GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dokter di Seluruh Bangladesh Mulai Mogok Tanpa Batas, Layanan Kesehatan Lumpuh

Dokter di seluruh Bangladesh mulai aksi mogok nasional tanpa batas yang secara serius mengganggu sistem layanan kesehatan negara tersebut dan membuat pasien dalam kesulitan.
Senin, 2 September 2024 - 07:21 WIB
Dokter di Seluruh Bangladesh Mulai Mogok Tanpa Batas, Layanan Kesehatan Lumpuh
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Dokter di seluruh Bangladesh mulai aksi mogok nasional tanpa batas, Minggu (1/9), yang secara serius mengganggu sistem layanan kesehatan negara tersebut dan membuat pasien dalam kesulitan.

Aksi mogok ini dipicu oleh insiden yang terjadi pada Sabtu (31/8) malam di Rumah Sakit Dhaka Medical College (DMCH), fasilitas kesehatan terbesar di Bangladesh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Insiden itu berupa aksi perusakan Departemen Gawat Darurat DMHC oleh kerabat dan teman-teman seorang mahasiswa yang terluka selama demonstrasi baru-baru ini, yang menyebabkan penggulingan rezim Hasina.

Mahasiswa yang terluka tersebut akhirnya meninggal dunia, dan beberapa rekannya menuduh dokter yang merawatnya telah melakukan kelalaian.

Sebagai tanggapan atas serangan tersebut dan menuntut keadilan serta peningkatan langkah-langkah keamanan, para dokter di DMCH menghentikan layanan medis darurat pada Minggu pagi.

Upaya otoritas rumah sakit untuk bernegosiasi dengan para dokter tidak berhasil sehingga eskalasi protes menjadi aksi mogok nasional.

Pada Minggu sore, Dr. Abdul Ahad dari Departemen Bedah Saraf DMCH mengumumkan aksi mogok ini, dengan menyebutkan empat tuntutan utama: penangkapan mereka yang bertanggung jawab atas serangan terhadap dokter, pembentukan lingkungan kerja yang lebih aman, pembatasan akses tidak sah ke area rumah sakit, dan penyelesaian dugaan kelalaian oleh dokter melalui jalur yang tepat, bukan melalui kekerasan.

Para dokter yang mogok bersumpah untuk melanjutkan penutupan layanan sampai tuntutan mereka terpenuhi.

Aksi mogok ini telah membuat banyak pasien tidak mendapatkan perawatan.

Nayan Mia, yang membawa saudaranya yang terluka ke DMCH pada Minggu pagi, disuruh mencari perawatan di tempat lain.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jika tidak bisa mendapatkan perawatan di sini, ke mana lagi saya bisa pergi? Saya tidak mampu membayar perawatan di klinik swasta," kata Mia kepada Anadolu, mengutip Antara pada Senin (2/9/2024).

Para dokter yang berunjuk rasa menyatakan bahwa setiap kematian yang terjadi akibat kekurangan perawatan selama penutupan ini harus dianggap sebagai kegagalan pihak otoritas kesehatan Bangladesh dalam menangani kekhawatiran mereka.(ant/ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tanpa Sejumlah Pilar dan Tidak Didampingi Bojan Hodak, Persib Tetap Bidik Kemenangan Lawan PSM

Tanpa Sejumlah Pilar dan Tidak Didampingi Bojan Hodak, Persib Tetap Bidik Kemenangan Lawan PSM

Persib datang ke markas PSM tanpa kekuatan penuh dan ditinggal Bojan Hodak ke Kroasia, tetapi Maung Bandung tetap membidik kemenangan demi three-peat juara.
Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Media Korea Sebut Hyundai Hillstate Bakal Rugi Besar

Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Media Korea Sebut Hyundai Hillstate Bakal Rugi Besar

Media Korea menyoroti risiko besar di balik transfer Megawati Hangestri ke Hyundai Hillstate. Katanya hal ini disebut bisa jadi ancaman serius.
Buktikan Perempuan Bisa Jadi Penggerak Ekonomi Keluarga, Nasabah PNM Mekaar Tuai Apresiasi

Buktikan Perempuan Bisa Jadi Penggerak Ekonomi Keluarga, Nasabah PNM Mekaar Tuai Apresiasi

Sejumlah nasabah PNM Mekaar meraih penghargaan dalam ajang Women’s Inspiration Awards 2026 berkat berhasil membuktikan diri mampu menjadi penopang ekonomi keluarga.
SMAN 1 Sambas Tolak Final LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar Diulang, Bantah Narasi Curang dan Setting Kemenangan

SMAN 1 Sambas Tolak Final LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar Diulang, Bantah Narasi Curang dan Setting Kemenangan

Kepala Sekolah SMAN 1 Sambas, Syafaruddin menolak final ulang Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dan tepis tuduhan merusak citra sekolah.
John Herdman Bongkar Kebiasaan Pemain Timnas Indonesia Jika Dapat Tekanan jelang Laga

John Herdman Bongkar Kebiasaan Pemain Timnas Indonesia Jika Dapat Tekanan jelang Laga

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman tampaknya tidak hanya fokus pada pembenahan taktik dan fisik menjelang gelaran Piala Asia 2027. Juru taktik asal Inggris -
Prabowo Beberkan Negara yang Datang ke RI Minta Beli Beras: Meraka yang Menganggap Negaranya Lebih Hebat

Prabowo Beberkan Negara yang Datang ke RI Minta Beli Beras: Meraka yang Menganggap Negaranya Lebih Hebat

Presiden menjelaskan, permintaan pembelian beras dari Indonesia meningkat setelah sejumlah negara produsen menghentikan ekspor pangan mereka.

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Ketua Tim Pemenangan calon ketua Hipmi Reynaldo Bryan, Kaesang Pangarep hadiri acara “Malam Kolaborasi Daerah” yang diselenggarakan oleh tim sukses (timses) Reynaldo Bryan, di Plataran Senayan, Jakarta Pusat, pada Jumat (15/5/2026).
Selengkapnya

Viral