News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

DPR 'Tekan' Pemerintah Agar Berani Buka-bukaan Buntut PDNS 2 Surabaya Kena Serangan Ransomware

Anggota Komisi I DPR RI Sukamta meminta pemerintah berikan kejelasan soal nasib data pribadi warganya yang kena serangan ransomware pada PDNS 2 di Surabaya.
Senin, 22 Juli 2024 - 16:11 WIB
Ilustrasi - Serangan ransomware pada Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) 2 di Surabaya.
Sumber :
  • Dok Istock photo

Jakarta, tvOnenews.com - Anggota Komisi I DPR RI Sukamta meminta pemerintah memberikan kejelasan soal nasib data pribadi warganya yang terkena serangan ransomware pada Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) 2 di Surabaya.

Sebab, pemerintah saat ini belum memberikan jawaban yang pasti terkait nasib data tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sejak awal terjadinya serangan siber ke PDNS 2, saya mempertanyakan soal apakah telah terjadi kebocoran data pribadi. Rakyat berhak tahu atas data-data yang disimpan oleh lembaga pemerintah yang bocor dan mana data yang aman," kata Sukamta dalam keterangannya, Senin (22/7/2024).

Politikus PKS itu meminta pemerintah bertanggung jawab terhadap keamanan data pribadi masyarakat, karena data-data tersebut sangat bersifat rahasia.

"Jika betul-betul terjadi kebocoran data pribadi, maka harus disikapi dengan sangat serius. Ini tanggung jawab negara dalam hal menjamin hak keamanan warganya," ungkapnya.

tvonenews

Dia juga menyebut upaya pemulihan infrastruktur penyediaan layanan digital nasional setelah terjadinya serangan siber memang penting.

Meski demikian, Sukamta mengingatkan pemerintah tidak melupakan aspek perlindungan data pribadi.

"Kita jangan hanya sibuk aspek keamanan siber dan pemulihannya pasca serangan ransomware. Kita jangan lupa aspek pelindungan data pribadinya," tegas Sukamta.

Sukamta menambahkan pemerintah wajib memberikan update informasi kepada masyarakat terkait kebocoran data.

Hal ini sesuai aturan dalam UU RI Nomor 27 tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP). 

Dalam Pasal 46 UU PDP dijelaskan bahwa pihak pengelola data pribadi harus memberitahu secara tertulis kepada para subjek data yang bocor dan kepada lembaga Pengawas PDP dalam waktu 3x24 jam.

Sedangkan, saat ini sudah lebih dari batas waktu yang ditentukan.

Pemerintah juga diminta harus merilis pemberitahuan tertulis yang memuat data pribadi yang bocor, kapan, dan bagaimana data itu bocor.

Kemudian, pemberitahuan itu juga harus memuat upaya penanganan serta pemulihan dari kebocoran data tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Sampai saat ini belum ada penjelasan resmi Pemerintah terkait aspek pelindungan data pribadi masyarakat usai serangan siber terhadap PDNS 2,” tutur Sukamta.

“Pemerintah belum berikan update info yang memadai tentang apakah terjadi kebocoran data, apa yang sedang dan sudah dilakukan Pemerintah dan bagaimana selanjutnya," sambungnya.(saa/lkf)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hajar Thailand, Pelatih Futsal Irak Langsung Tancap Gas Tatap Laga Kontra Juara Bertahan Iran di Semifinal Piala Asia 2026

Hajar Thailand, Pelatih Futsal Irak Langsung Tancap Gas Tatap Laga Kontra Juara Bertahan Iran di Semifinal Piala Asia 2026

Pelatih futsal Irak Joao Carlos langsung mengalihkan fokus ke Iran usai menyingkirkan Thailand 4-2 dan memastikan tiket semifinal Piala Asia Futsal 2026.
Rekap Hasil Hari Pertama Tes Pramusim MotoGP 2026 di Sirkuit Sepang: Alex Marquez Catatkan Waktu Tercepat

Rekap Hasil Hari Pertama Tes Pramusim MotoGP 2026 di Sirkuit Sepang: Alex Marquez Catatkan Waktu Tercepat

Para pembalap di kelas utama baru saja merampungkan tes pramusim MotoGP 2026 di Sirkuit Sepang, Malaysia pada Selasa (3/2/2026).
Mendagri Sebut Penugasan Pascabanjir Aceh Tamiang Jadi Ajang Nyata ASN dan Praja IPDN Terapkan Ilmunya

Mendagri Sebut Penugasan Pascabanjir Aceh Tamiang Jadi Ajang Nyata ASN dan Praja IPDN Terapkan Ilmunya

Di hadapan ASN dan Praja IPDN, Mendagri menegaskan bahwa keberhasilan pemulihan pascabencana salah satunya diukur dari kembalinya fungsi pemerintahan dan layanan publik.
Soal Ressa Jadi Sopir, Adik Denada Bilang Emilia Contessa Mau Ajarkan Cucu agar Rajin Bekerja

Soal Ressa Jadi Sopir, Adik Denada Bilang Emilia Contessa Mau Ajarkan Cucu agar Rajin Bekerja

Adik Denada, Enrico Tambunan, buka suara soal tudingan Emilia Contessa mempekerjakan Ressa. Ia tegas menyebut sang ibu hanya ingin mendidik cucunya.
Denada Tetap Bisa Kena Tuntut Rp7 Miliar atau Tidak walau Sudah Akui Ressa sebagai Anak Kandung?

