News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Saka Tatal Siap Buktikan Dede dan Aep Beri Kesaksian Palsu, Hari Ini Mantan Terpidana Kasus Vina Itu Jadi Saksi di Bareskrim Polri

Mantan terpidana kasus Vina, Saka Tatal menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri sebagai saksi dugaan kasus kesaksian palsu oleh Dede dan Aep pada Selasa ini.
Selasa, 13 Agustus 2024 - 12:35 WIB
Mantan terpidana kasus pembunuhan Vina Cirebon Saka Tatal menjalani sidang Peninjauan Kembali (PK) di Pengadilan Negeri Kota Cirebon, Jawa Barat, Rabu (24/7/2024).
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Mantan terpidana kasus Vina, Saka Tatal menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri sebagai saksi dugaan kasus kesaksian palsu oleh Dede dan Aep.

Dede dan Aep merupakan dua saksi kunci yang pada tahun 2016 mengaku melihat kejadian pengeroyokan dan pelemparan batu yang menjadi awal mula kasus Vina.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan kesaksian tahun 2016, Dede dan Aep melihat Vina dan Eky dilempari batu oleh sekelompok geng motor terdiri dari para terpidana yang kini mendekam di penjara.

Akibat kesaksian Dede dan Aep itu, muncul 11 tersangka kasus Vina yang 8 di antaranya sudah divonis hukuman penjara, salah satunya Saka Tatal.

Meski demikian, para terpidana kasus Vina membantah bahwa mereka terlibat dalam kasus pembunuhan dua sejoli itu.

Para terpidana kasus Vina juga melaporkan kesaksian Dede dan Aep ke Mabes Polri dan mengatakannya sebagai keterangan palsu.

Kini, Bareskrim Polri mulai memeriksa sejumlah saksi untuk menindaklanjuti dugaan kasus kesaksian palsu Dede dan Aep tersebut.

Pada Selasa (13/8/2024) Saka Tatal dimintai keterangannya dan siap membuktikan bahwa dirinya tidak terlibat dalam kasus Vina dan Eky.

Saka menegaskan bahwa keterangan yang diberikan Dede dan Aep adalah sebuah kebohongan.

"Iya, kalau keterangan itu jelas bohong. Orang Saka aja nggak ada di situ, gimana Saka harus mastiin kalau Dede dan Aep ada di situ? Orang Sakanya aja kan nggak ada," kata Saka, diwawancarai sebelum diperiksa Bareskirm Polri, Selasa.

Sementara itu, pengacara Saka Tatal, Titin Prialianti juga hadir mendampingi kliennya.

Ia menjelaskan, bahwa nantinya kliennya itu akan dimintai keterangan soal kesaksian palsu Dede dan Aep.

"Dede dan Aep itu seolah-olah melihat rombongan yang delapan orang ini mengejar. Sebetulnya peristiwa itu ada nggak sih?" kata Titin menjelaskan.

Sementara itu, pada tahun 2016 Aep dan Dede tidak pernah hadir di persidangan kasus Vina.

Meski demikian, keduanya telah memberikan keterangan soal kematian Vina dan Eky di bawah sumpah.

Namun, beberapa waktu lalu Dede mengaku bahwa memang benar dirinya memberikan kesaksian palsu.

Dede mengatakan, dirinya terpaksa memberikan kesaksian palsu soal kasus Vina dan Eky atas perintah Iptu Rudiana.

Padahal, ia sebenarnya tidak tahu sama sekali soal kejadian pembunuhan dua sejoli tersebut.

Sementara Aep tetap mengatakan bahwa yang dikatakannya soal Vina dan Eky bukanlah kebohongan serta tidak pernah memberikan kesaksian palsu.

Sebaliknya, ia menuding Dede telah berbohong. (iwh)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Program Makan Bergizi Gratis di Jombang Terhenti, Dana Operasional dari Pusat Belum Cair

Program Makan Bergizi Gratis di Jombang Terhenti, Dana Operasional dari Pusat Belum Cair

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah sekolah di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, untuk sementara waktu terhenti.
Iran Tetap Tolak Negara Teluk Dipakai AS untuk Agresi

Iran Tetap Tolak Negara Teluk Dipakai AS untuk Agresi

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Iran pada Rabu menyatakan negara-negara Teluk bertanggungjawab mencegah Amerika Serikat menggunakan wilayah mereka sebagai basis serangan melawan Iran.
Reaksi Prabowo soal Kritik Kunjungan Luar Negeri, Bawa-Bawa Nama Jokowi

Reaksi Prabowo soal Kritik Kunjungan Luar Negeri, Bawa-Bawa Nama Jokowi

Presiden Prabowo menilai bahwa kritik yang kini diarahkan kepadanya menunjukkan adanya standar yang berbeda dalam menilai kebijakan diplomasi kepala negara.
Heboh! Dede Sunandar Direkrut Hendrik Irawan Mitra Viral yang Joget Insentif MBG, sampai Digaji Rp15 Juta

