GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bantah Banyak Informasi Beredar Soal Kasus Vina, Iptu Rudiana Blak-blakan Soal Pertemuannya dengan Dede dan Aep

Muncul ke hadapan publik secara eksklusif, Iptu Rudiana pun mengklarifikasi semua informasi yang beredar tentang dirinya dan penanganan kasus Vina selama ini.
Minggu, 4 Agustus 2024 - 08:16 WIB
Bantah Banyak Informasi Beredar Soal Kasus Vina, Iptu Rudiana Blak-blakan Soal Pertemuannya dengan Dede dan Aep
Sumber :
  • Tangkapan layar - tvOne

Kebetulan, Aep dan Dede mengaku melihat terjadinya pelemparan batu dan aksi kejar-kejaran, diduga dialami oleh Vina dan Eky.

Dijelaskan olehnya, pertemuan dengan Aep dan Dede terjadi sekitar 14.00 WIB. Saat itu, Aep pun mengatakan akan memberi kabar jika melihat para pelaku pelemparan batu tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kita tanya-tanya, ketemu mereka (Aep dan Dede), kita ngobrol-ngobrol, saya sampaikan barangkali lihat kejadian malam Minggu. Mereka membuka kalu mereka melihat adanya keributan dan pengejaran," kata dia.

Lewat dua jam atau sekitar pukul 16.00 WIB, Iptu Rudiana dihubungi Aep dan diberi kabar bahwa para pelaku itu ada di depan SMP Negeri 11 Cirebon.

Setelahnya, ia serta rekan-rekannya dari Unit Narkoba pun langsung mengamankan delapan orang di depan SMP Neger 11 Cirebon yang kini menjadi terpidana kasus Vina.

Iptu Rudiana pun mengatakan, dirinya langsung mempercayai perkataan Aep dan Dede karena memang sedang mengumpulkan informasi.

"Artinya informasi sekecil apapun saya tampung dan telusuri, dan saya belum tahu mereka (terpidana) adalah pelakunya karena saya belum menggali dari mereka," ujar dia menjelaskan.

Soal pernyataan Dede yang pernah bertemu dirinya sebelum tanggal 31 Agustus 2016, ayah Eky itu pun membantah.

Ia menegaskan baru bertemu dengan Aep dan Dede pada tanggal 31 Agustus 2016 saat keduanya sedang berada tak jauh dari TKP.

Dirinya pun menegaskan bahwa bukan mengarahkan Dede, ia justru mendapatkan informasi dari saksi tersebut.

"Itu saya katakan tidak benar, karena saya ketemu Dede itu tanggal 31 (Agustus). Justru kami dapat informasi dari D itu," kata dia lagi.

Sebelumnya, Dede mengaku pada suatu malam hanya mengantarkan Aep ke Polresta Cirebon, kemudian bertemu dengan Rudiana.

Namun, tiba-tiba Dede dipaksa menjadi saksi kasus pembunuhan Vina. Meski sempat bingung dan menolak, karena ketakutan akhirnya ia bersedia memberikan keterangan palsu. (iwh)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR Ingatkan Penghapusan Guru Honorer Tak Boleh Berujung PHK Massal

DPR Ingatkan Penghapusan Guru Honorer Tak Boleh Berujung PHK Massal

Anggota Komisi II DPR RI, Mardani Ali Sera mengingatkan kebijakan penghapusan tenaga honorer tidak boleh berujung pada pemutusan hubungan kerja (PHK) massal, terutama terhadap guru honorer yang masih aktif mengajar.
Raperda Banjir Surabaya Masuk Finalisasi, DPRD Komisi C Soroti Pola Penanganan Sporadis

Raperda Banjir Surabaya Masuk Finalisasi, DPRD Komisi C Soroti Pola Penanganan Sporadis

DPRD Kota Surabaya melalui Komisi C tengah memfinalisasi pembahasan Raperda Pengendalian dan Penanggulangan Banjir yang diarahkan untuk mengubah pola penanganan banjir dari sporadis menjadi sistematis dan terintegrasi dari hulu hingga hilir.
Ketua AFI Beri Update Bidding Piala Dunia Futsal 2028, Singgung Fasilitas di Indonesia

