GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gelombang Massa Berjumlah Besar Bakal Unjuk Rasa Bubarkan Muktamar PKB di Bali Hari Ini

Gelombang massa kader PKB berjumlah lebih besar daripada kemarin bakal unjuk rasa bubarkan Muktamar PKB di Bali hari ini, Minggu (25/8).
Minggu, 25 Agustus 2024 - 09:46 WIB
Anggota Aksi Gerakan Penyelamat PKB saat deklarasi hendak unjuk rasa di Muktamar PKB hari kedua di Badung, Bali, Minggu (25/8).
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Sebanyak 3.000 massa aksi Gerakan Penyelamat Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) bakal unjuk rasa di hari kedua Muktamar PKB di Bali, Minggu (25/8)..

Koordinator Lapangan Aksi Gerakan Penyelamat PKB Andi Sutomo mengatakan, kumpula peserta unjuk rasa itu merupakan kader PKB yang berasal dari berbagai  daerah Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kurang lebih ada 3.000 massa dari seluruh kader-kader PKB, ada yang dari luar Bali juga, Jawa Timur, Sumatera Utara, Padang, Makassar dan dari lokal Bali sendiri,” kata dia di Kabupaten Badung, Bali, Minggu dini hari.

Andi mengatakan, jumlah tersebut berkali-kali lipat dari aksi yang dilakukan pada hari pertama Muktamar PKB. 

Dia pun menegaskan bahwa tujuan unjuk rasa itu tetap sama, yaitu membubarkan Muktamar PKB 2024 dan membawa partai yang dipimpin Muhaimin Iskandar itu kembali ke jalan pendirinya, yaitu Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

tvonenews

Direncanakan, massa aksi akan berkumpul di area Lagoon ITDC Nusa Dua, atau pintu masuk utara menuju lokasi utama kongres tertinggi PKB, yaitu di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC).

Andi menegaskan bahwa kehadiran mereka bukan untuk mengganggu pariwisata Bali, melainkan hanya ingin haknya sebagai konstituen PKB diberikan.

“Tetap dijaga atau tidak kami tetap aspirasi, kalau dikasih ruang justru lebih aman karena toh kita hanya menyampaikan aspirasi sebagai kader simpatisan, kalau dikasi ruang kan lebih aman,” kata dia.

Sebelumnya, Kepala Polresta Denpasar Kombespol Wisnu Parabowo usai membubarkan massa hari pertama menyampaikan dengan pasti bahwa hari kedua tetap akan dilakukan pengawalan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Polisi berencana mengawal aksi ini hingga Muktamar PKB 2023 di Bali selesai, sebab ITDC adalah kawasan pariwisata dan objek vital yang tidak boleh terganggu.

“Intinya kami dari pihak pengamanan tidak memberikan masuk, karena kami di dalam operasi ini berada di ring III dan ring II seperti saat tadi ini kegiatan dibuka oleh wakil presiden yang di dalamnya ada Paspampres, jadi tidak ada satu pun diizinkan untuk ada perwakilan masuk,” ujarnya. (ant/dpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemerintah Genjot Pemulihan Pascabencana di Aceh, Tito Karnavian Targetkan Pengungsi Pindah ke Huntara Sebelum Idulfitri

Pemerintah Genjot Pemulihan Pascabencana di Aceh, Tito Karnavian Targetkan Pengungsi Pindah ke Huntara Sebelum Idulfitri

Tito menjelaskan, sejak bencana melanda pada akhir November 2025, pemerintah pusat bersama pemerintah daerah telah mengerahkan berbagai sumber daya untuk menangani dampaknya.
Pastikan Batubara Aman, Direktur PLN Kunjungi Dua PLTU Besar di Jawa Tengah

Pastikan Batubara Aman, Direktur PLN Kunjungi Dua PLTU Besar di Jawa Tengah

PT PLN (persero) dipastikan akan mendapat 82 juta ton pasokan batu bara dari delapan pemasok utama, untuk disalurkan kepada pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) yang membutuhkan sebelum Hari Raya Lebaran.
Pemprov Kalteng Perkuat Pendidikan Lewat Program Seragam Sekolah Gratis

Pemprov Kalteng Perkuat Pendidikan Lewat Program Seragam Sekolah Gratis

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) meluncurkan program strategis di sektor pendidikan berupa bantuan seragam sekolah gratis bagi lebih dari 60 ribu pelajar.
Pakar Geopolitik UGM Sebut 5 Juta PMI di Timur Tengah Terancam, Perang AS–Iran Bisa Hentikan Pekerjaan dan Tekan Devisa RI

Pakar Geopolitik UGM Sebut 5 Juta PMI di Timur Tengah Terancam, Perang AS–Iran Bisa Hentikan Pekerjaan dan Tekan Devisa RI

