News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PKB Usung Duet Ridwan Kamil - Acep Adang Ruhiyat di Pilkada 2024 Jawa Barat

Wakil Ketua Umum PKB, Jazilul Fawaid menegaskan partainya mendorong duet Ridwan Kamil alias RK dan Acep Adang Ruhiyat maju Pilkada 2024 Jawa Barat (Jabar).
Rabu, 24 Juli 2024 - 16:40 WIB
Wakil Ketua Umum PKB, Jazilul Fawaid
Sumber :
  • tvOnenews.com/Syifa Aulia

Jakarta, tvOnenews.com - Wakil Ketua Umum PKB, Jazilul Fawaid menegaskan partainya mendorong duet Ridwan Kamil alias RK dan Acep Adang Ruhiyat maju Pilkada 2024 Jawa Barat (Jabar).

“Nanti RK biar sama Pak Acep Adang aja kalau mau di Jawa Barat,” kata Jazilul di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Rabu (24/7/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jazilul mengatakan PKB mengusulkan Acep Adang Ruhiyat maju sebagai kandidat Pilkada 2024 Jabar.

Sebab kata Jazilu, Acep merupakan Ketua Dewan Syuro DPW PKB Jabar sekaligus adik dari pendiri PKB Ilyas Ruhiyat.

“Jawa Barat semalam ini kami mendiskusikan, baru diskusi awal. Memang untuk calon gubernur kita belum memiliki nama,” jelas Jazilul

“Tapi untuk calon wakil gubernur PKB merekomendasikan Ketua Dewan Syuro DPW PKB Jawa Barat, Kiai Acep Adang Ruhiyat,” sambungnya.

Dia pun memastikan Acep Adang Ruhiyat akan maju sebagai cawagub Jabar siapapun cagub yang maju.

“Saya pastikan siapapun nanti gubernur yang berdampingan dengan KH Acep Adang Ruhiyat, insya Allah dia jadi yang menang,” tegas Jazilul.

Sebelumnya, Jazilul menegaskan partainya tidak akan mengusung Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno di Pilgub Jawa Barat (Jabar) 2024.

Dia menyebut elektabilitas Sandiaga di Jabar masih terbilang kecil sehingga sulit bagi PKB untuk mengusung politikus PPP itu.

“Jabar Pak Sandi enggak naik-naik (elektabilitas),” kata Jazilul di Kantor DPP PKB, Jakarta Pusat, Senin (22/7/2024).

Wakil Ketua MPR RI itu mengatakan PKB masih mencari alternatif lain untuk menggantikan sosok Sandiaga.

Lebih lanjut, Jazilul menambahkan mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu juga tidak memiliki prospek yang menjanjikan jika dimajukan di Jabar.

“Kelihatannya prospeknya kurang bagus,” jelas dia.

Ketika ditanya peluang mengusung putra Presiden ke-3 RI B.J. Habibie, Ilham Habibie, Jazilul mengatakan bahwa elektabilitas Ilham juga masih terbilang kecil jika dilihat dari berbagai survei.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Oleh karena itu, kata dia, PKB masih belum mempertimbangkan Ilham sebagai cagub yang akan diusungnya di Jabar.

“Dari pengamatan dan survei juga tidak apa ya lambat sekali kenaikannya,” ujar Jazilul. (saa/raa)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Geger! Siswa SMP di Kalbar Lempar Bom Molotov di Sekolah, Densus 88: Terpapar Ideologi Ekstremis True Crime Community

Geger! Siswa SMP di Kalbar Lempar Bom Molotov di Sekolah, Densus 88: Terpapar Ideologi Ekstremis True Crime Community

Siswa kelas IX SMPN 3 Sungai Raya Kalimantan Barat membuat geger setelah meledakkan bom molotov di area sekolahnya, hingga sebabkan seorang mengalami luka.
Titel Juara Bertahan, Iran Targetkan Kemenangan dari Irak di Semifinal Piala Asia 2026

Titel Juara Bertahan, Iran Targetkan Kemenangan dari Irak di Semifinal Piala Asia 2026

Pelatih Iran, Vahid Shamsaee, menegaskan timnya datang dengan status juara bertahan sekaligus pemilik rekor mentereng di ajang Piala Asia Futsal.
Bursa Transfer Pemain Paruh Musim Belum Tuntas, Bos Persib Konfirmasi Kehadiran Pemain Spanyol

Bursa Transfer Pemain Paruh Musim Belum Tuntas, Bos Persib Konfirmasi Kehadiran Pemain Spanyol

Umuh Muchtar sebagai Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) buka suara membeberkan identitas pemain baru Persib, Sergio Castel.
Kecewa dengan Al Nassr, Cristiano Ronaldo Pulang Kampung ke Portugal

Kecewa dengan Al Nassr, Cristiano Ronaldo Pulang Kampung ke Portugal

Cristiano Ronaldo pulang kampung ke negaranya, Portugal. Namun kepulangan megabintang berjuluk CR7 itu bukan sekadar agenda pribadi, melainkan diduga kuat ber-
Geolog Sarankan Pengalihan Aliran Air untuk Cegah Pergerakan Longsoran Raksasa di Aceh Tengah

Geolog Sarankan Pengalihan Aliran Air untuk Cegah Pergerakan Longsoran Raksasa di Aceh Tengah

Fenomena longsoran tanah raksasa di Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, dinilai memerlukan penanganan segera. Ahli Geologi Universitas Syiah Kuala Banda Aceh, Bambang Setiawan, menyarankan pengalihan aliran air permukaan sebagai langkah jangka pendek untuk memperlambat pergerakan tanah di lokasi tersebut.
Lulus Tapi Belum Meyakinkan: Debut Tak Terduga Michael Carrick Diuji Blok Rendah Fulham, Bagaimana Masa Depan Setan Merah?

Lulus Tapi Belum Meyakinkan: Debut Tak Terduga Michael Carrick Diuji Blok Rendah Fulham, Bagaimana Masa Depan Setan Merah?

Kalimat “Fulham adalah ujian sesungguhnya bagi Michael Carrick” pun menggema di hari-hari awal masa tugasnya. Pertanyaannya bagaimana Setan Merah membongkar pertahanan

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Tolak Penggusuran Pasar Sambas Medan, Pedagang Sebut Pemko Medan Matikan Rezeki Rakyat Kecil

Tolak Penggusuran Pasar Sambas Medan, Pedagang Sebut Pemko Medan Matikan Rezeki Rakyat Kecil

Puluhan pedagang Pasar Sambas berunjuk rasa menolak penggusuran lahan di Pasar Sambas, Kota Medan, yang akan dieksekusi juru sita Pengadilan Negeri (PN) Medan,
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT