburan Maverick Vinales di Tengah Kecemasan Penampilan Jelang MotoGP Mandalika

Nasi Goreng Jadi Hiburan Maverick Vinales di Tengah Kecemasan Penampilan Jelang MotoGP Mandalika

Maverick Vinales menyebut nasi goreng sebagai salah satu kuliner yang paling berkesan selama berada di Indonesia.
Pajak Kendaraan Bermotor Dibayar Tiap Tahun, Ini yang Perlu Anda Ketahui soal Penggunaan Dananya

Pajak Kendaraan Bermotor Dibayar Tiap Tahun, Ini yang Perlu Anda Ketahui soal Penggunaan Dananya

Ke mana hasil Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) digunakan? Simak aturan DKI Jakarta yang mengalokasikan minimal 10 persen penerimaan untuk jalan dan transportasi

Trending

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Selengkapnya

Viral