Eskalasi konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah yang melibatkan Amerika Serikat, Israel dan Iran memunculkan kekhawatiran serius bagi Indonesia.
Berkat Peraturan Baru dari FIA, Valtteri Bottas Selamat dari Penalti saat Kualifikasi F1 GP Australia 2026

Berkat Peraturan Baru dari FIA, Valtteri Bottas Selamat dari Penalti saat Kualifikasi F1 GP Australia 2026

F1 2026 menghadirkan kabar baik bagi pembalap asal Finlandia, Valtteri Bottas, yang dipastikan terbebas dari penalti grid pada GP Australia.
Perang Timur Tengah Memanas, Cadangan BBM DIY Bisa Tahan 20 Kali Konsumsi Normal Hingga Lebaran

Perang Timur Tengah Memanas, Cadangan BBM DIY Bisa Tahan 20 Kali Konsumsi Normal Hingga Lebaran

Memanasnya konflik di kawasan Timur Tengah dalam beberapa waktu terakhir memicu kekhawatiran terhadap stabilitas pasokan energi global, termasuk Bahan Bakar Minyak (BBM) dan LPG.

Trending

Lima Bulan Usai Putus Kontrak Megawati Hangestri, Manisa BBSK Kini Hampir Juara Liga Turki

Lima Bulan Usai Putus Kontrak Megawati Hangestri, Manisa BBSK Kini Hampir Juara Liga Turki

Setelah lima bulan berlalu pisah jalan dengan Megawati Hangestri tepatnya pada akhir Oktober 2025, Manisa BBSK malah hampir keluar sebagai juara liga Turki.
Siapakah Sabrina Farhana? Istri Kedua Founder Animasi Nussa Rara Aditya Triantoro yang Terseret Skandal Perselingkuhan

Siapakah Sabrina Farhana? Istri Kedua Founder Animasi Nussa Rara Aditya Triantoro yang Terseret Skandal Perselingkuhan

Nama Sabrina Farhana menjadi sorotan publik setelah terseret dalam skandal perselingkuhan yang diduga dilakukan Founder Animasi Nussa Rara, Aditya Triantoro
Terpopuler News Internasional: Rencana Donald Trump untuk Amerika Jika Tewas di Tangan Iran, hingga Kapal Perang Iran Ditenggelamkan AS

Terpopuler News Internasional: Rencana Donald Trump untuk Amerika Jika Tewas di Tangan Iran, hingga Kapal Perang Iran Ditenggelamkan AS

Pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump soal rencana ketika ia terbunuh Iran. Kapal selam Amerika Serikat telah menenggelamkan kapal perang Iran
Pengakuan Mencenangkan Militer AS Tak Kuat Lawan Iran, Bahkan Singgung Alat Mematikan Milik Iran

Pengakuan Mencenangkan Militer AS Tak Kuat Lawan Iran, Bahkan Singgung Alat Mematikan Milik Iran

Baru-baru ini mencuat terkait pengakuan mencengangkan Militer AS, yang tidak kuat lawan Iran. Sontak, pengakuan itu menyedot perhatian publik. 
Timnas Indonesia Masih Bisa Lolos Piala Dunia 2026! Coach Justin Sebut Garuda Berpotensi Main di Putaran Kelima dan Minta PSSI Lakukan Ini

Timnas Indonesia Masih Bisa Lolos Piala Dunia 2026! Coach Justin Sebut Garuda Berpotensi Main di Putaran Kelima dan Minta PSSI Lakukan Ini

Harapan Timnas Indonesia tampil di Piala Dunia FIFA 2026 ternyata belum sepenuhnya tertutup. Pengamat sepak bola Coach Justin ungkap adanya celah bagi Garuda.
Eks Menko Polhukam Peringatkan Dwi Sasetyaningtyas Soal Bangga Status WNA Anak: Anda Bisa Sekolah Karena Indonesia Merdeka

Eks Menko Polhukam Peringatkan Dwi Sasetyaningtyas Soal Bangga Status WNA Anak: Anda Bisa Sekolah Karena Indonesia Merdeka

Eks Menko Polhukam, Mahfud MD ikut angkat bicara dan beri peringatan tegas kepada alumni LPDP Dwi Sasetyaningtyas.
Legenda Belanda Tak Habis Pikir dengan Justin Hubner, Bek Timnas Indonesia itu Disebut Cocok Gabung PSV Eindhoven

Legenda Belanda Tak Habis Pikir dengan Justin Hubner, Bek Timnas Indonesia itu Disebut Cocok Gabung PSV Eindhoven

Justin Hubner tampil gemilang bersama Fortuna Sittard. Legenda Belanda Ferdi Vierklau bahkan sebut bek Timnas Indonesia itu cocok gabung PSV Eindhoven.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT