GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cuma Gara-gara Cemburu karena Ayahnya, Ibu Tiri di Pontianak Tega Bunuh Nizam Bocah 6 Tahun dengan Disiksa dan Dimasukkan ke Karung

Terungkap motif ibu tiri di Pontianak tega bunuh bocah 6 tahun bernama Nizam hingga jasadnya dimasukkan ke dalam karung. Ternyata gara-gara cemburu dengan..
Senin, 26 Agustus 2024 - 16:22 WIB
Nizam, bocah 6 tahun yang meninggal dibunuh ibu tiri di Pontianak
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Terungkap motif ibu tiri di Pontianak tega bunuh bocah 6 tahun bernama Nizam hingga jasadnya dimasukkan ke dalam karung.

Ibu kandung Nizam, Fitri Pratiwi mengungkapkan dirinya sudah bertemu dengan sang ibu tiri yang bernama Iftahurrahmah, pelaku pembunuhan terhadap anaknya di Pontianak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di dalam pertemuan itu, sang ibu tiri menceritakan alasan dirinya tega membunuh Nizam secara kejam meski bocah 6 tahun itu tak pernah berbuat nakal.

Fitri pun bertanya kepada ibu tiri Nizam kenapa tega membunuh anaknya, apakah ada perbuatan yang kelewatan sehingga bocah 6 tahun itu pantas dibunuh.

"Kesalahan apa yang dibuat oleh anak saya, yang membuat pelaku merasa bahwa dengan membunuh Nizam itu adalah hal yang tepat," kata Fitri, diwawancarai tvOne, Senin (26/8/2024).

Menurut Fitri, jawaban ibu tiri Nizam berbelit-belit. Namun, secara garis besar ada rasa cemburu terhadap anaknya itu.

"Dia berbagai macam alasan, tapi secara garis besar dia bilang katanya dia cemburu, dia merasa Papa Nizam lebih (sayang) kepada Nizam dibandingkan dengan anaknya," kata Fitri menjelaskan.

Padahal, setelah ditanyakan kepada ayahnya, sang ayah membantah telah berlaku demikian.

Walaupun begitu, Fitri tak mengetahui secara pasti karena hanya berhubungan dengan anaknya melalui telepon.

Dijelaskan oleh Fitri, selama ini ia tinggal berbeda kota dengan anak kandungnya itu.

Adapun ia dan Nizam berkomunikasi melalui video call ataupun telepon WhatsApp.

Selama ini, anak laki-lakinya itupun tak pernah mengeluh atau menceritakan kekejaman yang dilakukan ibu tirinya.

"Dia tidak pernah mengeluh atau mengadu pada saya tentang perlakuan ibu tirinya kepada Nizam. Nizam itu anak yag baik, nggak pernah cerita apapun," tutur Fitri.

Diketahui, jasad bocah 6 tahun itu ditemukan di dalam karung di dekat rumahnya.

Bocah periang itu meninggal setelah dikunci di belakang rumah seharian oleh ibu tirinya tanpa diberi makan dan mengalami penganiayaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kabarnya, Nizam juga sempat didorong hingga kepalanya terluka dan akhirnya meninggal dunia.

Hal ini terjadi ketika ayah kandungnya sedang dinas di luar kota.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kebakaran Melanda Rumah di Tambora Jakbar, Belasan Branwir dan 60 Personel Damkar Diterjunkan

Kebakaran Melanda Rumah di Tambora Jakbar, Belasan Branwir dan 60 Personel Damkar Diterjunkan

Pengerahan personel besar-besaran dilakukan Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Barat guna memadamkan api yang menghanguskan rumah di kawasan Tambora, Kamis (28/5) malam. 
KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK terus melakukan upaya optimalisasi asset recovery terkait kasus pengadaan jasa outsourcing di Pemkab Pekalongan yang menyeret nama Bupati nonaktif Fadia Arafiq.
Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Banyak orang mengira talasemia hanya anemia biasa, padahal kondisi ini merupakan kelainan darah turunan yang dapat berdampak serius terhadap kualitas hidup penderitanya
Infrastruktur dan Mobilitas Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Kota

Infrastruktur dan Mobilitas Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Kota

Kota dengan konektivitas udara dan infrastruktur yang kuat cenderung mengalami pertumbuhan kunjungan wisatawan lebih cepat dibanding wilayah lain. Di Indonesia, Makassar
Ribuan Pengunjung Padati Monas Pada Hari Kedua Libur Idul Adha 2026

Ribuan Pengunjung Padati Monas Pada Hari Kedua Libur Idul Adha 2026

Monumen Nasional atau yang dikenal sebagai Monas menjadi magnet untuk masyarakat menghabiskan waktu libur bersama keluarga.

Trending

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Banyak orang mengira talasemia hanya anemia biasa, padahal kondisi ini merupakan kelainan darah turunan yang dapat berdampak serius terhadap kualitas hidup penderitanya
KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK terus melakukan upaya optimalisasi asset recovery terkait kasus pengadaan jasa outsourcing di Pemkab Pekalongan yang menyeret nama Bupati nonaktif Fadia Arafiq.
Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis

Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis

Kasus tersebut pertama kali diungkap oleh epidemiolog Indonesia, Wa Ode Dwi Diningrat, yang hadir dalam konferensi ilmiah itu sebagai perwakilan Oxford University, Inggris.
Habiburokhman Tegaskan Hewan Kurban Presiden Prabowo dari APBN Sah Secara Hukum dan Syariat

Habiburokhman Tegaskan Hewan Kurban Presiden Prabowo dari APBN Sah Secara Hukum dan Syariat

Habiburokhman menegaskan pembelian hewan kurban Presiden Prabowo menggunakan APBN sah secara hukum dan syariat Islam.
Mahasiswa UGM dan Tiga Anggota Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Camping Posong Temanggung

Mahasiswa UGM dan Tiga Anggota Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Camping Posong Temanggung

Mahasiswa UGM bersama tiga anggota keluarganya ditemukan meninggal dunia di tenda camping Posong Temanggung. Polisi selidiki dugaan keracunan.
ITB Buka Suara soal Prihantini, Tegaskan Dugaan Riset Palsu di Denmark Tak Berkaitan dengan Aktivitas Akademik Kampus

ITB Buka Suara soal Prihantini, Tegaskan Dugaan Riset Palsu di Denmark Tak Berkaitan dengan Aktivitas Akademik Kampus

ITB buka suara soal Prihantini yang terseret dugaan riset palsu di konferensi ilmiah Denmark, tegaskan tak terkait aktivitas akademik kampus.
Selengkapnya

Viral