News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Anwar Hafid Disebut Pantas Jadi Eksekutor Atasi Masalah Sulteng, Ini Buktinya

Cagub Sulteng Anwar Hafid miliki rekam jejak prestasi dalam setiap jabatan terdahulunya seperti jadi Kepala Desa, Camat, Bupati Morowali, hingga Anggota DPR RI.
Senin, 22 Juli 2024 - 10:11 WIB
Calon Gubernur (Cagub) Sulawesi Tengah (Sulteng) Anwar Hafid.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Calon Gubernur (Cagub) Sulawesi Tengah (Sulteng) Anwar Hafid memiliki berbagai rekam jejak prestasi dalam setiap jabatan terdahulunya.

Diketahui, Anwar Hafid telah lama berkecimpung dalam berbagai jabatan di pemerintahan, mulai dari menjadi Kepala Desa, Camat, Bupati Morowali, hingga Anggota DPR RI.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Prestasi-prestasi selama menjabat sebagai Bupati dan anggota parlemen pusat ini menjadi bukti nyata bahwa Anwar Hafid memiliki kemampuan dan pengalaman yang mumpuni untuk membawa perubahan positif di Sulteng. 

Jurnalis Senior Sulteng, Kamil Badrun mengatakan, Anwar Hafid memiliki rekam jejak yang banyak dalam segala lini, langkahnya mencalonkan diri sebagai Gubernur dinilai oleh Kamil sebagai langkah yang tepat.

Oleh karenanya, figur Anwar Hafid sudah pantas menjadi eksekutor bagi persoalan-persoalan di Sulteng. 

tvonenews

"Track record beliau sangat banyak, dan sudah saatnya untuk menjadi eksekutor bagi persoalan-persoalan daerah Sulteng," kata Kamil dalam keterangannya, pada Senin (22/7/2024). 

Kamil juga mengaku telah mengenal Anwar Hafid sejak lama, dan memang Ketua Demokrat Sulteng ini adalah pribadi yang mau bekerja keras untuk rakyat.

Terlebih, Anwar Hafid juga memiliki komitmen yang tinggi untuk menciptakan kemakmuran bagi rakyat Sulteng. 

"Saya kenal karakter beliau, beliau adalah pekerja keras kemudian sosok pemimpin yang komitmen," kata Kamil. 

Komitmen Anwar Hafid untuk rakyat bisa terlihat dari berbagai prestasi yang diukir untuk Kabupaten Morowali.

Di Morowali, Anwar Hafid sukses menaikkan laju pertumbuhan ekonomi (LPE) Morowali ke arah yang sangat positif. 

Data Pemkab Morowali mencatat, pertumbuhan ekonomi Morowali meningkat dari 11,09 persen pada 2008, menjadi 13,8 persen pada 2018.

Angka pertumbuhan ekonomi yang tinggi sebanding dengan tingkat daya beli masyarakat, pada tahun 2015, daya beli masyarakat Morowali mencapai puncak tertinggi yakni Rp10.245.000. 

Di sisi lain, Anwar Hafid juga tuntas memainkan fungsinya sebagai penyambung lidah rakyat. Anwar Hafid yang duduk di Komisi V DPR RI, lantang menyuarakan aspiras masyarakat Indonesia khususnya warga Sulteng.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peran aktifnya ini diakui dan dibuktikan dengan sejumlah apresiasi yang diperoleh. 

Diketahui, pada tahun 2023, Anwar dianugerahi penghargaan sebagai Legislator Peduli Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat Daerah Pemilihan dari KWP Award.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Detik-detik Kecelakaan Maut di Andara Jaksel, Pemotor Tewas Usai Tabrak Mikrotrans JakLingko

Detik-detik Kecelakaan Maut di Andara Jaksel, Pemotor Tewas Usai Tabrak Mikrotrans JakLingko

Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Andara Raya, Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu dini hari, 4 Februari 2026.
Abu Dhabi Open 2026: Perjuangan Janice Tjen Terhenti di Babak Kedua Nomor Tunggal Usai Tumbang dari Petenis Unggulan

Abu Dhabi Open 2026: Perjuangan Janice Tjen Terhenti di Babak Kedua Nomor Tunggal Usai Tumbang dari Petenis Unggulan

Petenis Indonesia, Janice Tjen dipaksa gigit jari usai menelan kekalahan dari pemain unggulan, Liudmila Samsonova di babak kedua Abu Dhabi Open 2026.
Disorot KPK! Dana Perjalanan dan Aset Ridwan Kamil Saat Menjabat Gubernur Jabar Ditelusuri

Disorot KPK! Dana Perjalanan dan Aset Ridwan Kamil Saat Menjabat Gubernur Jabar Ditelusuri

Selain menelusuri pembiayaan kegiatan, KPK juga mendalami sumber penghasilan Ridwan Kamil selama menjabat sebagai orang nomor satu di Jawa Barat.
Gubernur Khofifah Penuhi Undangan Presiden Prabowo bersama Pimpinan Ormas Islam Indonesia di Istana Negara

Gubernur Khofifah Penuhi Undangan Presiden Prabowo bersama Pimpinan Ormas Islam Indonesia di Istana Negara

Gubernur Khofifah penuhi undangan Presiden Prabowo bersama para pimpinan organisasi kemasyarakatan Islam.
Rapat Pleno Komisi Kajian Ketatanegaraan 2026, Ibas Singgung Pentingnya Kajian Ketatanegaraan

Rapat Pleno Komisi Kajian Ketatanegaraan 2026, Ibas Singgung Pentingnya Kajian Ketatanegaraan

Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) membuka Rapat Pleno Komisi Kajian Ketatanegaraan 2026 dengan semangat optimisme untuk terus memperkuat sistem ketatanegaraan Indonesia.
Motif Sementara Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Kekecewaan Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Konselor Dampingi Keluarga

Motif Sementara Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Kekecewaan Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Konselor Dampingi Keluarga

Motif sementara anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu mulai digali pihak kepolisian.

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman membuka peluang hadirnya tambahan pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. Di era kepemimpinannya, sejumlah ... -
Heboh Pengakuan Artis Denada Akui Ressa sebagai Anak, Ingatkan Ceramah Buya Yahya Ada Orang Tua Zalim

Heboh Pengakuan Artis Denada Akui Ressa sebagai Anak, Ingatkan Ceramah Buya Yahya Ada Orang Tua Zalim

Kasus dugaan penelantaran anak yang menyeret nama artis Denada menjadi sorotan publik. Kini sudah mengakui Ressa sebagai anak.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT