News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pesan Menyejukkan Habib Rizieq soal Kedatangan Paus Fransiskus, Ingatkan Umat Islam untuk Lakukan Hal Ini

Habib Rizieq Shihab menanggapi soal kedatangan pemimpin tertinggi umat Katolik Paus Fransiskus ke Indonesia beberapa waktu lalu. Ia juga memberikan pesan..
Minggu, 8 September 2024 - 17:57 WIB
Habib Rizieq Shihab (HRS)
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Mantan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab menanggapi soal kedatangan pemimpin tertinggi umat Katolik Paus Fransiskus ke Indonesia beberapa waktu lalu.

Di dalam sebuah ceramah di tayangan video IBTV, Habib Rizieq mengatakan bahwa Paus Fransiskus adalah tamu terhormat yang datang ke Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan, Habib Rizieq mengatakan, umat Katolik menganggap Paus Fransiskus sebagai sosok yang agung dan sangat dicintai.

Habib Rizieq menegaskan, sebagai tamu terhormat di Indonesia, seluruh pihak termasuk umat Islam harus menghormati kedatangan Paus Fransiskus.

"Sekarang beliau menjadi tamu di negeri kita. Maka, kalau beliau sudah jadi tamu negara, kewajiban kita untuk menghormatinya, jangan ganggu acaranya. Itulah ajaran toleransi Islam," kata Habib Rizieq dalam tayangan YouTube IBTV, dikutip Minggu (8/9/2024).

Menghormati sosok Paus Farnsiskus sudah jelas merupakan kewajiban sebagai sesama umat manusia.

Namun, Habib Rizieq mengingatkan agar umat Islam jangan sampai melakukan hal ini dan tetap menjaga aqidahnya.

"Perlu saya ingatkan, umat Islam, karena Anda saudara saya, Anda ini saudara seiman, saudara seislam. Saya sebagai juru dakwah, punya kewajiban untuk selalu menjaga umat jangan sampai rusak aqidahnya," kata dia lagi.

Di dalam ceramahnya tersebut, Habib Rizieq kemudian menjelaskan umat Islam boleh saja bertemu atau berkumpul dengan Paus Fransiskus.

Ia mencontohkan, saat Paus Fransiskus datang ke Istana Negara Jakarta dan menyampaikan pesan-pesan kedamaian kepada seluruh masyarakat Indonesia.

Presiden, wakil presiden, sekaligus para menteri boleh saja mendengarkan ceramah dari Paus Fransiskus soal perdamaian dunia itu.

"Itu bukan ritual, itu hanya acara kenegaraan biasa, normatif," kata dia.

Habib Rizieq juga memperbolehkan, bahkan jika Paus Fransiskus mengundang para ulama atau pimpinan pondok pesantren dan majelis taklim, untuk berdialog soal perdamaian antarumat beragama. 

"Ingin diskusi bagaimana cara menciptakan perdamaian antarumat agama di dunia, bagus. Silakan para ulama untuk memenuhi undangannya. Silakan dialog," ujarnya.

Apalagi, lanjut dia, jika Paus Fransiskus mengundang seluruh umat Islam untuk datang melakukan aksi demonstrasi anti-Israel, maka wajib memenuhi undangannya.

"Yang begitu enggak apa-apa kita datang. Itu acara sosial kemasyarakatan, atau acara-acara untuk menegakkan hak asasi manusia, kebanaran, keadilan. Sifatnya universal, merupakan kewajiban semua umat beragama," tutur Habib Rizieq.

Tapi, ada satu hal yang tidak boleh dilakukan oleh umat Islam yakni hadir ke misa yang dipimpin oleh Paus Fransiskus.

Dijelaskan oleh Habib Rizieq, misa adalah kegiatan untuk umat Katolik. Acaranya berkaitan dengan pengakuan dosa dan pertaubatan kepada Tuhan. 

Setelah itu, ada pemberkatan yang dilakuan oleh Paus Fransiskus kepada masyarakat yang hadir di dalam misa tersebut.

Habib Rizieq mengatakan, misa merupakan kegiatan keagamaan yang tidak boleh diikuti oleh umat Islam.

"Karena misa adalah acara agama, maka umat Islam haram untuk hadir di sana. Enggak boleh," tegas tokoh Muslim tersebut.

Sebagai umat Islam, kata dia, wajib menjaga keamanan dan keberlangsungan acara misa tersebut sehingga umat Katolik bisa beribadah dengan tenang.

Namun, bukan berarti umat Islam mengikuti rangkaian kegiatan misa karena akan berkaitan dengan aqidah.

"Jaga keamanan, jaga kenyamanan biar mereka melakukannya dengan tenang tanpa gangguan dari pihak mana pun. Tapi jika kita hadir ikut acara misa, haram," kata dia menegaskan. (iwh)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Penyidikan Kematian Sutrimo Berpatokan pada Pembuktian Ilmiah, Dokter Forensik: Proses Finalisasi Masih Berlangsung

Penyidikan Kematian Sutrimo Berpatokan pada Pembuktian Ilmiah, Dokter Forensik: Proses Finalisasi Masih Berlangsung

Proses penyidikan kematian Sutrimo berpatokan pada pembuktian ilmiah. Pihak kepolisian menghormati proses ilmiah yang sedang berjalan dan tidak akan mendahului kesimpulan dari tim dokter forensik.
Resmi! KNVB Tunjuk Eks Pelatih Barcelona Xavi Hernandez untuk Ambil Alih Timnas Belanda

Resmi! KNVB Tunjuk Eks Pelatih Barcelona Xavi Hernandez untuk Ambil Alih Timnas Belanda

Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) resmi menunjuk Xavi Hernandez sebagai pelatih baru Timnas Belanda. Sang mantan pelatih Barcelona mengambil alih tugas Ronald Koeman.
Bilal Hasan Resmi Dikontrak UFC, Incar Satu Pertarungan di Akhir 2026

Bilal Hasan Resmi Dikontrak UFC, Incar Satu Pertarungan di Akhir 2026

Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan mengaku menginginkan satu pertarungan di akhir tahun 2026. Keinginannya tersebut ia ungkapkan usai resmi mendapatkan kontrak UFC melalui ajang Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 pada Rabu (12/8/2026).
Pengakuan Jujur Luis Enrique usai PSG Taklukkan Aston Villa 2-1 untuk Juarai Piala Super Eropa 2026

Pengakuan Jujur Luis Enrique usai PSG Taklukkan Aston Villa 2-1 untuk Juarai Piala Super Eropa 2026

Pelatih Paris Saint-Germain, Luis Enrique, mengakui bahwa laga kontra Aston Villa di Piala Super Eropa 2026 tidaklah mudah untuk dimenangkan oleh PSG.
Desire Doue dan Khvicha Kvaratskhelia Bawa PSG Juara Piala Super Eropa 2026 usai Kalahkan Aston Villa 2-1

Desire Doue dan Khvicha Kvaratskhelia Bawa PSG Juara Piala Super Eropa 2026 usai Kalahkan Aston Villa 2-1

Desire Doue dan Khvicha Kvaratskhelia menjadi penentu kemenangan Paris Saint-Germain menjuarai Piala Super Eropa 2026. PSG mengalahkan Aston Villa dengan skor 2-1.
Sebelum Gadis Baju Putih, Pria Ini yang Duluan Kasih Challenge Sebotol Miras Gratis dengan Ayat Al-Qur'an

Sebelum Gadis Baju Putih, Pria Ini yang Duluan Kasih Challenge Sebotol Miras Gratis dengan Ayat Al-Qur'an

Gadis baju putih bukan yang pertama, pria bertopi ini ternyata yang memulai sayembara hafalan ayat Al-Qur'an dengan sebotol miras yang diawali surat Al-Ikhlas.

Trending

Denny Indrayana Gelar Sayembara Rp100 Juta Temukan Ijazah Gibran

Denny Indrayana Gelar Sayembara Rp100 Juta Temukan Ijazah Gibran

Polemik mengenai ijazah SMA/sederajat Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali menjadi perhatian setelah muncul sayembara berhadiah Rp100 juta yang digagas Denny Indrayana.
Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Uang yang dikembalikan Raja Juli ke KPK ternyata kurang 2.000 dolar Singapura. Padahal, pemberian amplop dari Suhardiman kepada Menhut sebesar 14.000 Dolar Singapura.
Ekshumasi Jasad Sutrimo Selesai, Dokter Forensik Pastikan Tak Ada Luka Bekas Kekerasan di Tubuh

Ekshumasi Jasad Sutrimo Selesai, Dokter Forensik Pastikan Tak Ada Luka Bekas Kekerasan di Tubuh

Polda Metro Jaya bersama tim gabungan dokter forensik selesai melakukan ekshumasi terhadap jenazah Sutrimo di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, pada Rabu (12/8), guna mengungkap penyebab kematian almarhum.
Babak Baru Konflik Ruben Onsu Vs Sarwendah, Minta Audit Nafkah Anak: Masuk Akal Gak di Bawah Umur Pengeluaran Rp200 Juta?

Babak Baru Konflik Ruben Onsu Vs Sarwendah, Minta Audit Nafkah Anak: Masuk Akal Gak di Bawah Umur Pengeluaran Rp200 Juta?

Perseteruan Ruben Onsu dan Sarwendah kembali memanas. Kali ini, pihak Ruben meminta dilakukan audit terhadap uang nafkah anak yang selama ini disalurkan ke Sarwendah.
Bantah Dakwaan, Kubu Yaqut Pertanyakan Kerugia Keuangan Negara Rp622 Miliar

Bantah Dakwaan, Kubu Yaqut Pertanyakan Kerugia Keuangan Negara Rp622 Miliar

Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut menjalani sidang perdana atas kasus dugaan korupsi kuota haji periode 2023-2024 di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (12/8/2026).
Praktisi Hukum Prediksi Ruben Onsu Sulit Rebut Hak Asuh Anak, Soroti Bukti yang Dibawa ke Pengadilan

Praktisi Hukum Prediksi Ruben Onsu Sulit Rebut Hak Asuh Anak, Soroti Bukti yang Dibawa ke Pengadilan

Upaya Ruben Onsu untuk mendapatkan hak asuh anak dari mantan istrinya, Sarwendah, diprediksi menghadapi jalan yang tidak mudah. Apa alasannya?
Ekshumasi Sutrimo Belum Ungkap Penyebab Kematian, 3 Tes Laboratorium Jadi Penentu

Ekshumasi Sutrimo Belum Ungkap Penyebab Kematian, 3 Tes Laboratorium Jadi Penentu

Ekshumasi Sutrimo rampung, namun penyebab kematiannya belum terungkap. Dokter forensik masih menunggu hasil histopatologi, toksikologi dan DNA.
Selengkapnya

Viral