News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Diskusi ATVI Bersama Wamen Komunikasi dan Informatika: Bangun Ekosistem Digital Inklusif

Teknologi digital akan menjadi pendorong utama kemajuan Indonesia. Namun, di balik peluang yang besar itu, terdapat tantangan sosial yang perlu diatasi bersama.
Rabu, 14 Agustus 2024 - 13:52 WIB
Diskusi ATVI Bersama Wamen Komunikasi dan Informatika.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Teknologi digital telah, sedang, dan akan menjadi pendorong utama kemajuan Indonesia.

Namun, di balik peluang yang besar itu, terdapat tantangan sosial yang perlu diatasi bersama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu isu krusial adalah adanya kesenjangan digital (digital gap) yang masih cukup lebar di berbagai lapisan masyarakat.

Faktanya, merujuk kajian Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, rata-rata kebutuhan talenta digital sebanyak 458.043 orang per tahun dalam kurun waktu tahun 2025-2030. Ini baru masalah SDM. 

Selanjutnya, ada masalah ketidaksetaraan (relasi asimetris) antara platform dan konten.

Contohnya: media pers resmi yang diatur ketat regulasi pemerintah dan media sosial yang justru bebas sekali dalam menyiarkan konten.

tvonenews

Sementara itu dari aspek perilaku publik netizen, dari 300 orang (masyarakat Indonesia) terdapat satu (1) orang yang memiliki kesadaran keamanan digital.

Pemilik akun hanya memiliki satu password untuk banyak platform online, log in tapi tidak log out ketika berselancar di dunia digital.

Dan, berbagai aktivitas lain yang dapat merugikan pengguna teknologi digital, sehingga Digital Security Measurement masyarakat Indonesia dinilai rendah.

Ekosistem Digital: Kolaborasi Pemerintah, Industri, dan Kampus Sebagai Kekuatan

Indonesia masih belum memiliki ekosistem konten digital yang kuat. Pembuat konten jalan sendiri-sendiri.

Sedangkan, platform yang menyalurkan konten tersebut mendapatkan untung besar yang justru mengalir ke luar negeri.

Diskusi konstruktif mengenai ekosistem digital di atas berlangsung pada audiensi Akademi Televisi Indonesia (ATVI) -- yang sedang bertransformasi menjadi Institut Media Digital EMTEK (IMDE) -- dengan Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika, Nezar Patria pada Selasa, (13/8/2024) di Kantor Kementrian Komunikasi dan Informatika.

“Kampus  berhadapan dengan kondisi masyarakat yang dikontrol oleh digital. Pemerintah, industri dan kampus adalah kekuatan kolaborasi untuk menjawab persoalan dari produksi dan distribusi konten serta dampak sosialnya," ungkap Nezar yang pagi itu didampingi oleh Dirjen Aplikasi Informatika, Hokky Situngkir bersama Kepala BPSDM Kominfo, Hary Budiarto

Didampingi oleh Wakil Direktur Akademik, Ciptono Budisetyo dan Wakil Direktur Non Akademik, Rewindinar, Direktur ATVI, Totok Amin Soefijanto, mempromosikan ekosistem digital.

ATVI akan bekerjasama dengan Politeknik Multimedia di Yogyakarta yang merupakan PTKL (Perguruan Tinggi Kementerian/Lembaga) di bawah Kemenkominfo dalam menyelenggarakan pelatihan dan sertifikasi para profesional di bidang konten digital.

ATVI sebagai kampus yang melekat dengan industri (terafiliasi dengan Grup EMTEK) akan mendukung pemerintah dalam upaya membangun sinergi inklusif antara:

1. Pemerintah: Bertanggung jawab dalam kebijakan mendukung pengembangan infrastruktur digital.

2. Industri: Sebagai pelaku utama dalam pengembangan teknologi, industri memiliki peran penting dalam menciptakan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi digital.

3. Kampus: Berkontribusi dalam menghasilkan sumber daya manusia yang kompeten di bidang digital dan membekali pembuatan konten yang kreatif dan bertanggung jawab.

“Apa yang terjadi dalam masyarakat akibat teknologi digital menjadi refleksi”, ungkap Nezar.

Netizen punya akses menilai melalui media digital tanpa memiliki metodologi namun berdampak terhadap masyarakat real. Broadcasting yang telah menjadi narrowcasting.

Dari dikonsumsi secara simultan (dalam waktu dengan konten yang sama seperti pada media konvensional), kini konten yang disiarkan meskipun simultan namun kendali ada pada audiens. Mereka dapat menonton dalam waktu kapan saja dengan platform yang berbeda. Definisi penyiaran digugat.

Oleh karena itu, perlunya ruang diskusi dari ketiga perspektif antara pemerintah, industri dan kampus untuk mendefinisikan kembali broadcasting.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk menjawab tantangan digital di masa depan, Nezar menuturkan, “Punya growth mindset untuk kreatif”.

“Pengembangan ekosistem digital yang inklusif merupakan kunci keberhasilan Indonesia dalam menghadapi era digital. Kolaborasi yang erat antara pemerintah, industri, dan kampus menjadi sangat penting untuk mengatasi berbagai tantangan yang ada dan memaksimalkan potensi yang dimiliki. Dengan demikian, Indonesia dapat menjadi negara yang maju dan sejahtera di era digital”, ungkap Totok  yang saat ini mengawal tranformasi ATVI menjadi Institut Media Digital EMTEK (IMDE).(lkf)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

20  Ide Caption Selamat Hari Valentine 2026, Paling Romantis dan Berkesan

20 Ide Caption Selamat Hari Valentine 2026, Paling Romantis dan Berkesan

Cari caption Valentine yang romantis dan berkesan? Temukan ide caption Selamat Hari Valentine 2026 yang manis, tulus, dan cocok untuk posting di media sosial.
Isu Cerai Mencuat, Nia Ramadhani Angkat Bicara Soal Hubungannya dengan Ardi Bakrie

Isu Cerai Mencuat, Nia Ramadhani Angkat Bicara Soal Hubungannya dengan Ardi Bakrie

Nia Ramadhani akhirnya buka suara soal isu perceraian dengan Ardi Bakrie. Ia tegas membantah kabar yang menyebut rumah tangganya retak.
Sudah Dibujuk, tapi Ronaldo Tetap Ogah Main di Laga Al Nassr vs Al Ittihad: Kemarahan Pemain Berlanjut

Sudah Dibujuk, tapi Ronaldo Tetap Ogah Main di Laga Al Nassr vs Al Ittihad: Kemarahan Pemain Berlanjut

Ambisi Al Nassr untuk jadi pemenang di musim ini harus menemui jalan terjal. Sebab, Ronaldo tetap melakukan protes dengan mogok main di laga melawan Al Ittihad.
Bukan Ramon Tanque, Sosok Ini yang Dikorbankan Bojan Hodak Setelah Mendatangkan Sergio Castel ke Persib

Bukan Ramon Tanque, Sosok Ini yang Dikorbankan Bojan Hodak Setelah Mendatangkan Sergio Castel ke Persib

Sergio Castel menjadi pemain asing ke-12 di skuat Persib. Sedangkan untuk liga domestikan, setiap tim hanya bisa mendaftarkan sebelas amunisi impor sesuai dengan regulasi yang dibuat I.League.
Pujian Setinggi Langit Pelatih Jepang untuk Timnas Futsal Indonesia yang Lolos Final Lawan Iran

Pujian Setinggi Langit Pelatih Jepang untuk Timnas Futsal Indonesia yang Lolos Final Lawan Iran

Pelatih Timnas Futsal Jepang Kensuke Takahashi mengakui keunggulan Timnas Futsal Indonesia usai kekalahan 3-5 pada laga semifinal Piala Asia Futsal 2026. Ia ...
Usai Jajal Mobil Baru Ferrari untuk Musim Depan di Barcelona, Lewis Hamilton Makin Optimis Hadapi F1 2026 

Usai Jajal Mobil Baru Ferrari untuk Musim Depan di Barcelona, Lewis Hamilton Makin Optimis Hadapi F1 2026 

Lewis Hamilton mulai menemukan rasa percaya diri bersama Ferrari jelang bergulirnya ajang F1 2026.

Trending

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Ia ditetapkan sebagai salah satu tersangka utama kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang kualitas rendah (KW) yang masuk ke Indonesia tanpa pemeriksaan fisik.
Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Kasus ini bermula ketika PT Blueray Cargo yang dipimpin John Field diduga berupaya agar barang impornya masuk melalui jalur hijau, yakni jalur pengeluaran barang tanpa pemeriksaan fisik.
Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Ia kini menjadi buron, dicekal ke luar negeri, dan diminta segera menyerahkan diri kepada penyidik KPK.
Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Rizal menjabat sebagai Direktur di Bea Cukai pada 2024 hingga Januari 2026. Sebelumnya, dia menduduki posisi sebagai Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam.
Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan bermula dari PT Blueray Cargo (BR) menginginkan barang impor KW (tiruan) ilegal tidak dicek saat masuk ke Indonesia.
Jurnalis Italia Puji Kejeniusan Transfer AC Milan Boyong Fullkrug: Datang Senyap dan Langsung Jadi Andalan Allegri

Jurnalis Italia Puji Kejeniusan Transfer AC Milan Boyong Fullkrug: Datang Senyap dan Langsung Jadi Andalan Allegri

Kehadiran Niclas Füllkrug di AC Milan sempat dipandang sebelah mata. Namun, seiring berjalannya waktu, penyerang asal Jerman itu justru sukses membuktikan diri.
AC Milan Cuan Besar! Rossoneri Berpotensi Untung 94 Juta Euro Lewat Morata dan Chukwueze Akhir Musim Nanti

AC Milan Cuan Besar! Rossoneri Berpotensi Untung 94 Juta Euro Lewat Morata dan Chukwueze Akhir Musim Nanti

Manajemen AC Milan memasuki fase krusial menjelang akhir musim dengan satu fokus utama, yakni memantau nasib para pemain yang tengah dipinjamkan ke klub lain.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT