GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Teka-teki Nasib Sudirman Jelang Sidang PK Saka Tatal, dan Kemunculan Dede Membuat Para Terpidana Kasus Vina Eky Ingin Segera Bebas

Kuasa Hukum Sudirman, Wilson sebut kliennya kemungkinan akan mengajukan PK bersama 6 terpidana lainnya membuat para terpidana kasus Vina Eky ingin segera bebas.
Selasa, 23 Juli 2024 - 19:43 WIB
Sudirman bersama 6 terpidana lainnya tengah berjuang untuk Mengajukan Peninjauan Kembali atau PK.
Sumber :
  • Dok tvOnenews.com/Cepi Kurniawan

Bandung, tvOnenews.com - Sudirman yang sejak awal jarang tersorot karena keberadaan cukup dijaga berada di Polda Jawa Barat.

Sudirman kini kemungkinan akan mengajukan PK bersama 6 terpidana lainnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui, Sudirman sendiri kuasa hukumnya terpisah meskipun keluarga menyerahkan kuasanya ke Peradi.

"Untuk (terpidana) Sudirman kami masih mengumpulkan bukti baru lainya (Novum), untuk persiapan PK yang kami ajukan nanti," kata Kuasa Hukum Sudirman, Wilson saat dihubungi tvOnenews.com, Selasa (22/7/2024).

Akan tetapi, Wilson belum bisa memastikan kapan PK tersebut akan diajukan, yang jelas menurut perlu mengumpulkan bukti baru yang akurat agar tidak sia sia saat PK nantinya.

tvonenews

"Yang jelas kami masih mengumpulkan bukti baru," ungkapnya.

Disinggung soal pernyataan Dede yang mencabut keterangan 2016 akankah menjadi bagian novum tersebut, Wilson mengatakan pernyataan Dede bisa jadi fakta dan bukti baru yang menguntungkan sudirman.

Namun, hal itu perlu diuji terlebih dahulu.

"Pernyataan Dede kan masih harus diuji dulu, tidak semudah itu jadi bukti baru," ungkapnya.

Wilson menambahkan, pihaknya sampai saat ini belum bertemu lagi dengan Sudirman di Polda Jawa Barat.

"Dan belum mengetahui kondisinya saat ini," tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, Dedi Mulyadi membongkar tentang masa lalu Pegi Setiawan dan Sudirman yang rupanya terdapat fakta memcengangkan.

Diketahui, Pegi Setiawan sudah bebas dan menghirup udara segar. Sementara, Sudirman terpidana kasus Vina Cirebon masih berada di tahanan. 

Namun kini terungjap bahwa Pegi pernah memiliki hubungan dengan terpidana kasus pembunuhan Vina Cirebon, Sudirman.

Ternyata Pegi dan Sudirman dulunya sempat satu Sekolah Dasar (SD). Mereka satu sekolah di SDN Pelandakan 1, Kota Cirebon, Jawa Barat.

Hal ini diungkap oleh guru Sudirman dan Pegi Setiawan melalui kanal YouTube milik Dedi Mulyadi.

Kepada Dedi Mulyadi, guru Sudirman dan Pegi membenarkan bahwa keduanya saling mengenal satu sama lain lantaran mereka pernah sekelas.

“Pegi Setiawan dan Sudirman satu kelas saat kelas 1 SD,” ujar guru Sudirman dan Pegi Setiawan dikutip Selasa (23/7/2024).

Namun, usai kenaikan kelas, Sudirman pindah sekolah lantaran tidak naik kelas. 

“Pegi Setiawan naik ke kelas 2. Iya (Sudirman tidak naik kelas) pindah ke SDN Pelandakan 2,” sambungnya.

Sebelumnya, pengacara Pegi Setiawan, Sugianti Iriani juga sempat buka suara bahwa Pegi mengenal Sudirman, salah satu terpidana hukuman seumur hidup kasus kematian Vina Cirebon.

Kendati demikian, Sugianti mengatakan Pegi dan Sudirman hanya mengenal waktu kelas 1 SD saja.

Seusai tamat SD, Pegi Setiawan tidak pernah bertemu atau menjalin komunikasi dengan Sudirman.

Pegi Setiawan Siap Membantu Sidang Peninjauan Kembali (PK) Saka Tatal

Usai Pegi Setiawan bebas dari tersangka, pihak Saka Tatal telah mengajukan Peninjauan Kembali (PK). 

Saka Tatal merupakan terpidana kasus kematian Vina Cirebon yang dinyatakan bebas.

Saat kejadian, Saka Tatal masih di bawah umur. Vonis yang dia terima lebih ringan dibanding terpidana lainnya yang mendapat hukuman penjara seumur hidup.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meskipun Pegi Setiawan tak ada kaitannya dengan kasus pembunuhan Vina, namun pihak Pegi menyatakan kesiapannya untuk membantu para terpidana kasus Vina Cirebon dalam sidang PK jika dibutuhkan.

Sidang Peninjauan Kembali (PK) Saka Tatal mantan terpidana kasus pembunuhan Vina dan Eky Cirebon 2016 lalu  akan dijadwalkan pada 24 Juli 2024 di Pengadilan Negeri (PN) Cirebon.(cep/lkf) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo yang diduga mencabuli 50 santriwati sejak 2008 sempat tak akui identitasnya sebagai seorang kiai ketika diringkus polisi.
Tragedi di Gunung Dukono: Dua Pendaki Singapura Ditemukan Tewas Berpelukan

Tragedi di Gunung Dukono: Dua Pendaki Singapura Ditemukan Tewas Berpelukan

Operasi pencarian terhadap pendaki yang hilang di Gunung Dukono, Maluku Utara, berakhir dengan penemuan yang memilukan. 
Menteri HAM: Penyelesaian Konflik Papua Butuh Keputusan Bersama Libatkan Eksekutif-Tokoh Nasional

Menteri HAM: Penyelesaian Konflik Papua Butuh Keputusan Bersama Libatkan Eksekutif-Tokoh Nasional

Eskalasi kekerasan di tanah Papua yang terus meningkat kini menjadi alarm bagi pemerintah pusat. 
Top 3 Pekan Ini: Sherly Tjoanda Salah Ucap, Kades Hoho Nekat Lantik Perangkat Desa, 3 Alasan Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut

Top 3 Pekan Ini: Sherly Tjoanda Salah Ucap, Kades Hoho Nekat Lantik Perangkat Desa, 3 Alasan Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut

Top 3 Pekan Ini: Sherly Tjoanda salah ucap di hadapan jemaah haji, Kades Hoho nekat lantik perangkat desa setelah curhat ke KDM, 3 alasan pencabutan sertifikat mualaf Richard Lee.
Polisi Selidiki Penyebab Tabrakan Beruntun yang Tewaskan Empat Orang di Padang, Periksa Intensif Para Pengemudi

Polisi Selidiki Penyebab Tabrakan Beruntun yang Tewaskan Empat Orang di Padang, Periksa Intensif Para Pengemudi

Unit Penegakan Hukum Satuan Lalu Lintas Polresta Padang tengah bekerja keras mengusut tuntas penyebab kecelakaan maut yang melibatkan enam kendaraan di Jalan Raya Padang Indarung, Lubuk Kilangan, Kota Padang. 

Trending

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo yang diduga mencabuli 50 santriwati sejak 2008 sempat tak akui identitasnya sebagai seorang kiai ketika diringkus polisi.
Dedi Mulyadi: Bangun Jalan Tol Ribuan Kilometer Saya Sanggup, Tanam Pohon Sampai Besar dan Rimbun yang Sulit

Dedi Mulyadi: Bangun Jalan Tol Ribuan Kilometer Saya Sanggup, Tanam Pohon Sampai Besar dan Rimbun yang Sulit

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bicara soal filosofi ekologi Padjadjaran di sela-sela aktivitasnya menyusuri hutan lindung seluas 2,5 hektare di sekitar Istana Cipanas. 
Dugaan Ritual Nyeleneh di Ponpes Pati Terbongkar, Mantan Pegawai Sebut Kiai Ashari Sering Lakukan Ini Setiap Malam Sebelum Cabuli Santriwati

Dugaan Ritual Nyeleneh di Ponpes Pati Terbongkar, Mantan Pegawai Sebut Kiai Ashari Sering Lakukan Ini Setiap Malam Sebelum Cabuli Santriwati

Ayah korban berinisial M mengatakan langkah hukum yang diambil keluarganya bukan hanya untuk kepentingan anaknya, tetapi juga karena kekhawatiran masih banyak santriwati lain yang diduga mengalami perlakuan serupa.
Kang Sung-hyung Resmi Konfirmasi Megawati Hangestri Gabung Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027

Kang Sung-hyung Resmi Konfirmasi Megawati Hangestri Gabung Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung resmi mengonfrimasi secara langsung bahwa Megawati Hangestri bermain untuk timnya di Liga Voli Korea 2026-2027.
Kiai Ashari Diduga Tak Sendirian, Orang Dekat Disebut Siapkan ‘Kamar Khusus’ untuk Lakukan Aksi Bejat 

Kiai Ashari Diduga Tak Sendirian, Orang Dekat Disebut Siapkan ‘Kamar Khusus’ untuk Lakukan Aksi Bejat 

Ali mengatakan perkembangan signifikan baru terlihat setelah adanya pergantian pejabat kepolisian pada awal 2026. Dari hasil pendalaman, muncul dugaan adanya pihak internal ponpes yang ikut membantu memuluskan aksi Kiai Ashari.
Santriwati Bongkar Awal Mula Terjadi Pelecehan di Ponpes Pati, Sebut Pelaku Tidurnya Sering Pindah-pindah

Santriwati Bongkar Awal Mula Terjadi Pelecehan di Ponpes Pati, Sebut Pelaku Tidurnya Sering Pindah-pindah

​​​​​​​Santriwati bongkar awal dugaan pelecehan di Ponpes Pati oleh pelaku, termasuk kebiasaan pelaku yang disebut sering pindah tidur. Simak ceritanya!
Selengkapnya

Viral