News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Amarah Saka Tatal Memuncak Usai Ritual Sumpah Pocong Tak Terhindarkan, Akui Miliki 'Dendam Kesumat' Terhadap...

Saka Tatal selaku mantan terpidana kasus kematian Vina dan Eky di Cirebon, Jawa Barat baru saja rampung melaksanakan ritual sumpah pocong pada Jumat (9/8/2024).
Minggu, 11 Agustus 2024 - 06:45 WIB
Kolase Iptu Rudiana dan Saka Tatal saat lakukan ritual sumpah pocong dalam pusaran kasus kematian Vina Cirebon
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Saka Tatal selaku mantan terpidana kasus kematian Vina dan Eky di Cirebon baru saja rampung melaksanakan ritual sumpah pocong pada Jumat (9/8/2024).

Saka Tatal memilih jalur sumpah pocong usai rentetan upayanya dalam pembuktian jika dirinya menjadi korban salah tangkap oleh Iptu Rudiana dalam kasus pemerkosaan disertai pembunuhan sejoli muda itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Alhamdulillah lega," kata Saka Tatal usai melakukan ritual sumpah pocong dikutip Minggu (11/8/2024).

Sebelum melakoni sumpah pocong, kubu Saka Tatal telah melalui proses Sidang Peninjauan Kembali (PK) terkait perkara kasus kematian Vina Cirebon.

Lantas ritual sumpah pocong yang dilakukan oleh Saka Tatal turut menambah daftar panjang kontroversi kasus kematian Vina dan Eky di Cirebon pada 2016 silam.

Saka Tatal Kecewa dengan Iptu Rudiana

Alih-alih tampil di publik dalam meluruskan tuduhan terhadapnya, Iptu Rudiana justru kini mendapat tuntutan baru dari Saka Tatal.

Pasalnya, Iptu Rudiana yang tampil di hadapan publik bersamaan dengan Hotman Paris dan keluarga Vina sesumbar bersedia melakukan ritual sumpah pocong.

Alasannya tak lain yakni dalam membuktikan tuduhan publik kepadanya terkait perekayasa kasus kematian hingga penyiksaan terhadap para terpidana yang ditangkapnya.

"Jadi kalau buat Saka pribadi, buat Iptu Rudiana tadi awalnya nantang kenapa kok enggak hadir, alasannya apa lagi. Kalau Iptu Rudiana enggak hadir sebenarnya enggak papa, bagi Saka enggak jadi masalah ini kan Saka mau membuktikan kebenarannya seperti apa," ungkapnya.

Dibalik Sumpah Pocong, Saka Tatal Miliki Dendam Kesumat

Usut punya usut, Saka Tatal nekad melakoni ritual sumpah pocongnya usai mendapat ridho dari keluarganya.

Hal itu diungkapkannya usai menjalani ritual sumpah pocong di Padepokan Amparan Jati, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

"Saka berterima kasih kepada keluarga Saka juga karena telah merestui Saka sudah sumpah pocong," katanya.

Saka mengaku alasan utama dirinya melakukan sumpah pocong juga didasari pembuktian baginya.

Pasalnya, ia mengaku memiliki kekesalan terhadap sejumlah orang yang menuduhkan sebagai pelaku aksi pemerkosaan disertai pembunuhan tersebut.

"Jadi dari dulu sebetulnya Saka tuh sebenernya kesel banyak orang yang menyudutkan bahwa Saka ini pelakunya," kata Saka Tatal.

Dasar itulah, Saka Tatal pun berani menjalani ritual sumpah pocongnya yang disaksikan secara langsung oleh masyarakat.

Kendati, Saka Tatal kini tengah menantinkeputusan Mahkamah Agung terkait putusan hasil Sidang PK yang dilayangkannya.

"Saka tuh harus ngomong gimana sih bahwa Saka ini tidak melakukan, enggak ada cara lain selain sumpah pocong," ungkapnya. 

Diketahui, kubu Saka Tatal melalui salah satu kuasa hukumnya yakni Farhat Abbas pun secara resmi menantang Iptu Rudiana untuk melakukan sumpah pocong.

Tantangan itu ditujukan pihak kubu Saka Tatal kepada Iptu Rudiana sebagai bentuk keberaniannya yang mengaku tak melakukan aksi penganiaayan terhadap terpidana kasus pemerkosaan disertai pembunuhan Vina dan Eky.

"Kita mengirimkan surat menantang Rudiana untuk sumpah pocong. Dia bersumpah bahwa dia tidak melakukan penganiayaan," kata Farhat Abbas dikutip dari YouTube Inews, Jakarta, Kamis (8/8/2024).

"Fokus kita dia sumpah pocong bukan yang mengarahkan, bukan yang merekayasa, dan bukanlah yang menyiksa," sambungnya.

Kubu Iptu Rudiana Menolak Tantangan Sumpah Pocong

Di tengah sorotan publik akibat kontroversi kasus kematian Vina dan Eky di Cirebon, Iptu Rudiana memilih Pitra Romadoni dan tim untuk menjadi kuasa hukumnya.

Lantas pihak Pitra Romadoni pun turut menanggapi adanya tantangan sumpah pocong yang dilayangkan kubu Saka Tatal kepada Iptu Rudiana.

Pitra Romadoni yang mendapat tantangan itu secara langsung dari Farhat Abbas dengan jelas menolaknya.

"Jadi kalau dibilang sumpah pocong jadi saya bilang untuk klien saya 'No'. Bukan takut, untuk agama dan Demi Allah ya beliau bersedia dan itu disampaikan di muka persidangan," kata Pitra.

Pitra yang merasa ditagih janji dari Iptu Rudiana pun memberi alasan sesungguhnya.

Menurutnya pihaknya berkeyakinan memilih sumpah secara agama Islam berupa di bawah Al Qur'an.

"Saya ingin sampaikan bahwa kami bukanlah orang musyrik, bukan percaya sama pocong tapi percaya kepada Allah, kita bersumpah demi Allah, demi agama bukan demi pocong," katanya.

Selain itu, Pitra mengatakan Iptu Rudiana akan menjalankan sumpah secara agama Islam bukan secara sembarang tempat.

Melainkan, Iptu Rudiana akan melakukan sumpah secara agama Islam hanya dalam pengadilan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya sampaikan terkait sumpah pocong itu tidak ada, yang ada itu sumpah demi Allah itu yang ada. Dan di pengadilan juga tidak ada sumpah pocong tapi yang ada sumpah berdasarkan keyakinan dia," kata Pitra.

"Agama kristen sesuai dengan agama kristen, agama Islam sesuai dengan agama Islam di bawah Al-Qur'an seperti itu," pungkasnya. (raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dari Pegawai Terbaik ke Kursi Dicopot Gubernur Kang Dedi Mulyadi: Prestasi Ida Hamidah Tersorot, Harta Rp5,4 Miliar Ikut Jadi Sorotan

Dari Pegawai Terbaik ke Kursi Dicopot Gubernur Kang Dedi Mulyadi: Prestasi Ida Hamidah Tersorot, Harta Rp5,4 Miliar Ikut Jadi Sorotan

Profil Ida Hamidah, Kepala Samsat Soetta Bandung yang dicopot Gubernur Kang Dedi Mulyadi. Dari prestasi gemilang hingga sorotan harta kekayaan miliaran rupiah.
Banyak Kejanggalan di Laga Kontra Atletico Madrid, Barcelona Dikabarkan Siap Lapor UEFA

Banyak Kejanggalan di Laga Kontra Atletico Madrid, Barcelona Dikabarkan Siap Lapor UEFA

Barcelona dikabarkan siap protes ke UEFA usai kalah 0-2 dari Atletico. Hansi Flick murka soal keputusan wasit dan VAR yang dinilai rugikan Blaugrana.
Haji Her Dipanggil KPK, Bantah Terlibat Kasus Bea Cukai: “Saya Tidak Tahu Apa-Apa”

Haji Her Dipanggil KPK, Bantah Terlibat Kasus Bea Cukai: “Saya Tidak Tahu Apa-Apa”

Haji Her penuhi panggilan KPK terkait kasus Bea Cukai. Pengusaha tembakau asal Madura mengaku tidak tahu soal perkara yang diselidiki.
Jadi Free Agent, Media Korea Beri Julukan Baru Sahabat Megawati Hangestri di Bursa Transfer

Jadi Free Agent, Media Korea Beri Julukan Baru Sahabat Megawati Hangestri di Bursa Transfer

Setter veteran Red Sparks, Yeum Hye-seon, kini resmi berstatus free agent, dan media Korea menyebutnya sebagai “pusat badai” yang akan menjadi sorotan utama.
Jadi Free Agent, Media Korea Beri Julukan Baru Sahabat Megawati Hangestri di Bursa Transfer

Jadi Free Agent, Media Korea Beri Julukan Baru Sahabat Megawati Hangestri di Bursa Transfer

Setter veteran Red Sparks, Yeum Hye-seon, kini resmi berstatus free agent, dan media Korea menyebutnya sebagai “pusat badai” yang akan menjadi sorotan utama.
Harga Minyak Terancam Tertekan, Prabowo Targetkan Indonesia Stop Impor BBM Lewat Program 100 GW

Harga Minyak Terancam Tertekan, Prabowo Targetkan Indonesia Stop Impor BBM Lewat Program 100 GW

Harga minyak berpotensi tertekan seiring target Indonesia stop impor BBM. Prabowo genjot listrik 100 GW dan tutup PLTD demi efisiensi energi.

Trending

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilai oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Hector Souto Harus Terima Fakta Pahit Jelang Timnas Futsal Indonesia Hadapi Vietnam di Semifinal Piala AFF 2026

Hector Souto Harus Terima Fakta Pahit Jelang Timnas Futsal Indonesia Hadapi Vietnam di Semifinal Piala AFF 2026

Rekor pertemuan menjadi sorotan utama jelang duel Timnas Futsal Indonesia asuhan Hector Souto kontra Vietnam pada babak semifinal Piala AFF Futsal 2026.
Selengkapnya

Viral