News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Muncul ke Publik, Aep Bingung Dede Tiba-tiba Ubah Kesaksian Usai Temui Dedi Mulyadi, Ternyata Belum Lama Sempat Diperiksa Polda Jabar Tapi...

Saksi kasus Vina, Aep muncul ke publik. Dirinya pun mengaku bingung karena Dede mengatakan bahwa pada tahun 2016 dipaksa beri kesaksian palsu oleh Iptu Rudiana.
Sabtu, 3 Agustus 2024 - 09:36 WIB
Aep saksi kunci kasus pembunuhan Vina Cirebon
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Saksi kunci kasus Vina, Aep akhirnya muncul ke publik. Ia mengaku bingung kenapa saksi lainnya dan juga mantan rekan kerjanya yakni Dede tiba-tiba mengubah kesaksian setelah bertemu Dedi Mulyadi.

Dede sebelumnya membuat heboh publik lantaran tiba-tiba muncul dan mengatakan semua kesaksiannya tentang kasus Vina adalah palsu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, Dede juga menuding Aep dan Iptu Rudiana mengarahkannya untuk memberikan kesaksian palsu soal kasus Vina dan Eky.

Menurut Dede, pada tahun 2016 dia sama sekali tidak tahu tentang kasus pembunuhan Vina namun dipaksa menjadi saksi oleh Iptu Rudiana dan Aep.

Setelah beberapa hari tak muncul ke publik, Aep akhirnya buka suara terhadap semua tuduhan yang dilayangkan kepadanya.

Di dalam sebuah video terbaru, saksi kasus Vina tersebut mengatakan semua pernyataan Dede adalah bohong.

"Nggak bener Pak, itu semua bohong Pak," kata Aep bersama kuasa hukumnya Pitra Romadoni Nasution, dikutip Sabtu (3/8/2024).

Ia menjelaskan pada 27 Agustus 2016 atau malam pembunuhan Vina dan Eky, dirinya bersama Dede membeli rokok.

Keduanya pun kemudian mengaku melihat aksi kejar-kejaran dan pelemparan batu terhadap Vina dan Eky oleh sekelompok diduga geng motor.

Aep mengaku bingung kenapa mantan rekan kerjanya itu tiba-tiba mengubah kesaksian.

"Makanya di situ saya sempat bingung juga sama Dede, kok bisa dia mengubah keterangan pas ketemu Dedi Mulyadi," kata Aep menambahkan.

Sosok Aep, saksi kasus Vina
(Sosok Aep, saksi kasus Vina)

Dibeberkannya, beberapa bulan lalu Dede juga sempat dimintai keterangan oleh Polda Jabar di Polres Karawang.

Ia menjelaskan, di dalam pemeriksaan yang belum lama itu mantan rekan kerjanya tersebut mengatakan hal yang sama dengan tahun 2016.

Adapun keterangan yang sama maksudnya adalah, ia bersaksi melihat ada pelemparan batu dan kejar-kejaran terhadap Vina dan Eky.

"Padahal beberapa bulan yang lalu itu, dia sempat pernah diperiska juga Pak, di Polres Karawang, dari Polda juga cuma diperiksanya di Polres Karawang," ujar dia menambahkan.

Aep menjelaskan, Dede memberikan keterangan sekitar beberapa pekan setelah kasus Vina dibahas kembali.

Pada waktu itu, ia juga diperiksa ulang oleh Polda Jabar namun tidak bersamaan dengan mantan rekan kerjanya itu.

Setelah memberikan keterangan kepada Polda Jabar tersebut, Dede kemudian tidak ada kabar kelanjutannya.

Tiba-tiba saja, Dede muncul di hadapan publik melalui channel YouTube Dedi Mulyadi dan mengatakan bahwa dirinya telah memberikan kesaksian palsu.

Tidak hanya itu, pria tersebut juga mengatakan bahwa pihak yang menyuruhnya memberi kesaksian palsu adalah Aep dan Iptu Rudiana.

