GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Aktivis Sosial Media Minta Kemendag Tidak Ada Diskriminasi dalam Sidak Pedagang Ilegal

Aktivis Sosial Media Tengku Zanzabella mengapresiasi terhadap Kemendag, namun juga menyoroti adanya dugaan praktik tebang pilih dalam menyidak pedagang ilegal.
Selasa, 27 Agustus 2024 - 16:20 WIB
Aktivis Sosial Media Tengku Zanzabella.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Aktivis Sosial Media Tengku Zanzabella mengkritisi langkah Kementerian Perdagangan (Kemendag) terkait sidak yang dilakukan baru-baru ini.

Dalam sebuah unggahan video, dia menyampaikan apresiasinya terhadap satgas yang bertugas, namun juga menyoroti adanya dugaan praktik tebang pilih dalam penindakan hukum.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya kemarin melihat videotron yang membuat saya ingat tentang persoalan sidak. Saya sangat mengapresiasi satgas yang bertugas, tetapi saya juga mendapatkan aduan dari masyarakat yang terdampak melalui email," ujar Zanzabella dalam keterangannya, Selasa (27/8/2024).

Menurutnya, ada beberapa toko tekstil di kota Bandung dan area Jakarta Pusat yang diduga terlibat dalam penyelundupan barang impor ilegal asal China, dengan jumlah mencapai 100 ton per bulan.

tvonenews

"Jumlahnya itu 100 ton per bulan, banyak sekali," beber Zanzabella 

Zanzabella juga mengungkapkan toko-toko tersebut diduga membuat faktur palsu yang seolah-olah menunjukkan barang berasal dari pengusaha lokal, padahal sebenarnya barang tersebut adalah impor ilegal.

"Setelah bapak melakukan sidak kemarin, toko-toko tersebut masih beroperasi. Hal ini dilihat dan didokumentasikan oleh beberapa pihak yang terdampak," tegasnya.

Zanzabella meminta agar tidak ada diskriminasi dalam penindakan terhadap para pedagang kecil yang menjadi korban.

"Jangan tebang pilih, karena ada juga pedagang kecil yang bahkan sampai bunuh diri, dan mungkin ini akibat dari sidak-sidak yang dilakukan," katanya.

Dia menambahkan pedagang besar yang diduga terlibat dalam penyelundupan justru seolah-olah dibiarkan dan masih beroperasi.

"Logikanya, tidak mungkin kalau mafia tekstil sebesar ini tidak menjadi prioritas yang dipantau. Saya ingin agar aduan masyarakat ini ditindaklanjuti oleh Pak Zul (Menteri Perdagangan). Jangan fokus pada hal lain dulu, ini demi peningkatan ekonomi rakyat Indonesia," imbuhnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Zanzabella menekankan masalah ini sangat serius dan meminta agar Menteri Perdagangan menindaklanjuti temuan tersebut.

"Sebenarnya ini adalah hal yang serius, Pak. Untuk nama usaha dan pergerakannya, kita simpan dulu. Mungkin Bapak bisa menindaklanjuti video saya ini, karena ini adalah aduan dari masyarakat. Saya harap Pak Menteri tidak tebang pilih dan fokus pada temuan ini," tuturnya.(lkf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kepala BGN Izinkan Siswa Request Menu MBG: SPPG Kini Wajib Tanya Keinginan Anak

Kepala BGN Izinkan Siswa Request Menu MBG: SPPG Kini Wajib Tanya Keinginan Anak

Ia menjelaskan evaluasi program dilakukan secara rinci, termasuk menilai respons siswa terhadap kualitas nasi yang disajikan setiap hari. Hal itu dinilai penting karena preferensi tekstur nasi berbeda-beda di tiap daerah.
Rupiah Hari Ini 13 Mei 2026 Dibuka Menguat Jadi Rp17.515 per Dolar AS

Rupiah Hari Ini 13 Mei 2026 Dibuka Menguat Jadi Rp17.515 per Dolar AS

Rupiah hari ini 13 Mei 2026 dibuka rebound atau bergerak menguat 14 poin atau 0,08 persen menjadi Rp17.515 per dolar AS.
Imbas Gagal Reuni Bareng Megawati Hangestri, Red Sparks Mulai Kehilangan Popularitas

Imbas Gagal Reuni Bareng Megawati Hangestri, Red Sparks Mulai Kehilangan Popularitas

Red Sparks secara perlahan mulai kehilangan popularitasnya setelah memutuskan untuk tak merekrut Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027.
Alasan Timnas Indonesia U-17 Gagal Lolos ke Piala Dunia U-17 2026 meski Punya Poin Sama dengan China

Alasan Timnas Indonesia U-17 Gagal Lolos ke Piala Dunia U-17 2026 meski Punya Poin Sama dengan China

Timnas Indonesia U-17 menjadi satu-satunya tim di grup B yang gagal lolos ke Piala Dunia U-17 2026. Lantas, kenapa hanya skuad Garuda Asia saja yang tak melaju ke fase selanjutnya meski memiliki jumlah poin yang sama dengan China dan Qatar? Berikut alasannya. 
Kurniawan Dwi Yulianto Kirim Pesan Khusus kepada Para Pemain Timnas Indonesia U-17 usai Gagal ke Piala Dunia U-17 2026

Kurniawan Dwi Yulianto Kirim Pesan Khusus kepada Para Pemain Timnas Indonesia U-17 usai Gagal ke Piala Dunia U-17 2026

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, tidak ingin anak asuhnya terpuruk usai gagal melangkah ke Piala Dunia U-17 2026.
Warga Jabar Siap-siap, Dedi Mulyadi Desak Pemekaran Daerah di Provinsi Jawa Barat Demi Keadilan Fiskal

Warga Jabar Siap-siap, Dedi Mulyadi Desak Pemekaran Daerah di Provinsi Jawa Barat Demi Keadilan Fiskal

Dedi Mulyadi sebagai Gubernur Jawa Barat mengungkapkan keseriusannya untuk mewujudkan keadilan fiskal di Jawa Barat dengan cara melakukan pemekaran daerah.

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan harus menahan euforia kemenangan mereka atas Al Hilal usai Al Nassr dipaksa bermain imbang dalam laga sengit dan penuh drama.
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Usai Dihujat Warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Buka Suara, Tak Mengelak dari Kesalahan

Usai Dihujat Warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Buka Suara, Tak Mengelak dari Kesalahan

Setelah dihujat warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Provinsi Kalimantan Barat buka suara, tak mengelak dari kesalahan.
Selengkapnya

Viral