Heboh! Dede Sunandar Direkrut Hendrik Irawan Mitra Viral yang Joget Insentif MBG, sampai Digaji Rp15 Juta

Komedian Dede Sunandar disebut menjadi sopir pribadi Hendrik Irawan, mitra yang sempat viral imbas joget insentif program Makan Bergizi Gratis (MBG) Rp6 juta.
Prabowo Sebut Komunikasi dengan Pelaku Usaha Internasional Berjalan Intensif

Prabowo Sebut Komunikasi dengan Pelaku Usaha Internasional Berjalan Intensif

Presiden Prabowo Subianto jelaskan arah kebijakan investasi pemerintah termasuk sikap pada modal asing
Ingin Rezeki Lancar dan Selamat saat Bekerja? Syekh Ali Jaber Ungkap 2 Amalan Sebelum Beraktivitas

Ingin Rezeki Lancar dan Selamat saat Bekerja? Syekh Ali Jaber Ungkap 2 Amalan Sebelum Beraktivitas

Ingin rezeki lancar dan selamat saat bekerja? Syekh Ali Jaber ungkap 2 amalan sebelum beraktivitas.

Trending

Muncul Nama Nanik S Deyang Hingga Ibunda Seskab Teddy dalam Pusaran Dugaan Korupsi MBG, Kuasa Hukum Sony Buka Suara

Muncul Nama Nanik S Deyang Hingga Ibunda Seskab Teddy dalam Pusaran Dugaan Korupsi MBG, Kuasa Hukum Sony Buka Suara

Kuasa Hukum Sony Sonjaya, Elza Syarief buka suara soal beredarnya puluhan nama petinggi yang diduga terlibat dalam kasus korupsi tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG). Diantaranya yakni Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang hingga Ibunda Seskab Teddy Indra Wijaya.
Sulut Emosi Beckham Putra, Kronologi Oknum Suporter yang Acungkan Jari Tengah pada Timnas Indonesia Sampai Kena Damprat Kevin Diks

Sulut Emosi Beckham Putra, Kronologi Oknum Suporter yang Acungkan Jari Tengah pada Timnas Indonesia Sampai Kena Damprat Kevin Diks

Beckham Putra Nugraha sengaja menghampiri oknum suporter yang berada di tribun penonton setelah oknum tersebut mengacungkan jari tengah ketika Timnas Indonesia tengah berkeliling Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta usai laga melawan Mozambik, Selasa (10/6/2026). 
Polisi Beberkan Hasil Pemeriksaan Dosen FIB UGM, Ada Pencatutan Nama, Foto hingga Kaitan Keluarga dengan Ketua Yayasan Little Aresha

Polisi Beberkan Hasil Pemeriksaan Dosen FIB UGM, Ada Pencatutan Nama, Foto hingga Kaitan Keluarga dengan Ketua Yayasan Little Aresha

Polisi membeberkan hasil pemeriksaan terhadap seorang dosen Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UGM dalam dugaan kasus kekerasan terhadap anak di Daycare Little Aresha.
Dear John Herdman, Media Vietnam Punya Request Khusus soal Susunan Pemain Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Dear John Herdman, Media Vietnam Punya Request Khusus soal Susunan Pemain Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Salah satu media Vietnam menyoroti komposisi pemain Timnas Indonesia vs Oman di FIFA Matchday. Media tersebut juga request susunan pemain di FIFA ASEAN Cup 2026
Media Vietnam Kaget Bukan Main usai Lihat Kim Sang-sik Rela Terbang ke Jakarta Demi Pantau Timnas Indonesia

Media Vietnam Kaget Bukan Main usai Lihat Kim Sang-sik Rela Terbang ke Jakarta Demi Pantau Timnas Indonesia

Kehadiran pelatih Timnas Vietnam Kim Sang-sik di GBK saat pertandingan Timnas Indonesia melawan Mozambik menjadi sorotan media Vietnam. Mereka kaget bukan main.
Reaksi Pengamat soal Timnas Indonesia Menang Tipis Lawan Mozambik, Blak-blakan Ngomong Begini terkait Garuda

Reaksi Pengamat soal Timnas Indonesia Menang Tipis Lawan Mozambik, Blak-blakan Ngomong Begini terkait Garuda

Pengamat sepak bola, Erwin Fitriansyah berbicara progres Timnas Indonesia di tangan pelatih John Herdman usai skuad Garuda tekuk Mozambik pada FIFA Matchday.
Soal 20 Nama Petinggi Diduga Terlibat Kasus Korupsi Tata Kelola MBG, Kuasa Hukum Sony: Sifatnya Masih Pro Justitia Confidential

Soal 20 Nama Petinggi Diduga Terlibat Kasus Korupsi Tata Kelola MBG, Kuasa Hukum Sony: Sifatnya Masih Pro Justitia Confidential

Kuasa Hukum Sony Sonjaya, Elza Syarief angkat bicara mengenai kliennya yang akan membuka 20 nama petinggi, yang diduga terlibat dalam kasus korupsi tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG).
Selengkapnya

Viral