News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sejumlah Dewan Syura PKB Geruduk Kantor PBNU Melapor Mereka Tak Punya Peran Lebih di Partai

Sejumlah anggota Dewan Syura PKB dari Dewan Pimpinan Cabang dan Dewan Pimpinan Wilayah di Jawa Barat mendatangi Kantor PBNU di Jakarta, Jumat (9/8/2024) siang.
Jumat, 9 Agustus 2024 - 17:39 WIB
Sejumlah anggota dewan syuro PKB saat konferensi pers di Kantor PBNU, Jakarta, Jumat (9/8/2024).
Sumber :
  • (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)

Jakarta, tvOnenews.com - Sejumlah anggota Dewan Syura PKB dari Dewan Pimpinan Cabang dan Dewan Pimpinan Wilayah di Jawa Barat mendatangi Kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Jakarta, Jumat (9/8/2024).

Kedatangan para kader PKB ke PBNU ini untuk mengadukan bahwa dewan syura kini cenderung tak memiliki peran lebih di PKB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua LTN PBNU Ishaq Zubaedi Raqib mengatakan bahwa sejumlah tokoh anggota dewan syura dari PKB itu datang tidak diundang, tetapi berdasarkan inisiatif mereka sendiri untuk membantu tim di PBNU dalam memperkaya keterangan dan kesaksian terkait dengan permasalahan PBNU dan PKB.

"Untuk membuat laporan tim, untuk menentukan pleno itu lebih utuh lebih sempurna dan disampaikan kepada PBNU," kata Ishaq usai menerima kunjungan dari para anggota dewan syura PKB.

Sejumlah anggota dewan syura yang hadir itu, di antaranya Wakil Sekretaris Dewan Syuro DPW PKB Jawa Barat Hafid Sutansah, Wakil Sekretaris Dewan Syuro DPC PKB Cirebon Luthfi Andalusie, dan Wakil Ketua Dewan Tanfidz DPC PKB Karawang.

Keluhan terkait posisi dewan syura di PKB itu disampaikan Luthfi Andalusie. Menurutnya, peranan dari dewan syura semakin hari semakin tidak jelas, bahkan kini dianggap tempat pembuangan.

"Kalau dibuang tidak bisa, akhirnya ditempatkan di tempat yang kelihatannya tempat baik, tetapi fungsinya tidak ada. Nama ada tapi fungsi tidak ada," kata Luthfi.

Dia pun mengatakan bahwa para dewan syura PKB di wilayah-wilayah lainnya pun merasakan hal yang sama terkait peranan.

Padahal, kata dia, dulu dewan syura memiliki peran yang penting dan mengambil kebijakan.

"Agak tidak nyaman juga antara pengurus DPC PKB, baik juga dari jajaran syura dan pengurus seolah ada sekat," kata dia.

Sementara itu, Hafid mengatakan bahwa dirinya tergugah untuk bisa mengadu ke PBNU yang ia anggap sebagai orang tua daripada PKB. Menurutnya PBNU merupakan organisasi yang melahirkan PKB.

Dia juga mengatakan bahwa dirinya sepakat dengan apa yang dilakukan oleh Mantan Sekretaris Jenderal PKB Lukman Edy.

Menurutnya tujuan dirinya hadir ke PBNU tak lain karena menyayangi PKB sebagai anggota.

"Kita hormati orang tua kita PBNU, yang sudah sepantasnya kita hormati, apapun yang difatwakan, apa yang diperintahkan," kata Hafid.

Sebelumnya, PBNU telah membentuk tim lima atau pansus yang bertujuan untuk merebut PKB agar kembali kepada ideologi awalnya.

Hal tersebut dilakukan lantaran elit PBNU melihat PKB tidak lagi berada dalam jalur ideologi NU dan hanya dikuasai oleh Muhaimin Iskandar serta kroni-kroninya saja.

Pembentukan pansus ini akan menyerupai tim yang awalnya melahirkan PKB di masa lalu.

Pansus ini pun dipastikan akan bekerja secara efektif ketika mendapatkan persetujuan dari Rais Aam K.H. Miftachul Ahyar dan Ketua Umum PBNU K.H. Yahya Cholil Staquf.(ant)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Modus Jual Kopi, Warung di Bekasi Ternyata Edarkan Obat Keras

Modus Jual Kopi, Warung di Bekasi Ternyata Edarkan Obat Keras

Panit 2 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKP Mokhammad Fatoni mengatakan seorang pria diamankan pada Minggu (14/6) pukul 15.00 WIB.
Venezuela Alami Lebih dari 500 Gempa Susulan Sejak Gempa Pertama Mengguncang pada 24 Juni 2026

Venezuela Alami Lebih dari 500 Gempa Susulan Sejak Gempa Pertama Mengguncang pada 24 Juni 2026

Venezuela mengalami lebih dari 500 gempa susulan sejak dua gempa kuat mengguncang pada 24 Juni 2026 lalu.
Antisipasi Membludaknya Simpatisan Nadiem Saat Sidang Putusan, Polisi Perketat Keamanan

Antisipasi Membludaknya Simpatisan Nadiem Saat Sidang Putusan, Polisi Perketat Keamanan

Pengamanan diperketat karena sidang putusan Nadiem Makarim diperkirakan akan menyedot perhatian publik. Polisi mengantisipasi kehadiran massa, termasuk para simpatisan.
Dukung Deklarasi STBM, Bank Jakarta Berikan 1 Unit MCK Komunal di Tomang, Jakarta Barat

Dukung Deklarasi STBM, Bank Jakarta Berikan 1 Unit MCK Komunal di Tomang, Jakarta Barat

Bank Jakarta wujudkan program CSR berupa pemberian 1 Unit Mandi Cuci Kakus (MCK) berbasis komunal di Kelurahan Tomang, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.
Ruang Ganti Timnas Jerman Suram Usai Dikalahkan Paraguay dan Tersingkir dari Piala Dunia 2026: Semuanya Kecewa

Ruang Ganti Timnas Jerman Suram Usai Dikalahkan Paraguay dan Tersingkir dari Piala Dunia 2026: Semuanya Kecewa

Jerman menelan pil pahit di Piala Dunia 2026. Die Mannschaft tersingkir secara dramatis setelah kalah 3-4 dari Paraguay melalui adu penalti pada babak 32 besar.
Kerajinan Jabar Semakin Diminati, Nilai Transaksi PKJB 2026 Capai Rp54 Miliar

Kerajinan Jabar Semakin Diminati, Nilai Transaksi PKJB 2026 Capai Rp54 Miliar

Nilai transaksi penjualan produk kerajinan pada Pekan Kerajinan Jawa Barat (PKJB) 2026 mencapai Rp54 miliar.

Trending

Ramalan Keuangan Shio 1 Juli 2026: Tikus dan Monyet Ada Sinyal Positif

Ramalan Keuangan Shio 1 Juli 2026: Tikus dan Monyet Ada Sinyal Positif

Ramalan keuangan shio 1 Juli 2026 hadir lengkap dengan angka hoki! Siapa shio yang buka bulan baru dengan cuan paling kencang dan siapa yang perlu strategi dulu?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 1 Juli 2026: Sagitarius Panen Peluang

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 1 Juli 2026: Sagitarius Panen Peluang

Memasuki Rabu, 1 Juli 2026, sejumlah zodiak diperkirakan memasuki fase yang lebih menjanjikan dalam urusan finansial. Siapa saja mereka yang bercuan deras?
Hasil 32 Besar Piala Dunia: Brasil Comeback Lawan Jepang, Jerman Disingkirkan Paraguay

Hasil 32 Besar Piala Dunia: Brasil Comeback Lawan Jepang, Jerman Disingkirkan Paraguay

Timnas Brasil mampu comeback dari Jepang di Piala Dunia 2026. Namun, Jerman justru gagal setelah ditumbangkan Paraguay di babak adu penalti
Piala Dunia 2026: Respons Carlo Ancelotti Usai Brasil Epic Comeback 2-1 Lawan Jepang dan Lolos 16 Besar, Tetap Respect ke Samurai Biru

Piala Dunia 2026: Respons Carlo Ancelotti Usai Brasil Epic Comeback 2-1 Lawan Jepang dan Lolos 16 Besar, Tetap Respect ke Samurai Biru

Pelatih Timnas Brasil, Carlo Ancelotti, memberikan apresiasi tinggi kepada para pemainnya usai memastikan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Selebgram Awkarin Diperiksa Kasus Hanania Travel, Ngaku Balikin Uang Saku ke Penyidik

Selebgram Awkarin Diperiksa Kasus Hanania Travel, Ngaku Balikin Uang Saku ke Penyidik

Selebgram Karin Novilda alias Awkarin selesai menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam promosi travel umrah Hanania Group, pada Senin (29/6/2026).
6 Zodiak Ini Diprediksi Banjir Cuan Sepanjang 1-7 Juli 2026, Ada Peluang Tambah Penghasilan

6 Zodiak Ini Diprediksi Banjir Cuan Sepanjang 1-7 Juli 2026, Ada Peluang Tambah Penghasilan

Memasuki pekan pertama Juli 2026, sejumlah zodiak diperkirakan akan merasakan pergerakan positif dalam sektor keuangan pada periode 1 - 7 Juli 2026. Siapa saja?
Laporan Dugaan Pencurian Dihentikan, Kubu Pelapor Kecewa Polisi Tak Lakukan Pemeriksaan Terhadap Terlapor

Laporan Dugaan Pencurian Dihentikan, Kubu Pelapor Kecewa Polisi Tak Lakukan Pemeriksaan Terhadap Terlapor

Polres Metro Jakarta Pusat memilih menghentikan penyelidikan kasus dugaan pencurian yang dilaporkan oleh Bangun Paulus Tudungta.
Selengkapnya

Viral