News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sama-Sama Ada Rekaman CCTV, Pakar Telematika Bandingkan Kasus Tewasnya Alda Risma dan Vina Cirebon

Sama-sama ada rekaman CCTV, Pakar Telematika Roy Suryo membandingkan kasus tewasnya artis Alda Risma dengan Vina Cirebon.
Jumat, 23 Agustus 2024 - 13:01 WIB
ILUSTRASI - Dugaan CCTV kasus Vina yang sempat viral beredar
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Sama-sama ada rekaman CCTV, Pakar Telematika Roy Suryo membandingkan kasus tewasnya artis Alda Risma dengan Vina Cirebon

Dia mengatakan kasus Alda Risma bisa diselesaikan dengan bantuan CCTV tersebut pada tahun 2006 lalu jauh sebelum kasus Vina Cirebon bergulir. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Oleh karena itu, menurut dia, apabila di kasus Vina Cirebon terdapat CCTV yang bisa diperiksa maka kasus ini akan bisa diselesaikan. 

“Ada potongan CCTV. Saya tantang kalau ada rekaman video CCTV saya sanggup teliti itu benar apa enggak,” kata dia di YouTube Uya Kuya berjudul Kejanggalan Isi HP Vina dan CCTV!! Ada yang Aneh di Kasus Ini yang tayang pada Kamis (22/8/2024). 

“Sebelumnya Alda Risma wafat. Di hotel (lokasi Alda Risma wafat) itu ada alat buktinya, CCTV. Saya periksa itu,” sambungnya. 

tvonenews

Selain menyinggung soal CCTV, Roy juga buka suara soal ekstraksi isi HP dan chat Vina Cirebon yang beredar. 

“Saya tidak terlalu berharap HP almarhumah Vina itu masih ada atau tidak. Kalaupun ada saya tidak terlalu berharap itu masih bisa dibuka atau hidup walaupun HP-nya (merek) inisial S. Kalau enggak (bisa dibuka) cukup ke BAP yang ada. Nama penyidik, nama ekstraktornya siapa,” terangnya. 

Menurut Roy, ada aspek subjektivitas dalam kasusnya, yakni adanya pihak kepolisian yang terlibat dalam pemeriksaan awal kasus ini.

Adapun pihak kepolisian yang dimaksud adalah Iptu Rudiana yang merupakan ayah dari Eky. 

“Saya paham Iptu Rudiana kehilangan putranya. Tapi (penyidikan) keluarga enggak boleh ikut,” kata dia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Roy pun mengingatkan alat elektronik yang sah itu diambil langsung dari HP. 

“Di sidang enggak boleh di-print out. Itu enggak boleh sebenarnya. Apalagi kalau print out-nya beda (sudah diedit),” ujarnya. (nsi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Berita Foto: Krisis Kapasitas TPS, Sampah Meluber di Kawasan Pondok Kelapa Jakarta Timur

Berita Foto: Krisis Kapasitas TPS, Sampah Meluber di Kawasan Pondok Kelapa Jakarta Timur

Tumpukan sampah terlihat memenuhi Tempat Penampungan Sementara (TPS) di bawah kolong Tol Becakayu, Pondok Kelapa, Jakarta Timur, Rabu (8/4/2026).
Madagaskar Umumkan Darurat Energi, Imbas Kekurangan Bahan Bakar

Madagaskar Umumkan Darurat Energi, Imbas Kekurangan Bahan Bakar

Madagaskar mengumumkan keadaan darurat energi nasional, akibat konflik Timur Tengah yang sedang berlangsung hingga menyebabkan gangguan besar dalam pasokan energu.
Timnas Indonesia U-17 Segrup dengan Malaysia dan Vietnam di Piala AFF U-17 2026, Ini Target Kurniawan Dwi Yulianto

Timnas Indonesia U-17 Segrup dengan Malaysia dan Vietnam di Piala AFF U-17 2026, Ini Target Kurniawan Dwi Yulianto

Timnas Indonesia U-17 asuhan Kurniawan Dwi Yulianto akan bermain di Piala AFF U-17 2026 mulai pekan depan. Mereka segrup dengan Malaysia dan juga Vietnam.
"Anker" Sudah Tahu Belum? Ada Perubahan Jadwal KRL di Stasiun Bogor Mulai 13 April 2026

"Anker" Sudah Tahu Belum? Ada Perubahan Jadwal KRL di Stasiun Bogor Mulai 13 April 2026

Kabar terbaru soal jalur dan jadwal KRL nih di Stasiun Bogor. Berikut penjelasan Commuter Line
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Padahal Dapat Peluang Emas di Ajax, Maarten Paes Justru Banjir Kritik dari Publik Belanda

Padahal Dapat Peluang Emas di Ajax, Maarten Paes Justru Banjir Kritik dari Publik Belanda

Kabar cedera kiper muda Ajax, Joeri Heerkens, justru memicu gelombang reaksi keras dari publik Belanda dan nama Maarten Paes ikut terseret dalam sorotan tajam.

Trending

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Polres Metro Jakarta Barat Kebakaran, 13 Mobil Damkar Dikerahkan

Polres Metro Jakarta Barat Kebakaran, 13 Mobil Damkar Dikerahkan

Berdasarkan video yang diterima tvOnenews.com, api berkobar di sebuah ruangan lantai dua dan keluar dari jendela.
Hasil Liga Champions: Bayern Bungkam Real Madrid di Bernabeu, Neuer Jadi Tembok Tak Tertembus

Hasil Liga Champions: Bayern Bungkam Real Madrid di Bernabeu, Neuer Jadi Tembok Tak Tertembus

Bayern Munich sukses mencuri kemenangan penting saat bertandang ke markas Real Madrid dalam leg pertama perempat final Liga Champions UEFA.
Megawati Hangestri Berubah Pikiran Usai Bertemu Kapten Red Sparks? Diam-diam Ingin Kembali ke Liga Voli Korea

Megawati Hangestri Berubah Pikiran Usai Bertemu Kapten Red Sparks? Diam-diam Ingin Kembali ke Liga Voli Korea

Nampaknya Megawati Hangestri buka peluang kembali ke Liga Voli Korea usai bertemu kapten Red Sparks. Tiga keinginan jadi penentu keputusan penting ini.
Berita Liga Champions: Terima Kasih Arsenal, Manchester United hingga Liverpool Ketiban Durian Runtuh di Liga Inggris

Berita Liga Champions: Terima Kasih Arsenal, Manchester United hingga Liverpool Ketiban Durian Runtuh di Liga Inggris

Berkat Arsenal, tim-tim Liga Inggris lainnya, seperti Manchester United dan Liverpool, mendapatkan keuntungan. Hal ini berkat kemenangan The Gunners dengan skor 1-0 atas Sporting Lisbon.
Sedang Berbaris Rapi, Siswa SMKN 2 Subang Justru Disentil Dedi Mulyadi Soal Cara Menghormati Gubernur Jawa Barat

Sedang Berbaris Rapi, Siswa SMKN 2 Subang Justru Disentil Dedi Mulyadi Soal Cara Menghormati Gubernur Jawa Barat

​​​​​​​Dedi Mulyadi menyentil siswa SMKN 2 Subang soal kebersihan meski sudah berbaris rapi. Ia tekankan cara menghormati bukan seremoni, tapi lingkungan bersih
Tamparan Keras untuk Timnas Indonesia, Media Vietnam Heboh Pamer Ranking Liga, Super League Tertinggal Jauh

Tamparan Keras untuk Timnas Indonesia, Media Vietnam Heboh Pamer Ranking Liga, Super League Tertinggal Jauh

Timnas Indonesia kembali menjadi bahan perbincangan di Asia Tenggara, kali ini soal dampak dari perkembangan kompetisi domestik yang dinilai tertinggal jauh.
Selengkapnya

Viral