(Dede)
(Dede)

Diketahui, Dedi Mulyadi memang sering muncul membahas soal kasus Vina dan Eky, menemui berbagai saksi dan warga sekitar TKP.

Sebelumnya, Dede juga mengaku bahwa dirinya sempat bingung dan ragu apakah akan bicara sebenarnya atau tidak di depan Dedi Mulyadi.

Ia bahkan mengaku sempat tidak bisa tidur nyenyak selama tiga bulan terakhir sebelum akhirnya memutuskan untuk berbicara ke publik.

Sebab, selama delapan tahun kasus Vina dan Eky berlangsung dirinya selalu merasa bersalah telah mengatakan keterangan yang tak pernah ia alami.

Namun, setelah berdiskusi dengan keluarganya pria tersebut akhirnya memberanikan diri menemui Dedi Mulyadi dan bicara sudut pandangnya tentang kasus Vina.

Tiba-tiba saja berganti keterangan, Dede kemudian bersaksi bahwa ia sebenarnya tidak pernah melihat kejadian penganiayaan atau pembunuhan Vina dan Eky.

Tentunya hal ini membuat Iptu Rudiana dan Aep geram. Keduanya membantah semua pernyataan Dede yang menyebut telah diarahkan membuat kesaksian palsu oleh mereka.

Kini, dua kubu ini saling bantah membantah dengan dua kesaksian yang saling bertolak belakang.

Meski demikian, saat ini pengusutan kasus Vina dan Eky masih terus berjalan di Polda Jabar.

Para terpidana pun satu persatu mengajukan peninjauan kembali (PK) untuk membuktikan mereka tidak terlibat dalam kasus pembunuhan Vina. (iwh)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Program Makan Bergizi Gratis di Jombang Terhenti, Dana Operasional dari Pusat Belum Cair

Program Makan Bergizi Gratis di Jombang Terhenti, Dana Operasional dari Pusat Belum Cair

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah sekolah di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, untuk sementara waktu terhenti.
Iran Tetap Tolak Negara Teluk Dipakai AS untuk Agresi

Iran Tetap Tolak Negara Teluk Dipakai AS untuk Agresi

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Iran pada Rabu menyatakan negara-negara Teluk bertanggungjawab mencegah Amerika Serikat menggunakan wilayah mereka sebagai basis serangan melawan Iran.
Reaksi Prabowo soal Kritik Kunjungan Luar Negeri, Bawa-Bawa Nama Jokowi

Reaksi Prabowo soal Kritik Kunjungan Luar Negeri, Bawa-Bawa Nama Jokowi

Presiden Prabowo menilai bahwa kritik yang kini diarahkan kepadanya menunjukkan adanya standar yang berbeda dalam menilai kebijakan diplomasi kepala negara.
Heboh! Dede Sunandar Direkrut Hendrik Irawan Mitra Viral yang Joget Insentif MBG, sampai Digaji Rp15 Juta

Heboh! Dede Sunandar Direkrut Hendrik Irawan Mitra Viral yang Joget Insentif MBG, sampai Digaji Rp15 Juta

Komedian Dede Sunandar disebut menjadi sopir pribadi Hendrik Irawan, mitra yang sempat viral imbas joget insentif program Makan Bergizi Gratis (MBG) Rp6 juta.
Prabowo Sebut Komunikasi dengan Pelaku Usaha Internasional Berjalan Intensif

Prabowo Sebut Komunikasi dengan Pelaku Usaha Internasional Berjalan Intensif

Presiden Prabowo Subianto jelaskan arah kebijakan investasi pemerintah termasuk sikap pada modal asing
Ingin Rezeki Lancar dan Selamat saat Bekerja? Syekh Ali Jaber Ungkap 2 Amalan Sebelum Beraktivitas

Ingin Rezeki Lancar dan Selamat saat Bekerja? Syekh Ali Jaber Ungkap 2 Amalan Sebelum Beraktivitas

Ingin rezeki lancar dan selamat saat bekerja? Syekh Ali Jaber ungkap 2 amalan sebelum beraktivitas.

