Miris, Anak-anak Korban Penyalahgunaan Lem di Bawah Jembatan Ampera Dibina Dinsos
- Antara
Palembang, tvOnenews.com - Dinas Sosial (Dinsos) Kota Palembang, Sumatera Selatan, melakukan pembinaan terhadap anak-anak korban penyalahgunaan lem di kawasan Jembatan Ampera yang viral di media sosial sejak akhir pekan Mei 2026.
Langkah cepat tersebut diambil pemerintah setelah sebuah video yang memperlihatkan kondisi memprihatinkan anak-anak itu beredar luas di berbagai platform media sosial dan memicu simpati sekaligus keresahan masyarakat.
Kepala Dinsos Palembang, M Raimon Lauri, mengatakan dari dua anak yang terekam dalam video viral tersebut, satu anak bernama Apr berhasil ditemukan dan diamankan bersama keluarganya di Gang Pulau. Sementara satu anak lainnya masih dalam pencarian tim gabungan di lapangan.
“Berdasarkan hasil penelusuran, kedua anak tersebut sehari-hari mendapatkan uang dari hasil meminta-minta di jalanan. Aktivitas di jalanan itu pula yang membuat mereka terkontaminasi oleh lingkungan serta teman sebaya, hingga akhirnya terjerumus dalam kebiasaan menghisap lem,” kata M Raimon Lauri.
Ia menjelaskan, karena usia Apr masih di bawah umur, anak tersebut telah dipulangkan kepada pihak keluarga.
Setelah itu, dilakukan asesmen mendalam yang melibatkan Dinsos Kota Palembang, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), serta Sentra Budi Perkasa.
Tim Sentra Budi Perkasa bersama Kementerian Sosial juga dijadwalkan meninjau langsung lokasi pada hari ini guna menyalurkan bantuan logistik dan stimulan.
Sebagai langkah penanganan jangka panjang, pemerintah daerah mengedepankan pendekatan persuasif dan edukasi kepada keluarga agar memperketat pengawasan sehingga anak-anak tidak kembali berkeliaran di jalanan.
Selain itu, Dinsos Palembang terus berkolaborasi dengan berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk memastikan kebutuhan dasar anak terpenuhi, termasuk mengarahkan dan memfasilitasi mereka agar dapat mengenyam pendidikan di Sekolah Rakyat.
Load more