GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bangladesh Berkecamuk, Mahasiswa Tolak Pemerintahan Dibawah Militer

Para pemimpin aksi protes mahasiswa di Bangladesh, Selasa, mengatakan para pengunjuk rasa menganggap pemerintahan militer atau yang didukung militer tidak dapat diterima di negara tersebut.
Rabu, 7 Agustus 2024 - 04:00 WIB
Aksi unjuk rasa di Bangladesh
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Para pemimpin aksi protes mahasiswa di Bangladesh, Selasa, mengatakan para pengunjuk rasa menganggap pemerintahan militer atau yang didukung militer tidak dapat diterima di negara tersebut.

Para pemimpin juga mengatakan hanya pemerintahan yang disetujui oleh gerakan mahasiswalah yang akan dibentuk.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gerakan protes dimulai di Dhaka dan di seluruh negeri setelah pengumuman aksi "non-kooperatif" selama beberapa hari dengan pihak berwenang diluncurkan pada Minggu (4/8) oleh Gerakan Mahasiswa Anti Diskriminasi.

Bentrokan antara mahasiswa anti pemerintah, polisi, dan pendukung pemerintah meningkat menjadi kerusuhan.

"Tidak ada pemerintah yang akan diterima selain yang diusulkan oleh mahasiswa," kata seorang pemimpin bernama Nahid. 

"Seperti yang telah kami katakan, tidak ada pemerintahan militer, atau yang didukung militer, atau pemerintahan fasis, yang akan diterima," katanya dilansir dari Antara, Jakarta, Rabu (7/8/2024).

Pemimpin para pengunjuk rasa meminta Presiden Bangladesh Mohammed Shahabuddin untuk segera mengambil langkah-langkah pemulihan hukum dan ketertiban di negara tersebut.

Mereka menegaskan bahwa komposisi pemerintahan sementara sudah harus diumumkan pada Selasa.

"Kami telah memutuskan bahwa pemerintahan sementara akan dibentuk di mana Penerima Nobel yang terkenal secara internasional, Dr. Mohammad Yunus, yang memiliki penerimaan luas, akan menjadi penasihat utama," ujar mereka. 

Yunus, menurut mereka, sudah menyetujui tawaran itu.

Sampai pemerintahan baru dibentuk, mahasiswa harus tetap berada di jalan untuk "melindungi protes mereka," kata Nahid.

Ia menambahkan bahwa gerakan mahasiswa tidak ada hubungannya dengan tindakan kekerasan, serangan terhadap kuil, penjarahan, dan sabotase yang terjadi selama protes berlangsung.

"Kami menyerukan kepada semua pihak untuk turun ke jalan ... 'Komite untuk Melindungi Properti Publik dan Harmoni Komunal' yang dibentuk dan dipimpin oleh Gerakan Mahasiswa Anti-Diskriminasi telah mengumumkan bahwa mereka akan menjaga setiap wilayah," katanya.

Pada Senin (5/8), Perdana Menteri Bangladesh Sheikh Hasina dan saudara perempuannya meninggalkan kediaman resmi Hasina di Ibu Kota Dhaka ke tempat yang lebih aman.

Media melaporkan bahwa ribuan pengunjuk rasa menyerbu istana Hasina, yang telah meninggalkan Bangladesh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Presiden Bangladesh mengadakan pertemuan pada Senin dengan perwakilan partai politik, asosiasi sipil, dan komandan tiga matra angkatan bersenjata.

Pertemuan itu menghasilkan keputusan bahwa parlemen dibubarkan guna membentuk pemerintahan transisi secepat mungkin. (ant/raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Siapa Cut Rizki? Beauty Influencer Asal Aceh yang Viral Gegara Ucapan Sahur 'Ganggu Tidur'

Siapa Cut Rizki? Beauty Influencer Asal Aceh yang Viral Gegara Ucapan Sahur 'Ganggu Tidur'

Cut Rizki dihujat netizen usai pernyataannya soal sahur Ramadan 2026 viral. Beauty influencer asal Aceh itu akhirnya minta maaf dan klarifikasi.
Benarkah Nizam Syafei Punya Riwayat Kanker Darah? Ini Penjelasan Sang Ayah

Benarkah Nizam Syafei Punya Riwayat Kanker Darah? Ini Penjelasan Sang Ayah

Benarkah Nizam Syafei punya riwayat kanker darah? Ayah Nizam Syafei buka suara dan bantah isu penyakit yang beredar di media sosial. Simak penjelasan lengkapnya
Daftar Petinju Terpopuler di Dunia: Mike Tyson Paling Terkenal, Manny Pacquiao Masih Kalah dari Ryan Garcia

Daftar Petinju Terpopuler di Dunia: Mike Tyson Paling Terkenal, Manny Pacquiao Masih Kalah dari Ryan Garcia