Trending

Muncul Nama Nanik S Deyang Hingga Ibunda Seskab Teddy dalam Pusaran Dugaan Korupsi MBG, Kuasa Hukum Sony Buka Suara

Muncul Nama Nanik S Deyang Hingga Ibunda Seskab Teddy dalam Pusaran Dugaan Korupsi MBG, Kuasa Hukum Sony Buka Suara

Kuasa Hukum Sony Sonjaya, Elza Syarief buka suara soal beredarnya puluhan nama petinggi yang diduga terlibat dalam kasus korupsi tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG). Diantaranya yakni Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang hingga Ibunda Seskab Teddy Indra Wijaya.
Sulut Emosi Beckham Putra, Kronologi Oknum Suporter yang Acungkan Jari Tengah pada Timnas Indonesia Sampai Kena Damprat Kevin Diks

Sulut Emosi Beckham Putra, Kronologi Oknum Suporter yang Acungkan Jari Tengah pada Timnas Indonesia Sampai Kena Damprat Kevin Diks

Beckham Putra Nugraha sengaja menghampiri oknum suporter yang berada di tribun penonton setelah oknum tersebut mengacungkan jari tengah ketika Timnas Indonesia tengah berkeliling Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta usai laga melawan Mozambik, Selasa (10/6/2026). 
Polisi Beberkan Hasil Pemeriksaan Dosen FIB UGM, Ada Pencatutan Nama, Foto hingga Kaitan Keluarga dengan Ketua Yayasan Little Aresha

Polisi Beberkan Hasil Pemeriksaan Dosen FIB UGM, Ada Pencatutan Nama, Foto hingga Kaitan Keluarga dengan Ketua Yayasan Little Aresha

Polisi membeberkan hasil pemeriksaan terhadap seorang dosen Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UGM dalam dugaan kasus kekerasan terhadap anak di Daycare Little Aresha.
Dear John Herdman, Media Vietnam Punya Request Khusus soal Susunan Pemain Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Dear John Herdman, Media Vietnam Punya Request Khusus soal Susunan Pemain Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Salah satu media Vietnam menyoroti komposisi pemain Timnas Indonesia vs Oman di FIFA Matchday. Media tersebut juga request susunan pemain di FIFA ASEAN Cup 2026
Media Vietnam Kaget Bukan Main usai Lihat Kim Sang-sik Rela Terbang ke Jakarta Demi Pantau Timnas Indonesia

Media Vietnam Kaget Bukan Main usai Lihat Kim Sang-sik Rela Terbang ke Jakarta Demi Pantau Timnas Indonesia

Kehadiran pelatih Timnas Vietnam Kim Sang-sik di GBK saat pertandingan Timnas Indonesia melawan Mozambik menjadi sorotan media Vietnam. Mereka kaget bukan main.
Reaksi Pengamat soal Timnas Indonesia Menang Tipis Lawan Mozambik, Blak-blakan Ngomong Begini terkait Garuda

Reaksi Pengamat soal Timnas Indonesia Menang Tipis Lawan Mozambik, Blak-blakan Ngomong Begini terkait Garuda

Pengamat sepak bola, Erwin Fitriansyah berbicara progres Timnas Indonesia di tangan pelatih John Herdman usai skuad Garuda tekuk Mozambik pada FIFA Matchday.
Soal 20 Nama Petinggi Diduga Terlibat Kasus Korupsi Tata Kelola MBG, Kuasa Hukum Sony: Sifatnya Masih Pro Justitia Confidential

Soal 20 Nama Petinggi Diduga Terlibat Kasus Korupsi Tata Kelola MBG, Kuasa Hukum Sony: Sifatnya Masih Pro Justitia Confidential

Kuasa Hukum Sony Sonjaya, Elza Syarief angkat bicara mengenai kliennya yang akan membuka 20 nama petinggi, yang diduga terlibat dalam kasus korupsi tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG).
Selengkapnya

Viral