News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kondisi Terkini PPT, Siswi Skandal Video Syur dengan Guru di Gorontalo Terungkap, Rupanya Sudah...

Baru-baru ini X atau Twitter dihebohkan dengan beredarnya video syur yang dilakukan oleh guru dan siswi MAN 1 Gorontalo.
Jumat, 27 September 2024 - 05:00 WIB
Kasus Vide Syur Guru dan Siswi di Gorontalo
Sumber :
  • Twitter

Jakarta, tvOnenews.com - Baru-baru ini X atau Twitter dihebohkan dengan beredarnya video syur yang dilakukan oleh guru dan siswi MAN 1 Gorontalo.

Tak berselang lama video tersebut sosok sisw tersebut pun akhirnya terungkap. Diketahui siswi tersebut berinisial PPT. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kondisi PPT pun diketahui cukup mengkhawatirkan lantaran statusnya sebagai yatim piatu.

Dan kini ia diketahui telah dikeluarkan dari sekolah.

Setelah ditelusuri, rupanya PPT bukanlah siswi biasa saja di sekolahnya.

Ia diketahui menjabat sebagai Ketua OSIS dan memiliki prestasi lainnya.

Dalam foto yang beredar, PPT juga pernah mengikuti pemilihan Duta GenRe yang merupakan naungan BKKBN.

Sosok PPT juga diketahui sudah tidak memiliki orangtua. Ia dikenal dengan privadi yang ceria di sekolah.

PPT bahkan pernah memenangi lomba Fotografibdi ajang Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat Kabupaten Gorontalo pada 2023. 

Namun sejumlah prestasi itu sayang disayangkan harus dilupakan lantaran beredarnya video syur miliknya.

Dalam X atau Twitter terlihat video syur guru dan siswinya berdurasi 5,48 detik.

"Video Skandal Guru dan murid P* P OSIS man 1 GORONTALO Berdurasi 5 menit 48 detik," tulis akun Muha*2.

Diketahui sebuah video syur beredar yang dilakukan oleh guru dan siswi dari MAN 1 Gorontalo.

Video tersebut viral di media sosia X atau Twitter dan sukses memancing kekesalan warganet.

Namun tak berselang lama, sosok PPT yang merupakan siswa pelaku vide syur itu menarik perhatian karena video lawasnya.

Video lamanya tersebar di TikTok sedang memceritakan kisah hidupnya sebagai seorang anak yatim piatu.

PPT tampak menangis saat menceritakan tentang bagaimana ia menjalani hidup setelah kehilangan sosok ayah dan ibu.

Ia bahkam menyampaikan pesan untuk kedua orangtuanya yang sudah meninggal.

Buat mama dan papa yang audah tenang di sana thank you. Terima kasih untuk semua yang pernah diberikan selama hidup sama Pasha,” ujarnya PPT sambil menangis mengutip TikTok Mukidi dikutip Jumat (27/9/2024).

“Sebelum mama dan papa meninggal, saya pernah bilang sayang,” sambungnya.

Video tersebut pun lantas menarik perhatian netizen. Banyak yang merasa tersentuh dengan nasib PPT.

PPT dianggap sebagai sosok yang memerlukan dukungan moral apalagi pasca kasus viral ini.

"Mungkin adek ini awal nya di ancam sama guru tua itu, lama ke Lamaan jadi nyaman," tulis netizen.

"Sesakit itu ditinggal ortu sehingga dia merelakan tubuhnya, pasya seperti itu tidak mungkin jika tidak ada sebabnya,se proo apapun dia," tulis lainnya.

"Astagfirullah .. nak," tulis lainnya.

Diketahui, beredarnya video tersebut membuat netizen penasaran dengan sosom siswi berseragam Pramuka yang merekam aksi tak senonoh itu.

Berbedanya seragam yang digunakan oleh si perekam video dengan sosok siswi berbuat mesum itu membuat petunjuk siapa sosok tersebut.

Kepala Sekolah MAN, RB meyakini bahwa perekam video tersebut tidak bersekolah ditempat DH mengajar.

"Sebagai bukti, lihat saja dari seragamnya di hari itu yang menggunakan batik, baju khas di sekolah kami. Sedangkan yang memakai seragam pramuka bukan siswa kami," ucap RB dalam keterangannya dikutip Jumat (27/9/2024).

Diberitakan sebelumnya, link video syur guru dan murid di Gorontalo viral di media sosial. 

Mulanya video syur yang beredar berdurasi 5 menit. Ternyata video syur guru dan murid di Gorontalo itu berdurasi 7 menit.

Adapun 2 menit tambahannya menampilkan seorang murid dengan baju Pramuka yang tengah berjalan di menit-menit awal.

Media sosial dihebohkan dengan video syur guru dan murid di Gorontalo itu. Tampak murid tersebut menuruti guru tersebut.

Video itupun diduga diambil secara diam-diam tanpa sepengetahuan guru dan murid itu. 

Terkait hal ini, Kapolres Gorontalo AKBP Deddy Herman mengatakan guru yang berada di video tersebut berinisial D. Adapun muridnya berinisial P. 

Mereka adalah guru dan murid di salah satu Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Gorontalo. Yang mengejutkan adalah D dan P melakukan perbuatan tak senonoh itu di salah satu ruangan sekolah. 

D dan P disebut pernah melakukan hubungan intim di salah satu ruangan sekolah pada bulan Januari 2024.

Kemudian dilakukan kembali di sebuah rumah pada bulan September 2024. Kini D pun ditahan sejak pihak keluarga P melaporkan D ke polisi. 

"Di salah satu ruangan sekolah," ujar Deddy, Rabu (25/9/2024). 

Pihak kepolisian lantas menerima laporan itu lalu mulai melakukan penyelidikan dan pemeriksaan.

"Kita juga periksa 10 orang. 8 Saksi termasuk pelapor dan terlapor dan kami juga sudah menetapkan status terhadap tersangka inisial D," terang dia. 

Polisi menyebut D dan P memang sudah punya hubungan dekat sejak 2022 lalu. Mulanya D bermodus membantu P mengerjakan tugas sekolahnya. Kemudian mereka pun menjadi dekat. 

Hubungan mereka berlanjut hingga terjadilah persetubuhan itu. Deddy menyebut aksi itu dilakukan atas dasar suka sama suka. 

"Untuk peran yang terjadi memang hubungan asmara karena yang bersangkutan merasa tersangka mengayomi dan sering membantu tugas. Korban akhirnya merasa nyaman," lanjutnya.

Polisi pun mengamankan beberapa alat bukti terkait kasus ini.

"Barang bukti yang disita seperti yang ada di video baik baju dan lain sebagainya. Tidak perlu dijelaskan terlalu jelas karena ini kasus sensitif. Mohon memahami," ujarnya. 

Sang Guru Jadi Tersangka

Polisi menyebut kini D ditetapkan sebagai tersangka atas kasus persetubuhan anak di bawah umur. Akan tetapi, Deddy menyebut kasus ini masih terus ditindaklanjuti.

"Kami memastikan kasus ini akan terus berlanjut karena korban merupakan anak di bawah umur yang dilindungi undang-undang," terangnya. 

Adapun pihak yang merekam video itu adalah rekan korban. Rekan korban merekamnya tanpa sepengetahuan keduanya. 

Video itu dibuat untuk memberitahukan kepada istri tersangka mengenai perbuatan oknum guru ini. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Karena videonya tersebar, murid tersebut mengalami trauma, malu dan ketakutan. Oleh karena itu, polisi mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan link tersebut. 

Pasalnya, murid tersebut masih berada di usia belia untuk diselamatkan masa depannya. (nsi/ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lima Pengendara Tertimpa Pohon Tumbang di Jatinangor

Lima Pengendara Tertimpa Pohon Tumbang di Jatinangor

Lima pengendara sepeda motor tertimpa pohon tumbang di jalan nasional depan Universitas Padjadjaran (Unpad), Kecamatan Jatinangor.
Kebakaran Hebat Landa Kawasan Padat Penduduk di Kemayoran, Damkar Jakarta Terjunkan 100 Personel

Kebakaran Hebat Landa Kawasan Padat Penduduk di Kemayoran, Damkar Jakarta Terjunkan 100 Personel

Kebakaran hebat melanda kawasan pada penduduk di Jalan Kemayoran Gempol, Kelurahan Kebon Kosong, Jakarta Pusat pada Senin (1/6/2026) malam.
Kebakaran Lahan di Nagan Raya Aceh Meluas Hingga 17 Hektare

Kebakaran Lahan di Nagan Raya Aceh Meluas Hingga 17 Hektare

Tim gabungan hingga saat ini terus berupaya memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Kecamatan Darul Makmur dan Tripa Makmur.
BGN Tutup 27 SPPG di Kabupaten Sampang

BGN Tutup 27 SPPG di Kabupaten Sampang

27 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang ada di wilayah di Kabupaten Sampang, Jawa Timur, karena tidak mengantongi Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL).
MAARIF Institute Gelar Bulan Buya Syafii Maarif Lewat Pentas Kaba

MAARIF Institute Gelar Bulan Buya Syafii Maarif Lewat Pentas Kaba

MAARIF Institute mengajak kembali masyarakat Indonesia secara umum untuk menelusuri keteladanan luhur Sang Guru Bangsa, Ahmad Syafii Maarif, melalui rangkaian penyelenggaraan Bulan Buya yang digelar lintas wilayah di Yogyakarta, Sumatera Barat, dan Jakarta.
KBRI Roma Peringati Hari Lahir Pancasila dan Resmikan Patung Presiden Soekarno

KBRI Roma Peringati Hari Lahir Pancasila dan Resmikan Patung Presiden Soekarno

KBRI Roma menyelenggarakan rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni 2026.

Trending

Yasinta Moiwend Buka Suara Soal Tudingan Naik Private Jet ke Jakarta

Yasinta Moiwend Buka Suara Soal Tudingan Naik Private Jet ke Jakarta

Tokoh masyarakat adat Papua, Yasinta Moiwend, tengah menjadi sorotan publik setelah munculnya tudingan menggunakan private jet untuk terbang ke Jakarta....
Nasib Memilukan Seorang ART di Bogor, Karena Charger Nyawanya Melayang

Nasib Memilukan Seorang ART di Bogor, Karena Charger Nyawanya Melayang

Nasib memilukan seorang asisten rumah tangga (ART) berinsial RR (26) di Bogor. Pasalnya, nyawanya meyalang karena sebuah charger dan nyawanya disikat rekannya
AKBP Syarif Beberkan Penyebab Utama Jokowi Tak Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila

AKBP Syarif Beberkan Penyebab Utama Jokowi Tak Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila

Ajudan mantan Presiden Jokowi, AKBP Syarif Muhammad Fitriansya beberkan penyebab utama Jokowi tidak hadiri upacara Hari Lahir Pancasila yang digelar hari ini
Miris, Anak-anak Korban Penyalahgunaan Lem di Bawah Jembatan Ampera Dibina Dinsos

Miris, Anak-anak Korban Penyalahgunaan Lem di Bawah Jembatan Ampera Dibina Dinsos

Dinas Sosial (Dinsos) Kota Palembang, Sumatera Selatan, melakukan pembinaan terhadap anak-anak korban penyalahgunaan lem di kawasan Jembatan Ampera yang viral di media sosial sejak akhir pekan Mei 2026.
Mengotori Tangan, Merawat Masa Depan: Edukasi Lingkungan di Desa Gongsol

Mengotori Tangan, Merawat Masa Depan: Edukasi Lingkungan di Desa Gongsol

Semangat itu hadir di Desa Gongsol, Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo, melalui kegiatan TANDU OSOJI yang diinisiasi HMJ IKO FISIP UMSU bersama Tangan Edukasi Indonesia. Desa yang terbagi ke dalam empat dusun ini memiliki kehidupan yang khas. Di siang hari, suasana desa dipenuhi riuh anak-anak karena sebagian besar orang tua bekerja di ladang sebagai petani.
Pesan KDM untuk Warga Jabar, Khususnya Ibu-ibu Diminta Cerdas bermain Medsos

Pesan KDM untuk Warga Jabar, Khususnya Ibu-ibu Diminta Cerdas bermain Medsos

Belum lama ini Kang Dedi Mulyadi menyampaikan pesan penting agar warganya bisa lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial.
Gerindra Balas Dino Patti Djalal, Sebut Diplomasi Presiden Tak Bisa Diganti Zoom atau Telepon

Gerindra Balas Dino Patti Djalal, Sebut Diplomasi Presiden Tak Bisa Diganti Zoom atau Telepon

Juru Bicara Partai Gerindra Bahtra Banong menilai kritik masukan Dino Patti Djalal agar presiden melakukan diplomasi melalui telepon maupun Zoom meeting dengan negara lain tidak tepat.
Selengkapnya

Viral