GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Usai Ditolak Jakmania, Ridwan Kamil Beri Pengakuan Mengejutkan

Usai Jakmia menyatakan penolakan untuk mendukung Ridwan Kamil di Pilgub Jakarta 2024. Ridwan Kamil (RK) langsung membuat pengakuan yang mengejutkan.
Selasa, 3 September 2024 - 03:02 WIB
Usai Ditolak Jakmania, Ridwan Kamil Beri Pengakuan Mengejutkan
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Usai Jakmia menyatakan penolakan untuk mendukung Ridwan Kamil di Pilgub Jakarta 2024. Ridwan Kamil (RK) langsung membuat pengakuan yang mengejutkan.

Dia ungkapkan, akan menerima sejumlah dukungan dari pihak mana pun. Semua dukungan itu pun bakal diterimanya dengan baik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Semua yang mendukung pasti diterima dengan baik," kata Ridwan Kamil di Jakarta Selatan pada Minggu (1/9/2024).

Bahkan, eks Gubernur Jabar itu, akui tidak akan melewati hal sekecil apapun soal pengurusan di Jakarta. Salah satunya yakni dalam bidang olahraganya.

"Dalam mengurus jakarta itu dari budayanya, dari birokrasinya termasuk budaya olahraganya di dalamnya ada jak mania," ujar RK.

Selain itu, dia mengakui, bakal segera bertemu dengan supporter sepak bola Jakarta itu. 

Namun, dia memastikan tidak mau memanfaatkan sepak bola untuk urusan politiknya.

"Saya juga tidak mau terlalu terlihat seolah-olah memanfaatkan sepak bola untuk hal-hal yang sifatnya politis tapi itu bagian yang diurus kalo nanti terpilih," bebernya.

Sebelumnya diberitakan, belakangan ini, Persija menjadi omongan sebagian masyarakat Jakarta hingga elite politik yang bakal mencalonkan menjadi kepala daerah. 

Pasalnya, tiga paslon cagub Jakarta baru-baru ini melontarkan janji-janji untuk membawa nama Persija di kampanyenya.

Bahkan, tiga paslon Cagub Jakarta kompak akan mencintai Persija apabila terpilih untuk memimpin Jakarta selama lima tahun ke depan.

Sontak, hal itu menuai perhatian dari The Jakmania melalui Ketum The Jakmania, Diky Soermarno. 

Kada Diky, bahwa untuk saat ini nama yang paling dicari adalah The Jakmania.

The Jakmania selalu dibawa-bawa untuk mengkampanyekan ketiga pasangan itu agar terpilih menjadi pemimpin di Jakarta.

Bahkan dia katakan, saat ini sikap The Jakmania adalah sombong.

"Memang benar, kadang perlu sombong sesekali."

"Maksudnya gini, sombong dalam arti kata baru tahu kalau sepenting itu masyarakat bola di Jakarta, ya sudah." ucap Diky Soemarno.

Lanjut dia menjelaskan, bahwa namanya gubernur itu tugasnya adalah membahagiakan masyarakat Jakarta, terutama The Jakmania.

Pemimpin di Jakarta itu juga harus peduli kepada Persija.

"Jadi kalau bikin Persija juara, pasti akan dicintai warga Jakarta," ucap Diky Soemarno.

Diky Soemarno mencontohkan Anies Baswedan mantan gubernur DKI Jakarta yang benar-benar menempati janjinya.

Anies Baswedan membuatkan Jakarta International Stadium (JIS), Sunter, Jakarta Utara, yang kini sebagai kandang Persija.

Di tahun pertamanya di Jakarta, Anies Baswedan ikut serta dalam membantu Persija.

Terbukti, Persija menjadi juara di Liga 1 2018.

"Karena sepak bola Persija membuat popularitas orang ataupun siapapun itu akan naik juga."

"Siapapun nanti yang berkontestansi di Pilkada Jakarta, dia harus kasih ide dan gagasan."

"Ini Persija mau diapain," kata Diky Soemarno.

Lanjut Diky Soemarno mengatakan, sejauh ini hanya dua mantan gubernur Jakarta yang berbekas di hati The Jakmania.

Selain Anies Baswedan, ada Sutiyoso yang memimpin Jakarta pada 1997-2007.

"Waktu pas jaman Bang Yos, Persija itu penuh bintang dan tim ini bangkit."

"Kalau Pak Anies ada JIS yang sekarang dipakai Persija."

"Jadi PR nya calon gubernur Jakarta nanti harus bisa mengalahkan yang kemarin sebenarnya, atau minimal menyamai," beber Diky Soemarno.

Diky Soemarno berharap pemimpin Jakarta nanti bisa membantu Persija selama lima tahun ke depan.

Ia yakin, kepeduliaan dari sosok itu kepada Persija, pastinya akan membuat The Jakmania bahagia.

"Balik lagi kepentingan The Jakmania adalah kepentingan Persija."

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi tergantung Persijanya mau dibikin seperti apa, dibantu seperti apa, silahkan ke Persija."

"The Jakmania tinggal ngikut aja, ketika orang-orang ngebantu Persija, pasti The Jakmania akan support," pungkasnya. (aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Keberuntungan Besar Menanti, 4 Shio yang Akan Dibanjiri Rezeki pada 12 Mei 2026

Keberuntungan Besar Menanti, 4 Shio yang Akan Dibanjiri Rezeki pada 12 Mei 2026

​​​​​​​Ramalan shio 12 Mei 2026: 4 shio diprediksi dibanjiri rezeki dan keberuntungan besar. Simak ramalan keuangan dan bisnis lengkapnya!
Jadwal SBY Cup 2026 Pekan Ini: Saatnya LavAni Hingga Surabaya Samator Unjuk Gigi

Jadwal SBY Cup 2026 Pekan Ini: Saatnya LavAni Hingga Surabaya Samator Unjuk Gigi

Jadwal SBY Cup 2026 pekan ini, di mana ada delapan tim putra ternama Indonesia yang akan tampil termasuk LavAni hingga Surabaya Samator kembali unjuk gigi.
Harapan KDM Anak-Anak di Jabar Tidak Lagi Bicara soal Kaya-Miskin Orang Tuanya, Semua Bisa Sekolah

Harapan KDM Anak-Anak di Jabar Tidak Lagi Bicara soal Kaya-Miskin Orang Tuanya, Semua Bisa Sekolah

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berharap semua anak-anak di Jawa Barat bisa sekolah tanpa memandang kaya atau miskin.
Kades Hoho Tak Gentar, Datangi Kecamatan Seusai Tegaskan Tetap Lantik Perangkat Desa Purwasaba

Kades Hoho Tak Gentar, Datangi Kecamatan Seusai Tegaskan Tetap Lantik Perangkat Desa Purwasaba

Kades Hoho atau Welas Yuni Nugroho sebelumnya menegaskan tetap akan melantik calon perangkat desa hasil seleksi meski ditolak oleh Pj Bupati Banjarnegara. 
Jadwal Tinju Dunia Pekan Ini: Ada Duel Dave Allen vs Filip Hrgovic di Kelas Berat

Jadwal Tinju Dunia Pekan Ini: Ada Duel Dave Allen vs Filip Hrgovic di Kelas Berat

Jadwal tinju dunia pekan ini, di mana ada sejumlah pertarungan seru salah satunya ada Dave Allen vs Filip Hrgovic di kelas berat.
Para Kiai di PKB Sebut Ashari Pelaku Kekerasan Seksual di Pati Bukan Kiai Tapi 'Dukun' Cabul

Para Kiai di PKB Sebut Ashari Pelaku Kekerasan Seksual di Pati Bukan Kiai Tapi 'Dukun' Cabul

Para kiai yang tergabung dalam Dewan Syuro Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) se-Jawa Tengah menegaskan tersangka Ashari, bukanlah seorang kiai melainkan “dukun”. 

Trending

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

LPSK mengambil langkah proaktif untuk melindungi puluhan santriwati yang menjadi korban dugaan pencabulan di Pesantren Tahfidzul Qur’an Ndholo Kusumo, Pati. 
Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang santriwati dari Ponpes Ndholo Kusumo Pati mewakili 50 korban membeberkan alasan kenapa para korban mau menuruti permintaan temani tidur Kiai Ashari.
Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Seorang santriwati Ponpes Ndholo Kusumo Pati akhirnya bicara kepada publik terkait modus Kiai Ashari sebelum melancarkan aksinya dengan mencabuli para korban.
Selengkapnya

Viral