News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Blak-blakan PKS Mengaku Rugi Dukung Anies Baswedan di Pilpres 2024

Pelan-pelan mulai terkuak alasan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tidak mendukung Anies Baswedan dalam PIlgub Jakarta 2024. PKS blak-blakan mengaku rugi karena tidak mendapat coattail effect (efek ekor jas) ketika mengusung dan mendukung Anies Baswedan di pemilihan presiden (Pilpres) 2024.
Selasa, 3 September 2024 - 18:39 WIB
Tifatul Sembiring
Sumber :
  • IST

Jakarta, tvOnenews.com - Pelan-pelan mulai terkuak alasan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tidak mendukung Anies Baswedan dalam PIlgub Jakarta 2024. PKS blak-blakan mengaku rugi karena tidak mendapat coattail effect (efek ekor jas) ketika mengusung dan mendukung Anies Baswedan di pemilihan presiden (Pilpres) 2024.

“Mungkin benar, secara kirologi-kirologi. Tapi secara fakta data, yang dapat coattail effect Anies di Pilpres kemarin, bukan PKS. Tapi Nasdem dan PKB, masing-masing mereka naik 10 kursi,” kata politikus PKS Tifatul Sembiring di akun X (Twitterr), Senin (2/9/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tifatul mengatakan, PKS juga yang pertama mengusung Anies di Pilgub Jakarta 2024 namun mantan Rektor Universitas Paramadina itu tidak memberikan respon dengan menggalang koalisi partai politik. “Walau demikian, yang pertama, awal sekali mengusung nama Anies di Pilgub DKI, adalah PKS. Sayang, gayung tak besambut,” paparnya.

Kata Tifatul, keputusan di PKS melalui mekasnisme hasil syuro bukan ditentukan satu orang. “Itu keputusan hasil syuro, bukan putusan satu orang. Di PKS mekanismenya bukan instruksi2 ketum. Maaf ini cara ambil kebijakan,” tegas Tifatul.

Kata Tifatul, semua pihak boleh membuat partai politik termasuk Anies Baswedan tetapi tidak memprovokasi saling membenci karena perbedaan dalam pilkada. “Setiap warga negara berhak membuat partai, dijamin oleh konstitusi. Bebas, siapa saja boleh bikin partai. Termasuk pak Anies Baswedan. Jangan provokasi terus pak. Hanya gara-gara satu dua pilkada, beda pilihan,” ungkapnya.

Sementara itu,  Wakil Ketua Majelis Syura PKS Hidayat Nur Wahid buka suara soal wacana mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk membuat partai baru. 

Dia mengungkapkan pihaknya sempat mengusulkan kepada Anies untuk mendirikan partai politik baru. 

“Kami sendiri saya pernah sampaikan ke beliau tentang opsi untuk kenapa beliau tidak membuat partai saja begitu,” kata Hidayat di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Selasa (3/9/2024).

Wakil Ketua MPR RI itu pun mengapresiasi Anies juga rencana membentuk partai baru itu terwujud. Hidayat mendoakan partai yang didirikan Anies bisa sukses.

“Kalau kemudian sekarang opsi semakin menguat dan beliau akan mengapresiasi atau merespons, dan saya doakan agar beliau sukses dengan partainya,” ungkap Hidayat.

“Dan kita akan berkolaborasi atau berkompetisi semuanya sesuai dengan aturan demokrasi dan aturan yang disepakati yang ada di Indonesia,” lanjutnya.

Pasalnya, kata dia, banyak orang yang mendirikan partai tapi tidak berhasil. Meski demikian, ada juga pihak yang sukses membuat partai baru.

Diberitakan sebelumnya, Anies mengungkapkan rencananya yang ingin membuat parpol. Rencana itu muncul setelah dirinya gagal maju di Pilgub Jakarta 2024.

Dia mengaku ada yang mengusulkan agar dirinya membuat partai yang tidak tersandera oleh kekuasaan.

“Kemudian ada yang usul supaya saya masuk partai atau bikin partai politik. Nah, begini kalau masuk partai, pertanyaannya partai mana yang sekarang tidak tersandera oleh kekuasaan,” kata Anies melalui akun YouTube-nya, Jumat (30/8/2024).

Dia menyebut akan mempertimbangkan untuk membentuk partai. Menurutnya, mendirikan partai dapat menjadi salah satu cara untuk menciptakan demokrasi yang sehat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Dan itu menjadi sebuah kekuatan diperlukan menjadi gerakan maka membangun ormas atau membangun partai baru mungkin itu jalan yang akan kami tempuh. Kota lihat sama-sama ke depan,” ujar Anies.

“Semoga tidak terlalu lama lagi kita bisa mewujudkan langkah-langkah kongkrit untuk bisa mewadahi gerakan yang sekarang ini makin hari makin membesar menginginkan Indonesia yang lebih setara demokrasi yang lebih sehat, politik yang lebih mengedepankan policy gagasan,” tandasnya. (ebs)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Teka-Teki Pemanggilan Mees Hilgers ke Timnas Indonesia: Cedera Panjang hingga Intrik Klub di Belanda

Teka-Teki Pemanggilan Mees Hilgers ke Timnas Indonesia: Cedera Panjang hingga Intrik Klub di Belanda

Di tengah persiapan matang yang dilakukan pelatih Timnas Indonesia John Herdman, satu nama yang paling dinanti kabarnya adalah bek andalan Mees Hilgers. Publik
KA Argo Bromo Anggrek Hantam KRL Jakarta di Stasiun Bekasi Timur, Sebelum Berangkat Biasakan Baca Doa Berikut

KA Argo Bromo Anggrek Hantam KRL Jakarta di Stasiun Bekasi Timur, Sebelum Berangkat Biasakan Baca Doa Berikut

Kecelakaan maut melibatkan Kereta Api Jarak Jauh KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Jakarta-Bekasi. Biasakan baca doa naik kendaraan agar mendapat perlindungan Allah
Data Terbaru Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 3 Orang Meninggal Dunia dan 29 Penumpang Terluka

Data Terbaru Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 3 Orang Meninggal Dunia dan 29 Penumpang Terluka

Data mengenai jumlah korban dalam kecelakaan maut yang melibatkan kereta jarak jauh dan KRL di Stasiun Bekasi Timur mulai menemui titik terang, Senin (27/4). 
Penampakan Taksi yang Diduga jadi Penyebab Kecelakaan KRL vs KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur

Penampakan Taksi yang Diduga jadi Penyebab Kecelakaan KRL vs KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur

Tabrakan maut yang melibatkan Kereta Rel Listrik (KRL) dan kereta jarak jauh KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam, menemui ...

Trending

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Hyundai Hillstate Resmi Rekrut Pemain Baru di Liga Voli Korea 2026-2027, Bukan Megawati Hangestri

Hyundai Hillstate Resmi Rekrut Pemain Baru di Liga Voli Korea 2026-2027, Bukan Megawati Hangestri

Hyundai Hillstate resmi mengumumkan telah mendatangkan pemain baru untuk Liga Voli Korea 2026-2027. Namun sosok tersebut bukanlah Megawati Hangestri.
PBVSI Resmi Panggil 17 Pemain Timnas Voli Putri Indonesia untuk Tiga Ajang Internasional, Ada Megawati Hangestri

PBVSI Resmi Panggil 17 Pemain Timnas Voli Putri Indonesia untuk Tiga Ajang Internasional, Ada Megawati Hangestri

PP PBVSI resmi memanggil sebanyak 17 pemain untuk memperkuat Timnas Voli Putri Indonesia, termasuk Megawati Hangestri untuk tampil di tiga kejuaraan internasional pada pertengahan 2026.
Efek Megawati Hangestri, Popularitas Hyundai Hillstate Melejit di Media Sosial Selama Bursa Transfer Liga Voli Korea 2026-2027

Efek Megawati Hangestri, Popularitas Hyundai Hillstate Melejit di Media Sosial Selama Bursa Transfer Liga Voli Korea 2026-2027

Meski belum resmi bergabung namun nyatanya rumor bakal merekrut Megawati Hangestri mampu membuat popularitas Hyundai Hillstate melejit di media sosial jelang Liga Voli Korea 2026-2027.
Selengkapnya

Viral