Denada Tetap Bisa Kena Tuntut Rp7 Miliar atau Tidak walau Sudah Akui Ressa sebagai Anak Kandung?

Denada Tetap Bisa Kena Tuntut Rp7 Miliar atau Tidak walau Sudah Akui Ressa sebagai Anak Kandung? Simak fakta hukum gugatan Ressa Rizky Rossano. berikut ini!
KPK Imbau WNA di Jajaran Direksi BUMN Untuk Laporkan Harta Kekayaan

KPK Imbau WNA di Jajaran Direksi BUMN Untuk Laporkan Harta Kekayaan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta Warga Negara Asing (WNA) yang berada di jajaran direksi perusahaan badan usaha milik negara (BUMN)

Trending

Meski Ronaldo Mogok Main, Al Nassr Tetap Bisa 'Bantai' Al Riyadh, Sadio Mane Jadi Pahlawan Kemenangan

Meski Ronaldo Mogok Main, Al Nassr Tetap Bisa 'Bantai' Al Riyadh, Sadio Mane Jadi Pahlawan Kemenangan

Meskipun tampil tanpa sang kapten, Al Nassr tetap menunjukkan kelasnya sebagai tim papan atas. Mereka tetap bisa menang atas Al Riyadh di laga pekan ke-20.
Ada yang Sudah Diproses Naturalisasi, Ini 5 Pemain Asing yang Dirumorkan Jadi WNI dan Berpotensi Bela Timnas Indonesia

Ada yang Sudah Diproses Naturalisasi, Ini 5 Pemain Asing yang Dirumorkan Jadi WNI dan Berpotensi Bela Timnas Indonesia

Pelatih John Herdman membuka peluang penambahan pemain naturalisasi demi perkuat Timnas Indonesia. Lima pemain asing ini berpotensi jadi WNI dalam waktu dekat.
Daftar Harga iPhone 16 Series Februari 2026, Turun Drastis!

Daftar Harga iPhone 16 Series Februari 2026, Turun Drastis!

Harga iPhone 16 Series per Februari 2026 terpantau turun signifikan di Indonesia. Simak daftar harga iPhone 16, 16 Plus, 16 Pro, dan 16 Pro Max terbaru di sini.
Banjir Dukungan Selebritis Usai Denada Ungkap Pengakuan dan Minta Maaf pada Ressa, Ada dari Mantan Suami!

Banjir Dukungan Selebritis Usai Denada Ungkap Pengakuan dan Minta Maaf pada Ressa, Ada dari Mantan Suami!

Denada mendapat banyak dukungan dari rekan sesama selebritis, termasuk sang mantan suami usai dirinya menyampaikan klarifikasi dan permohonan maaf pada Ressa.
Rekap Hari Penutupan Bursa Transfer Musim Dingin Liga Italia: Jay Idzes Resmi Dapat Kabar Buruk, Juventus dan AC Milan Gigit Jari

Rekap Hari Penutupan Bursa Transfer Musim Dingin Liga Italia: Jay Idzes Resmi Dapat Kabar Buruk, Juventus dan AC Milan Gigit Jari

Juventus dan AC Milan sama-sama gigit jari di hari penutupan bursa transfer musim dingin Liga Italia. Sedangkan Jay Idzes resmi mendapatkan kabar buruk.
Viral Kasus Emas Digital China Guncang Investor: Ribuan Tak Bisa Tarik Dana hingga Emas Fisik

Viral Kasus Emas Digital China Guncang Investor: Ribuan Tak Bisa Tarik Dana hingga Emas Fisik

Kasus emas digital di China membuat ribuan investor gagal menarik dana dan emas fisik setelah platform membekukan dana hingga miliaran dolar AS.
Fakta Terbaru Hubungan Denada dan Ressa Rizky Rossano, Dari Kegaduhan hingga Reaksi Jerry Aurum

Fakta Terbaru Hubungan Denada dan Ressa Rizky Rossano, Dari Kegaduhan hingga Reaksi Jerry Aurum

​​​​​​​Fakta terbaru hubungan Denada dan Ressa Rizky Rossano, dari kegaduhan di Jakarta, pengakuan Denada di Instagram, hingga reaksi Jerry Aurum. Cek beritanya
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT