GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jessica Wongso Menangis sambil Ucapkan Hal Ini pada Otto Hasibuan, Ternyata Pada Waktu Sidang Ada yang Buatnya Merasa Aneh

Mantan terpidana pembunuhan 'kopi sianida' pada Wayan Mirna Salihin, Jessica Wongso menceritakan sudut pandangnya selama menjadi narapidana dimulai tahun 2016.
Selasa, 27 Agustus 2024 - 08:35 WIB
Jessica Wongso
Sumber :
  • Tangkapan layar - YouTube Fristian Griec Media Official

Jakarta, tvOnenews.com - Mantan terpidana kasus pembunuhan 'kopi sianida' Wayan Mirna Salihin, Jessica Wongso menceritakan sudut pandangnya selama menjadi narapidana dimulai tahun 2016.

Pada tahun 2016, Jessica Wongso dituduh melakukan pembunuhan terhadap temannya Mirna dengan modus memberikan kopi sianida saat bertemu di sebuah cafe.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski demikian, selama proses persidangan Jessica Wongso terus mengaku tidak bersalah atas kematian Mirna dan tidak tahu soal kopi sianida tersebut.

Walaupun begitu, hakim akhirnya memberikan vonis 20 tahun penjara untuk Jessica karena dinyatakan bersalah atas kasus kopi sianida yang menjeratnya.

Selama menjadi narapidana, Jessica dinilai selalu berkelakuan baik sehingga pada Agustus 2024 ia dinyatakan bebas bersyarat.

Setelah keluar dari penjara, Jessica menceritakan sudut pandang yang tidak pernah diketahui orang lain selama proses persidangan tahun 2016 berlangsung.

Di tahun 2016, Jessica berjuang membuktikan dirinya tidak bersalah atas kasus kematian Mirna dibantu pengacara kondang Otto Hasibuan.

Selama persidangan berlangsung, ada hal yang membuat Otto penasaran soal kliennya itu.

Di dalam tayangan YouTube Fristian Griec Media Official, Jessica Wongso bersama Otto Hasibuan muncul membahas soal kehidupannya selama menjadi narapidana kasus kopi sianida.

Otto bertanya alasan selama persidangan tahun 2016, kliennya itu selalu terlihat tenang.

Ternyata, selama persidangan Jessica mengaku masih kebingungan sehingga dari luar dirinya terlihat tenang.

Padahal, sebenarnya ia merasa kaget karena tiba-tiba dijadikan tersangka kasus pembunuhan.

"Rasanya itu kayak mimpi, saya kok di sini, ini apa, lagi apa? Maksudnya, perasaan saya belum mendarat ke bumi, masih bingung. Kok saya dibeginiin, kok saya harus ada di sini," kata Jessica dalam tayangan YouTube tersebut.

Menurutnya, untuk menerima bahwa menjadi narapidana adalah jalan hidup yang harus ia lewati adalah hal yang tidak mudah diterima.

Sehingga, pada waktu sidang dirinya masih belum sepenuhnya menerima situasi yang sedang terjadi.

"Bingung, benar-benar nggak bisa berkata kok bisa terjadi," ujar dia.

Namun, di tengah kebingungan yang ia rasakan dirinya sangat bersyukur karena ada Otto Hasibuan yang membelanya.

"Kalau perasaannya dibelain sama Om Otto ya, saya bersyukur masih ada orang yang punya faith sama saya," tutur Jessica.

Sambil mengenang perasaannya tahun 2016, Jessica terlihat menahan tangis dan matanya mulai memerah.

Perlahan dengan suara bergetar, Jessica menyampaikan pesan kepada Otto Hasibuan pengacara yang telah percaya padanya.

"Saya bersyukur banget. Benar-benar bersyukur. Nggak tahu deh kalau nggak ada Om Otto itu gimana, karena udah terpuruk banget. Bersyukur ya om. Terimakasih," kata Jessica, suaranya lirih menahan tangisannya namun matanya menatap lurus ke arah pengacaranya itu. (iwh)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

WN India Diduga Bunuh Diri di Kantor Imigrasi Surabaya karena Depresi Menunggu Deportasi

WN India Diduga Bunuh Diri di Kantor Imigrasi Surabaya karena Depresi Menunggu Deportasi

SN tercatat overstay selama 248 hari sehingga diduga melanggar Pasal 78 Ayat (3) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.
John Herdman Bocorkan 6 Pemain Diaspora Masuk Radar Timnas Indonesia, Ada dari Jerman hingga Amerika Serikat

John Herdman Bocorkan 6 Pemain Diaspora Masuk Radar Timnas Indonesia, Ada dari Jerman hingga Amerika Serikat

John Herdman mengungkap Timnas Indonesia sedang memantau pemain diaspora dari Jerman, Belanda, Australia hingga Amerika Serikat untuk masa depan skuad Garuda.
Penahanan Kiai Cabul Pati Dipindah ke Polda Jateng, 17 Saksi Sudah Diperiksa Polisi

Penahanan Kiai Cabul Pati Dipindah ke Polda Jateng, 17 Saksi Sudah Diperiksa Polisi

Polisi memindahkan penahanan oknum kiai cabul, Ashari (51), pendiri Pondok Pesantren Ndholo Kusumo Pati ke Polda Jateng dengan alasan keamanan.
Polda Jatim Gelar Baksos dan Bakkes untuk Ribuan Warga di Nganjuk

Polda Jatim Gelar Baksos dan Bakkes untuk Ribuan Warga di Nganjuk

Polda Jawa Timur menggelar Bakti Sosial (Baksos) dan Bakti Kesehatan (Bakkes) di Balai Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk.
Menunggu Deportasi, WN India Meninggal di Kantor Imigrasi Surabaya

Menunggu Deportasi, WN India Meninggal di Kantor Imigrasi Surabaya

Petugas menemukan SN dalam kondisi tidak bernyawa sekitar pukul 07.50 WIB saat melakukan pemeriksaan rutin di ruang detensi.
Merasa Dirugikan, SMAN 1 Sambas Desak Panita LCC MPR Pulihkan Nama Baik Sekolah dan Beri Jaminan di Tingkat Nasional

Merasa Dirugikan, SMAN 1 Sambas Desak Panita LCC MPR Pulihkan Nama Baik Sekolah dan Beri Jaminan di Tingkat Nasional

Pihak SMAN 1 Sambas mengeluarkan pernyataan sikap yang salah satu poinnya meminta agar panitia lomba cerdas cermat (LCC) 4 pilar MPR untuk pulihkan nama baik.

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Selengkapnya

Viral