News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PDIP Dinilai Mustahil Mau Berkoalisi dengan PKS di Pilgub Jakarta

PDIP dinilai mustahil mau berkoalisi dengan PKS di Pilgub Jakarta 2024. Hal ini diungkapkan oleh Efriza selaku Pengamat Politik Citra Institute. Begini katanya.
Jumat, 9 Agustus 2024 - 15:09 WIB
Kolase lambang PDIP dan PKS
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - PDIP dinilai mustahil mau berkoalisi dengan PKS di Pilgub Jakarta 2024. Hal ini diungkapkan oleh Efriza selaku Pengamat Politik Citra Institute.

Efriza menilai Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menjadi penghalang partai berlambang kepala banteng itu untuk berkoalisi dengan PKS di Jakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meskipun, Ketua DPP PDIP Puan Maharani pernah menyebut bahwa peluang koalisi itu di atas 50 persen.

Efriza menyebut jika berkaca pada Pilgub Sumatera Utara (Sumut) 2024, PKS dibuat menunggu oleh PDIP untuk mengusung Edy Rahmayadi. Hingga akhirnya, PKS mengusung Bobby Nasution di Pilgub Sumut.

"Andai PKS dan PDIP tidak berkoalisi faktor terbesar adalah dari penolakan Ketum (PDIP) Megawati Soekarnoputri,” ujar Efriza saat dihubungi, Jumat (9/8/2024).

Dia mengatakan Megawati lebih memilih berkoalisi dengan Islam berbasis Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah, bukan dengan partai yang memiliki ideologi islam kanan.

“Megawati lebih memilih berkoalisi dengan Islam yang berbasis NU dan Muhammadiyah bukan Islam kanan, karena pemikiran Megawati adalah cinta kebangsaan dan tanah air bukan sekadar politik pragmatis semata," jelasnya.

Dihubungi terpisah, Peneliti Charta Politika Indonesia Ardha Ranadireksa juga menilai PDIP dan PKS sulit berkoalisi di Pilgub Jakarta.

Dia pun menyinggung pernyataan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto yang pernah menyebut tidak ingin berkoalisi dengan PKS.

"Kenapa topik PDIP-PKS ini menjadi cukup menarik, apakah akan terjadi koalisi di antara keduanya, karena ini juga didasarkan pernyataan PDIP kalau tidak salah Mas Hasto yang sempat berucap tidak akan pernah berkoalisi dengan PKS," ujar Ardha saat dihubungi, Jumat (9/8/2024).

Diketahui, sebelum gelaran Pilpres 2024 dimulai, Hasto memang pernah terang-terangan bahwa PDIP tidak akan berkoalisi dengan PKS.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat itu, Hasto menyebut PDIP tidak akan berkoalisi dengan partai yang berseberangan dengan pemerintahan Presiden Jokowi. Dia berkata demikian saat hubungan PDIP dengan Jokowi belum renggang.

"Saat ini posisi PDI Perjuangan mendukung Pak Jokowi sehingga tidak mungkin juga kita bekerja sama dengan Pak Jokowi dan pada saat bersamaan ada pihak-pihak yang terus menyerang pemerintahan Pak Jokowi," kata Hasto di Jakarta Convention Center, Jakarta Pusat, Sabtu (25/6/2022).

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terungkap Alasan Mahendra Siregar Mundur dari Jabatan Ketua OJK

Terungkap Alasan Mahendra Siregar Mundur dari Jabatan Ketua OJK

Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar, serta sejumlah pejabat teras Otoritas Jasa Keuangan (OJK) lainnya resmi mundur dari jabatan mereka, Jumat (30/1).
Hasil Tes Shakedown MotoGP 2026 Hari Kedua di Sirkuit Sepang: Jack Miller Tak Terbendung Asapi Espargaro Bersaudara

Hasil Tes Shakedown MotoGP 2026 Hari Kedua di Sirkuit Sepang: Jack Miller Tak Terbendung Asapi Espargaro Bersaudara

Berikut hasil tes shakedown MotoGP 2026 di Sirkuit Sepang pada hari kedua, di mana Jack Miller berhasil menjadi yang tercepat pada Jumat (30/1/2026).
Pengakuan Gus Yahya soal Yaqut Cholil Qoumas Diperiksa KPK Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji

Pengakuan Gus Yahya soal Yaqut Cholil Qoumas Diperiksa KPK Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji

Pengakuan Ketua PBNU Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya kini menyedot perhatian publik. Pasalnya, ia secara gamblang menyatakan tidak terlibat dalam kasus
AFC Akhirnya Angkat Bicara Soal Putusan CAS yang Tangguhakan Sanksi Larangan Bermain 7 Pemain Naturalisasi Bodong Timnas Malaysia

AFC Akhirnya Angkat Bicara Soal Putusan CAS yang Tangguhakan Sanksi Larangan Bermain 7 Pemain Naturalisasi Bodong Timnas Malaysia

AFC meminta klarifikasi CAS soal risiko pemain diskors tetap tampil saat banding. Putusan 25 Februari bisa berdampak pada hasil laga dan klasemen kompetisi.
Bukan Reza Arap, Polisi Ungkap Orang Pertama yang Melihat Lula Lahfah Tergeletak di Kamar

Bukan Reza Arap, Polisi Ungkap Orang Pertama yang Melihat Lula Lahfah Tergeletak di Kamar

Kasus kematian Selebgram Lula Lahfah menyita perhatian publik. Polisi hari ini menjelaskan faktanya.
Sergio Ramos Banting Stir Jadi Petinju, Mantan Kapten Real Madrid Lawan Andew Tate di Ring Tinju

Sergio Ramos Banting Stir Jadi Petinju, Mantan Kapten Real Madrid Lawan Andew Tate di Ring Tinju

Kabar mengejutkan datang dari Sergio Ramos. Mantan kapten Real Madrid itu dikabarkan akan berhadapan dengan Andrew Tate dalam duel tinju.

Trending

Update Bursa Transfer Persib: Si Anak Hilang Pulang, Satu Pemain Santer Dikabarkan Hengkang

Update Bursa Transfer Persib: Si Anak Hilang Pulang, Satu Pemain Santer Dikabarkan Hengkang

Persib Bandung memulangkan Dedi Kusnandar jelang bursa transfer paruh musim tutup, namun berpotensi kehilangan Febri Hariyadi yang dirumorkan hengkang ke Persis Solo.
Semakin Panas, Ressa Tutup Pintu Maaf untuk Denada Siap Tempuh Persidangan, Begini Penjelasan Kuasa Hukum

Semakin Panas, Ressa Tutup Pintu Maaf untuk Denada Siap Tempuh Persidangan, Begini Penjelasan Kuasa Hukum

Artis Indonesia, Denada jadi sorotan publik karena tersandung kasus dugaan penelantaran anak. Kini kasusnya siap ke persidangan.
Update Transfer AC Milan: Jean-Philippe Mateta Selangkah Lagi Rampung, Rossoneri Kini Incar 1 Pemain Lain Jelang Bursa Musim Dingin Berakhir

Update Transfer AC Milan: Jean-Philippe Mateta Selangkah Lagi Rampung, Rossoneri Kini Incar 1 Pemain Lain Jelang Bursa Musim Dingin Berakhir

AC Milan curi perhatian di penghujung bursa transfer musim dingin. Setelah mempercepat proses transfer Jean-Philippe Mateta kini 1 nama lain bakal dirampungkan.
Mediasi Ketiga Gagal, Kuasa Hukum Ressa Rizky Rossano Spill Agenda Sidang Denada Selanjutnya

Mediasi Ketiga Gagal, Kuasa Hukum Ressa Rizky Rossano Spill Agenda Sidang Denada Selanjutnya

​​​​​​​Mediasi ketiga gagal, kuasa hukum Ressa Rizky Rossano spill agenda sidang Denada serta kesiapan melanjutkan perkara ke persidangan PN Banyuwangi.
6 Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 31 Januari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

6 Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 31 Januari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 31 Januari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo, membahas peluang finansial, risiko, serta angka hoki harian.
Kontrak Bernilai Fantastis yang Diterima Fabio Quartararo Usai Digosipkan Gabung Honda di MotoGP 2027, El Diablo Untung Besar?

Kontrak Bernilai Fantastis yang Diterima Fabio Quartararo Usai Digosipkan Gabung Honda di MotoGP 2027, El Diablo Untung Besar?

Pembalap asal Prancis, Fabio Quartararo dikabarkan bakal menerima kontrak bernilai cukup fantastis usai dikabarkan gabung Honda usai hengkang dari Yamaha di MotoGP 2027.
Peluk Denada yang Menangis di Studio, Pengakuan Jujur Caren Delano soal Polemik Ressa Rizky Rossano

Peluk Denada yang Menangis di Studio, Pengakuan Jujur Caren Delano soal Polemik Ressa Rizky Rossano

​​​​​​​Caren Delano ungkap pengakuan jujur usai memeluk Denada yang menangis di studio, di tengah polemik hukum Ressa Rizky Rossano yang jadi sorotan publik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT