GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pengacara Iptu Rudiana Ngeyel Soal Keaslian Ekstraksi HP Vina, Kuasa Hukum Saka Tatal Langsung 'Paksa' Tutup Mulut dengan Hal Ini

Perdebatan keaslian ekstraksi HP Vina muncul setelah tudingan pengacara Iptu Rudiana, Pitra Romadoni Nasution. Tapi pengacara Saka Tatal punya jawabannya...
Sabtu, 17 Agustus 2024 - 06:45 WIB
Pengacara Iptu Rudiana, Pitra Romadoni Nasution dan Pengacara Saka Tatal, Edwin Partogi Pasaribu
Sumber :
  • Tangkapan layar - tvOne/YouTube

Jakarta, tvOnenews.com - Pengacara Iptu Rudiana, Pitra Romadoni Nasution meragukan kebenaran hasil ekstraksi HP Vina yang dibagikan oleh pengacara Saka Tatal, Edwin Partogi Pasaribu.

Belakangan, gebrakan baru dalam kasus Vina dan Eky muncul yakni hasil ekstraksi HP gadis itu pada tanggal 27 Agustus 2016 atau hari kematiannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di dalam ekstraksi HP itu ternyata senada dengan apa yang diungkapkan dua sahabat Vina yakni Widi dan Mega.

Widi dan Mega mengatakan bahwa Vina pada malam 27 Agustus 2016 mengajak sahabatnya itu main keluar sekitar pukul 22.00 WIB lebih sedikit.

Namun, ajakan Vina itu ditolak Widi karena takut dimarahi pacarnya pada waktu itu yang dipanggil Gajol.

Semua percakapan itu dapat terlihat dalam ekstraksi HP Vina yang dibagikan oleh Edwin Partogi Pasaribu.

Jika terbukti percakapan itu betul dilakukan, maka bisa mematahkan putusan kasus Vina dan Eky tahun 2016 yang mengatakan pada pukul 22.00 WIB dua sejoli itu sedang disiksa.

Selain itu, jika percakapan itu terbukti benar maka rekayasa kasus yang diduga dilakukan oleh Iptu Rudiana ataupun saksi Aep akan semakin menguat.

Terkait hal tersebut, Pitra Romadoni Nasution pun mempertanyakan kebenaran dari ekstraksi HP Vina.

Ia mengatakan bahwa dirinya masih belum menemukan jaminan keaslian ekstraksi HP tersebut betul dikirim oleh Vina.

"Siapa bilang itu HP Vina? Sedangkan di data yang saya telusuri, itu masih abu-abu. Handphone Vina atau siapa?" kata Pitra, dalam program Dua Sisi tvOne, dikutip Jumat (16/8/2024).

Menjawab keraguan Pitra, pengacara Saka Tatal, Edwin Partogi Pasaribu mengatakan bahwa data ekstraksi HP Vina itu berasal dari penyidik Polda Jabar.

Dijelaskan Edwin, Polda Jabar mengirimkan berkas dokumen, salah satunya berisi bukti ekstraksi HP Vina itu ke Kejaksaan Tinggi Jawa Barat.

Hal ini berarti, akan aneh jika ternyata dokumen tersebut ada yang tidak sesuai dengan konteks kasus.

"Jadi, data ekstraksi HP ini ada dari bekas dokumen yang dikirimkan oleh Polda Jabar kepada Kejati Jawa Barat pada tanggal 30 November 2016," kata Edwin.

Ia juga mengatakan, bahwa berkas tersebut adalah tindak lanjut dari Polda Jabar setelah sebelumnya Kejati Jawa Barat menilai berkas kasus Vina kurang lengkap atau P19.

Artinya, adanya bukti tersebut adalah untuk melengkapi berkas sesuai permintaan Kejati Jawa Barat.

"Ada beberapa hal yang minta dilengkapi, kemudian data dalam berkas ini termasuk di dalamnya ada data ekstraksi telepon," ujar Edwin.

Di dalam kasus ini, ada lima HP yang disita oleh penyidik, empat milik para terpidana dan satu milik Vina.

Belum dikonfirmasi apakah HP milik Eky yang juga korban pembunuhan tidak disita apalagi didalami ekstraksinya.

Ia menegaskan, HP Vina yang dilakukan ekstraksi juga disebutkan sesuai dengan tipe yakni 313H Galaxy S.

Oleh karenanya, Edwin cukup yakin jika ekstraksi HP yang dibawanya adalah betul milik dari gadis remaja itu.

Peran Widi dan Mega

Diketahui, Widi dan Mega adalah dua teman Vina yang sering berkumpul bersama dan berbagi cerita.

Dua perempuan muda itu sebelumnya sudah membeberkan soal isi SMS dengan korban di dalam tayangan YouTube Diskursus Net.

Saat itu, Edwin belum memikirkan soal bukti ekstraksi HP. Hal ini berarti, Widi dan Mega berbicara tanpa tahu juga soal ekstraksi HP Vina tersebut.

Di dalam tayangan YouTube tersebut, Widi dan Mega mengatakan penjelasan yang sama persis dengan data ekstraksi HP dari Edwin.

Hal inilah yang membuat kuasa hukum Saka Tatal berani membawa Widi dan Mega menjadi saksi dalam sidang PK kliennya.

"Kan berkas ini sudah ada sebelum keterangan Mega dan Widi di podcast Diskursus Net itu," kata Edwin.

Akhirnya, setelah kemunculan Widi dan Mega, Edwin semakin memahami isi dari ekstraksi HP yang sebelumnya tak pernah diperhatikan.

Selain itu, cukup janggal bahwa dua sahabat Vina tersebut tidak dihadirkan menjadi saksi padahal keduanya jadi orang terakhir yang berbicara dengan korban melalui telepon.

"Terus terang kalau saya baca itu tanpa ada Mega dan Widi, saya nggak bakal paham konteksnya apa dan sebagainya, karena Mega dan Widi tidak menjadi saksi ketika 2016," tambah Edwin. (iwh) 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tentukan Kemenangan Real Madrid atas Benfica, Vinicius Junior Diduga Jadi Korban Rasisme

Tentukan Kemenangan Real Madrid atas Benfica, Vinicius Junior Diduga Jadi Korban Rasisme

 Penyerang Real Madrid, Vinicius Junior, diduga menjadi korban rasisme usai kemenangan atas Benfica dengan skor 1-0. Dia mencetak satu-satunya gol dalam duel playoff 16 besar Liga Champions tersebut.
Apakah Tanggal 18 Februari 2026 Masih Libur? Simak Fakta Terbaru Jelang Ramadhan 1447 H

Apakah Tanggal 18 Februari 2026 Masih Libur? Simak Fakta Terbaru Jelang Ramadhan 1447 H

Hasil Sidang Isbat 1 Ramadhan 1447 H pada Kamis, 19 Februari 2026. Dari SKB 3 Menteri, tidak ada Libur Nasional & Cuti Bersama pada Rabu, 18 Februari 2026.
Alessandro Bastoni Akhirnya Minta Maaf soal Kartu Merah Pierre Kalulu: Saya Tidak Mengira Akan Sebesar Ini

Alessandro Bastoni Akhirnya Minta Maaf soal Kartu Merah Pierre Kalulu: Saya Tidak Mengira Akan Sebesar Ini

Bek Inter Milan, Alessandro Bastoni, buka suara seiring dengan insiden pada laga kontra Juventus. Dia merayakan kartu merah Pierre Kalulu yang berujung kepada kemenangan 3-2.
Kabar Gembira untuk John Herdman, Gelandang Norwegia Berdarah Batak ini Berpeluang Bela Timnas Indonesia

Kabar Gembira untuk John Herdman, Gelandang Norwegia Berdarah Batak ini Berpeluang Bela Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali mendapat potensi tambahan amunisi dari Eropa. Sosok gelandang Norwegia berdarah Batak, Samuel Silalahi, layak masuk radar John Herdman.
Iwa K Bantah Tuduhan Jadi Ayah Biologis Ressa, Kini Ungkap Kisah Masa SMA Denada

Iwa K Bantah Tuduhan Jadi Ayah Biologis Ressa, Kini Ungkap Kisah Masa SMA Denada

​​​​​​​Iwa K bantah tuduhan jadi ayah biologis Ressa dan menegaskan isu itu tidak benar, sekaligus mengungkap kisah masa SMA Denada saat pertama manggung.
Rekap Hasil Liga Champions 2025-2026 Semalam: Juventus Terpukul Lagi, Real Madrid Balas Dendam

Rekap Hasil Liga Champions 2025-2026 Semalam: Juventus Terpukul Lagi, Real Madrid Balas Dendam

Juventus kembali menelan pil pahit dalam lawatan ke markas Galatasaray di Liga Champions 2025-2026. Sedangkan Real Madrid berhasil membalas dendam kepada Benfica.

Trending

Detail Kontrak Joao Felix di Al Nassr Bikin Chelsea Ketiban Durian Runtuh, Kok Bisa?

Detail Kontrak Joao Felix di Al Nassr Bikin Chelsea Ketiban Durian Runtuh, Kok Bisa?

Status kontrak Joao Felix dengan Al Nassr sedang menjadi perbincangan. Salah seorang junalis Arab Saudi membongkar detail kontrak pemain Portugal tersebut.
Simak Alasan Pemerintah Menetapkan Ramadhan 2026 pada Kamis 19 Februari

Simak Alasan Pemerintah Menetapkan Ramadhan 2026 pada Kamis 19 Februari

Berikut ini penjelasan, alasan penetapan ramadhan 2026 di Indonesia berbeda antara Muhadi dan NU.
Jangan Makan Bahan Ini saat Sahur, Tips Badan Sehat dan Ideal saat Puasa ala Ade Rai

Jangan Makan Bahan Ini saat Sahur, Tips Badan Sehat dan Ideal saat Puasa ala Ade Rai

Tips puasa Ramadhan ala Ade Rai, hindari makan bahan ini saat sahur dan berbuka, tubuh akan sehat dan badan ideal.
Ditanya Terkait Perbedaan Awal Puasa Ramadan 1447 H Berbeda, Menag: Jadikanlah Perbedaan Konfigurasi Indah

Ditanya Terkait Perbedaan Awal Puasa Ramadan 1447 H Berbeda, Menag: Jadikanlah Perbedaan Konfigurasi Indah

Pemerintah menetapkan awal puasa atau 1 Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi jatuh pada Kamis (19/2/2026). Namun, sebagian menetapkan awal puasa tidak sama
Jangan Makan 2 Bahan Ini saat Sahur dan Berbuka! dr Zaidul Akbar Sebut Biang Kerok Masalah Kesehatan

Jangan Makan 2 Bahan Ini saat Sahur dan Berbuka! dr Zaidul Akbar Sebut Biang Kerok Masalah Kesehatan

Jangan makan dua bahan ini saat sahur dan berbuka, dr Zaidul Akbar sebut biang kerok masalah kesehatan. Bahan apa saja yang dimaksud?
Ramalan Zodiak Besok, 19 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Zodiak Besok, 19 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan zodiak besok, 19 Februari 2026 untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Simak prediksi cinta, karier, dan keuangan hari ini.
Ramalan Zodiak Besok, 19 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Ramalan Zodiak Besok, 19 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Ramalan zodiak besok, 19 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Simak prediksi cinta, karier, hingga keuangan lengkapnya di sini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT