News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Karyawan Perusahaan Animasi di Jakarta Pusat Diduga Kerja Rodi, Kerja 'Mati-matian' Sampai Jam 4 Subuh, Polisi Dapatkan Keterangan Baru dari Sekuriti di Dekat Lokasi

Karyawan di salah satu perusahaan animasi di Jakarta Pusat diduga kerja rodi. Karyawan itu disebut-sebut bekerja keras sampai jam 4 subuh. Polisi dapat keterangan baru.
Minggu, 15 September 2024 - 12:36 WIB
Karyawan perusahaan animasi di Jakarta Pusat diduga kerja rodi, kerja sampai jam 4 subuh
Sumber :
  • Foe Peace Simbolon-viva.co.id

Jakarta, tvOnenews.com - Viral diberitakan di media sosial soal karyawan di salah satu perusahaan animasi di Jakarta Pusat diduga kerja rodi. Karyawan itu disebut-sebut bekerja keras sampai jam 4 subuh. 

Terkait hal ini, polisi sedang menelusuri dugaan eksploitasi perusahaan animasi berinisial BS yang disebut-sebut punya 80 karyawan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Muhammad Firdaus mengatakan pihaknya mendapatkan sejumlah keterangan baru dari seorang sekuriti yang bekerja di dekat lokasi.

“Didapatkan informasi perusahaan BS bergerak di bidang industri game dan animasi. Beroperasi sekitar 2019 dan setahu saksi pemilik tempat tersebut milik orang asing. Untuk karyawan laki-laki dan perempuan kurang lebih berjumlah 80 karyawan," kata Firdaus dilansir viva.co.id, Sabtu (14/9/2024).

Firdaus memaparkan puluhan karyawan itu memiliki jam kerja yang tidak menentu. Bahkan, sekuriti dekat lokasi sempat memergoki karyawan perusahaan BS baru pulang kerja pada pukul 04.00 WIB atau 4 subuh. 

"Untuk jam pulang karyawan tidak sama. Paling cepat pukul 18.00 WIB dan paling lama pukul 04.00 WIB," katanya. 

Firdaus mengatakan kantor tersebut ditemukan dalam kondisi kosong sejak bulan Juli 2024. 

"Saat ini keadaan situasi kantor BS tutup sekitar bulan Juli 2024 dan tempat tersebut sudah tidak ditempati. Menurut saksi, sekira pada bulan Juli 2024 tersebut ada asisten rumah tangga yang keluar dari kantor BS berjumlah 3 orang dengan keterangan 2 laki-laki separuh baya dan 1 perempuan separuh baya," terangnya. 

Pihaknya masih mencari karyawan yang diduga menjadi korban eksploitasi itu. Bahkan, pihaknya mempersilakan karyawan untuk membuat laporan apabila dugaan tersebut benar.

Sebelumnya, seorang karyawan perempuan berinisial CS (27) yang bekerja di perusahaan BS menceritakan pengalaman pahitnya sebagai korban eksploitasi.

Dia juga bercerita pernah mendapatkan kekerasan dari atasannya yang berinisial C (43). 

CS mengatakan dirinya menderita selama dua tahun ini. Dia mengaku mendapatkan kekerasan fisik, verbal, psikologis dan pelecehan seksual.

Dia menyebut kekerasan yang dialaminya dimulai sejak tahun 2022. Akan tetapi, gongnya terjadi pada tahun 2024 saat C mulai melakukan kekerasan fisik secara langsung.

CS menyebut C memaksa dirinya untuk menyakiti dirinya sendiri alih-alih melakukan kekerasan secara langsung.

“Di tahun-tahun awal dia tidak memukul saya secara langsung. Dia lebih sering menyuruh saya menampar diri saya sendiri sekeras mungkin. Itu bisa terjadi hingga 100 kali setiap kali saya melakukan kesalahan," kata CS.

Jika dia merasa tidak cukup keras dalam menyakiti dirinya sendiri, maka C akan memaksanya untuk mengulangi tindakan tersebut. 

CS juga bercerita pernah diperintah berlari naik turun tangga sebanyak 45 kali dalam satu malam. 

“Itu sungguh melelahkan," ujar dia. 

Adapun kekerasan yang paling parah yang CS alami adalah pada saat C memaksanya untuk membenturkan kepalanya sendiri ke tembok di lantai tiga kantor. 

CS mengaku tidak percaya bahwa C akan tega memberikan perintah sekejam itu.

“Setelah menjalani hukuman fisik yang lain, saya benar-benar sudah kelelahan. Jadi saya membenturkan kepala saya sekeras mungkin dengan harapan semuanya akan berakhir saat itu juga," kenang dia sambil menahan tangis. 

“Saya langsung merasa pusing, lemas dan mata saya berkaca-kaca setelah membenturkan kepala. Saya berusaha menutupi benjolannya dengan poni, tapi tetap saja saya tidak bisa menahan air mata," sambung dia. 

CS mengatakan C malah memarahi dirinya karena menangis. CS pun berani menceritakan pengalamannya ini dengan harapan bisa membuka mata banyak orang tentang bahaya kekerasan di tempat kerja yang seringkali tersembunyi, sulit dibuktikan atau ditutup-tutupi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia berharap agar kasus ini menjadi peringatan bagi para korban lainnya untuk berani bersuara dan mencari bantuan. (nsi) 

tvonenews

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polri Tetapkan 13 Tersangka Kasus TPPO WNI Modus Tentara Bayaran Rusia, Satu Masih DPO

Polri Tetapkan 13 Tersangka Kasus TPPO WNI Modus Tentara Bayaran Rusia, Satu Masih DPO

Tim Direktorat Tindak Pidana PPA-PPO Bareskrim Polri dan Dirres PPA-PPO Polda jajaran menetapkan 13 tersangka dalam kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) modus perekrutan WNI sebagai tentara bayaran di negara Rusia.
Jadwal Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-17 2027, Pekan Depan Garuda Muda Bakal Hadapi Filipina

Jadwal Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-17 2027, Pekan Depan Garuda Muda Bakal Hadapi Filipina

Asa Timnas Indonesia U-17 berburu tiket Piala Asia U-17 2027 segera dimulai. Garuda Muda dijadwalkan menjalani pertandingan pertama pada Rabu (11/11/2026).
Persija Jakarta Tak Didampingi Shin Tae-yong saat Hadapi PSMS Medan di League Cup, Ini Alasannya

Persija Jakarta Tak Didampingi Shin Tae-yong saat Hadapi PSMS Medan di League Cup, Ini Alasannya

Persija dipastikan tak akan didampingi Shin Tae-yong saat bersua PSMS di League Cup 2026/2027. Hal itu disampaikan langsung oleh sang asisten, Choi In-cheul.
Imigrasi Bandar Lampung Usut Dugaan Perkawinan Pesanan di Pesawaran, 4 WNA Tiongkok dan 2 WNI Diperiksa

Imigrasi Bandar Lampung Usut Dugaan Perkawinan Pesanan di Pesawaran, 4 WNA Tiongkok dan 2 WNI Diperiksa

Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bandar Lampung mendalami dugaan praktik perkawinan pesanan yang melibatkan empat Warga Negara Asing (WNA) berkewarganegaraan Tiongko
BNPPDT Siap Luncurkan Program 'Bangun Beranda Negeri': Fokus Benahi Infrastruktur di Perbatasan

BNPPDT Siap Luncurkan Program 'Bangun Beranda Negeri': Fokus Benahi Infrastruktur di Perbatasan

Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil (BNPPDT) kini mulai tancap gas dalam memetakan kebutuhan mendasar di wilayah terluar Indonesia melalui program bertajuk "Bangun Beranda Negeri". 
Sering Jadi Tempat Konser, Gubernur Pramono Pastikan JIS Tetap Kandang Utama Persija

Sering Jadi Tempat Konser, Gubernur Pramono Pastikan JIS Tetap Kandang Utama Persija

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, menepis kekhawatiran terkait nasib Jakarta International Stadium (JIS) yang belakangan mulai sering digunakan untuk perhelatan konser. 

Trending

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Melalui unggahannya di Threads, netizen tersebut mengungkapkan kekecewaannya lantaran transaksi tarik tunai dari rekening miliknya dibatasi sepihak oleh bank.
Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

YouTuber Herri Pras digeruduk dan ditendang oleh sekelompok orang dari komunitas bela diri di kediamannya usai menyebarkan konten viral tantangan bertarung.
Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Nama YouTuber Herri Pras tengah menjadi sorotan setelah sebuah video memperlihatkan dirinya didatangi sekelompok pria bela diri. Ini profilnya.
Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Menurut pelaku AR (22), ia membunuh SF dengan cara mencelupkan kepala korban ke bak air di toilet dekat Stasiun Kebayoran Lama dan kakinya diangkat ke atas.
Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, membawakan kabar gembira menjelang FIFA Matchday November 2026. Sang gelandang berhasil membantu klubnya meraih kemenangan.
Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Dari total 12 korban, enam orang mengalami luka-luka dan enam lainnya meninggal dunia dalam kecelakaan yang terjadi di area halte Jalan Cut Mutia, Kota Bekasi.
Selengkapnya

Viral