News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Berani Sebut DPO Pegi, Dani dan Andi di Kasus Pembunuhan Vina Cirebon Hanyalah Akal-akalan Aep Belaka, Dede: Percuma Enggak akan Ketemu

Saksi Dede berani sebut daftar pencarian orang (DPO) Pegi, Dani dan Andi di kasus pembunuhan Vina Cirebon hanyalah akal-akalan Aep belaka.
Senin, 29 Juli 2024 - 07:43 WIB
Saksi Aep
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Saksi Dede berani sebut daftar pencarian orang (DPO) Pegi, Dani dan Andi di kasus pembunuhan Vina Cirebon hanyalah akal-akalan Aep belaka. 

Hal ini Dede ungkapkan di YouTube Dedi Mulyadi berjudul Kesaksian Dede Temui KDM dengan Kesadaran Dani dan Andi Tidak Perlu Dicari yang tayang pada Sabtu (27/7/2024) lalu. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada tayangan itu, Dede meyakini jika Pegi, Dani dan Andi hanyalah tokoh fiktif. 

Seperti diketahui kasus pembunuhan Vina dan Eky di Cirebon 2016 lalu disebut-sebut melibatkan delapan orang yang kini menjadi terpidana.

Di tahun itu disebutkan jika ada tiga DPO lagi sehingga ada 11 orang yang menjadi pelaku kasus itu. Delapan tahun kemudian atau di tahun 2024 Film Vina: Sebelum 7 Hari pun tayang dan viral.

Saksi Dede. Dok: Istimewa

Kasus ini pun kembali diperbincangkan hingga pada bulan Mei lalu polisi menangkap Pegi Setiawan dan menyebut dua DPO lainnya hanyalah fiktif. 

Hari-hari berselang, status tersangka Pegi Setiawan pun dinyatakan gugur dalam sidang praperadilan. Dia disebut sebagai korban salah tangkap polisi. 

Terkait hal itu, nama Aep pun menjadi sorotan lantaran disebutkan jika dia yang memberitahukan nama-nama pelaku itu kepada Iptu Rudiana. 

Di sisi lain, Iptu Rudiana melaporkan delapan pelaku tersebut bukan tanpa alasan dan percaya Aep begitu saja, melainkan ada pengakuan dari terpidana Sudirman dan Jaya. 

Tak hanya Aep dan Iptu Rudiana, nama Dede pun menjadi sorotan lantaran dia mengaku diperintah Aep dan Iptu Rudiana untuk memberikan kesaksian palsu. 

tvonenews

"Percuma (Pegi, Dani dan Andi) enggak akan ketemu sampai ujung dunia. Sampai ujung pelosok pun enggak akan ketemu," kata Dede.

Dede pun meminta masyarakat untuk tidak menggunakan ilmu cocokologi yang ada di media sosial dan mencurigai orang-orang yang mirip dalam karakter DPO kasus Vina Cirebon.

"Percuma hanya buang-buang kuota, buang-buang tenaga. Lah, memang peristiwa itu enggak ada sama sekali. Mending cari uang Pak. Daripada begitu (cocoklogi) mending cari uang," sambungnya. 

"Jalan cerita adanya pembunuhan dan pemerkosaan hanyalah akal-akalan Aep saja. Intinya mah keterangan saya sama Aep itu ya sudah tidak ada. Intinya sama sekali (tidak ada)," sambung dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dede yakin peristiwa pembunuhan dan pemerkosaan tidak pernah terjadi, melainkan hanya kecelakaan lalu lintas saja.

Bahkan, kata dia, TKP kasus Vina Cirebon yang disebut ada tiga lokasi sebenarnya hanya satu, yaitu di Jembatan Layang Talun, Kabupaten Cirebon. (nsi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gus Alex Bantah Terima Uang Korupsi Kuota Haji, Dakwaan Jaksa Disebut Zalim

Gus Alex Bantah Terima Uang Korupsi Kuota Haji, Dakwaan Jaksa Disebut Zalim

Terdakwa korupsi kuota haji, Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex merespon soal dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK yang menyebut bahwa dirinya telah memperkaya diri dengan penerimaan uang USD 5.233.800 dan Rp330 juta.
Dari Polewali Mandar ke Istana: Cerita Ismi Ulfaida, Siswa Sekolah Rakyat Pertama Dalam Barisan Paskibraka Nasional

Dari Polewali Mandar ke Istana: Cerita Ismi Ulfaida, Siswa Sekolah Rakyat Pertama Dalam Barisan Paskibraka Nasional

Di bawah terik matahari Depok, Jawa Barat, Sabtu (8/8) siang itu, bunyi derap sepatu Paskibraka yang bersahutan menciptakan irama kedisiplinan di lapangan Pusat Pengembangan SDM Kemendikdasmen. 
Ekshumasi Jasad Sutrimo Selesai, Dokter Forensik Pastikan Tak Ada Luka Bekas Kekerasan di Tubuh

Ekshumasi Jasad Sutrimo Selesai, Dokter Forensik Pastikan Tak Ada Luka Bekas Kekerasan di Tubuh

Polda Metro Jaya bersama tim gabungan dokter forensik selesai melakukan ekshumasi terhadap jenazah Sutrimo di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, pada Rabu (12/8), guna mengungkap penyebab kematian almarhum.
Pasal 50 A UU P2SK Diuji ke MK, Pemohon: Berpotensi Samarkan Hasil Tindak Pidana

Pasal 50 A UU P2SK Diuji ke MK, Pemohon: Berpotensi Samarkan Hasil Tindak Pidana

Pemuda Bulan Bintang mengajukan permohonan pengujian materiil Pasal 50A ayat (5) dan ayat (6) Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2026 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK) ke Mahkamah Konstitusi (MK).
Denny Indrayana Gelar Sayembara Rp100 Juta Temukan Ijazah Gibran

Denny Indrayana Gelar Sayembara Rp100 Juta Temukan Ijazah Gibran

Polemik mengenai ijazah SMA/sederajat Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali menjadi perhatian setelah muncul sayembara berhadiah Rp100 juta yang digagas Denny Indrayana.
AI Bawa Risiko Ancaman Siber Semakin Nyata, Masyarakat Diminta Perkuat Literasi Digital

AI Bawa Risiko Ancaman Siber Semakin Nyata, Masyarakat Diminta Perkuat Literasi Digital

Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) tidak hanya mendorong inovasi dan produktivitas, tetapi juga menghadirkan tantangan baru dalam keamanan siber.

Trending

Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Uang yang dikembalikan Raja Juli ke KPK ternyata kurang 2.000 dolar Singapura. Padahal, pemberian amplop dari Suhardiman kepada Menhut sebesar 14.000 Dolar Singapura.
Babak Baru Konflik Ruben Onsu Vs Sarwendah, Minta Audit Nafkah Anak: Masuk Akal Gak di Bawah Umur Pengeluaran Rp200 Juta?

Babak Baru Konflik Ruben Onsu Vs Sarwendah, Minta Audit Nafkah Anak: Masuk Akal Gak di Bawah Umur Pengeluaran Rp200 Juta?

Perseteruan Ruben Onsu dan Sarwendah kembali memanas. Kali ini, pihak Ruben meminta dilakukan audit terhadap uang nafkah anak yang selama ini disalurkan ke Sarwendah.
Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin, Jasaraharja Putera Tinjau Kondisi Korban

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin, Jasaraharja Putera Tinjau Kondisi Korban

Insiden kebakaran melanda Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Putri Yasmin saat berlayar dari Pelabuhan Padangbai, Bali, menuju Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, pada Rabu (12/8/2026).
Idap HIV, Pelaku Mutilasi Depok Rutin Kontrol hingga Ikut Kajian

Idap HIV, Pelaku Mutilasi Depok Rutin Kontrol hingga Ikut Kajian

Fakta baru ditemukan dalam kasus mutilasi Depok. Fakta barunya, yakni pelaku mengidap HIV. Selama ini dia rutin kontrol dan membeli obat.
Praktisi Hukum Prediksi Ruben Onsu Sulit Rebut Hak Asuh Anak, Soroti Bukti yang Dibawa ke Pengadilan

Praktisi Hukum Prediksi Ruben Onsu Sulit Rebut Hak Asuh Anak, Soroti Bukti yang Dibawa ke Pengadilan

Upaya Ruben Onsu untuk mendapatkan hak asuh anak dari mantan istrinya, Sarwendah, diprediksi menghadapi jalan yang tidak mudah. Apa alasannya?
Pemerintah Dorong Wilayah 3T Lepas dari Ketergantungan Program Internet Bersubsidi

Pemerintah Dorong Wilayah 3T Lepas dari Ketergantungan Program Internet Bersubsidi

BAKTI Komdigi mulai menyiapkan strategi keluar (exit strategy) dari sejumlah wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) yang telah memiliki tingkat kematangan konektivitas tertentu.
AI Bawa Risiko Ancaman Siber Semakin Nyata, Masyarakat Diminta Perkuat Literasi Digital

AI Bawa Risiko Ancaman Siber Semakin Nyata, Masyarakat Diminta Perkuat Literasi Digital

Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) tidak hanya mendorong inovasi dan produktivitas, tetapi juga menghadirkan tantangan baru dalam keamanan siber.
Selengkapnya

Viral