Ketua AFI Beri Update Bidding Piala Dunia Futsal 2028, Singgung Fasilitas di Indonesia

Ketua Umum Asosiasi Futsal Indonesia, Michael Sianipar, mengungkapkan bahwa Indonesia resmi masuk dalam proses awal bidding Piala Dunia Futsal 2028 untuk menjadi tuan rumah ajang futsal dunia yang berada di bawah naungan FIFA.
Diam-diam Orang Indonesia Kebanyakan Gula, Gigi Jadi Korban Pertama? Ini Solusi Proteksinya

Diam-diam Orang Indonesia Kebanyakan Gula, Gigi Jadi Korban Pertama? Ini Solusi Proteksinya

Ketika seseorang mengonsumsi makanan atau minuman manis, bakteri di mulut dengan cepat mengubah sisa gula menjadi asam yang dapat merusak enamel gigi. Tingginya
KPK Pastikan Masih Kejar Harun Masiku

KPK Pastikan Masih Kejar Harun Masiku

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan masih melakukan pengejaran terhadap buron kasus suap pergantian antar waktu, Harun Masiku.
Bursa Transfer Pemain Timnas Indonesia Abroad: Nasib Mees Hilgers Segera Ditentukan FC Twente

Bursa Transfer Pemain Timnas Indonesia Abroad: Nasib Mees Hilgers Segera Ditentukan FC Twente

Mees Hilgers memasuki musim terakhirnya bersama FC Twente. Drama transfer bek tengah Timnas Indonesia ini memang sudah ramai sejak musim lalu. 

Trending

Raperda Banjir Surabaya Masuk Finalisasi, DPRD Komisi C Soroti Pola Penanganan Sporadis

Raperda Banjir Surabaya Masuk Finalisasi, DPRD Komisi C Soroti Pola Penanganan Sporadis

DPRD Kota Surabaya melalui Komisi C tengah memfinalisasi pembahasan Raperda Pengendalian dan Penanggulangan Banjir yang diarahkan untuk mengubah pola penanganan banjir dari sporadis menjadi sistematis dan terintegrasi dari hulu hingga hilir.
DPR Ingatkan Penghapusan Guru Honorer Tak Boleh Berujung PHK Massal

DPR Ingatkan Penghapusan Guru Honorer Tak Boleh Berujung PHK Massal

Anggota Komisi II DPR RI, Mardani Ali Sera mengingatkan kebijakan penghapusan tenaga honorer tidak boleh berujung pada pemutusan hubungan kerja (PHK) massal, terutama terhadap guru honorer yang masih aktif mengajar.
Omongan Khabib Nurmagomedov Benar-benar Terbukti: Khamzat Chimaev Tumbang di UFC 328

Omongan Khabib Nurmagomedov Benar-benar Terbukti: Khamzat Chimaev Tumbang di UFC 328

Khamzat Chimaev gagal mempertahankan gelar sabuk di UFC 328 setelah dikalahkan Sean Strickland, hasil yang sekaligus membuktikan peringatan Khabib Nurmagomedov.
Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Punya Julukan Baru dari Volimania Indonesia

Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Punya Julukan Baru dari Volimania Indonesia

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung juga mendapatkan julukan baru dari volimania Indonesia usai resmi mendatangkan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027.
Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin ternyata sempat menghubungi Megawati Hangestri terlebih dahulu sebelum akhirnya Mega berlabuh ke Hyundai Hillstate musim depan.
Hyundai Hillstate Cetak Rekor Usai Rekrut Megawati Hangestri, Nyaris Lampaui Prestasi Red Sparks di Liga Voli Korea

Hyundai Hillstate Cetak Rekor Usai Rekrut Megawati Hangestri, Nyaris Lampaui Prestasi Red Sparks di Liga Voli Korea

Hyundai Hillstate berhasil mencetak rekor mentereng usai merekrut Megawati Hangestri. Bahkan pencapaian ini membuat mereka nyaris melampui prestasi Red Sparks di Liga Voli Korea.
Selengkapnya

Viral