Berikut daftar petinju terpopuler di dunia, di mana Mike Tyson menjadi atlet tinju paling terkenal sedangkan Manny Pacquiao masih kalah dari Ryan Garcia.
4 Striker Eropa Diam-diam Penuhi Syarat FIFA, John Herdman Punya Opsi Baru Pengganti Ole Romeny

4 Striker Eropa Diam-diam Penuhi Syarat FIFA, John Herdman Punya Opsi Baru Pengganti Ole Romeny

Timnas Indonesia berpotensi mendapat amunisi segar di lini depan. 4 striker keturunan ini tampil menjanjikan di Eropa musim ini. John Herdman wajib lirik.
‘Tak Ada yang Direkam!’ Nadiem Buka Suara Soal Larangan Rekam Rapat Zoom Saat Jadi Menteri

‘Tak Ada yang Direkam!’ Nadiem Buka Suara Soal Larangan Rekam Rapat Zoom Saat Jadi Menteri

Nadiem Makarim jelaskan alasan rapat Zoom saat menjabat menteri tidak pernah direkam. Ia sebut demi privasi dan keamanan di awal pandemi.
Persija Jakarta Sulit Persiapkan Diri Jelang Hadapi Malut United, Mauricio Souza Bicara Jujur

Persija Jakarta Sulit Persiapkan Diri Jelang Hadapi Malut United, Mauricio Souza Bicara Jujur

Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, bicara jujur soal persiapan timnya yang menyulitkan jelang hadapi Malut United. Macan Kemayoran tidak punya persiapan khusus karena waktu yang dihabiskan dalam perjalanan.

Trending

BGN Patahkan Pernyataan Ketua BEM UGM Terkait Mitra MBG Untung Besar: Asumsi Fiktif!

BGN Patahkan Pernyataan Ketua BEM UGM Terkait Mitra MBG Untung Besar: Asumsi Fiktif!

BGN patahkan pernyataan Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto, yang mengklaim mitra program Makan Bergizi Gratis (MBG) memperoleh keuntungan bersih hingga Rp1,8 miliar
Latar Belakang Pendidikan Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dibahas, Lulusan Paket C Jadi Sorotan

Latar Belakang Pendidikan Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dibahas, Lulusan Paket C Jadi Sorotan

Sosok Tiyo Ardianto, Ketua BEM UGM menjadi perbincangan ramai setelah dengan lantang mengkritik program Prabowo-Gibran, Makan Bergizi Gratis (MBG).
BEM UGM Enggan Lapor Polisi Terkait Teror Tiyo Ardianto, Singgung Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Satu Keraguan Bagi Kami

BEM UGM Enggan Lapor Polisi Terkait Teror Tiyo Ardianto, Singgung Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Satu Keraguan Bagi Kami

Soal kasus teror ke ibu Tiyo dan Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto hingga 40 pengurus BEM UGM, masih menjadi sorotan publik dan elite politik. Bahkan, mengejutkan
Kesaksian Mencengangkan Kakak Kadung Korban Penganiayaan Brimob di Tual

Kesaksian Mencengangkan Kakak Kadung Korban Penganiayaan Brimob di Tual

Kesaksian mencengangkan kakak kandung korban penganiayaan anggota brimob yang tewas, Arianto Tawakal (14), NK (15) menjadi sorotan publik. Kesaksian itu diberi
Resmi! Anggota Brimob Aniaya Siswa di Tual Dipecat Secara Tidak Hormat

Resmi! Anggota Brimob Aniaya Siswa di Tual Dipecat Secara Tidak Hormat

Resmi, anggota Brimob aniaya siswa di Tual dipecat secara tidak hormat. Hasil itu dari sidang etik yang berlangsung selama 13 jam, di Mapolda Maluku, Kota Ambon
Pengganti Thom Haye Sudah di Depan Mata, Eks Kapten Jerman Berdarah Surabaya Ini Dipantau Timnas Indonesia

Pengganti Thom Haye Sudah di Depan Mata, Eks Kapten Jerman Berdarah Surabaya Ini Dipantau Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda Eropa yang sedang naik daun. Nama Laurin Ulrich, gelandang berdarah Surabaya disebut pengganti Thom Haye.
Fakta Soal Ketua BEM UGM yang Gabung Komunitas LGBT Disebar Usai Kritik MBG, Tiyo Ardianto: Saya Tidak Punya Pasangan

Fakta Soal Ketua BEM UGM yang Gabung Komunitas LGBT Disebar Usai Kritik MBG, Tiyo Ardianto: Saya Tidak Punya Pasangan

Sosok Ketua BEM Universitas Gadjah Mada (UGM), Tiyo Ardianto dikabarkan mendapatkan teror setelah mengkritisi soal program Prabowo-Gibran, Makan Bergizi Gratis (MBG).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT