News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Survei LSI: Warga Sultra lebih Pilih Perubahan, ASR-Hugua Elektabilitas Tertinggi

Survei tatap muka terbaru LSI Denny JA  pada tanggal 10 - 17 Agustus 2024, menggunakan 800 responden berlangsung di seluruh Kabupaten/Kota di Sulawesi Tengah.
Minggu, 1 September 2024 - 04:15 WIB
Survei tatap muka terbaru LSI Denny JA.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Perkembangan politik, yang selalu didominasi isu identitas mulai bergeser dan mengarusutamakan aspek-aspek kemampuan kepala daerah, begitu juga imbas dari pemilu 2024 yang dihiasi pragmatisme politik terkait politik uang yang sangat barbar dimana investasi sosial dilupakan hanya dengan transaksi jual beli suara,

Namun pada Pilkada Sultra 2024 meski politik uang cukup masih tinggi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Moralitas publik mayoritas menolak sebagai pertimbangan pemilih dalam memilih pemimpin.

Demikian kesimpulan survei tatap muka terbaru LSI Denny JA  pada tanggal 10 - 17 Agustus 2024, menggunakan 800 responden di seluruh Kabupaten/Kota di Sulawesi Tenggara. Wawancara dilaksanakan secara tatap muka (face to face interview).

Margin of error (Moe) survei ini adalah sebesar +/- 3.5 %.

Selain survei, LSI Denny JA kami biasanya menggunakan riset kualitatif (analisis media dan indepth interview), untuk memperkuat temuan dan analisa.

Mayoritas Pemilih sebesar 58,5% menilai aspek kemampuan kepala daerah menjadi pertimbangan utama memilih pemimpin, ketimbang aspek kepribadian sebesar 20,2% dan kesamaan latar belakang sebear 15,2%.

Aspek kemampuan berhubungan dengan perasaan masyarakat sultra yang inginkan perubahan, pemlih di tanyakan seberapa besar keinginan Bapak/ibu untuk perubahan di provinsi di Sulawesi Tenggara, mayoritas hampir mutlak sebesar 95,6% menyatakan sangat besar dan cukup besar, sedangkan yang menyatakan kurang besar atau tidak besar sama sekali sebesar 2,8%.

Meski baru selesai pemilu 2024 dengan banyak peristiwa terjadinya politik uang yang cukup merata di semua daerah di Indonesia, namun di Pilkada Sulawesi tenggara ke depan, dari aspek moralitas pemilih, politik uang masih cukup besar yaitu sebesar 35,9% yang menganggap pemberian uang sesuatu yang wajar, namun mayoritas sebesar 57,1% menganggap pemberian uang adalah sesuatu yang tidak wajar.

Selain potret alasan memilih, dan politik uang, survei LSI Denny Ja, juga memotret simulasi posisi suara calon gubernur dan wakil gubernur pilihan warga Sultra, dari empat pasang calon yang akhirnya telah mendaftar sebagai calon gubernur dan wakil gubernur, dan Hasilnya

Pasangan Andi Sumangerukka – Hugua meraih dukungan tertinggi sebesar 34,5% angka ini melampaui angka psikologis 30% plus satu dengan selisih kurang lebih 10% dengan konpetitor terdekatnya, di posisi kedua ada pasangan Tina Nur Alam – Ihsan Taufik Ridwan sebesar 24,5%, selanjutnya Lukman Abunawas-La Ode Ida sebesar 20,2%, dan posisi terakhir Ruksamin-Syafei Kahar sebesar 6,4%, dan ada yang belum memutuskan pilihan sebesar 14,4%

Di kantong pemilih Muslim, dukungan terhadap Andi Sumangerukka – Hugua pada di kantong pemilih Islam mencapai 35.5%. Di posisi kedua sebesar 24,1% memilih Tina Nur Alam – Ihsan TAdapun, aufik Ridwan sebesar 24,1%, posisi ketiga di pemilih Islam memilih Lukman Abunawas-La Ode Ida sebesar 19,2% dan pemilih Islam di Pasangan Ruksamin-Syafei Kahar sebesar 6,4%.

Sedangkan di pemilih non Islam tertinggi di raih Lukman Abunawas-La Ode Ida sebesar 43,4%, Di posisi kedua sebesar 33,4% memilih Tina Nur Alam – Ihsan Taufik Ridwan, posisi ketiga pemilih non Islam sebesar11,3% medukung Andi Sumangerukka – Hugua, dan posisi terakhir sebesar 5,3% mendukung pasangan Ruksamin-Syafei Kahar

Di Kantong Pemilih Usia, Dengan akumulasi pemilih mudah Generasi Milenial dan Gen Z yang populasi sebesar 47,5%, tentunya dukungan pemilih mudah dan millennial sangat menentukan dalam Pilkada nanti.

Per hari ini, survei menunjukkan pasangan Andi Sumangerukka – Hugua unggul di segmen pemilih millennial umur 30-39 tahun sebesar 37,3% kedua pasangan Tina Nur Alam – Ihsan Taufik Ridwan sebesar 24,2%. selanjutnya Lukman Abunawas-La Ode Ida sebesar 20,6%, dan posisi terakhir Ruksamin-Syafei Kahar sebesar 7,1%, segmen pemilih muda umur dibawah 29  Andi Sumangerukka – Hugua ikut unggul dengan dukungan sebesar 31,9% di posisi kedua ada pasangan Tina Nur Alam – Ihsan Taufik Ridwan sebesar 21,2%, selanjutnya terpaut tipis ada Lukman Abunawas-La Ode Ida sebesar 21,1%, dan posisi terakhir Ruksamin-Syafei Kahar sebesar 8,1%.

Segmen pemilih 40 sampai 49 tahun, pasangan Andi Sumangerukka – Hugua juga unggul dengan dukungan sebesar 35,3% di posisi kedua ada pasangan Tina Nur Alam – Ihsan Taufik Ridwan sebesar 29,8%.

Selanjutnya posisi ketiga ada Lukman Abunawas-La Ode Ida sebesar 15,4%, dan posisi terakhir Ruksamin-Syafei Kahar sebesar 6,5%, segmen pemilih lansia diatas 50 tahun, pasangan Andi Sumangerukka – Hugua juga unggul dengan dukungan sebesar 33,4% di posisi kedua ada pasangan Tina Nur Alam – Ihsan Taufik Ridwan sebesar 22,4%, selanjutnya posisi ketiga ada Lukman Abunawas-La Ode Ida sebesar 23,9%, dan posisi terakhir Ruksamin-Syafei Kahar sebesar 4,1%,

Di Kantong Pemilih Profesi, semua profesi pasangan ASR-Hugua unggul, seperti di pemilih Emak-emak IRT yang merupakan profesi terbesarmenunjukkan bahwa pasangan Andi Sumangerukka – Hugua unggul sebesar 34,3% kedua pasangan Tina Nur Alam – Ihsan Taufik Ridwan sebesar 27%. selanjutnya Lukman Abunawas-La Ode Ida sebesar 16,9%, dan posisi terakhir Ruksamin-Syafei Kahar sebesar 5,2%, di segmen profesi petani dan peternak Andi Sumangerukka – Hugua ikut unggul dengan dukungan sebesar 35,4% di posisi kedua ada pasangan Tina Nur Alam – Ihsan Taufik Ridwan sebesar 32,8%, selanjutnya ada Lukman Abunawas-La Ode Ida sebesar 19%, dan posisi terakhir Ruksamin-Syafei Kahar sebesar 3,7%, di segmen profesi Wiraswasta Andi Sumangerukka – Hugua ikut unggul dengan dukungan sebesar 32,5% di posisi kedua ada pasangan Tina Nur Alam – Ihsan Taufik Ridwan sebesar 24,1%, selanjutnya ada Lukman Abunawas-La Ode Ida sebesar 21,3%, dan posisi terakhir Ruksamin-Syafei Kahar sebesar 3,1%, di segmen profesi nelayan Andi Sumangerukka – Hugua ikut unggul dengan dukungan sebesar 29,6% di posisi kedua ada pasangan Lukman Abunawas-La Ode Ida sebesar 24,1%, kali ini Tina Nur Alam – Ihsan Taufik Ridwan di posisi ketiga sebesar 18,6%, dan posisi terakhir Ruksamin-Syafei Kahar sebesar 0%, angka nol bukan berarti tidak ada namun angkanya kecil. Bahkan jika ditambahkan margin of error.

Di kantong pemilih konstituen Partai Politik, Andi Sumangerukka (ASR) – Hugua Unggul di Konstituen Gerindra sebesar 36,5%, Golkar sebesar 45,8% dan PPP unggul telak sebesar 84,6%, Pasangan Tina Nur Alam – Ihsan Taufik Ridwan Unggul di Konstituen Nasdem sebesar 55,4%, dan pasangan Lukman Abunawas-La Ode Ida Unggul di Konstituen PDIP sebesar 55,4%, sadangkan Ruksamin-Syafei Kahar unggul di posisi terakhir di kategori lainnya sebesar 16,3%,

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keseimpulan, pertama, Persepsi kemampuan menjadi pertimbangan utama memilih di Sultra dalam memilioh cagub-cawagub, dibanding isu primordial (etnis dll), Kedua, Isu perubahan menjadi isu penting dan utama. Mayoritas pemilih ingin ada perubahan di Sultra, Ketiga, Mayoritas pemilih Sultra menolak politik uang, Keempat, Pasca pendaftaran calon gubernur-wakil gubernur, saat ini AS—Hugua adalah pasangan cagub-cawagub dengan elektabilitas tertinggi, mencapai 34.5 %.

Unggul diatas 10% dari posisi kedua Tina-Ihsan. Keseimpulan, Kelima, ASR-Hugua unggul di kantong-kantong pemilih besar yaitu pemilih islam, pemilih milenial, pemilih emak-emak, pemilih petani-nelayan,  Keenam, Masing-masing pasangan cagub-cawagub unggul di konstituen partai masing-masing, kecuali konstituen partai Golkar, ASR-Hugua unggul dibanding Tina-Ihsan.(lkf)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dari Ngontrak di Jakarta Berujung Jadi Pemilik Brand Lokal, Mohan Hazian Kini Terseret Dugaan Skandal Seksual

Dari Ngontrak di Jakarta Berujung Jadi Pemilik Brand Lokal, Mohan Hazian Kini Terseret Dugaan Skandal Seksual

Jauh sebelum terseret dugaan kasus pelecehan seksual, owner brand streetwear Thanksinsomnia, Mohan Hazian menceritakan perjalanan hidupnya bisa menjadi sukses.
George Russell Difavoritkan Juara F1 2026, Toto Wolff  Merendah soal Performa Mobil Baru Mercedes

George Russell Difavoritkan Juara F1 2026, Toto Wolff  Merendah soal Performa Mobil Baru Mercedes

Bos tim Mercedes Formula 1, Toto Wolff, menilai George Russell memang layak menyandang status favorit juara dunia F1 2026. 
5 Pemain Ratchaburi FC yang Patut Diwaspadai Persib Bandung, Trio Brasil di Lini Serang Bisa Repotkan Federico Barba Cs

5 Pemain Ratchaburi FC yang Patut Diwaspadai Persib Bandung, Trio Brasil di Lini Serang Bisa Repotkan Federico Barba Cs

Bojan Hodak bisa siapkan strategi khusus untuk Persib Bandung lantaran Ratchaburi FC punya beberapa pemain yang patut diwaspadai jelang 16 besar ACL Elite Two.
Pramono Minta Warga Tidak Panic Buying, Ketersediaan Pangan untuk Ramadan-Idulfitri Dipastikan Cukup

Pramono Minta Warga Tidak Panic Buying, Ketersediaan Pangan untuk Ramadan-Idulfitri Dipastikan Cukup

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta masyarakat tidak melakukan panic buying bahan pangan menjelang bulan Ramadan dan Hari Raya Idulfitri.
Mahasiswa Ditemukan Tewas Tergantung di Balkon Lantai 4 Kafe di Parepare

Mahasiswa Ditemukan Tewas Tergantung di Balkon Lantai 4 Kafe di Parepare

Seorang mahasiswa berinisial MR (21) ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di balkon sebuah kafe di Jalan Mattirotasi,Parepare, Sulawesi Selatan.
Soal Penembakan Guru oleh KKB di Yahukimo, Pengamat Nilai sebagai Sinyal Perang Psikologis

Soal Penembakan Guru oleh KKB di Yahukimo, Pengamat Nilai sebagai Sinyal Perang Psikologis

Soal penembakan guru di lingkungan Sekolah Yakpesmi Distrik Dekai, Yahukimo, Pengamat menyebutkan hal itu bagian indikator strategis pergeseran konflik yang mengancam ketahanan negara Indonesia dari dalam.

Trending

Deretan Kesaksian Korban Kekerasan Seksual yang Menyeret Nama Mohan Hazian, Korbannya Mulai dari Usia 17 Tahun

Deretan Kesaksian Korban Kekerasan Seksual yang Menyeret Nama Mohan Hazian, Korbannya Mulai dari Usia 17 Tahun

Begini deretan kesaksian korban kekerasan seksual yang menyeret nama pemilik Thanksinsomnia, Mohan Hazian. Salah satunya ternyata kejadian 8 tahun yang lalu.
5 Fakta Baru Kasus Mohan Hazian Diduga Lakukan Pelecehan Seksual yang Berujung Pemecatan Sang Owner

5 Fakta Baru Kasus Mohan Hazian Diduga Lakukan Pelecehan Seksual yang Berujung Pemecatan Sang Owner

Berikut 5 fakta baru soal perkembangan kasus Mohan Hazian, sosok di balik merek streetwear lokal kenamaan Thanksinsomnia, yang diduga lakukan pelecehan seksual.
Namanya Jawa Banget, Striker Keturunan yang Menggila di Liga Belanda Ini Layak Masuk Radar Timnas Indonesia

Namanya Jawa Banget, Striker Keturunan yang Menggila di Liga Belanda Ini Layak Masuk Radar Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali mendapat sinyal positif dari Eropa. Kali ini datang dari sosok striker muda berdarah Jawa yang mencuri perhatian di Liga Belanda.
Siapa Sih Mohan Hazian? Owner Brand Lokal yang Seketika Viral Buntut Dugaan Kasus Skandal Pelecehan Seksual

Siapa Sih Mohan Hazian? Owner Brand Lokal yang Seketika Viral Buntut Dugaan Kasus Skandal Pelecehan Seksual

Berikut profil lengkap dan perjalanan hidup Mohan Hazian, penulis sekaligus owner brand lokal streetwear Thanksinsomnia terlibat dugaan kasus pelecehan seksual.
Mohan Hazian Terseret Isu Dugaan Pelecehan Seksual, Bermula dari Utas Pengalaman Talent Photoshoot hingga Sebut Tuduhan Itu Berefek ke Dirinya dan Keluarganya

Mohan Hazian Terseret Isu Dugaan Pelecehan Seksual, Bermula dari Utas Pengalaman Talent Photoshoot hingga Sebut Tuduhan Itu Berefek ke Dirinya dan Keluarganya

Owner brand Thanksinsomnia Mohan Hazian terseret kasus dugaan pelecehan seksual. Dugaan tersebut menjadi viral di media sosial. Ini duduk perkaranya.
AFC Jatuhkan Sanksi Berat ke PSSI di Piala Asia Futsal 2026, Vietnam Ikut Terseret

AFC Jatuhkan Sanksi Berat ke PSSI di Piala Asia Futsal 2026, Vietnam Ikut Terseret

Federasi Sepak Bola Asia (AFC) mengambil langkah tegas dengan menjatuhkan sanksi berat kepada Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) atas pelanggaran keamanan dan ketertiban selama gelaran Kejuaraan Futsal Asia 2026.
Gurita Bisnis Mohan Hazian Selain Thanksinsomnia, Kini Terseret Dugaan Pelecehan Seksual ke Sejumlah Model

Gurita Bisnis Mohan Hazian Selain Thanksinsomnia, Kini Terseret Dugaan Pelecehan Seksual ke Sejumlah Model

Sejauh ini, Mohan dikenal publik sebagai sosok di balik brand fesyen Thanksinsomnia. Namun, di luar brand tersebut, ia juga terlibat dalam sejumlah aktivitas bisnis
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT